Beranda blog Halaman 1331

Jadi Moda Transportasi Unggulan, BRT Tayo Layani Satu Juta Penumpang Sepanjang 2024

Pemkot Tangerang kembali mencatat capaian tren positif pengguna layanan transportasi umum. Salah satunya, Pemkot Tangerang mencatat Bus Rapid Transit atau BRT Tayo telah dimanfaatkan oleh 1.092.159 penumpang sepanjang tahun 2024.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan, capaian lonjakan penumpang tersebut membuktikan BRT Tayo selama ini berhasil menjadi moda transportasi unggulan untuk menunjang mobilitas masyarakat di Kota Tangerang.

“Kami melihat antusiasme masyarakat memanfaatkan layanan moda transportasi umum BRT Tayo sangat luar biasa. Sepanjang tahun ini telah melayani lebih dari satu juta penumpang, serta meningkat drastis dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Suhaely, Kamis (19/12/24).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang mencatat lonjakan penumpang juga terjadi secara konsisten selama beberapa tahun terkahir, mulai dari 250.597 penumpang (2017), 323.645 penumpang (2018), 489.118 (2019), 468.816 penumpang (2020), 663.957 penumpang (2021), 763.819 penumpang (2022), 832.784 penumpang (2023), dan terbaru mencapai 1.092.159 penumpang per 17 Desember 2024, kemarin.

“Kami juga mencatat jumlah total penumpang tahun ini melonjak sangat signifikan, ada lebih dari satu juta, serta menjadi catatan terbaik sejak pertama kali diluncurkan,” tambahnya.

Saat ini, BRT Tayo mempunyai empat koridor aktif yang dioperasikan setiap hari untuk melayani masyarakat di Kota Tangerang, yakni koridor Poris Plawad-Jatake, Poris Plawad-Cibodas, Ciledug-Tangcity Mall, dan Cadas-Pintu M1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Kami berharap layanan BRT Tayo kian dimanfaatkan secara lebih luas, apalagi kami dalam waktu dekat ini akan merealisasikan kesepakatan Bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk meningkatkan cakupan layanan yang terintegrasi bersama wilayah lain di lingkup aglomerasi,,” tambahnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Petani Lokal Kota Tangerang Sukses Panen 4.341 Kilogram Cabai hingga 841 Ton Beras

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) sukses melakukan pembinaan para petani lokal selama 2024.

Hasilnya, petani lokal Kota Tangerang berhasil melakukan panen 4.341 kilogram cabai, 4.600 kilogram bawang merah hingga 841 ton beras sepanjang tahun 2024.

Kepala DKP Kota Tangerang Muhdorun memerinci, sepanjang 2024 para petani lokal Kota Tangerang berhasil memproduksi atau panen 1.059 kilogram cabai merah besar, 3.282 kilogram cabai merah keriting dan 4.600 kilogram bawang merah.

“Para petani Kota Tangerang juga berhasil melakukan panen 11.104 kilogram jagung ketan dari lahan seluas 4,5 hektare. Serta, melakukan panen 1.315 ton GKP (Gabah Kering Panen) dan dikonversi menjadi 841,86 ton beras,” jelas Muhdorun, Jumat (20/12/24).

Lanjutnya, Pemkot Tangerang juga terus mendorong produktivitas pertanian dapat terus berkembang melalui pengembangan lewat distribusi bantuan bibit, distribusi bantuan pupuk, rekayasa irigasi, sampai pendampingan insentif untuk komunitas tani di Kota Tangerang.

Tercatat, di tahun 2024 ini, Pemkot Tangerang menyalurkan 750 kilogram pupuk, bantuan hidroponik 1.000 lubang tanam ke delapan KWT. Bantuan pompa air 3 inch ke tiga kelompok tani dan bantuan traktor ke tiga kelompok tani.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pemprov Sumbar Raih Predikat Sangat Baik dalam Penerapan Sistem Merit Manajemen ASN 2024

Pemprov Sumbar kembali menerima penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kali ini, Pemprov Sumbar berhasil meraih predikat sangat baik dalam kegiatan “Penyampaian Hasil Evaluasi Pengawasan Penerapan Sistem Merit di Lingkungan Instansi Pemerintah Tahun 2024”.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pj Sekda Pemprov Sumbar didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumbar di Pullman Central Park Ballroom, Jakarta.

