Beranda blog Halaman 1337

Wali Kota Magelang Resmikan Pilot Project Optimalisasi PMR dan UKS

Wali Kota Magelang dr. Muchamad Nur Aziz meresmikan Pilot Project Optimalisasi Peran Palang Merah Remaja (PMR) dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dalam Mendukung Gerakan Sekolah Sehat Tahun 2024 di SMA Negeri 2 Kota Magelang, Rabu (18/12/2024).

Pilot project ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan derajat kesehatan peserta didik sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal menjadi manusia Indonesia seutuhnya.

PMR, dengan semangat kemanusiaan dan kepedulian sosialnya, diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan siswa. Sementara itu, UKS berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan di sekolah, menyediakan fasilitas dan layanan kesehatan yang dibutuhkan oleh siswa.

Baca juga: Pj Bupati Magelang Ingatkan OPD untuk Hindari Potensi Kerugian Negara

“Saya menyambut gembira, bagaimana meingkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan cara mendukung derajat kesehatan mereka,” kata Dokter Aziz.

Ia melanjutkan, PMR adalah salah satu wadah untuk belajar berkoordinasi dan menjadi seorang relawan. Hal ini dianggap penting untuk mengajarkan dan menanamkan jiwa kemanusiaan kepada sesama.

“Ketika sejak awal sudah mau menjadi relawan, membantu orang lain, ke depan saat dewasa mereka juga akan peduli sesama. Orang harus belajar dari awal untuk peduli sesama,” katanya.

Ketua PMI Kota Magelang, selaku penyelenggara kegiatan, Suko Tri Cahyo menjelaskan, siswa tidak cukup hanya pintar tapi perlu didukung kesehatan yang baik. Salah satunya dengan adanya PMR dan UKS di jenjang SD – SMA/sederajat.

“Untuk mendukung sekolah sehat, harapannya siswa tidak hanya sehat fisik tapi juga memiliki pengetahuan kesehatan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-sehari,” ungkapnya.

Pilot project ini diharapkan dapat menjadi contoh sekolah lainnya. Tujuannya, untuk meningkatkan kesadaran kesehatan siswa, mendorong dan memahami pentingnya kesehatan, meningkatkan keterampilan serta mengajarkan keterampilan dasar pertolongan pertama kesehatan di lingkungan sekolah.

Selain itu, untuk menciptakan dan membangun lingkungan sekolah yang mendukung pola hidup bersih dan sehat, sehingga proses belajar mengajar berjalan baik.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Gubernur Sugito Apresiasi Persiapan Pengamanan Nataru oleh Polda Kep. Babel

Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Menumbing 2024.

Apel yang berlangsung di Lapangan Upacara Mapolda Kep Babel, Air Itam, Jumat (20/12/2024), dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Kep. Babel Sugito. Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo.

“Laksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab, hindari pelanggaran, serta lakukan koordinasi dengan baik,” ujar Kapolda Hendro Pandowo.

Baca juga: Pj Gubernur Sugito Paparkan Capaian Kinerja Triwulan I Pimpin Kep Babel

Dikatakannya, menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, tentu ada peningkatan mobilitas masyarakat di Kep. Babel. Baik itu di tempat ibadah seperti gereja, tempat wisata, tempat hiburan.

“Sehingga kita telah menyiapkan 1.808 personil gabungan yang menjaga keamanan,” katanya.

Ia juga mengatakan, jika melihat setiap momen tahun baru, ada potensi-potensi gangguan keamanan baik itu kemacetan, daln lain sebagainya.

“Untuk itu, pagi ini, apel gelar pasukan kita lakukan. Untuk menunjukkan kesiapan pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Kita lihat, semua pasukan siap untuk melakukan pengamanan dan memberi pelayanan ke masyarakat dalam segala bentuk,” pungkasnya.

Pj. Gubernur Sugito sangat mengapresiasi Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Menumbing 2024 yang diadakan Polda Kep. Babel ini. Ia berharap, semua personel bisa menjalankan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab.

“Seperti yang kita lihat tadi, personel siap melakukan pengamanan dan beri pelayanan kepada masyarakat menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Lakukan tugas dengan sebaik-baiknya, semoga Nataru di Kep. Babel bisa berjalan dengan khidmat dan damai,” pungkasnya.

