Beranda blog Halaman 4281

Menhub Apresiasi Percepatan Operasi Bandara Jenderal Besar Soedirman

SuaraPemerintah.id Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh para stakeholder yakni pemerintah daerah, pengelola bandara, maskapai dan pihak terkait lainnya, dalam upaya mempercepat beroperasinya Bandara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga, Jawa Tengah.

Dalam kunjungannya mendampingi Presiden RI Joko Widodo meninjau Bandara Jenderal Besar Soedirman, Jumat (11/6), Menhub menyampaikan bahwa pembangunan bandara tersebut merupakan inisiatif dari Presiden sejak tahun 2016 dan pembangunan bandara sempat tertunda saat pandemi Covid-19 melanda. Namun dengan kolaborasi yang baik antar stakeholder, dapat menemukan solusi yang baik.

“Saya berkomunikasi dengan Gubernur Jateng dan Bupati Purbalingga untuk mencari jalan keluar. Akhirnya kami menemukan suatu format untuk membangun terminal penumpang sementara yang dibiayai oleh APBD, sehingga bandara ini dapat beroperasi,” ungkap Menhub.

Menhub mengatakan, pola-pola kolaborasi seperti ini yang diinginkan oleh Presiden, dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur transportasi. Lebih lanjut Menhub mengharapkan pola yang sudah cepat ini dapat diterapkan pada bandara lainnya yang telah memiliki runway namun belum memiliki banyak pergerakan.

“Saya minta Ditjen Perhubungan Udara, AP II, maskapai, dan Pemda berkoordinasi intensif untuk terus berupaya meningkatkan pergerakan pesawat dan penumpang di bandara ini, paling tidak di atas 80 persen. Misalnya dengan membuka penerbangan di hari Jumat, Senin, dan Minggu untuk menarik masyarakat yang akan berlibur ke Purbalingga,” tutur Menhub.

Menhub juga menyampaikan apresiasi kepada maskapai Citilink yang telah melayani penerbangan dari dan ke Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga. Citilink saat ini melayani dua penerbangan dalam seminggu pada hari Kamis dan Sabtu perjalanan Halim-Purbalingga-Halim dan Surabaya-Purbalingga-Surabaya.

Hari ini, Presiden RI Joko Widodo meninjau Bandara JB Soedirman Purbalingga yang telah beroperasi mulai 1 Juni 2021, dan telah dilakukan penerbangan komersial perdana per tanggal 3 Juni 2021.

Menurut Presiden, pengoperasian bandara tanpa menunggu pembangunan terminal selesai menjadikannya lebih produktif dibandingkan jika harus menunggu terminal selesai dahulu. Cara-cara seperti itu juga diharapkan bisa diikuti oleh bandara-bandara lain yang kini masih dalam proses pembangunan.

“Ini bagus, saya senang meskipun terminalnya masih terminal darurat, belum selesai, tetapi airport-nya sudah dipakai. Saya kira ini akan lebih produktif seperti itu dari pada kita menunggu terminal harus selesai baru dilakukan penerbangan. Saya kira cara-cara cepat seperti ini yang akan terus kita lakukan terhadap airport lainnya yang yang masih dalam proses pembangunan,” jelasnya.

Kepala Negara berharap, kehadiran Bandara Jenderal Besar Soedirman dapat memberikan kontribusi dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah Provinsi Jawa Tengah, khususnya bagian barat dan selatan.

Bandara ini memiliki fasilitas sisi udara yaitu runway 1.600 x 30 meter dan apron 69 x 103 meter, untuk melayani pesawat ATR-72 dan sejenisnya, serta fasilitas PKP-PK kategori 5 dan mampu menampung kapasitas hingga 300.000 penumpang per tahunnya. Luas terminal penumpang sementara 457 M2 dengan kapasitas 13.701 penumpang.