Dalam capaian tersebut, Pemprov Sumbar berhasil meningkatkan kualitas penerapan sistem merit dengan total nilai sebesar 353,5. Total nilai ini mengalami kenaikan sebanyak 21,5 poin dibandingkan dengan capaian di tahun 2022.

“Sumbar tidak hanya berhasil meraih penghargaan, tapi juga mampu meraih predikat tertinggi. Itu merupakan bukti profesionalitas kita dalam manajemen ASN,” ungkap Pj. Sekdaprov Sumbar, Yozarwardi, Kamis (19/12/24).

Dalam sambutannya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) mengungkapkan bahwa evaluasi menjadi salah satu upaya strategis untuk memastikan bahwa reformasi birokrasi tetap berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan. Menurutnya, evaluasi seperti ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan sistem merit tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi prinsip utama implementasi dalam tata kelola aparatur sipil negara (ASN).

Sementara itu, Plt. Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto memberikan pesan kepada instansi yang berhasil meraih prestasi untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan pelaksanaan sistem merit dan manajemen talenta di instansinya. Tidak ketinggalan, Ia juga mengucapkan selamat kepada 98 instansi pemerintah yang berhasil meraih kategori Sangat Baik dan Baik.

“Pencapaian ini adalah hasil kerja keras dan komitmen bersama untuk memperbaiki tata kelola ASN, yang tidak hanya memberikan manfaat bagi instansi terkait, tetapi juga bagi masyarakat secara luas,” ujar Haryomo.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

KKP Ragamkan Potensi Mangrove di Pangandaran Jadi Lokasi Eduwisata

Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP mengoptimalkan keberadaan lahan mangrove di Pangandara sebagai lokasi edukasi dan wisata, melalui program Smart Fisheries Village (SFV) yang dikembangkan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP).

Program SFV mangrove yang berada dalam Kawasan Bulaksetra seluas 17,5 hektare ini dijalankan oleh unit pelaksana teknis (UPT) Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal.

“Sumber Daya Alam yang melimpah, sumber daya manusia yang tersedia, dan pendanaan untuk di elaborasi dalam proses bisnis, diharapkan menjadikan SFV Babakan sebagai kawasan eduwisata dengan penerapan teknologi informasi yang berkelanjutan,” tutur Kepala BPPSDM KP I Nyoman Radiarta dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Senin (23/12).

SFV Babakan menjadi lokasi pemanfaatan aset yang di kembangan melalui kegiatan pembelajaran mengenai kelautan, konservasi, dan program mangrove asuh yang ditujukan agar masyarakat mau menanam mangrove dengan mengoptimalkan Teaching Factory (TEFA), sebagai lokasi percontohan untuk kegiatan penyuluhan, dan lokasi untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan melalui eduwisata konservasi mangrove.

Dalam rangkaian kegiatan peresmian SFV Babakan pada 17 Desember lalu, turut dilakukan penanaman cemara laut dan penanaman mangrove asuh berjenis bruguiera dan rhizophora apiculata, sebagai tanda bahwa kawasan eduwisata konservasi mangrove dapat dikunjungi masyarakat umum. Selain rhizophora apiculata juga terdapat jenis tanaman mangrove lainnya yang ada di kawasan tersebut, di antaranya avicennia alba, nypa fruticans, dan sonneratia alba.

Siap Tampung Wisatawan

Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan, Lilly Aprilya Pregiwati mengatakan, meskipun SFV Babakan baru diresmikan, namun SFV ini sudah beroperasi sejak bulan Agustus lalu.

“Sudah banyak kegiatan yang dilaksanakan di SFV Babakan dari bulan Agustus lalu meski baru saja diresmikan. Pembangunan track eduwisata konservasi mangrove sepanjang 90 meter juga sudah mencapai 90 persen, Lokasi ini sudah siap menerima pengunjung dan menjadi alternatif wisata dengan tarif yang terjangkau,” jelas Lilly.

Terdapat berbagai fasilitas dan spot menarik untuk berfoto saat berkunjung di SFV Babakan berupa tempat pembibitan, tempat penanaman mangrove, dan dermaga kayak yang dilengkapi fasilitas tempat ibadah, toilet, dan kafe.

