Beranda blog Halaman 138

Sistem Manajemen Pengamanan PT ABB Diperkuat, Ditpamobvit Baharkam Polri Beri Arahan Strategis

Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri resmi memperkuat komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan objek vital nasional. Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan Pedoman Kerja Teknis (PKT) Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) bersama PT Asmin Bara Bronang (ABB).

Prosesi penandatanganan nota kesepahaman yang krusial ini berlangsung dengan khidmat di Ruang Happy, Hotel Harris Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (17/07/2026). Kerja sama ini dirancang sebagai landasan strategis untuk meningkatkan kualitas serta struktur sistem keamanan di seluruh lingkungan operasional perusahaan.

Direktur Operasional PT Asmin Bara Bronang, Erdhani Febriyanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang terbangun. Baginya, penerapan sistem manajemen yang terstandarisasi merupakan kunci utama dalam menjaga keberlangsungan produktivitas perusahaan di masa depan.

“Kegiatan Penandatanganan PKT ini merupakan langkah penting dalam rangka memperkuat struktur pengamanan dan peningkatan kualitas pengamanan di PT ABB. Sistem Manajemen Pengamanan ini pada akhirnya bertujuan untuk mendukung keberlanjutan usaha kami. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri atas dukungannya dalam penerapan Sistem Manajemen Pengamanan ini,” ungkap Erdhani.

Menanggapi kemitraan tersebut, Direktur Pamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Dr. M. Syahduddi, S.I.K., M.Si., memberikan arahan strategis agar pedoman ini diimplementasikan dengan serius di lapangan. Ia menekankan bahwa efektivitas sistem keamanan tidak boleh hanya sebatas administrasi di atas kertas.

Brigjen Pol M. Syahduddi menjabarkan tiga poin utama yang wajib dijalankan. Pertama, personel harus melakukan komunikasi intensif dan koordinasi cepat terhadap setiap perkembangan situasi. Kedua, perusahaan wajib meningkatkan kompetensi personel keamanan internal melalui pelatihan berkelanjutan.

“Terakhir, patuhi SOP. Laksanakan seluruh butir yang telah disepakati dalam PKT dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan tetap menjunjung tinggi hukum serta Hak Asasi Manusia,” tegas Brigjen Pol M. Syahduddi.

Agenda yang diawali dengan penghormatan lagu kebangsaan Indonesia Raya ini berlangsung sangat tertib. Usai penandatanganan dokumen resmi, acara dilanjutkan dengan pertukaran plakat sebagai simbol kemitraan yang solid serta ditutup dengan sesi foto bersama antara pihak Polri dan manajemen perusahaan.

Turut hadir menyaksikan momen strategis ini dari pihak Polri, yakni Kasubdit Audit Sispamobvitnas Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H., beserta staf. Sementara dari pihak perusahaan, hadir mendampingi jajaran manajemen PT ABB, yakni Division Head External Partnership Tuah Turangga Agung, Muhammad Rum.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bea Cukai Tual Permudah Kedatangan Yacht Asing di Sail to Indonesia 2026

Bea Cukai Tual memberikan kemudahan layanan kepabeanan bagi peserta Yacht Rally Sail to Indonesia 2026 melalui fasilitas impor sementara kapal wisata asing. Dukungan tersebut diberikan untuk memastikan kelancaran kedatangan peserta reli layar internasional yang berlangsung di Kota Tual pada 15–21 Juli 2026.

Yacht Rally Sail to Indonesia 2026 merupakan ajang pelayaran wisata internasional yang diikuti 22 kapal pesiar (yacht) dengan 75 yachter dari Darwin, Australia. Kepulauan Kei menjadi salah satu dari 19 titik persinggahan peserta di Indonesia. Setibanya di Tual, seluruh peserta wajib memenuhi ketentuan kepabeanan, keimigrasian, karantina, dan kepelabuhanan sebelum melanjutkan pelayaran ke destinasi berikutnya.

Dalam mendukung kelancaran kegiatan tersebut, Bea Cukai Tual memberikan fasilitas impor sementara kapal wisata asing melalui skema vessel declaration. Skema ini merupakan pemberitahuan pabean yang digunakan dalam proses impor sementara sekaligus ekspor kembali kapal wisata asing, sehingga memberikan kemudahan bagi pemilik kapal sepanjang memenuhi persyaratan yang berlaku.