Rencananya, pembangunan bandara akan dikembangkan dengan penambahan fasilitas panjang landas pacu menjadi 2.200 meter. Dengan kondisi tersebut, nantinya pesawat yang lebih besar seperti Airbus 320 dan Boeing 737-800 atau 737-900 sudah bisa mendarat di Bandara Jenderal Besar Soedirman. Ditargetkan akan ada 3000 pergerakan penumpang per harinya dengan 40 penerbangan (datang dan pergi).

Turut hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Purbalingga Diyah Hayuning Pratiwi, Anggota Komisi V DPR RI Lasmini dan Novita, Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Citilink Juliandra Nurtjahjo, dan Marsekal Pertama TNI Minggit Tribowo.

Menpora Amali Motivasi Atlet Berprestasi dan Tinjau GOR Panjer

SuaraPemerintah.id – Di tengah pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali untuk memberi motivasi kepada atlet olahraga di daerah. Hari Jumat (11/6) pagi, Menpora Amali memberi motivasi kepada atlet berprestasi Kabupaten Kebumen di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jalan Mayjend Sutoyo, Kebumen, Jawa Tengah.

Menpora Amali yang didampingi Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, dan Waki Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih pada sambutanya mengucapkan terima kasih kepada para stakeholder olahraga Kebumen yang terus bersemangat untuk memajukan olahraga di Indonesia.

“Saya senang datang ke sini untuk ikut memberikan motivasi kepada para atlet Kebumen. Saya ingin di tengah pandemi covid-19 ini, para atlet tetap memiliki semangat berolahraga dengan terus menjalankan protokol kesehatan yang baik,” kata Menpora.

Pada acara tersebut Menpora Amali juga menyampaikan bahwa, pemerintah saat ini tengah menyelesaikan Desain Besar Keolahragaan Nasional yang nantinya bisa menjadi dasar bagi para pelaku olahraga di daerah dalam melakukan pembinaan atlet.

“Desain Besar Keolahragaan ini dibuat sesuai arahan Presiden Jokowi untuk melakukan pembenahan terhadap ekosistem olahraga nasional. Dan saya meminta atlet daerah nanti bisa memberikan kontribusi dan prestasi maksimal untuk mengaplikasikan desain besar olahraga ini,” harap Menpora Amali.

Menpora juga berharap Kebumen terus bisa melahirkan atlet-atlet muda yang berprestasi di pentas internasional. “Saya tadi senang Pak Bupati menyampaikan jika Kebumen memiliki klub voli yang bermain di Liga Profesional. Saya harap Kebumen terus fokus memgembangkan olahraga prioritas agar bisa berprestasi untuk Indonesia,” ujar Menpora yang juga didampingi Sekretaris Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Suryati dan Plt. Asdep Standarisasi dan Infrastruktur Olahraga, Firtian Judiswandarta.

Sementara Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengucapkan terima kasih kepada Menpora Zainudin Amali yang sudah hadir di Kebumen. “Saya sangat senang Menpora Zainudin Amali hadir langsung di sini untuk memberi semangat kepada atlet Kebumen. Semoga kehadiran Menpora ini membawa semangat bagi kami masyarakat dan atlet Kebumem untuk hidup sehat dengan berolahraga,” kata Arif.

Setelah bertemu para atlet, Menpora Amali bersama Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan rombongan meninjau lokasi rencana pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Panjer. “Saya datang ke Kebumen ini juga melihat lokasi rencana pembangunan GOR Panjer. Semoga pembangunan GOR ini nantinya lancar dan bisa menghasilkan atlet berprestasi,” kata Menpora Amali.

Bracket Playoff dan Jadwal MSC 2021: EVOS Unggulan

SuaraPemerintah.id – Berikut bracket atau bagan untuk babak playoff dan jadwal lengkap Mobile Legends Southeast Asia Cup (MSC) 2021, yang berlangsung pada 11-13 Juni mendatang.

Indonesia mengirimkan dua wakil terbaik di MSC 2021, yaitu EVOS Legend sebagai juara MPL ID Season 7, dan Bigetron Alpha yang secara dramatis bisa menjadi runner-up.