Menikmati eduwisata konservasi mangrove di SFV Babakan bisa dilakukan dengan harga terjangkau. Pengunjung cukup membayar Rp5.000 per orang untuk masuk ke kawasan eduwisata konservasi mangrove dan tiket kayak dibanderol Rp30.000-Rp50.000 saja.

Tidak hanya sekedar naik kayak, wisatawan juga bisa menyewa tempat pemotretan seperti wisuda, pre wedding, atau event lain yang dibanderol Rp300.000 per 3 jam ataupun paket paket tour edukasi menarik lainnya yang akan ditawarkan. Tarif tersebut akan menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari SFV Babakan.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut pemeliharaan ekosistem mangrove membawa banyak manfaat untuk keberlanjutan ekologi, populasi perikanan, hingga perekonomian masyarakat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menteri Trenggono Sukses Optimalkan Potensi PNBP dari Ruang Laut

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono berhasil mengoptimalkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari penataan ruang laut. Nilainya terus menanjak dari tahun ke tahun hingga menembus angka Rp833,18 Miliar di tahun ini atau meningkat 117,63 %.

“PNBP dari sektor pengelolaan ruang laut setiap tahun mengalami peningkatan signifikan. Hingga 19 Desember 2024 nilainya mencapai Rp833 miliar,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Victor Gustaaf Manoppo saat Konferensi Pers Capaian Akhir Tahun KKP 2024 yang berlangsung di Jakarta, pada Jumat (20/12).

Sumber penerimaan terbesar berasal dari Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) yakni senilai Rp 439,8 Miliar. PKKPRL menjadi izin dasar bagi setiap kegiatan menetap di ruang laut untuk memberikan kepastian hukum, hingga menciptakan harmonisasi antara satu aktivitas di ruang laut dengan aktivitas lainnya.

Selain PNBP sektor pengelolaan ruang laut, program prioritas ekonomi biru perluasan kawasan konservasi yang dilaksanakan oleh Ditjen PKRL juga menunjukkan perkembangan seperti luas kawasan konservasi yang pada tahun 2024 ditargetkan 29,3 juta hektar saat ini telah mencapai 29,9 juta hektar atau 9,2% dari luas laut Indonesia.

“Kita harus mencapai 10% dari luas laut kita di tahun 2030 yaitu 32,5 juta hektar. Lalu target yang sudah disepakati seluruh dunia dalam Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework seluas 97,5 juta hektar atau 30 persen dari luas laut kita. Sampai tahun ini capaian yang sudah diperoleh adalah 29,9 juta hektar artinya 9,2 persen dari luas laut kita. Ini menandakan target 10 persen di tahun 2030 bisa kita pastikan tercapai,” jelas Victor.

Victor juga menjelaskan selain perluasan kawasan konservasi, di tahun 2024 KKP telah berhasil mendaftarkan 2 kawasan konservasi sebagai lokasi Particularly Sensitive Sea Area (PSSA).

“KKP telah mendaftarkan Kawasan Konservasi yaitu Nusa Penida dan Gili Matra menjadi lokasi PSSA. Ini berarti lokasi tersebut telah diakomodir oleh International Maritime Organization (IMO) di dalam peta laut internasional sehingga kapal tidak boleh menjadikan lokasi tersebut sebagai alur laut,” lanjutnya.

Sementara dalam rangka pengawasan dan pengendalian pesisir dan pulau-pulau kecil, sejak tahun 2022 hingga 2024 telah diterbitkan 20 Peraturan Daerah (PERDA) Integrasi Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dan Rencana Tata Ruang Wilayah Pesisir (RTRWP), 72 Sertifikat Hak Atas Tanah (HAT) yang tersebar di 61 pulau daan 32 Kabupaten/Kota dalam kurun waktu 2011-2024.

Demikian halnya dengan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) yang telah diterbitkan KKP pada tahun 2024 sebanyak 937 dokumen, sedangkan untuk perizinan usaha pemanfaatan pulau-pulau kecil, KKP telah menerbitkan 15 izin dan rekomendasi untuk 9 pulau.

Selain program prioritas ekonomi biru, sejalan dengan Asta Cita Kabinet Merah Putih sekaligus mendukung swasembada pangan, Ditjen PKRL berperan dalam mewujudkan swasembada garam.

“Tahun 2025 dipastikan tidak ada lagi impor garam konsumsi. Untuk itu ke depan, akan melaksanakan pilot project untuk memproduksi garam di NTT sehingga ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan garam industri 30 hingga 50 persen,” pungkasnya.