Pada apel ini juga dilakukan pemeriksaan langsung kesiapan personel hingga peralatan yang akan dikerahkan untuk mendukung pengamanan saat Nataru. Seluruh pasukan mendapat pengarahan langsung mengenai prosedur pengamanan hingga penanganan potensi gangguan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Bupati Imran: Masuki Tahap Final, Subang Siap Miliki Dua Kawasan Ekonomi Khusus

Penjabat Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd hadir dalam Rapat Antar Kementerian dan Non Kementerian terkait Kawasan Ekonomi Khusus, bertempat di Kementerian Perekonomian Jakarta, Kamis (19/12).

Rapat antar Kementerian dan non Kementerian tersebut membahas terkait Penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang 7 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang ada di Indonesia di mana 2 diantaranya terdapat di Kabupaten Subang.

Rapat tersebut dipimpin secara langsung oleh Elen Setiadi, SH.,M.S.E Wakil Ketua II Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK sekaligus Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kemenko Perekonomian.

Baca juga: Pj Bupati Subang Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan

Elen Setiadi dalam rapat yang dihadiri oleh Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus tersebut menyanjung Kabupaten Subang yang menjadi satu-satunya daerah yang akan memiliki 2 Kawasan Ekonomi Khusus di wilayahnya.

Ia menambahkan proses penetapan KEK sudah mencapai titik akhir dan berharap proses selanjutnya berjalan lancar.

Ditemui usai mengikuti rapat pembahasan PP tentang Kawasan Ekonomi Khusus tersebut, Dr. Imran -sapaan akrab Pj Bupati Subang- menuturkan penetapan Kawasan Ekonomi Khusus di Kabupaten Subang sudah memasuki tahap akhir dan seluruh masyarakat Subang wajib bersyukur dan berbangga karena di Subang akan ditetapkan 2 KEK sekaligus.

Dr. Imran yakin ketika nanti ketika 2 KEK tersebut sudah ditetapkan dan beroperasi di Kabupaten Subang maka akan memberi dampak signifikan bagi pembangunan Kabupaten Subang menuju Subang yang lebih baik.

Terakhir, Dr. Imran berharap tidak hanya Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang menyambut KEK tetapi segenap masyarakat Kabupaten Subang juga diharapkan mendukung adanya 2 KEK di Kabupaten Subang tersebut. Dr. Imran berharap dengan berhasilnya KEK di Subang, ke depan semakin banyak industri berkembang di Kabupaten Subang.

Turut hadir dalam rapat tersebut Asisten Daerah bidang Administrasi Umum, Kepala Kesbangpol Subang, Kepala DPMPTSP Subang, Kadisnakeswan Subang, Pengusul KEK, dan tamu undangan lainnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Lamongan Serahkan Bantuan Pupuk untuk 200 Pokdakan

Pemerintah Kabupaten Lamongan salurkan bantuan berupa pupuk non subsidi kepada dua ratus kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), Kamis (19/12) di Balai Desa Blawi Kecamatan Karangbinangun pagi ini.

Hadir dan menyerahkan bantuan pupuk secara langsung kepada pokdakan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menuturkan bahwa penyaluran bantuan ini bertujuan untuk membantu pokdakan. Karena beberapa lalu ada keputusan pemerintah tentang pencabutan subsidi pupuk tambak.

Mengingat budidaya ikan merupakan salah satu potensi unggulan di Kabupaten Lamongan. Potensi budidaya perikanan sendiri rata-rata mencapai 48 ribu ton per tahunnya.

“Penyaluran bantuan ini adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk membantu kelancaran budidaya ikan oleh pokdakan di Lamongan. Sehingga kebutuhan pupuk untuk tambak terbantu,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Dijelaskan oleh Pak Yes, pupuk merupakan bagian penting bagi pokdatan di Lamongan. Peran pupuk sendiri ialah mampu menunjang kesuburan tanah, sehingga berdampak besar pada hasil tambak. Kebutuhan pupuk untuk kegiatan tambak juga cukup banyak, karena hingga menuju musim panen masih membutuhkan pupuk.

“Pupuk sangat berperan dalam keberhasilan budidaya ikan di Lamongan. Begitupun dengan kebutuhannya juga bisa dikatakan banyak, karena sampai panenpun masih harus dilakukan pemupukan,” jelas Pak Yes.

Selanjutnya, orang nomor satu di Kota Soto mengungkap bahwa penyaluran bantuan pupuk kepada pokdakan akan terus berlanjut secara bertahap. Pada penyaluran yang pertama ini diberikan kepada lima kecamatan, diantaranya Deket, Glagah, Turi, Kalitengah, dan Karangbinangun.