Namun, EVOS Legend terlalu perkasa bagi tim lawan di MSC 2021, sehingga langsung menjadi pemuncak babak grup B. Padahal, tim Macan tampil tanpa Luminaire dan REKT.

Sementara Bigetron Alpha yang tampil tanpa Branz, awalnya terseok-seok di fase grup. Tim Robot takluk dari Blacklist International (Filipina) dan Impunity KH (Kamboja).

Namun, Bigetron Alpha memutuskan untuk memainkan Rippo dan mencadangkan Maxxx pada kesempatan terakhir. Hasilnya, skuat Merah Putih menang dari Resurgence SG.

Berkat kemenangan tersebut, Bigetron Alpha lolos babak playoff MSC 2021, meski harus berjuang dari babak lower bracket. Mereka harus berjuang keras jika ingin berjumpa dengan EVOS Legend di upper bracket.

Bigetron Alpha dijadwalkan akan bertemu tim eSports asal Malaysia, Todak, yang kerap menjadi rival bagi tim MLBB asal Indonesia. Apakah Kyy dkk. bisa meraih kemenangan?

Di lain pihak, EVOS Legend akan melawan Execration (Filipina). Jika menang, Antimage dkk. akan langsung melaju ke final upper bracket MLBB Southeast Asia Cup ini.

Live Streaming

Berikut bracket playoff dan jadwal turnamen MLBB Southeast Asia Cup (MSC) 2021 untuk Jumat (11/6/21):

12.00 WIB Bigetron RA vs Todak (MY) 14.00 WIB Impunity KH vs EVOS SG 16.00 WIB Resurgence MY vs Blacklist INT 18.00 WIB EVOS Legend vs Execration (PH)

KKP Optimis Dengan Kelembagaan Dapat Menciptakan Nelayan Tangguh

SuaraPemerintah.id Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap terus menggenjot pembentukan kelembagaan nelayan lewat kelompok usaha bersama maupun koperasi. Bukan tanpa alasan, KKP optimis dengan kelembagaan yang baik dan mapan dapat menciptakan nelayan yang tangguh, mandiri dan berdaya saing.

Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M. Zaini mengatakan penguatan dan pengembangan korporasi nelayan ini mampu mewujudkan kesejahteraan nelayan. Nelayan yang berdaya saing siap untuk berkompetisi mengembangkan usahanya dan menjadi pengaruh bagi nelayan yang lain.

“Ini adalah upaya KKP yang terus kita lakukan setiap tahunnya. Kita ketahui nelayan merupakan salah satu pelaku utama penting dalam pembangunan perikanan nasional. Kondisi dan permasalahan nelayan saat ini tidak hanya pada kemiskinan, namun juga tingkat pendidikan yang rendah,” jelasnya.

Pengembangan korporasi nelayan merupakan salah satu Major Project RPJMN 2020-2024 dalam kerangka pengembangan korporasi petani dan nelayan dengan target terbentuknya 350 korporasi petani dan nelayan di seluruh Indonesia. Konsep ini didorong agar kelembagaan nelayan memiliki bisnis proses yang terintegrasi dari hulu ke hilir dan manajemen yang modern, sehingga memiliki skala ekonomi yang efisien.

“Dengan terbentuknya kelembagaan dan korporasi nelayan yang mumpuni diharapkan dapat mempermudah nelayan dalam mengakses modal pembiayaan, memotong rantai pasok atau perdagangan ikan hasil tangkapan, meningkatkan akses nelayan terhadap teknologi dan informasi, dan meningkatkan nilai tambah nelayan itu sendiri,” terangnya.

Sementara itu Direktur Perizinan dan Kenelayanan Ridwan Mulyana menyampaikan telah menggelar temu koordinasi teknis penguatan kelembagaan nelayan yang berlangsung selama tiga hari, 7-9 Juni 2021 di Jakarta. Selain melibatkan unit kerja KKP, kegiatan ini melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi se-Indonesia, Dinas Perikanan Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten dan se-Provinsi DKI Jakarta.