Sebelumnya Menteri Trenggono menegaskan pentingnya penataan pemanfaatan ruang laut. Selain untuk memberi kepastian hukum terhadap setiap kegiatan menetap di ruang laut, penataan ruang laut untuk menjaga keberlanjutan ekosistemnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Mendes Yandri: BUM Des Efektif Kurangi Tingkat Pengangguran di Desa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal atau Mendes PDT Yandri Susanto mengajak seluruh lapisan pemerintah dan masyarakat untuk memanfaatkan Badan Usaha Milik Desa (BUM Des) untuk mengurangi pengangguran di tingkat desa.

Menurutnya, BUM Des efektif membantu desa untuk mengembangkan potensi ekonominya dan meningkatkan pendapatan asli desa (PAD). Dengan demikian, maka pendapatan masyarakat juga bakal meningkat, dan dapat menciptakan lapangan kerja.

“Jadi keberadaan BUM Desa, BUM Kalurahan, BUM Nagari, BUM Pekon, BUM Banjar ini menjadi tulang punggung kita. Insyaallah akan mengurangi angka pengangguran, dan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Mendes Yandri saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Jatirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (21/12/24).

Mendes Yandri mendorong agar warga desa menjadi pelaku utama terhadap keputusan pembangunan desa, khususnya dalam waktu dekat menjadi motor penggerak makan siang bergizi gratis.

Menurutnya, warga yang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan akan merasa memiliki terhadap keputusan yang dibuat dan lebih termotivasi untuk berpartisipasi dalam implementasinya.

“Jadi saya memang mendorong bahwa warga desa itu menjadi pelaku utama perputaran ekonomi di tingkat desa. Sebab dalam waktu dekat akan ada program makan bergizi gratis,” jelas mantan Wakil Ketua MPR RI ini.

Mendes Yandri juga menegaskan bahwa menjamin suplai bahan pokok program makan siang bergizi ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

Hal ini penting dalam memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi penduduk, sehingga mengurangi risiko kelaparan dan ketidakseimbangan gizi.

Ketersediaan pangan dinilai membantu menjaga keberlanjutan ekonomi suatu negara dengan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan petani di desa.

“Apalagi nanti kita akan ada panen raya. Karena hal ini akan relevan dan berkesinambungan dengan cita-cita Pak Prabowo tentang swasembada pangan, dan program makan siang bergizi. Misal dibentuk desa cabe, biar produksinya tidak overload,” pungkas mantan Anggota DPR RI itu.

Hadir mendampingi Mendes Yandri saat dalam agenda itu, Penasihat DWP Kemendes PDT Ratu Rachmatu Zakiyah.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

BNN Ungkap Sebanyak 618 Kasus Sepanjang Tahun 2024

Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Marthinus Hukom menyampaikan bahwa pada tahun 2024 BNN RI telah mengungkap total sebanyak 618 kasus tindak pidana narkotika.

Selain itu, Marthinus juga mengungkapkan sebanyak 974 orang tersangka berhasil diamankan sepanjang tahun 2024.

“Dari seluruh kasus yang diungkap, BNN menyita barang bukti narkotika, di antaranya berupa 710.980,59 gram sabu; 2.178.034,61 gram ganja; 1.077,69 gram ganja sintetis; 290.737,23 butir dan 138.404,29 gram ekstasi; 2.760 gram heroin; 4.335,34 gram kokain; 971.000 butir dan 2.800 gram PCC; serta 1.300 ml cairan prekursor narkotika,” ujar Marthinus Hukom dalam konferensi pers, Senin (23/12).

Lebih lanjut, Marthinus memaparkan berdasarkan barang bukti yang telah diamankan. BNN telah menyelamatkan lebih dari empat juta jiwa yang berpotensi melakukan penyalahgunaan narkotika.

“BNN menyelamatkan lebih dari 4 juta jiwa anak bangsa dari potensi ancaman penyalahgunaan narkotika,” urainya.

Marthinus juga menegaskan bahwa yang dilakukan oleh BNN adalah mengungkap jaringan sindikat narkoba yang tersebat di Indonesia.

