Beranda blog Halaman 4574

Destinasi Wisata Keluarga Tanah Tingal di Tangerang

Destinasi Wisata Keluarga Tanah Tingal di Tangerang

SuaraPemerintah.id – Tanah Tingal yang berlokasi di Desa Baru, Jombang, Ciputat ini bisa jadi pilihan untuk kegiatan berlibur di dalam kota. Sambil memperkenalkan alam pada anak-anak, mereka juga bisa belajar untuk kreatif dan bersosialisasi dengan alam sekitar lingkungannya.

Daya tarik Rumah Tingal adalah mulai dari galeri foto hingga berkubang dengan lumpur. Suasana hutan, rumah dengan etnik Jawa, kolam renang, lapangan luas, kebun anggrek, danau untuk bermain kano, kawasan berair yang mirip rawa, kebun sayur, dan sebidang sawah dapat dilihat di sini.

Untuk memasuki areal seluas 10 hektar ini, dibuat selayaknya jalan di desa yang berbatu atau kerikil. Jalan ini juga menjadi trek bagi pengunjung untuk bersepeda dan jogging. Pepohonan tinggi, rindang, dan kicauan burung.

Untuk permainan seperti memanen padi di sawah, belajar berkebun bunga Anggrek, flying fox, bermain kayak (canoing), panjat dinding, meniti jembatan tali dan pamper pole juga hanya bisa dilakukan bila datang bersama rombongan, minimal 50 orang.  Semua kegiatan ini sudah memenuhi standar keamanan internasional serta bisa diikuti segala usia.

Tamu rombongan bisa belajar membuat dan melukis keramik dan kegiatan pengamatan burung di pagi hari (minimal 20 orang) Lokasi yang bisa digunakan untuk mengamati burung ini bisa dimulai dari pintu gerbang hingga di bagian belakang Tanah Tingal. Untuk bisa menyaksikan beberapa kegiatan burung di alam terbuka tersebut, pengelola menjadikan sebagai kegiatan bird watching (pengamatan burung).

Tanah Tingal membatasi kegiatan ini hanya bisa dilakukan pada jam 05.30 – 07.00, waktu ini tepat karena burung baru keluar dari sarang untuk mencari makan.

 

Membangun Budaya Digital, Surveyor Indonesia Luncurkan SyNC

Membangun Budaya Digital, Surveyor Indonesia Luncurkan SyNC

SuaraPemerintah.idPT Surveyor Indonesia (Persero) meluncurkan Surveyor Indonesia Net Culture atau SyNC sebagai komitmen perusahaan untuk membangun budaya digital dalam setiap aspek perusahaan, termasuk proses bisnis, pengembangan talenta, dan inovasi-inovasi layanan dalam bidang TIC.

Turut hadir dalam kegiatan peluncuran virtual ini adalah Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN, Alex Denni, Komisaris Utama Surveyor Indonesia, Iman Pambagyo, Komisaris Independen Surveyor Indonesia, Paulus Prananto, Direktur Utama Surveyor Indonesia, Dian M. Noer, beserta Jajaran Direksi PT Surveyor Indonesia dan Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia, Rudiyanto.

Surveyor Indonesia Net Culture atau SyNC merupakan komitmen perusahaan yang bertujuan untuk membangun budaya digital. Komitmen ini sebagai langkah percepatan transformasi digital sehingga perusahaan dapat membentuk budaya kerja dan proses bisnis yang saling tersinkronasi secara digital, meminimalisasi gap komunikasi, dan mempersingkat proses koordinasi.

Ke depannya, budaya kerja baru ini diharapkan mampu menjadi inkubasi bagi inovasi-inovasi layanan baru, khususnya di bidang TestingInspectionCertification (TIC). Dalam sambutannya, Deputi Bidang Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN, Alex Denni mengatakan bahwa pentingnya pelaku bisnis bidang TIC untuk menyegerakan transformasi digital dan menyatakan dukungannya terhadap inisiatif yanf dilakukan oleh Surveyor Indonesia melalui SyNC.

Digital transformation di TIC itu memang perlu diakselerasi agar kita tetap relevan dengan perkembangan era karena nanti banyak peran-peran tradisional dalam TIC yang dapat tergantikan dengan teknologi, seperti surveyor lapangan misalnya yang mulai bisa dilakukan secara remote,” kata Alex, Selasa (12/1/2021).