“Kita bersinergi dengan berbagai pihak, peran serta pemerintah daerah ini membantu pemerintah pusat untuk mengidentifikasi kesiapan pelaksanaan pengembangan korporasi nelayan,” ungkapnya.

Data kelembagaan nelayan per 27 April 2021 sebanyak 14.137 kelompok usaha bersama (KUB) dan 3.091 Koperasi Nelayan/Perikanan. Data kelembagaan nelayan ini merupakan hasil sinkronisasi data pemerintah daerah, data usulan penerima bantuan pemerintah di Ditjen Perikanan Tangkap, data dari Puslatluh BRSDM KKP terkait KUB/Koperasi binaan penyuluh perikanan dan data koperasi nelayan dari aplikasi Kementerian Koperasi dan UKM.

“Ini akan terus kita mutakhirkan, sinkronisasi data perlu dilakukan untuk menghindari duplikasi data dan melihat keaktifan dari KUB/Koperasi serta untuk mendapatkan data yang tepat terkait KUB/Koperasi potensial untuk pengembangan korporasi nelayan,” imbuhnya.

Langkah ini dinilainya dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui berbagai program kegiatan KKP yang telah berjalan maupun kegiatan yang baru. Misalnya program bantuan sarana penangkapan ikan, premi asuransi nelayan dan fasilitasi jaminan hari tua nelayan, fasilitasi SeHAT nelayan, penguatan kelembagaan nelayan, akses pendanaan usaha dan diversifikasi usaha nelayan dan lainnya, pengembangan korporasi nelayan, penyediaan BBM untuk Nelayan, pembangunan infrastruktur perikanan tangkap, dan pengelolaan SDI yang maju dan berkelanjutan berbasis ruang, atau WPPNRI.

Ekonomi Digital Diprediksi Tumbuh Delapan Kali Lipat di Tahun 2030

SuaraPemerintah.id Ekonomi digital Indonesia diprediksi tumbuh hingga delapan kali lipat di tahun 2030. “Pertumbuhan ekonomi digitalnya itu sendiri akan tumbuh delapan kali lipat dari Rp632 triliun menjadi Rp4.531 triliun. E-commerce akan memerankan peran yang sangat besar, yaitu 34% atau setara dengan Rp1.900 triliun,” ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi saat memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Hilirisasi Ekonomi Digital yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (10/06) di Jakarta.

Mendag menambahkan, di tahun 2030 B2B (business-to-business) juga akan tumbuh dengan besaran 13% atau setara dengan Rp763 triliun, health-tech akan menjadi Rp471,6 triliun atau 8% dari pertumbuhan. Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia akan tumbuh dari Rp15.400 triliun menjadi Rp24.000 triliun pada tahun 2030.

“Indonesia akan mempunyai GDP besar lebih dari 55% daripada GDP digital ASEAN, jumlahnya kira-kira Rp323 triliun dan akan tumbuh menjadi Rp417 triliun pada tahun 2030,” imbuhnya seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet (Setkab).

Mendag mengungkapkan, masih terdapat banyak potensi yang terbuka untuk ekonomi digital. Dicontohkannya, meskipun ekonomi digital Indonesia berkontribusi sebanyak 4% terhadap PDB nasional tahun 2020, namun sektor industri makanan-minuman dengan nilai Rp3.669 triliun baru bisa terlayani oleh e-commerce dengan nilai Rp18 triliun.

Untuk mengoptimalkan potensi ekonomi digital tersebut, imbuhnya, terdapat terdapat sejumlah hal yang harus ditingkatkan, antara lain infrastruktur telekomunikasi serta perlindungan konsumen digital.

“Tenaga kerja/SDM kerja yang berketerampilan khusus di bidang teknologi juga merupakan salah satu pilar dasar yang penting, ekosistem inovasi juga penting untuk menghidupkan digital ekonomi tersebut, juga pelayanan publik, ekonomi digital, dan tata kelola dan strategi digital yang baik,” paparnya.

Ia menekankan, terkait hilirisasi ekonomi digital, Indonesia juga harus dapat memanfaatkan perkembangan teknologi gelombang baru seperti teknologi 5G, IoT (internet of things), blockchain, artificial intelligence, dan cloud computing.