“Dan tidak melakukan penangkapan terhadap penyalahguna narkoba,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Hari Ibu, Menag Harap Kaum Perempuan Makin Berdaya

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Ibu kepada para ibu di seluruh Tanah Air. Ia berharap peringatan Hari Ibu dapat memberikan dampak bagi penguatan pemberdayaan perempuan.

“Saya, Nasaruddin Umar, Menag RI dan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta mengucapkan selamat Hari Ibu khususnya kepada para ibu di seluruh tanah air kita,” ujar Menag setibanya di Surabaya, Minggu (22/12/2024). Menag hari ini bertolak ke Jawa Timur antara lain dalam rangka menghadiri Haul ke-15 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Masyayikh Pesantren Tebuireng.

Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap 22 Desember. Hal ini didasarkan pada pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia I di Yogyakarta, yang berlangsung empat hari, 22-25 Desember 1928. Tahun ini, peringatan Hari Ibu mengangkat tema, “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045”.

Menag berharap, peringatan ini tidak hanya semata menjadi momen seremonial, tapi juga mailstone penguatan pemberdayaan bagi kaum perempuan. “Kita berharap semoga Hari Ibu ini memberikan penguatan terhadap perempuan untuk bisa berdaya guna dan bisa lebih berkreasi dan untuk memiliki power,” harapnya.

“Sehingga, masa depan insya Allah terjadi kesetaraan gender, kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan. Dengan demikian, insya Allah warga negara Indonesia ini akan tambah kuat jika separoh penduduknya yang Namanya perempuan ini berdaya sebagaimana halnya laki-laki,” sambungnya.

Selamat kepada kaum Ibu. Selamat berprestasi dan semoga sukses!

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pj Gubernur Sumsel Bahas Penyelesaian Illegal Drilling di Lahan HGU PT Hindoli

PALEMBANG – Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Elen Setiadi memimpim Rapat Lanjutan Penyelesaian Illegal Drilling pada Lahan HGU PT. Hindoli bertempat di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Senin (23/12/2024).

Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi mengatakan beberapa waktu yang lalu sudah rapat membahas persoalan ini. Tentu yang pertama harus ditegaskan itu adalah selesaikan regulasinya, bagaimanapun juga harus memiliki dasar hukum yang kuat.

“Empat bulan yang lalu sudah kita bicarakan ini, Satgas kita tertibkan lagi nanti kita bicarakan lagi dengan pak Kapolda dan Pak Panglima,” ucapnya.

Elen menyampaikan jika melakukan tindakan maka harus diperhitungkan dengan baik yang difokuskan dalam menyelesaikan ilegalnya. Dimana permasalahannya berada di PT. Hindoli.

“Kita bicara menyelesaikan persoalan illegal drilling. Dalam konteks bukan membela PT. Hindoli tapi menyelesaikan ilegal drilingnya. Mau tidak mau harus ada penegakan hukum,” tegasnya

Selain itu, dalam penertiban ini waktu harus di pertimbangkan dengan baik. Pembiayaan mau tidak mau harus ditanggung pemerintah, dan dukungan dari pihak lain perlu juga.

“Yang harus kita cegah melakukan tindakan hukum dan lainnya, perlu pendampingan masyarakat terus kita lakukan langkah-langkah yang lain,” ucapnya.

Sementara itu, Pj Bupati Muba Sandi Pahlevi mengatakan persoalan illegal drilling tidak pernah berhenti dan ini menjadi masalah yang terus berlarut – larut di lahan HGU PT Hindoli.

Sandi menyampaikan illegal drilling telah terjadi aktivitas di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Keluang Kabupaten Muba, dimana telah mengganggu aktifitas kegiatan perkebunan dan merusak lingkungan yang terjadi kebakaran.

“Ini sudah dilakukan upaya maksimal baik dari Pemkab Muba bersama Forkopimda Muba. Beberapa upaya penegakan hukum terhadap pelaku illegal drilling pada lahan HGU PT. Hindoli sudah dilakukan,” katanya.

Sandi ada hambatan dalam penanganan illegal drilling di masyarakat pemilik sumur yang berada di dalam PT. HGU dimana melakukan aksi unjuk rasa ke kantor PT. Hindoli dan Polsek Keluang.

“Akibat illegal drilling banyak sawit yang mati, biota- biota dan terjadi pencemaran lingkungan yang luar biasa,” ungkapanya.