Kepala Kantor Bea Cukai Tual, Wahyu Lafrias, menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan kepada peserta Yacht Rally tidak terlepas dari sinergi yang erat antara Bea Cukai dengan seluruh unsur Customs, Immigration, Quarantine, dan Port Authority (CIQP).

“Bea Cukai Tual berkomitmen memberikan pelayanan kepabeanan yang profesional sekaligus melaksanakan pengawasan secara optimal. Sinergi CIQP menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, terintegrasi, dan sesuai ketentuan guna mendukung pariwisata yang aman, tertib, dan berdaya saing,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Tual, Muhammad Halil Effendi, menyampaikan bahwa fasilitas impor sementara merupakan bentuk dukungan Bea Cukai terhadap penyelenggaraan pelayaran wisata internasional tanpa mengesampingkan aspek pengawasan.

“Melalui fasilitas impor sementara dengan skema vessel declaration, kami memberikan kemudahan kepada pemilik kapal wisata asing sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, pelayanan dapat berjalan lebih efektif tanpa mengurangi fungsi pengawasan,” jelasnya.

Kemudahan layanan tersebut turut dirasakan oleh para peserta. Salah seorang yachter asal Australia, Benjamin, mengaku puas dengan proses pelayanan yang diterimanya. “Saya benar-benar menikmati waktu di Tual. Proses kepabeanan, imigrasi, dan karantina berjalan sangat mudah sehingga saya bisa cepat sampai ke pulau ini dan menikmati waktu di sini. Saya berharap bisa kembali lagi di masa depan,” ungkapnya.

Melalui pemberian fasilitas impor sementara yang didukung pelayanan terpadu CIQP, Bea Cukai Tual terus berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi kapal wisata internasional. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman berlayar yang nyaman bagi para yachter sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata bahari dan mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat di Kepulauan Kei.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Desa Tegalombo Pati Disiapkan Jadi Model Pertanian Modern, Petani Bakal Dapat Bantuan Alat Canggih

Pemerintah Kabupaten Pati mendorong Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti, untuk menjadi percontohan pertanian modern.

Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, saat menghadiri panen melon Desa Tegalombo, Sabtu (18/7/2026). Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan dukungan sarana pertanian, perbaikan infrastruktur, perluasan pemasaran, hingga akses permodalan guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Disampaikan, keberhasilan Kelompok Tani Istana Tani menjadi momentum untuk membangun model pertanian modern, yang dapat direplikasi di daerah lain. Menurutnya, sektor pertanian harus menjadi penggerak utama perekonomian desa.

“Bersama Kelompok Tani Istana Tani, kita bisa memulai dari Desa Tegalombo untuk menciptakan pertanian modern, pertanian yang maju, sehingga bisa kembali lagi digunakan untuk mewujudkan perekonomian yang mantap di Desa Tegalombo,” ujar Chandra.

Pihaknya pun akan mengupayakan bantuan sarana pertanian, melalui Kementerian Pertanian RI. Bantuan tersebut meliputi traktor, pompa air, hingga drone pertanian, agar produktivitas petani semakin meningkat.

“Kami akan berupaya menghadirkan dukungan sarana yang dibutuhkan petani. Teknologi harus menjadi bagian dari pertanian kita, agar hasilnya semakin optimal,” katanya.

Selain penguatan sarana produksi, lanjut Chandra, pihaknya juga mendorong perbaikan infrastruktur pendukung, terutama talud yang kerap menyebabkan genangan saat musim hujan. Perbaikan itu dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan produktivitas lahan pertanian.