“Kita berharap ekonomi digital ini akan memperbaiki pertumbuhan Indonesia, paling tidak dalam sektor logistik dan industri. Kalau kita melihat bahwa target daripada sektor logistik kita yang akan tumbuh dari 23% ongkos pada hari ini menjadi 17%, dengan adanya digital ekonomi ini, perbaikan daripada logistiknya akan jauh lebih baik,” tandasnya.

Pentingnya Vaksinasi, Pekerja Pelabuhan Lakukan Vaksinasi Covid 19

SuaraPemerintah.id – Sejumlah pekerja di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang menerima penyuntikan dosis pertama vaksin Covid-19 yang dimulai Jumat (11/06). Sedikitnya 4.000 dosis vaksin disiapkan bagi para pekerja pelabuhan dan penyandang disabilitas di Kota Semarang.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang hadir pada proses vaksinasi menyebut vaksinasi bagi pekerja pelabuhan sangat penting mengingat tingginya aktivitas di pelabuhan. Mulai dari bongkar muat barang maupun lalu lintas pergerakan kapal. Presiden juga melihat dari dekat proses vaksinasi didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Hendar Prihadi dan Direktur Utama Pelindo III Boy Robyanto.

“Kita harapkan adanya percepatan vaksinasi ini bisa melindungi para petugas, para pelayan publik, para pekerja di Pelabuhan Tanjung Emas,” kata Jokowi.

Dengan percepatan vaksinasi Covid-19 diharapkan Indonesia mampu melalui pandemi yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Jokowi berharap kekebalan kelompok segera terbentuk sehingga penyebaran Covid-19 dapat dihambat dan dikendalikan.

CEO Pelindo III Regional Jawa Tengah Ali Sodikin mengatakan target peserta vaksinasi di Pelabuhan Tanjung Emas terdiri dari seluruh lapisan pekerja maupun asosiasi terkait. Mereka adalah tenaga kerja bongkar muat, petugas sapu jalan, petugas tally (pencatat aktivitas bongkar muat), penyandang disabilitas, dan asosiasi kepelabuhanan seperti INSA, Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat dan beberapa lainnya.

“Risiko penularan Covid-19 di pelabuhan cukup tinggi mengingat aktivitas di pelabuhan yang berkaitan dengan lalu lintas barang dan kapal dari dalam maupun luar negeri dan juga aktivitas penumpang antar pulau,” tambahnya.

Sebagai operator terminal pelabuhan, pihaknya berharap proses vaksinasi bagi pekerja pelabuhan dapat mendorong peningkatan aktivitas pelabuhan yang sempat terpengaruh oleh pandemi Covid-19.

Sasa Tepung Bumbu Bervitamin Pilihan No 1 Konsumen Indonesia

SuaraPemerintah.id – Di tengah pandemi corona dan masih terbatasnya jumlah vaksin, masyarakat Indonesia dituntut untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Tak ayal pilihan konsumsi dan asupan makanan sehat juga menjadi pillihan masyarakat demi menjaga kesehatan, termasuk pilihan bahan masakan seperti tepung bumbu bervitamin.

PT Sasa Inti sebagai perusahaan pioneer di bidang food seasoning selalu berusaha untuk selalu memberikan inovasi terbaik bagi masyarakat Indonesia. Berawal dari kehadiran Sasa Tepung Bumbu Bervitamin pada Januari 2021, sebuah inovasi dimana untuk pertama kalinya di Indonesia, fortifikasi atau penambahan vitamin dan mineral pada produk tepung bumbu, sebuah pilihan untuk mendapatkan opsi gorengan yang lebih sehat.

Euphoria masyarakat Indonesia terhadap produk Sasa Tepung Bumbu Bervitamin sangat positif. Ini terbukti dengan pencapaian dari hasil Nielsen Retail Audit April 2021 dimana Sasa Tepung Bumbu Bervitamin tercatat sebagai market leader di kategori tepung bumbu dan menjadi pilihan nomor 1 konsumen di Indonesia.