“Maka kami dari Kementerian BUMN akan selalu suportif pada upaya-upaya transformasi digital atau dalam hal ini menggunakan istilah yang sangat bagus, yaitu sinkronisasi dan semangat pengembangan budaya digital di Surveyor Indonesia,” kata Alex.

Senada dengan Alex, Komisaris Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Iman Pambagyo, mengatakan perlunya perusahaan bergerak aktif dan tidak hanya menjadi penonton perkembangan zaman. “Transformasi digital adalah sebuah keniscayaan yang harus dijadikan pedoman bagi pelaku industri untuk aktif mengadopsi unsur-unsur digital dalam tempo yang singkat,” kata Iman, Selasa, (12/1/2021).

“SyNC adalah implementasi budaya digital yang dilakukan Surveyor Indonesia dalam menjawab tantangan gelombang digitalisasi global,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Surveyor Indonesia, Dian M. Noer, menuturkan harapannya agar transformasi digital tidak hanya menjadi jargon, tetapi benar-benar diimplementasikan sebagai bagian dari budaya perusahaan.

“Karena sekarang di Indonesia sendiri industri TIC masih terus berkembang, pengimplementasian transformasi digital sebagai bagian dari budaya kerja akan mendorong perusahaan tidak hanya untuk mengejar inovasi, tetapi dapat menjadi yang terdepan mengembangkan inovasi,” kata Dian Noer, Selasa (12/1/2021).

“Saya juga mengapresiasi inisiatif dan kreativitas dari milenial Surveyor Indonesia yang berada di belakang SyNC. Semoga ini menjadi titik awal pengembangan talenta muda perusahaan,” tuturnya.

Selain peluncuran SyNC, dalam kegiatan ini juga sekaligus diluncurkan aplikasi khusus pegawai Surveyor Indonesia “HC in SyNC” yang bertujuan untuk menjadi wadah sekaligus sarana koordinasi antarpegawai, akses informasi dan peraturan perusahaan, e-learning center dan secara umum sebagai langkah awal dalam membangun budaya digital sesuai dengan semangat industri 4.0 di lingkungan perusahaan.

 

Penyaluran BST di Jepara Tahap 10 Ditargetkan Rampung Rabu Ini

Penyaluran BST di Jepara Tahap 10 Ditargetkan Rampung Rabu Ini

SuaraPemerintah.idBantuan sosial tunai (BST) 2021 bagi warga Kabupaten Jepara terdampak pandemi Covid-19, sudah mulai disalurkan kantor pos, sejak Sabtu (9/1/2021).

Kepala Kantor Pos Jepara Ali Ghozi Purnomo mengatakan, BST yang disalurkan merupakan tahap 10, atau pertama pada 2021. Program dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI ini disalurkan lewat 14 kantor pos yang ada di Kota Ukir.

“Penyaluran BST melalui kantor pos, kami laksanakan secara komunitas, di antaranya adalah di Kantor Pos yang ada di kecamatan,” ujarnya saat acara penyerahan secara simbolis di kantornya, Selasa (12/1/2021).

Untuk wilayah kerja Kantor Pos Jepara, lanjutnya, BST tersebut disalurkan kepada 9.960 keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran perdana awal tahun ini ditargetkan tuntas pada Rabu (13/1/2021) mendatang.

Disampaikan, kepada mereka yang sehat bisa datang secara langsung pada waktu yang telah dijadwalkan. Sedangkan penyaluran kepada mereka yang berhalangan, semisal lanjut usia, disabilitas, dan tengah sakit, dilakukan dengan mendatangi KPM.

“Sisa-sisanya nanti kita koordinasi dengan Dinas Sosial untuk melakukan percepatan,” tutur Ghozi.

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan, pandemi Covid-19 tidak hanya menjadi masalah kesehatan. Tetapi juga berimbas pada sektor sosial dan ekonomi. Karenanya, dia berpesan untuk memanfaatkan bantuan yang diterima dengan baik.

“Pemerintah yang sudah memikirkan rakyatnya seperti ini, mari sama-sama didukung. Dukungannya itu yang diterima dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan patuhi terus protokol kesehatan,” ujar bupati.

Rencana Bangun Shrimp Estate di Aceh Timur, KKP dan Pemda Dorong Budidaya Tambak Perikanan

Rencana Bangun Shrimp Estate di Aceh Timur

SuaraPemerintah.idKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama pemerintah daerah berencana membangun shrimp estate di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Rencana ini disampaikan dalam pertemuan antara Menteri Sakti Wahyu Trenggono dengan Bupati Aceh Timur Hasballah Bin H.M Thaib di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Selasa (12/01/2021).