Terkait pemasaran melon Tegalombo, Chandra menegaskan, pentingnya memperluas pemasaran ke pasar modern. Peningkatan akses pasar, harus diiringi dengan komitmen petani menjaga kualitas hasil panen, agar mampu bersaing dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

“Kalau kualitasnya terus dijaga, saya yakin melon Tegalombo mampu bersaing di pasar modern dan memberikan nilai tambah bagi petani,” tegasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Khofifah Indar Parawansa Tutup Java Coffee & Flavors Festival 2026, Produk Lokal Jatim Didukung Tembus Pasar Global

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri penutupan rangkaian Java Coffee & Flavors Festival (JCFF) 2026 di Alun-Alun Surabaya, Minggu (19/7/2026) malam. Kehadiran Gubernur menjadi penanda berakhirnya festival yang selama tiga hari menghadirkan pelaku usaha kopi, teh, kakao, dan rempah-rempah dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Kehadiran Khofifah menunjukkan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap upaya penguatan komoditas unggulan daerah dan pengembangan UMKM berorientasi ekspor.

 

Memasuki penyelenggaraan tahun kelima, JCFF 2026 yang mengusung tema From Local Flavor to Global Horizon kembali menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, Bank Indonesia, perbankan, akademisi, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat dalam memperkuat ekosistem agroindustri nasional.

 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, mengatakan, berakhirnya festival bukan berarti berakhir pula upaya mendorong daya saing UMKM. Menurutnya, seremoni penutupan justru menjadi awal untuk melanjutkan kerja bersama dalam membawa produk-produk unggulan Indonesia ke pasar dunia.

 

“Hari ini yang berakhir hanyalah seremoni. Semangat untuk membangun UMKM dan membawa produk Indonesia ke pasar dunia harus terus berlanjut,” ujar Ibrahim.

 

Ia menjelaskan, perjalanan JCFF sejak pertama kali digelar pada 2022 menunjukkan perkembangan yang signifikan. Festival yang awalnya hanya berfokus pada promosi kopi melalui konsep Java Coffee Culture kini telah berkembang menjadi ajang pengembangan ekosistem komoditas yang lebih luas dengan melibatkan teh, kakao, cokelat, serta berbagai rempah unggulan Indonesia.

 

Menurut Ibrahim, transformasi tersebut merupakan bagian dari strategi Bank Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan melalui penguatan kualitas produk, inovasi, hilirisasi, hingga perluasan akses pasar.

 

“JCFF bukan sekadar festival, tetapi wadah kolaborasi untuk meningkatkan daya saing UMKM dan membawa komoditas unggulan Jawa Timur menembus pasar global. Berakhirnya festival ini menjadi awal dari semangat untuk terus mengangkat produk lokal ke panggung dunia,” tegasnya.

 

Ia juga mengibaratkan pembangunan ekonomi seperti proses menyeduh secangkir kopi berkualitas yang membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan kolaborasi dari berbagai pihak. Karena itu, sinergi antara petani, UMKM, pemerintah, perbankan, akademisi, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, yang secara resmi menutup penyelenggaraan JCFF 2026 menyampaikan bahwa festival tersebut telah berkembang menjadi platform strategis dalam membangun ekosistem komoditas unggulan Indonesia.

 

Menurutnya, terdapat tiga tujuan utama penyelenggaraan JCFF, yakni memperkenalkan nilai dan filosofi kopi serta rempah Indonesia kepada masyarakat, mendorong pengembangan industri kopi nasional dari hulu hingga hilir, serta membangun ekosistem yang mampu memberikan nilai tambah bagi petani dan UMKM.

 

Melalui tema From Local Flavor to Global Horizon, lanjut Filianingsih, Bank Indonesia ingin mendorong cita rasa lokal Indonesia agar mampu menembus pasar internasional melalui peningkatan kualitas, inovasi produk, dan penguatan jejaring bisnis.

 

Ia menilai Pulau Jawa memiliki potensi besar sebagai sentra produksi kopi, teh, kakao, dan rempah-rempah. Namun, potensi tersebut harus didukung dengan hilirisasi agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi dan memiliki daya saing global.

 

Selain memperkuat sektor riil, Bank Indonesia juga terus mendorong digitalisasi sistem pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Saat ini layanan QRIS telah dapat digunakan untuk transaksi lintas negara di sejumlah negara mitra, sehingga memudahkan masyarakat Indonesia melakukan pembayaran di luar negeri hanya dengan menggunakan telepon seluler.