Setiap pokdakan akan mendapatkan 500 Kg pupuk. Pupuk non subsidi yang disalurkan berupa urea nitrea.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Program TEKAD Dorong Masyarakat Warimak Kembangkan Budidaya Kepiting Bakau

Masyarakat Kampung Warimak, yang terletak di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, bersama Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu atau TEKAD kini berhasil memanfaatkan potensi unggulan kampung seperti kepiting ranjungan dan kepiting bakau.

Kepiting bakau dipilih sebagai komoditas unggulan karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan kandungan protein yang bermanfaat.

“Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, konsumsi kepiting bakau juga dapat membantu mencegah stunting pada anak-anak di Kampung Warimak,” ujar Ain Gassam, Kordinator Program TEKAD Provinsi Papua Barat Daya, Jumat (20/12/2024).

Gassam menjelaskan, sebelumnya mayoritas penduduk mengandalkan profesi sebagai petani dan nelayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun pandemi COVID-19 memaksa masyarakat Warimak mencari solusi baru guna mempertahankan perekonomian mereka.

Salah satu inovasi yang diusung adalah budidaya keramba tancap kepiting bakau. Program ini dilaksanakan karena kondisi geografis Kampung Warimak sangat mendukung aktivitas tersebut. Selain itu, masyarakat setempat juga menyetujui pengembangan keramba kepiting ini sebagai bagian dari upaya pemanfaatan dana desa sebesar 20% untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal.

“Fasilitator program TEKAD memberikan bimbingan teknis kepada kelompok masyarakat untuk memastikan keberhasilan budidaya kepiting bakau,”jelas Gassam.

Pelatihan mencakup teknik budidaya berkelanjutan, manajemen keuangan, serta perawatan lingkungan sekitar area keramba tancap. Langkah-langkah seperti pembersihan kolam, pemeliharaan keramba, dan penyediaan pakan berkualitas menjadi fokus utama dalam mendukung keberhasilan program.

Budidaya Kepiting bakau tidak hanya meningkatkan ekonomi masyarakat Kampung Warimak tetapi juga menjamin keberlangsungan hidup di masa depan. Dengan mengoptimalkan potensi komoditas unggulan seperti kepiting bakau, Kampung Warimak membuktikan bahwa transformasi ekonomi berbasis masyarakat dapat menjadi solusi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat.
Untuk diketahui, Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) adalah program kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (PEID) Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Program TEKAD bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi rumah tangga perdesaan melalui pengembangan mata pencaharian atau usaha ekonomi produktif yang berkelanjutan di 25 (dua puluh lima) Kabupaten yang ada di 9 (sembilan) Provinsi yaitu Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menag Nasaruddin Ajak Ormas Keagamaan Solid Membangun Umat dan Bangsa

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar mengajak tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan agar selalu solid dalam membina dan membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik untuk kemaslahatan bangsa.

“Saya mengajak para tokoh agama dan seluruh ormas agar selalu solid, abaikan perbedaan yang mengarah perpecahan. Saya senang dan bahagia bertemu dengan para tokoh agama malam ini. Para tokoh agama memikirkan bangsa ini siang malam tanpa kenal lelah,” kata Menag Nasaruddin Umar, Kamis (19/12/2024).

“Semoga para tokoh agama tidak bosan melihat Saya. Karena, Saya akan sering mengundang para bapak/ibu. Semakin banyak kepala yang memikirkan persoalan bangsa, maka akan semakin baik dari pada satu kepala yang memikirkannya. Kita solid dan bersama-sama memecahkan persoalan keumatan,” sambung Menag Nasaruddin Umar.

Menag Nasaruddin menyampaikan saat ini banyak tempat yang bisa dijadikan ruang pertemuan. Gedung dan ruangan di Istiqlal, gedung MH Thamrin, dan gedung Kementerian Agama Lapangan Banteng.

“Saya sengaja memilih tempat pertama untuk pertemuan malam ini di Masjid Istiqlal untuk keberkahan perjumpaan ini,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Ke depannya, lanjut Menag Nasaruddin Umar, pertemuan dengan para tokoh-tokoh agama akan semakin sering dilakukan seperti malam ini. Di Masjid Istiqlal, setiap malam jumat banyak kegiatan, seperti membaca Yasin, tafsir, mengaji, salat sunnat, dan muhasabah.

“Alhamdulillah sampai saat ini berjalan lancar dan semakin banyak yang mengikutinya dari berbagai daerah. Di Masjid ini juga sebagai tempat untuk curhat kepada Tuhan. Ini rutin kita lakukan. Dan banyak orang-orang hebat dan terpandang yang hadir,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Menag Nasaruddin Umar juga berpesan kepada seluruh tokoh agama yang hadir, agar jangan sungkan ketika ada hal-hal yang perlu dilakukan.