“Kalau ada lahan fresh kita bangun shrimp estate. Itu yang nantinya jadi model industri,” ujar Menteri Trenggono dalam keterangan resmi KKP di Jakarta.

Menteri Trenggono mengusulkan shrimp estate dibangun di lahan seluas 5.000 sampai 10.000 haktare. Teknologi yang diterapkan bisa berupa tambak intensif maupun super-intensif agar hasil panennya maksimal yakni lebih dari 40 ton per haktare per siklus.

Aceh Timur termasuk kawasan potensial sebab kondisi air dan lahannya sangat cocok untuk pengembangan tambak udang. Namun dia menegaskan, pembangunan shrimp estate harus melalui perencanaan bisnis dan kajian yang matang agar nilai ekonomi yang dihasilkan tinggi dan lingkungan sekitar tetap lestari.

Shrimp estate harus ditata bagus, produksinya sampai proses kemasannya. Jangan sampai mencemari lingkungan. Kondisi air harus diperhatikan, termasuk pemberian pakan dan kotorannya jangan malah meracuni lingkungan dan udang itu sendiri. Kalau model ini berhasil, tinggal ditiru oleh daerah lain,” tegasnya.

Menteri Trenggono meminta pembangunan shrimp estate di Aceh Timur segera direalisasikan. Sebab ini akan menjadi trigger pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat sekitar Aceh, menambah pendapatan pemda dan negara.

Shrimp estate di Aceh Timur ini akan jadi bagian dari pembangunan 200 ribu hektare tambak budidaya udang yang ditargetkan Menteri Trenggono. “Kalau bisa tahun 2022 kita sudah panen perdana. Target saya Indonesia jadi produsen udang terbesar di dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur Hasballah Bin H.M Thaib menyepakati usulan Menteri Trenggono untuk berkolaborasi membangun shrimp estate di daerahnya. Usulan pembangunan shrimp estate sejalan dengan program pembangunan 10.000 haktare klaster tambak udang vaname yang digagas pemda. Lahannya pun sudah tersedia.

“Program shrimp estate 10.000 hektare ini sangat sejalan dengan program klaster, dimana klaster-klaster ini akan menjadi 1 dalam 1 kawasan shrimp estate. Jadi 10 haktare untuk program klaster merupakan bagian dari shrimp estate,” ujar Bupati Hasballah.

Menurutnya, shrimp estate nantinya sekaligus menjadi model usaha yang dapat ditiru masyarakat yang selama ini mengelola tambak secara konvensional. Luasan tambak di Aceh Timur mencapai 18.697 haktare dengan hasil produksi 13.508 ton/tahun. Dengan adanya shrimp estate, Hasballah optimis daerahnya bisa menjadi sentra produksi perikanan budidaya.

“Kami akan bekerja secara cepat, membentuk tim percepatan dalam pelaksanaan kegiatan karena sangat bagus untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Akan banyak tenaga terserap dan perputaran ekonomi akan lancar, secara otomatis ekonomi daerah akan meningkat,” pungkasnya.

Amirul Insan Bangun Sekolah Filial Bagi Anak Putus Sekolah

SuaraPemerintah.id – Mendapatkan pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Namun, pada kenyataannya masih ada anak-anak yang belum terpenuhi hak pendidikannya dikarenakan berbagai faktor. Di Kota Palembang, banyak kasus anak putus sekolah, serta anak usia sekolah berstatus narapidana penghuni Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Palembang yang tidak mendapat akses pendidikan.

Keterbatasan informasi tentang layanan pendidikan, tidak adanya biaya untuk mengakses pendidikan, minimnya dukungan keluarga, dan pengaruh negatif lingkungan menjadi persoalan yang dihadapi mereka. Memiliki latar belakang sebagai penggiat sosial, Amirul Insan mengambil andil dalam menyelesaikan permasalahan tersebut dengan menggerakkan program akselerasi pengentasan anak putus sekolah di Kota Palembang melalui inovasi Sekolah Filial.

“Saya bersama tim mencoba untuk mengambil peran sebagai penggerak program akselerasi pengentasan anak putus sekolah,” ujar Amirul, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian, di Dinas Pendidikan Kota Palembang.