 

Selama tiga hari penyelenggaraan, JCFF 2026 menghadirkan beragam agenda, mulai dari business matching pembiayaan bersama perbankan, workshop, talkshow, edukasi sensory mapping, pelatihan strategi pemasaran kopi, hingga home brewing. Berbagai kompetisi juga digelar, antara lain Latte Art Competition, AeroPress Championship, Cupping Test, serta Flavor Innovation Challenge yang melibatkan pelaku industri dan komunitas kopi dari berbagai daerah.

 

Melalui penyelenggaraan JCFF 2026, Bank Indonesia berharap ekosistem kopi, teh, kakao, dan rempah-rempah Indonesia semakin kuat, mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM, serta memperluas daya saing produk lokal di pasar internasional.

 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rusun TOD Kiaracondong Segera Dibangun, Kolaborasi PKP, KAI, dan Astra Jadi Percontohan Nasional

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Astra International Tbk menyiapkan pembangunan sekitar 1.000 unit rumah susun di lahan milik PT KAI yang berlokasi di Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat.

Komitmen tersebut disampaikan saat Menteri PKP meninjau langsung lokasi dekat Stasiun Kiaracondong yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan rumah susun di Bandung, Rabu (15/7/2026). Peninjauan turut dihadiri Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin, Chief of Corporate Affairs PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, jajaran Kementerian PKP, Pemerintah Kota Bandung, serta Kantor Pertanahan Kota Bandung.

Dikatakan Menteri Ara, pembangunan rusun di Kiaracondong akan menjadi contoh kolaborasi pemerintah dengan sektor swasta dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat. “Di Kota Bandung kita akan membangun sekitar 1.000 unit rumah susun di atas lahan milik PT KAI dengan dukungan PT Astra. Tadi spesifikasinya sudah dijelaskan, 36 meter persegi, dua kamar tidur, satu kamar mandi, satu dapur, dan ada area servis,” ujarnya.

Menteri Ara mengatakan pemerintah tengah mendorong pemanfaatan aset negara melalui berbagai skema pembiayaan, termasuk melibatkan dunia usaha. “Saya sudah laporkan kepada Presiden bagaimana tanah-tanah negara itu bisa di-treatment dengan empat cara. Satu, dibiayai dan dibangun oleh negara dalam hal ini oleh dibiayai oleh APBN, kedua Danantara, ketiga itu bisa dengan swasta ya bisa dengan cara hibah atau bentuk lainnya yang legal ya,” tuturnya.

Menurut Menteri Ara, pola kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah inovatif dalam mengoptimalkan aset negara untuk mendukung penyediaan hunian bagi masyarakat. Dengan melibatkan pemerintah, BUMN, dan swasta, pembangunan dapat dipercepat tanpa mengurangi kepemilikan aset negara, sekaligus memastikan pemanfaatannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan akan dimulai setelah seluruh aspek administrasi dan perizinan diselesaikan, termasuk konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Pembangunannya sesudah kita konsultasi dengan BPK dan BPKP dan tentu sambil jalan izinnya diurus,” kata Menteri Ara.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa lahan yang disiapkan memiliki luas sekitar 9.600 meter persegi dan akan dikembangkan sebagai kawasan Transit Oriented Development (TOD). Berdasarkan data KAI terdapat dua hamparan terdiri dari 7.124 m2 dan 2.500 m2, sehingga total sekitar 9.624 m2. “Nanti kita dengan bicara teknis dengan Astra. Konsepnya itu adalah konsep 36, tipe 36,” ungkapnya.
Bobby mengatakan, target pembangunan untuk Kota Bandung tetap sebanyak 1.000 unit rusun. “Nanti lagi kita hitung ya. Pokoknya program untuk Bandung ini seperti yang disampaikan Pak Menteri tadi adalah 1.000,” pungkasnya.

Sementara itu, Chief of Corporate Affairs PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto menyampaikan kesiapan Astra untuk mendukung pembangunan rumah susun di atas lahan tersebut. Hunian yang direncanakan mengusung konsep unit seluas sekitar 36 meter persegi yang dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang keluarga, dan area servis agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian PKP bersama PT KAI, PT Astra International Tbk, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, ATR/BPN, serta BPK dan BPKP akan terus memperkuat koordinasi dalam penyusunan skema kerja sama, penyelesaian perizinan, dan tahapan pembangunan agar proyek dapat segera direalisasikan. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi salah satu contoh optimalisasi aset negara melalui sinergi pemerintah, BUMN, dan swasta dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah serta menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan terintegrasi dengan transportasi publik.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden: Indonesia Hidupkan Blok Gas Mangkrak 28 Tahun dan Jadi Pelopor B50 Dunia

Potensi besar Indonesia menunjukkan hasil nyata di berbagai sektor strategis. Menurut Presiden, di tengah tantangan global yang penuh dengan ketidakpastian, Indonesia mampu menjaga kondisi ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan di sejumlah sektor.