Sandi mengatakan dimana PT. Hindoli menyampaikan terkait kondisi sumur minyak ilegal drilling di lahan HGU PT. Hindoli yaitu sumur minyak yang berada di area lahan HGU PT. Hindoli kurang lebih sebanyak 219 titik.

“Beberapa langkah juga sudah dilakukan dengan peninjauan bersama dengan tim gabungan Forkopimda Pemkab Muba dan PT. Hindoli,” tutupnya.

Sandi meminta dukungan dan bantuan dari Pemprov Sumsel bersama Forkopimda Sumsel untuk penertiban illegal drilling ini.

“Kami harap dukungan dari Pemprov Sumsel dan Forkopimda Sumsel untuk illegal drilling ini,” tutupnya.

Turut hadir, Forkopimda Muba, Kepala OPD Sumsel bersama Kepala OPD Muba terkait, Presiden Direktur PT. Hindoli, Syaipul serta pihak lainnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Akmal Malik Panen Perdana Tambak 4 Komoditi: Inovasi Berbasis Mangrove

Pj Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Akmal Malik, melakukan panen perdana tambak 4 komoditi di Desa Labangka, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Sabtu (21/12/24).

Tambak ini mengelola empat jenis komoditi unggulan, yakni rumput laut Gracilaria, udang tiger, ikan bandeng dan kepiting.

Acara panen perdana tersebut dilaksanakan usai peresmian fasilitas penyediaan air baku dan rehabilitasi Bendungan Babulu. Dalam kesempatan itu, Akmal Malik mengapresiasi keberhasilan panen perdana tambak yang dikembangkan dengan pola “4-in-1” tersebut.

Akmal Malik menjelaskan bahwa Ini adalah panen perdana dari kombinasi udang tiger, ikan bandeng, kepiting, dan rumput laut Gracilaria yang dikelola anak muda di desa Labangka.

“Mereka berhasil memanfaatkan lahan mangrove yang sebelumnya tidak berfungsi. Kini lahan itu sudah bermanfaat dan menghasilkan,” ungkap Akmal Malik.

Tambak yang dikelola menggunakan pola “4-in-1” ini memadukan empat komoditi perikanan dalam satu lahan. Menurut Akmal Malik, pola ini sangat efisien karena tidak memerlukan biaya pakan tambahan. Gracilaria yang dibudidayakan di tambak secara alami menjadi sumber pakan bagi ketiga komoditi lainnya.

“Ini merupakan lahan percontohan yang didukung Pemerintah Provinsi Kaltim agar anak-anak muda dapat mengelola mangrove yang tidak berfungsi tanpa merusaknya. Dengan pola ini, kita tak perlu lagi mengeluarkan biaya pakan. Selain hemat, hasilnya juga sangat produktif. Dalam tiga hingga empat bulan, tambak ini sudah bisa dipanen,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Akmal Malik juga mengajak semua pihak, mulai dari perangkat daerah, TNI, Polri, hingga pihak perbankan, untuk mendukung pengembangan tambak berbasis mangrove. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto yang menggalakkan penyediaan makanan bergizi gratis sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pengelola tambak, Renanda Hanif Purwanto, mengungkapkan hasil panen perdana cukup memuaskan. Dalam satu tambak, berhasil dipanen 300 kilogram kepiting, 300 kilogram bandeng, 70-80 kilogram udang tiger, dan target 300-400 kilogram rumput laut dalam waktu empat hingga lima bulan budidaya.

Lahan tambak seluas enam hektare ini dibagi menjadi tiga petak, dengan tambak utama mencakup tiga hektare. Untuk tahap awal, hasil panen diberikan kepada masyarakat sekitar. Ke depan, hasil tambak akan didistribusikan dan dipasarkan ke Balikpapan.

“Alhamdulillah, berkat dukungan Pj Gubernur Akmal Malik dan Pemprov Kaltim, panen perdana ini berjalan sukses. Kami harap tambak ini bisa terus berkembang,” kata Hanif sapaannya.

Acara panen ini juga dihadiri perwakilan dari perangkat daerah Pemprov Kaltim, TNI, Polri, pihak perbankan, dan masyarakat sekitar. Dalam kesempatan tersebut, berbagai masukan dan saran disampaikan untuk mendukung pengelolaan tambak yang berkelanjutan.

Keberhasilan panen perdana tambak 4 komoditi di Desa Labangka ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam lokal untuk ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News