Pencapaian ini melengkapi deretan prestasi lainnya yang telah dicapai oleh Sasa Tepung Bumbu Bervitamin seperti penghargaan Tepung Bumbu Fortifikasi Pertama di Indonesia dari Trans n Co Indonesia.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat Indonesia yang telah memilih Sasa Tepung Bumbu Bervitamin sebagai pilihan no. 1 di Indonesia. Ini memberi kami inspirasi untuk selalu memberikan produk terbaik serta semakin berperan serta dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat,” terang Albert Dinata, Marketing Director CAR PT Sasa Inti.

Sasa Tepung Bumbu Bervitamin pada tahun ini menginisiasi gerakan 1 juta petisi Gerakan Indonesia Lebih Sehat dengan memberikan donasi sebesar Rp 200 juta kepada yayasan yang bergerak untuk mencegah stunting dan perbaikan gizi di Indonesia, yakni Rotary Club. Bersama Rotary Club, Sasa Tepung Bumbu Bervitamin menggelar program kampanye Ayo Cegah Stunting di Indonesia, program pelatihan konselor yang bekerjasama dengan instasi lokal seperti Posyandu serta PAUD untuk lebih dekat menyentuh masyarakat Indonesia.

Gagalkan Pencurian BBM, Pertamina Ganjar Polair Polri Penghargaan

SuaraPemerintah.id – PT Pertamina Patra Niaga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Tim Polair Kabarhakam yang berhasil menggagalkan upaya tindak pencurian bahan bakar minyak (BBM) di Fuel Terminal (FT) Tuban, Maret Silam.

Kesigapan ini berhasil menghentikan modus operandi pencurian BBM sebagai bentuk kejahatan yang berdampak pada kerugian negara.

Kesigapan Tim Polair Kabarhakam Polri di tunjukkan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pelaku tindak pencurian BBM yang terjadi di Fuel Terminal Tuban pada hari Minggu (14/3) yang lalu, pukul 00.30 WIB.

Tersangka pelaku tindak pencurian 2 orang sudah diamankan oleh Polair dan 4 orang lainnya masih dalam tahap pencarian.

Pada OTT tersebut, pihak tim Polair menyita barang bukti berupa kapal MT Putra Harapan yang digunakan untuk menampung BBM jenis Solar sebanyak 21.517 liter, 1 unit katrol untuk pipa atau selang hose single point mooring (SPM), mulut pipa buatan yang berfungsi untuk menyambungkan selang dari MT Putra Harapan ke ujung pipa hose SPM, 2 unit selang pipa spiral ukuran 6 inch sepanjang 10 meter, dan 2 unit handphone.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Putut Andriatno mengatakan pengungkapan kasus tersebut setidaknya telah menyelamatkan asset milik negara dari tindak pidana pencurian, sehingga dari keseluruhan total barang bukti sebanyak 21.517 liter BBM jenis solar dapat diselamatkan.

“Dengan kejadian ini, Tim Polair Kabarhakam Polri yang dipimpin oleh Direktur Polair Kabarhakam Brigjen Pol Mohammad Yassin telah menyelamatkan potensi kerugian negara sebanyak 400 ribu liter solar bersubsidi di dalam SPM tersebut yang saat itu tidak berhasil seluruhnya di dapatkan oleh pelaku,” katanya.

Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) itu menilai hal ini menunjukkan peran penting Polair Baharkam Polri sebagai salah satu stakeholder utama Pertamina dalam melaksanakan tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, dan menegakan hukum di perairan serta pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Polair Kabarhakam Brigjen Pol Mohammad Yassin dan Pjs. Kasubdit Gatkum (Penegakan Hukum) Kombes Pol Yuldi Yusman mengemukakan modus kegiatan pencurian tersebut sudah direncanakan sebelumnya.

Tim Polair Polri mengakui telah mengikuti gerak gerik kegiatan para tersangka selama kurang lebih 2 bulan, dan akhirnya dapat dilakukan OTT dan menggagalkan potensi kerugian pada negara.