“Kita kemarin berhasil mulai produksi, mulai pembangunan blok gas salah satu yang terbesar di kawasan kita setelah 28 tahun mangkrak, kita hidupkan. Sebelumnya kita berhasil menjadi negara pertama di dunia yang menghasilkan B50. Kita sekarang hasilkan solar dari kelapa sawit,” ucap Presiden dalam sambutannya pada acara Panen Raya Serentak di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa keberhasilan memproduksi B50 telah membawa dampak nyata bagi perekonomian nasional dengan pengurangan impor solar. Tidak hanya itu, Presiden juga mengungkapkan langkah lanjutan untuk memperkuat kemandirian energi melalui pengembangan bahan bakar berbasis bioetanol.

“Tadi para petugas mengatakan kita bisa sampai E20, butuh pabrik. Tadi pabriknya yang baru kita miliki baru satu pabrik. Tadi saya putuskan, kita akan bangun minimal 30 pabrik. Kalau perlu sampai 50 pabrik. India sudah E20. India sudah E20. Brasil sudah E100. Masa Indonesia tidak bisa, Indonesia bisa kan? Bisa. Bisa,” lanjutnya.

Selain energi, Presiden juga menaruh optimisme besar terhadap kemampuan industri nasional. Dalam waktu dekat, pemerintah akan meluncurkan motor listrik nasional sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem industri otomotif dalam negeri.

“Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia, kita akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia,” kata Presiden.

Presiden turut mencontohkan keberhasilan pengembangan industri pertahanan nasional yang kini telah digunakan secara luas oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri. Keberhasilan tersebut, lanjut Presiden, juga tercermin dari prestasi prajurit Indonesia yang mampu menjuarai kompetisi menembak internasional menggunakan senjata produksi dalam negeri.

“Menang 12 kali berturut-turut dalam pertandingan mereka. Yang bikin peraturan mereka, wasitnya mereka. Karena teknik-tekniknya mereka, tapi kita menang 12 kali. Pakai senjata buatan anak-anak Indonesia, senapan serbu dari kita, pistol dari kita. SO dari kita,” jelas Presiden.

Dari optimisme tersebut, Presiden pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat membangun bangsa. Dengan kerja keras, kepemimpinan yang baik, serta keberanian memanfaatkan potensi sendiri, Presiden meyakini Indonesia memiliki seluruh modal untuk menjadi negara yang makmur.

“Kita optimis, kita canangkan cita-cita kita setinggi langit Indonesia akan jadi negara makmur. Kita tidak mau bodoh lagi. Kita ramah dibilang lemah. Kita baik dibilang bodoh, ya sudah lah. Kita bersahabat mau datang ke Indonesia, monggo, banyak orang asing seneng. Kita ini bangsa yang ramah, tapi kita sekarang mau jadi bangsa yang bangkit,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Petani Akui Program Pemerintah Berdampak Nyata, Produktivitas Pertanian Meningkat

Langkah besar pemerintah dalam memperkuat sektor pangan nasional dirasakan secara nyata oleh para petani. Sejumlah petani menilai berbagai upaya yang dilakukan pemerintah telah memberikan dampak nyata terhadap produktivitas pertanian mereka.

Salah satunya disampaikan oleh Abdul Mujib, seorang petani tebu, yang hadir dalam acara Panen Raya Serentak di Seluruh Indonesia bersama TNI yang digelar di Lanud Abdulrachman Saleh, pada Jumat 17, Juli 2026. Ia menilai sistem pertanian saat ini semakin berkembang melalui pemanfaatan teknologi.