“Saya dan Dirjen Bimas Islam siap membantu. Kita sama. Apa yang kita miliki di Kemenag, akan kita share. Apa yang bisa kami bantu, mohon disampaikan,” pesan Menag Nasaruddin Umar.

Semisal, ada persoalan perkawinan, pelecehan seksual, asusila dan lain-lain. Kementerian Agama concern untuk menyelesaikan persoalan-persoalan keumatan.

“Saya mohon kita bersama-sama dan solid menyelesaikan persoalan keumatan. Ini menjadi concern bersama. Banyak persoalan global, kalau kita tidak solid, maka akan semakin parah. Jangan sesama kita saling fitnah,” tegas Menag Nasaruddin Umar.

Menag Nasaruddin Umar juga mengajak seluruh tokoh agama untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan bersama untuk mencari solusi persoalan yang ada.

“Masjid juga bisa kita jadikan sebagai tempat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Spirit kebersamaan harus terus dibangun. Insya Allah, kita bisa menyelesaikan persoalan-persoalan besar lewat masjid ini,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Bahkan, lanjut Menag Nasaruddin Umar, Masjid Istiqlal juga sudah memiliki program kader ulama yang sepenuhnya dibiayai oleh negara.

“Semakin sering ke Istiqlal, maka semakin banyak diplomasi yang kita dapatkan. Istiqlal akan menjadi tempat perubahan dan perkembangan umat yang lebih baik,” harap Menag Nasaruddin Umar.

Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin menyampaikan terima kasih atas waktu dan kesempatan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang meluangkan waktu untuk pertemuan dengan para tokoh agama.

“Terima kasih Pak Menteri. Peserta yang hadir di sini adalah para pimpinan ormas, dan tokoh agama yang terdiri dari 38 Ormas. Semoga kehadiran kita di sini membawa berkah,” kata Kamaruddin Amin.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Bupati Nina Bersama Mentan Amran Tinjau Program Cetak Sawah Rakyat

Bupati Indramayu Nina Agustina mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengunjungi Desa Cikawung Kabupaten Indramayu dalam rangka meninjau Program Cetak Sawah Rakyat (CSR), Kamis (19/12/24).

Dalam kesempatan itu, Mentan Amran mengatakan, bahwa Program Cetak Sawah Rakyat sebagai upaya Pemerintah Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan sehingga dapat mencapai swasembada pangan.

Amran menyebut, pihaknya terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi petani seperti ketersediaan pupuk, irigasi serta permasalahan pertanian lainnya.

Bahkan Kementerian Pertanian dikatakan Amran, terus mengoptimalisasi Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) sebagai upaya strategis untuk menghadapi dampak perubahan iklim dan ketidakstabilan harga pangan global, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia melalui penciptaan lahan pertanian baru yang produktif guna tercapainya swasembada pangan tersebut.

“Kami diberi amanat oleh bapak presiden untuk mencapai swasembada pangan seperti yang tertuang dalam Asta Cita,” ungkapnya.

Sementara Bupati Indramayu Nina Agustina menyampaikan, sektor pertanian tanaman pangan menjadi salah satu unggulan Kabupten Indramayu serta menjadi andalan nasional dalam mendukung penyediaan pangan beras.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Indramayu dengan luas Lahan Baku Sawah (LBS) sebesar 125.442 hektare, Lahan Sawah Yang Dilindungi (LSD) sebesar 112.965,64 hektare dan Luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebesar 84.684 hektare telah diproduksi komoditas tanaman pangan terutama tanaman padi sebagai bahan pangan pokok beras yang dapat diandalkan secara nasional.

Terbukti, pada tahun 2021 dan 2022 mendapat peringkat pertama nasional sebagai daerah dengan produsen padi tertinggi yaitu sebesar 1,76 juta ton GKP setara 1,45 juta ton GKG untuk tahun 2021 dan tahun 2022 sebesar 1,79 juta ton GKP setara dengan 1,49 juta ton GKG. Selanjutnya, pada tahun 2023 meskipun terdapat fenomena el-nino produksi padi Indramayu masih tetap tertinggi tingkat nasional yaitu sebesar 1,67 juta ton GKP setara 1,37 juta ton GKG.