Menurut Putut, adanya kejadian ini saat itu tidak mengganggu distribusi BBM di wilayah layanan FT Tuban dan kegiatan operasional tetap dapat berjalan normal. Pertamina juga menjamin akan tetap berkomitmen penuh menyalurkan energi bagi masyarakat.

“Ke depannya kami juga berharap peran aktif instansi dan masyarakat untuk turut serta mendukung operasional pelayanan Pertamina dengan cara menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135, jika menemukan indikasi penyimpangan BBM/LPGdilapangan,” kata Putut.

Cegah Korupsi, Pemko Medan Terapkan Sistem Digitalisasi

SuaraPemerintah.id – Pemko Medan terus berupaya menutup peluang korupsi di lingkungan Pemko Medan, salah satunya dengan menerapkan sistem digitalisasi di berbagai sektor yang dianggap rawan terjadinya tindakan korupsi.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM ketika menjadi narasumber dalam acara bimtek  & kolaborasi pembinaan peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi yang digelar Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Kota Medan, di gedung GMKI Medan, Jalan Iskandar Muda, Kec. Medan Petisah, Kamis (10/6).

Dalam acara tersebut juga turut hadir narasumber lainya yaitu K. Kusdwidtanto S selaku Direktur Pembina Peran Serta Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dihadapan para mahasiswa yang hadir, Wali Kota Medan mengatakan tindakan korupsi merupakan penyakit mental yang sejak lama sudah terjadi sehingga apabila terus dibiarkan maka akan memberikan efek yang sangat bahaya. Karena itulah Pemko Medan terus berupaya agar tindakan korupsi ini tidak terjadi dengan cara menerapkan digitalisasi di lingkungan Pemko Medan sehingga peluang untuk melakukan korupsi tertutup.

“Ini menjadi sebuah penyakit mental yang kalau tidak bisa diubah dari sekarang bisa memberikan efek yang sangat bahaya. Kami dari Pemko Medan terus berupaya menutup lubang tindak pidana korupsi sekecil apapun. Salah satunya dengan mengubah sistem digitalisasi. Saya yakin sistem baru ini secara perlahan akan merubah mental korupsi, karena dengan sistem digitalisasi akan memperkecil peluang untuk korupsi.”kata Wali Kota Medan yang hadir didampingi Kepala Kesbangpol Kota Medan, Sulaiman Harahap, Plt Inspektur Kota Medan, Laksamana Putra dan Camat Medan Petisah, M. Agha Novrian.

Selain untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi, penerapan digitalisasi di kota Medan ini juga semakin mempercepat pelayanan dan mencegah terjadinya kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu digitalisasi yang sudah diterapkan di kota Medan ialah pembayaran parkir kendaraan.

“Meskipun baru beberapa ruas jalan saja yang kita terapkan digitalisasi untuk pembayaran parkir tetapi hasilnya sudah memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan PAD Kota Medan, sistem ini tidak hanya memudahkan masyarakat tetapi juga mencegah terjadinya kebocoran PAD.”ujarnya.

Disamping itu juga, lanjut Wali Kota Medan lagi, penerapan sistem digitalisasi juga telah dilakukan dalam hal pengadaan barang dan jasa serta proyek. Dengan sistem ini maka pimpinan OPD tidak perlu lagi bertemu secara langsung dengan penyedia barang dan jasa ataupun kontraktor yang mengerjakan proyek.

“Dengan sistem digitalisasi yang ada saat ini pimpinan OPD tidak perlu lagi bertemu langsung dengan kontraktor, ini menutup terjadinya korupsi.”lanjutnya.

Meskipun sistem digitalisasi ini mulai diterapkan di lingkungan Pemko Medan, namun Wali Kota Medan tetap mengharapkan dukungan dan kolaborasi bersama dengan masyarakat. Artinya masyarakat juga harus ikut memantau kinerja dari Pemko Medan.