“Sudah dua tahun ini mulai terkoordinator jadi sistemnya sudah mulai mengikuti zaman, yaitu mulai dari kita menggunakan sudah tidak manual lagi. Misalkan penebusan pupuk harus melalui sistemnya,” ujarnya.

Mujib menilai perbaikan sistem penebusan pupuk tersebut membuat penyaluran pupuk menjadi lebih tepat sasaran. Menurutnya, alokasi pupuk kini disesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki petani.

“Pengambilan pupuk itu lebih tepat sasaran, tidak kayak dulu, kalau sekarang tergantung luasan lahan ya kita dapetnya segitu,” ungkapnya.

Perbaikan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan ketersediaan pupuk guna mendukung keberlangsungan usaha tani. Manfaatnya turut dirasakan oleh Puji Santosa, petani kedelai dan bawang merah yang juga turut hadir dalam acara yang dihadiri oleh Presiden Prabowo tersebut.

“Dengan stok pupuk yang melimpah ini, jadi petani sangat merasa, petani tuh merasa ketersediaannya itu sangat tercukupi,” ujar Puji.

Selain kepastian ketersediaan pupuk, Puji menuturkan bahwa program pendampingan bagi petani juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan. Menurutnya, pendampingan tersebut membantu petani memperoleh hasil panen yang lebih optimal.

“Sebelumnya tidak pernah ada pendampingan baik TNI ataupun Panglima TNI. Dan kalau harga sudah naik, pemerintah sudah operasi pasar jadi petani tidak bisa merasakan hasil yang maksimal. Yang sekarang alhamdulillah bisa dirasakan oleh petani,” tuturnya.

Petani pun berharap sejumlah upaya pemerintah tersebut dapat terus mendorong kemajuan sektor pertanian di seluruh Tanah Air. “Harapannya mudah-mudahan petani khususnya di wilayah Malang meluasnya di seluruh Indonesia tambah maju,” harap Mujib.

Sementara itu, Puji berharap pemerintah terus memberikan perhatian kepada para petani sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengembangkan sektor pertanian nasional.

“Dengan adanya beliau datang ke Jawa Timur, kami berharap beliau bisa memperhatikan petani, apalagi petani muda, karena petani muda ini generasi penerus bangsa,” harapnya.

Kesaksian para petani tersebut menjadi gambaran bahwa berbagai upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian mulai memberikan dampak nyata di lapangan. Dengan dukungan teknologi, kepastian sarana produksi, serta pendampingan yang berkelanjutan, pemerintah berharap produktivitas pertanian nasional terus meningkat sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

TMMD ke-129 Kodim 0608/Cianjur: Pemasangan Pipanisasi Manunggal Air di Desa Mekarmukti Capai 17 Persen

Program unggulan Manunggal Air berupa pemasangan pipanisasi di lima titik desa menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pada hari keempat ini, setiap lokasi pemasangan telah mencapai 17 persen, naik satu persen dibanding capaian sebelumnya. Minggu 19 Juli 2026.

 

Pekerjaan tersebar merata di Kampung Cicatang RT 002/RW 001, Kampung Cigombong RT 014/RW 005, Kampung Citamiang RT 001/RW 001, Kampung Mekarmukti RT 004/RW 002, hingga Kampung Sindang RT 007/RW 003. Prajurit bersama warga terus menggali jalur saluran, menata pipa, dan menyambungkan jaringan agar nantinya air bersih dapat mengalir lancar hingga ke rumah-rumah warga.

 

“Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat mendesak. Kami pastikan jalur pipa terpasang dengan rapi dan kedap air, sehingga nantinya aliran bisa merata ke seluruh kampung tanpa ada yang terhambat,” ujar Kapten Cke Ijudin selaku Dan SSK TMMD ke-129 Kodim 0608/Cianjur.

 

Kepala Desa Rudi Indra Permana menyambut baik langkah ini: “Selama ini warga di beberapa kampung harus berjalan cukup jauh untuk mengambil air. Semoga dengan selesainya pipanisasi ini, setiap rumah di Desa Mekarmukti bisa menikmati aliran air bersih yang lancar untuk kebutuhan sehari-hari.”