“Indramayu terus berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi padi dan mempertahankan label sebagai lumbung padi terbesar tingkat nasional,” ungkap Bupati Nina.

Bupati Nina juga melaporkan kepada Mentan, pada tahun 2024 Kabupaten Indramayu telah mendapat bantuan sarana produksi penting dan sarana pascapanen dalam upaya mendukung peningkatan produksi padi. Bantuan sarana produksi tersebut adalah mesin pompa air sebanyak 1.197 unit, irigasi perpompaan 274 unit (lokasi), combain harvester 25 unit.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Menteri Pertanian yang telah banyak memberikan kebijakan kepada para petani di Kabupaten Indramayu,” kata Bupati Nina.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nina juga menjelaskan bahwa di wilayah Kecamatan Terisi ini, terdapat lahan cetak sawah baru atau perluasan areal tanam dengan luas 400 hektare yang tersebar di tiga desa yaitu Desa Plosokerep, Jatimulya, dan Rajasinga. Secara eksisting, lahan tersebut bekas galian tanah untuk usaha cetak bata merah yang sudah ditinggalkan, setelah diratakan dan diolah pada akhirnya akan dapat ditanami padi.

Hal ini telah dilakukan pada lahan dengan kondisi yang sama di Desa Plosokerep seluas 380 hektare yang sudah ditanami padi tiga 3 kali musim tanam. Perluasan areal tanam akan terus berlangsung pada lahan bekas galian untuk usaha membuat bata merah. Selain itu, masih banyak lagi potensi cetak sawah baru yang berada di Desa Cikawung yang secara eksisting merupakan lahan perhutani yang bisa dialihfungsikan menjadi sawah.

“Untuk itu kami sebagai pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu, memberikan dorongan dan motivasi kepada para petani/kelompok tani wilayah Kecamatan Terisi untuk lebih bersemangat berusaha tani khususnya komoditas padi dengan mencetak lahan sawah dan memperluas areal pertanaman padi guna lebih meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian sehingga tercapai kondisi ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu serta mendukung swasembada pangan nasional,” pungkasnya.

Pada kegiatan kunjungan kerja tersebut dilaksanakan pula deklarasi pernyataan dukungan dari Kelompok Tani dan Kepala Desa diwakili Ketua APDESI Kabupaten Indramayu dan Majalengka terhadap pelaksanaan CSR pada area 37.840 Hektare
yang berada di 2 kabupaten.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

KemenTrans Siapkan Tenaga Kerja Untuk Sukseskan Kemandirian Pangan

Sebagai mitra strategis Kementerian Pertanian, Kementerian Transmigrasi atau KemenTrans siap kerahkan tenaga kerja untuk sukseskan target kemandirian pangan pemerintah.

“KemenTrans adalah mitra strategis Kementerian Pertanian yang siap membantu dalam penyediaan tenaga kerja,” kata Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman saat mengunjungi lahan cetak sawah dan kawasan transmigrasi Dadahup di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Kamis, 19 Desember 2024.

Kunjungan ini dilakukan untuk memperkirakan jumlah transmigran yang dibutuhkan untuk mendukung pengelolaan 200 ribu hektar sawah.

Dalam kunjungannya ke kawasan transmigrasi Dadahup, Iftitah bersama rombongan diterima oleh jajaran Kementan, Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, serta perwakilan tokoh masyarakat Dadahup.

Menteri Iftitah mengungkapkan salah satu inovasi yang sedang dikaji adalah meningkatkan jumlah kepemilikan lahan, dalam bentuk saham, sebagai wujud kepemilikan bersama lahan transmigrasi, pada transmigran

Saham-saham ini diterbitkan Badan Layanan Umum (BLU) di tiap kawasan transmigrasi.

“Jika dulu diberikan lahan 2 hektare, ke depan sedang diusulkan untuk ditambah menjadi 5 hektare, namun dalam bentuk saham,” kata Menteri Transmigrasi.

Sementara itu, Kementan menyampaikan telah membentuk Brigade Pangan untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern dan melibatkan generasi muda atau milenial, serta mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif.

Setiap Brigade terdiri dari 15 petani untuk mengelola 200 hektar sawah. Dengan demikian dibutuhkan 15 ribu petani untuk 200 ribu hektar sawah yang direncanakan.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Andi Nur Alam Syah menyatakan kawasan transmigrasi Dadahup didorong untuk menjadi centre of excellence dalam pelaksanaan pertanian modern terintegrasi dan inklusif.

“Progres pembukaan lahan cetak sawah di Kabupaten Kapuas sendiri seluas 3.125,67 hektare”, ujar Andi.