Banyak yang menyebut Amirul Insan sebagai Bapak Filial. Bukan tanpa sebab, sebutan tersebut melekat karena dedikasinya sebagai penggerak program akselerasi pengentasan anak sekolah di Kota Palembang melalui inovasi Sekolah Filial. Keberadaan Sekolah Filial di Kota Palembang sudah sangat popular dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sekolah Filial merupakan sekolah kelas jauh yang diberikan kepada anak-anak yang memiliki permasalahan khusus. Sistem pembelajaran dan administrasi pendidikan menginduk ke sekolah negeri sehingga mereka akan menyelesaikan pendidikan sebagai alumni dari sekolah induknya.

Sekolah Filial tersebut terdiri dari dua inovasi. Pertama, SELFI atau Sekolah Filial/Layanan Pendidikan Formal bagi Narapidana Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas I Palembang. Kedua, POLTABES atau Program Layanan Tak Boleh Berhenti Sekolah melalui Sekolah Filial bagi Anak Jalanan dan Anak Putus Sekolah Kota Palembang.

Kedua inovasi tersebut merupakan inisiasi dari Dinas Pendidikan Kota Palembang. Amirul menjelaskan terdapat enam langkah yang dilakukannya dalam menggerakan program akselerasi pengentasan anak putus sekolah. Langkah pertama yaitu membentuk dan memperkuat tim agar tim tersebut mampu bekerja secara maksimal.

Kedua, melakukan pemetaan kasus anak putus sekolah. Langkah selanjutnya yakni melakukan penjangkauan dimana dilakukan penjemputan bagi anak putus sekolah. “Proses penjemputan anak-anak tersebut agar mereka mau dan mampu kembali kesekolah,”ungkap Amirul.

Lebih lanjut dijelaskan, langkah yang keempat yakni melakukan pendataan yang merupakan upaya untuk mengetahui dokumen riwayat kependidikan anak tersebut. Langkah selanjutnya yaitu mendaftarkan kembali anak-anak untuk bersekolah. Dan langkah terakhir, melakukan pendampingan agar mereka dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik.

Inovasi SELFI juga masuk dalam berbagai kompetisi nasional maupun internasional. Diantaranya masuk TOP 45 dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

 

Selain itu, SELFI juga terpilih menjadi salah satu inovasi yang dikirim dalam ajang kompetisi United Nation Public Service Award (UNPSA) tahun 2020 dan tahun 2021. Juga masuk 10 inovasi yang menjadi bahan Studi Kasus Unggulan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang disampaikan dalam laporan Tren Global Tahun 2020.

Saat ini SELFI di LPKA Klas I Palembang telah memberi dampak nyata, baik pada Anak Binaan yang telah dapat menyelesaikan sekolah, melanjutkan ke perguruan tinggi, mengisi berbagai lapangan pekerjaan baik perusahaan pemerintah maupun swasta, menjadi aparatur sipil negara (ASN), dan ustaz. Sehingga mereka menjadi figur baru ditengah-tengah masyarakat.

Sementara itu, dampak positif dari inovasi POLTABES yakni mampu menurunkan angka putus sekolah di Kota Palembang secara signifikan, dimana pada tahun 2018 berjumlah 1.278 kasus menurun menjadi 491 kasus pada tahun 2019. Inovasi ini juga berhasil masuk kedalam TOP 45 pada KIPP 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan Amirul adalah sosok yang aktif dalam pengembangan inovasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Ia berharap, pengorbanan Amirul tersebut dapat menginsipirasi bagi yang lain. “Semoga dedikasi beliau menjadi insiprasi bagi PNS yang lain,” tuturnya.

Kerja keras yang dilakukan Amirul dalam memperjuangkan pendidikan, membawanya pada ajang Anugerah ASN 2020 dan terpilih menjadi Top 10 nomine PNS Inspiratif yang diadakan oleh Kementerian PANRB beberapa waktu lalu. Ia berharap inovasi SELFI dan POLTABES mampu menjawab persoalan-persoalan anak putus sekolah di Kota Palembang.

“Inovasi ini telah memberi harapan baru, saat ini mereka dapat menikmati pendidikan yang layak dan berkualitas. Dengan komitmen dan semangat bersama tim, kami terus berjuang mengantarkan anak-anak tersebut agar dapat kembali bersekolah,” pungkas Amirul.