“Kota Medan milik kita semua, karenanya masyarakat harus ikut serta memantau Pemko Medan, apabila pekerjaan kami sudah keluar dari integritas ataupun keluar dari yang telah kami canangkan maka saya berharap masyarakat mau mengingatkanya.”harap Wali Kota Medan.

Bank Dunia Setujui Pendanaan 5,6 T Rupiah Reformasi Sektor Keuangan Indonesia

Bank Dunia Setujui Pendanaan 5,6 T Rupiah Reformasi Sektor Keuangan Indonesia

SuaraPemerintah.id – Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar Rp5,6 triliun yang akan dimanfaatkan untuk mendukung reformasi pemerintah Indonesia guna memperdalam, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat, ketahanan sektor keuangan. Pendanaan untuk kebijakan pembangunan yang baru ini akan mendukung berbagai reformasi di sektor keuangan.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen di Jakarta, Jumat, 11 Juni 2021. Pihaknya mengatakan pendanaan baru ini dirancang untuk membantu Indonesia dalam mengatasi kerentanan di sektor keuangan yang diperparah oleh pandemi COVID-19.

“Pendanaan ini melengkapi berbagai upaya pemerintah untuk melindungi sektor keuangan dan perekonomian secara keseluruhan dari dampak-dampak yang ditimbulkan oleh krisis COVID-19,” katanya.

Ia menjelaskan pendanaan untuk kebijakan pembangunan yang baru ini akan mendukung berbagai reformasi di sektor keuangan melalui tiga pendekatan utama.

Pertama, pendanaan bertujuan untuk memperdalam sektor keuangan dengan memperluas akses kepada layanan keuangan, termasuk oleh generasi muda dan perempuan, memperluas cakupan produk-produk keuangan, dan memberikan insentif untuk simpanan jangka panjang.

“Berbagai upaya tersebut akan mengurangi kerentanan Indonesia terhadap arus keluar portofolio asing,” kata Kahkonen.

Kedua, pinjaman ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya di sektor keuangan dengan memperkuat kerangka kepailitan dan hak-hak kreditor, melindungi konsumen dan data pribadi, serta membangun sistem pembayaran yang lebih efisien dan cepat dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Hal ini akan membantu pembayaran bantuan sosial yang berskala besar kepada masyarakat rentan selama berlangsungnya krisis,” tambah dia.

Ketiga, mendorong kemampuan sektor keuangan bertahan dari guncangan dengan memperkuat kerangka resolusi untuk menghindari berbagai gangguan terhadap kegiatan keuangan jika terjadi kegagalan bank, meningkatkan efektifitas pengawasan sektor keuangan serta menerapkan praktik keuangan yang berkelanjutan.

“Dengan menjadikan layanan keuangan lebih transparan, dapat diandalkan, dan berorientasi kepada teknologi, maka simpanan dapat disalurkan kepada investasi-investasi yang paling produktif secara lebih hemat, lebih cepat, dan lebih aman,” katanya.

Dengan demikian, menurut dia, pendanaan untuk memperkuat sektor keuangan ini dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk berinvestasi demi masa depan dan untuk melindungi diri dari berbagai guncangan yang tidak diharapkan.

Saat ini pandemi COVID-19 telah menyebabkan resesi di Indonesia, serta berpotensi memberikan dampak terhadap turunnya kinerja sektor keuangan, fiskal, dan sosial secara berkepanjangan.

Sementara itu, sistem perbankan yang selama ini didukung modal yang cukup dengan keuntungan tinggi, dan kurang mendalamnya pasar keuangan Indonesia, telah meningkatkan kerentanan negara ini terhadap guncangan dari luar.

Terkait kondisi tersebut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan wabah COVID-19 telah menjadikan berbagai reformasi struktural dalam mengatasi kerentanan sektor keuangan mendesak untuk segera dilakukan.

“Indonesia berkomitmen untuk memperkuat sektor keuangan karena perannya yang sangat penting dalam menjaga pertumbuhan Indonesia dan mengurangi kemiskinan, terutama selama tahap pemulihan COVID-19,” katanya. (red/pen)