Dalam kunjungan ke kawasan transmigrasi Dadahub, Iftitah beserta rombongan juga meninjau lokasi desa eks transmigran Danda Jaya yang sedang mengembangkan produksi jamur tiram. Ini menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga transmigran setempat.

Kerja sama Kementrans dengan Kementan akan diprioritaskan di lima provinsi lokasi program swasembada pangan, yaitu Papua Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Peringatan Hari Bela Negara ke-76, Pj Walikota Bengkulu Ajak Masyarakat untuk Lebih Mencintai NKRI

BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu mengadakan upacara peringatan Hari Bela Negara ke-76 di halaman kantor Walikota Bengkulu, Kelurahan Bentiring, dengan mengusung tema “Gelorakan Bela Negara untuk Indonesia Maju”.

Upacara tersebut dipimpin oleh Pj Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, sebagai Inspektur Upacara, dan Camat Sungai Serut bertindak sebagai Komandan Upacara. Hadir dalam kesempatan itu, Pj Sekda Eko Agusrianto, staf ahli Walikota, para asisten, kepala OPD, camat, lurah, serta seluruh PNS di sekretariat kantor Walikota.

Selama upacara, dilakukan pembacaan Ikrar Bela Negara yang dipimpin oleh petugas upacara, diikuti oleh seluruh peserta. Dalam pidatonya, Arif Gunadi membacakan amanat Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Arif mengutip pesan Presiden yang mengingatkan kembali sejarah perjuangan bangsa, dan menegaskan, “Ini adalah momentum penting untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.”

Lebih lanjut, Arif menekankan bahwa bela negara bukan hanya tugas Kementerian Pertahanan, TNI, dan Polri, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita bersama-sama berkontribusi untuk bangsa. Dengan momen ini, kami mengajak seluruh warga Kota Bengkulu untuk lebih mencintai negara dengan menjaga kesatuan, bekerja dengan penuh dedikasi sesuai profesi masing-masing, dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Arif saat diwawancarai usai upacara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Peringatan Keras Menag: Jangan Coba Ambil yang Tidak Halal!!

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar menyampaikan pesan tegas kepada jajaran Kementerian Agama dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) terkait pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Turut hadir, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, pejabat eselon I dan II Kemenag, Rektor PTKN, Kepala Kanwil Kemenag se-Indonesia, dan Kepala UPT Asrama Haji penerima manfaat SBSN 2025.

Menag mengingatkan seluruh jajaran Kemenag untuk menghindari tindakan melanggar aturan, khususnya yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa.

“Kalau ada seseorang di antara kita yang mengambil sesuatu yang tidak halal dalam hidupnya di lingkungan Kementerian Agama, saya ingatkan ini, jangan coba-coba mengambil sesuatu yang tidak halal,” tegasnya, Kamis (19/12/2024).

“Saya atas nama pribadi sebagai menteri, dan juga atas nama pemerintah Republik Indonesia, tentu tidak akan menghalalkan segala sesuatu yang tidak halal untuk kita ambil,” tambah Menag dalam FGD di Tangerang tersebut.

Lebih lanjut, Menag mengajak seluruh jajarannya untuk mengambil apa yang menjadi hak mereka secara legal dan mencari keberkahan dengan hanya mengambil sesuatu yang halal.

Menag juga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya efisiensi yang juga harus disertai dengan efektivitas dalam pengadaan barang dan jasa. Menurutnya, efisiensi dan efektivitas adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama.

“Efisiensi efektif bisa kita lakukan dengan cara melakukan penghematan-penghematan terhadap sesuatu yang seharusnya tidak perlu dilakukan,” pesannya.

Sekjen Kemenag, Ali Ramdhani juga memperkuat pesan Menag dengan menyoroti potensi risiko dalam proses pengadaan barang dan jasa. Menurutnya, terdapat rongga-rongga yang membuka peluang bagi praktik tidak sehat, seperti penyuapan dan kolusi.

Sekjen mengingatkan bahwa menjadi pejabat adalah hasil dari proses panjang penuh perjuangan. Ia meminta seluruh peserta untuk menjaga integritas dengan sebaik-baiknya.

“Jangan korbankan perjuangan panjang kita, darah, keringat, dan doa kita. Ingatlah, di belakang kita ada keluarga yang membanggakan kita. Jangan sampai mereka merasa malu karena perbuatan kita. Jaga baik-baik amanah ini,” pungkas Sekjen.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News