 

Satgas senantiasa memantau ketersediaan air bersih untuk kebutuhan konstruksi sekaligus memastikan jalur pipa yang dibangun tidak terhalang hambatan. Pemasangan jaringan air ini menjadi harapan besar warga agar tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, kesehatan, dan kebersihan lingkungan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Diskominfo Sleman Tingkatkan Kapasitas KIM Depok Raya dalam Pengelolaan Informasi Publik

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman menggelar pembinaan bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Depok Raya di Ruang Rapat Lantai 2 Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, pada Kamis (16/7/2026).

Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas anggota dalam pengelolaan informasi publik, penulisan berita, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Ketua Tim Kerja Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, Agastya Dedi Kusuma, mengatakan KIM memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, peningkatan kompetensi anggota KIM perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menghasilkan konten informasi yang berkualitas.

“KIM merupakan ujung tombak penyebarluasan informasi di masyarakat. Kami berharap KIM Depok Raya semakin aktif menulis berita dan mempublikasikannya melalui website sehingga informasi mengenai kegiatan masyarakat maupun pemerintah dapat diakses secara luas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi kiprah KIM Depok Raya yang dinilai konsisten menghasilkan berbagai berita dan didukung sumber daya manusia yang memiliki kemampuan di bidang jurnalistik.

Sebagai narasumber teknis, Sekretaris KIM Depok Raya, Athiful Khoiri, memberikan materi mengenai teknik penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik. Peserta juga mengikuti praktik penyusunan naskah berita dan pelatihan mengunggah berita ke website agar mampu mengelola publikasi secara mandiri.

Pembinaan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan praktik. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kemampuan anggota KIM dalam mengelola informasi publik, meningkatkan kualitas publikasi digital, serta mendukung terwujudnya pelayanan informasi yang edukatif, akurat, dan terpercaya bagi masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wakil Wali Kota Bogor Temani Anak-Anak Istimewa Nonton Film Penuh Pesan Moral

Momentum Hari Anak Nasional Tahun 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) mengajak anak-anak ke Bogor Trade Mall (BTM).

Anak-anak yang terdiri dari anak kurang mampu dan penyandang disabilitas ini diajak menonton di bioskop bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Jumat (17/7/2026).

Setidaknya ada 85 anak yang berasal dari Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Selatan, serta anak-anak istimewa yang memiliki keistimewaan disabilitas.

“Kita ingin memberikan suatu kebahagiaan di Hari Anak Nasional, tercetuslah ide untuk nonton bioskop bersama. Tentu ini tak lepas banyak kontribusi, termasuk Mal BTM,” kata Jenal Mutaqin.

Film di bioskop yang dipertontonkan pun memiliki makna yang selaras dengan momentum Hari Anak Nasional, yakni ‘Jangan Buang Ibu’. Jenal Mutaqin mengaku film tersebut menarik dan memiliki pesan moral untuk keluarga.

Bahwa sosok orang tua menjadi penentu keberhasilan seorang anak. Dengan pesan itu, para orang tua maupun anak diharapkan bisa memiliki rasa kasih sayang yang tak terhingga serta lebih menghargai satu sama lain.

“Pesan untuk anak-anak Kota Bogor, bahwa hari ini kalian adalah calon-calon penerus bangsa. Maka persiapkan hari ini untuk mencapai kesuksesan di masa yang akan datang. Dan catatannya satu, hargai orang tua,” pesan Jenal Mutaqin.

Di tempat yang sama, Kepala DP3A Kota Bogor, Rakhmawati mengatakan, nonton bioskop bersama ini merupakan salah satu rangkaian Hari Anak Nasional Tahun 2026 tingkat Kota Bogor.

Pada puncaknya nanti, akan ada event anak serupa yang diselenggarakan di Alun-Alun Kota Bogor. Akan ada tampilan kreativitas dari anak-anak Kota Bogor.

“Kita sudah kumpulkan seribu suara anak-anak yang nantinya akan disampaikan langsung kepada pak wali dan pak wakil,” terangnya.

Selain itu, ada pula rangkaian Hari Anak Nasional Tahun 2026 lainnya, seperti Bermain Bersama Anak Panti (Berbati) pada Minggu (19/7/2026) dan Senam Anak Sehat secara serentak di seluruh SD dan SMP pada 23 Juli 2026 mendatang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News