Berhasil Temukan Kotak Hitam FDR Pesawat Sriwijaya Air SJ182, Menhub Sampaikan 3 Instruksi Presiden 

Berhasil Temukan Kotak Hitam FDR Pesawat Sriwijaya Air SJ182

SuaraPemerintah.id – Tim Gabungan berhasil menemukan Kotak Hitam (Black Box) Flight Data Recorder (FDR) dari Pesawat Sriwijaya SJ182 pada Selasa Sore (12/1) sekitar pukul 14.00 WIB di sekitar Perairan Kepulauan Seribu.

Penemuan Kotak Hitam tersebut secara resmi disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, Kepala Basarnas Bagus Puruhito, dan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono di Posko JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Selasa Sore (12/1) sekitar Pukul 17.30 WIB.

Selanjutnya FDR diserahkan secara resmi oleh Panglima TNI kepada Kepala Basarnas, dan selanjutnya akan diserahkan oleh Ketua KNKT untuk dilakukan investigasi lebih lanjut.

“Seperti diketahui bahwa FDR Pesawat Sriwijaya SJ182 berhasil ditemukan hari ini. Kami sampaikan terima kasih kepada Tim Gabungan dari TNI, PORI, Basarnas, KNKT, dan stakeholder terkait lainnya yang telah bekerja secara apik. Kami harapkan kolaborasi pencarian dapat tetap berjalan baik, karena CVR masih harus ditemukan, begitupula dengan jenazah korban dan beberapa potongan pesawat yang harus ditemukan,” jelas Menhub.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub menyampaikan 3 (tiga) instruksi Presiden yaitu : Pertama, penanganan musibah harus cepat yaitu black box, jenazah korban, dan potongan pesawat harus segera diangkat. Kedua, santunan dan asuransi bagi keluarga korban (ahli waris) harus segera diberikan sesuai ketentuan yang berlaku. Ketiga, penyebab kecelakaan harus segera ditemukan dan menjadi pembelajaran bagi industri penerbangan nasional agar tidak terulang kembali kejadian yang sama.

“Terima kasih kepada Presiden yang begitu intens menghubungi kami sehingga kami mendapatkan dukungan moral dan kinerja menjadi lebih baik. Kami mengharapkan kolaborasi Tim Gabungan dapat terus berjalan dengan baik sampai semuanya ditemukan,” ungkap Menhub.

Sementara itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, mendapatkan informasi dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) bahwa pada sore ini telah ditemukan FDR pada pukul 14.00 WIB. Selanjutnya, Tim Penyelam masih akan terus mencari bagian lain dari Black Box yaitu Cockpit Voice Recorder (CVR), jenazah korban, dan potongan bagian pesawat.

“Operasi pencarian belum selesai, kita terus akan lakukan pencarian baik jenazah, maupun bagian pesawat lainnya dalam rangka melengkapi data yang diperlukan DVI Polri dan KNKT. Dengan kerja yang profesional dan dengan didukung alat yang mumpuni, bagian lainnya akan segera dapat kita temukan,” ungkap Hadi.

Kepala Basarnas Bagus Puruhito mengatakan, pada hari ini telah ditemukan kembali 24 kantong jenazah dan 1 kantong berisi partikel dari pesawat. Kedepannya, kami akan terus meminta dukungan dari TNI, POLRI, dan instansi terkait lainnya agar pencarian dapat tetap berjalan lancar dan dituntaskan dengan baik.

Sementara, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan, dengan ditemukannya FDR, maka KNKT dapat segera melakukan pembacaan data yang akan memakan waktu 2-5 hari.

“Semoga dapat segera mengungkap apa yang menjadi penyebab kecelakaan dari pesawat ini dan menjadi pembelajaran agar kejadian ini tidak terulang lagi kedepannya. Karena tujuan investigasi dari KNKT adalah untuk meningkatkan keselamatan,” ungkap Soerjanto.

Penyerahan FDR kepada KNKT turut disaksikan juga oleh Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo dan Dirut Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena.

GPMB Sumut Fokus Tingkatkan Minat Baca

GPMB Sumut Fokus Tingkatkan Minat Baca

SuaraPemerintah.id – Rapat perdana di 2021, Pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Sumatera Utara (Sumut) fokus menghasilkan program kerja yang dapat mendongkrak minat baca masyarakat. Karena minat baca yang tinggi menjadikan minat belajar juga tinggi dan akan mempunyai pengetahun yang luas.

Hal itu disampaikan Ketua GPMB Sumut Nawal Edy Rahmayadi saat membuka sekaligus memimpin rapat kerja pengurus daerah GPMB Sumut yang berlangsung di Dinas Perpustakaan dan Arsip, Jalan Brigjend Katamso Nomor 45 Medan, Selasa (12/1).

“Rapat kerja hari ini kita fokus untuk menghasilkan program kerja yang bisa meningkatkan minat baca di Sumut. Rendahnya minat baca saat ini menjadi tugas kita bersama untuk dapat meningkatkan peringkat kita. Saat ini kita (Sumut) pada peringkat 18 di antara provinsi lainnya. Aceh dan NTB di atas, kita di mana sebelumnya kita yang di atas,” ujar Nawal Edy Rahmayadi.

Hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut Harlen Purba, Wakil Ketua GPMB Sumut Azhari Marzuki Nasution, Sekretaris GPMB Sumut Dwi Endah Purwanti, serta pengurus daerah GPMB Sumut lainnya.

Nawal mengakui, menurunnya minat baca juga akibat dampak dari pandemi Covid-19, di mana pembatasan aktivitas sosial, hingga kurangnya kunjungan ke perpustakaan dan sebagainya untuk membaca buku. “Meski begitu, kita jangan terus larut dengan situasi ini. Kita harus terus bergerak dan meningkatkan minat baca masyarakat dengan program kerja kita nantinya,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Sumut Harlen Purba mengatakan, variable kegemaran membaca itu yakni diukur dengan lamannya membaca buku, serta berapa buku satu hari yang dibaca oleh masyarakat.

“Durasinya itu yakni minimal 45 menit membaca buku dan dua buku perhari. Inilah upaya kita untuk meningkatkan minat baca khususnya pada anak sekolah dan masyarakat sesuai kemampaun waktu yang mereka miliki,” ucap Harlen Purba.

Pada rapat ini, Harlen juga mengusulkan agar melibatkan pihak swasta serta unsur lainnya. Karena menurutnya, upaya meningkatkan minat baca masyarakat ini adalah urusan bersama dan tidak hanya urusan pemerintah saja.

Dukung Vaksinasi, Bio Farma Sediakan Cold Room Berkapasitas 80 Juta Vaksin

Dukung Vaksinasi, Bio Farma Sediakan Cold Room Berkapasitas 80 Juta Vaksin

SuaraPemerintah.id – PT Bio Farma (Persero) siap untuk mendukung program vaksinasi pemerintah. Kesiapan ini terlihat dari penyediaan fasilitas cold room yang berkapasitas untuk 80 juta vaksin.

Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir juga memastikan kesiapan fasilitas produksi vaksin Covid-19 dari Sinovac. Pihaknya sudah menyiapkan dua fasilitas produksi dengan kapasitas 250 juta dosis dalam setahun.

Adapun satu fasiltas produksi Bio Farma yaitu Gedung Satu sudah mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) pada akhir tahun 2020 lalu.

Adapun gedung dua saat ini sedang proses sertifikasi CPOB dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kemarin kita juga dapatkan izin darurat dan sertifikat halal dari MUI. Insya Allah isu besar soal izin dan kehalalan vaksin ini sudah diselesaikan, sekarang kita masih butuh komunikasi ke masyarakat lebih luas karena vaksin ini bukan berarti orang yang divaksin aman infeksi virus tetapi juga kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” terang Honesti dalam Rapat Kerja (Raker) Kementerian Kesehatan, BPOM dan Bio Farma dengan Komisi IX DPR RI pada Selasa (12/1).

Selain itu, Bio Farma juga sudah menyiapkan storage atau penyimpanan khusus. Dimana untuk urusan penyimpanan vaksin memerlukan perlakuan khusus untuk menjaga mutu, yaitu dengan suhu 2 hingga 8 derajat celcius.

“Kita memiliki sekitar ada 10 cold room. Untuk vaksin Covid ini kita sudah siapkan empat cold room dengan masing-masing kapasitas 8 juta lebih vial, satu vial itu ada sekitar 10 dosis jadi ada 80 juta dosis di 10 cold room ini,” kata Honesti.

Bio Farma memastikan cold room yang dimiliki masih mampu menampung kapasitas lebih sebagai penyimpanan vaksin yang terstandarisasi. Selain itu, Honesti menambahkan, monitoring penyimpanan vaksin di fasilitas produksi Bio Farma sudah dilengkapi dengan teknologi.

Dimana monitoring penyimpanan dapat dipantau dari manapun dan kapanpun secara mobile.

Ini agar memastikan tidak ada kejadian luar biasa, misal perubahan suhu yang menyebabkan vaksin tidak sesuai dengan standar,” jelasnya.

Kemudian dari sisi distribusi vaksin sendiri Bio Farma sudah mendesain suatu aplikasi yang bersifat  end-to-end mulai dari proses produksi sampai nanti distribusi vaksin covid-19.

Kami menyiapkan satu command center di Bandung dimana semua orang bisa melihat proses bagaimana produksi dari vaksin ini, proses distribusinya vaksinasinya bisa kita pastikan bahwa masyarakat akan mendapatkan vaksin yang berkualitas. Kita membuat suatu sistem yang menghindari terjadinya pemalsuan sehingga memang masyarakat dapat mendapatkan vaksin yang sesuai dengan rekomendasi dari Badan POM,” ungkapnya.

Bio Farma juga membentuk contact center yang disiapkan dalam berbagai platform.

Pun demikian dengan proses distribusi vaksin dapat dimonitoring mulai dari tempat produksi di Bio Farma, hingga memastikan mobil pengangkut melewati rute mana dan stabilitas suhu seperti apa saat proses distribusi.

Kalau dia berhenti, berhenti di mana, sampai nanti ke titik serah dengan Dinas Kesehatan Provinsi. Kita bisa pastikan bahwa semua sudah di monitor tidak hanya jumlahnya tetapi juga dari stabilitas suhunya. Ini akan kita kembangkan terus. Dimana kita bisa lihat end to end dan auditable semua orang bisa lihat apakah proses yang kita lakukan clear melalui proses yang terukur,” jelasnya.

Total sudah ada satu juta lebih dosis vaksin yang dikirimkan ke 34 provinsi. Bio Farma juga sudah menyiapkan backup dari penyimpanan yang akan melibatkan Kimia Farma dan Indofarma Provinsi untuk membantu seandainya terdapat kekurangan kapasitas storage yang dimiliki Dinas Kesehatan Provinsi.

Hari ini Honesti menambahkan, sudah datang bulk vaksin Sinovac sejumlah 15 juta dosis. Adapun bulk vaksin tersebut langsung dibawa ke Bio Farma Bandung untuk dilakukan proses produksi.

“Mulai produksi pertama tanggal 14 Januari 2021 ini, diharapkan ini akan bergulir terus karena kemampuan kami sudah siapkan kapasitas produksi 1 tahun itu untuk vaksin covid 250 juta dosis per tahun. Akan kita mulai didistribusikan Februari untuk dukung program vaksinasi yang sudah dicanangkan pemerintah,” ujarnya.

Menristek : Kolaborasi Riset dan Inovasi Kunci Penanganan Covid-19

SuaraPemerintah.id – Saat pandemi Covid-19 kolaborasi dalam riset dan inovasi menjadi kunci dalam penanganan virus korona.  Pemerintah memang sudah menggunakan Konsorsium Riset dan Inovasi Penanganan COVID-19 sebagai sarana kolaborasi kepakaran yang mengoptimalkan pemanfaatan ilmu pengetahuan.

Dengan adanya konsorsium, Indonesia semakin mudah melakukan evaluasi untuk mempersiapkan bekal dalam menghadapi tantangan lain yang tidak terduga (emerging issue).

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan, riset dan inovasi akan terus punya peranan besar di masa depan, khususnya pada pemulihan pasca pandemi.

Oleh karenanya, kolaborasi untuk menghasilkan penelitian hingga memastikan manfaatnya sampai ke masyarakat sangat dibutuhkan.

Upaya ini dilakukan dengan mengawinkan seluruh peran para aktor seperti pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, balitbangjirap swasta dan pemerintah, dunia industri, hingga organisasi masyarakat sipil (OMS).

Saya ingin kembali lagi pada konsep triple helix sebagai dasar membangun ekosistem riset dan inovasi di Indonesia. Bagaimanapun dalam ekosistem riset dan inovasi perlu terjadi transformasi, dari dominasi peran negara, baik secara sumber daya dan anggaran, ke dominasi peran dunia usaha secara bertahap. Kalau triple helix antara pemerintah, peneliti, dan dunia usaha tidak bisa dibangun dengan baik, menurut saya sangat mustahil kita bisa melahirkan ekosistem riset dan inovasi yang kuat. Jadi, kuncinya dari situ,” kata Bambang dalam acara Diskusi Kebijakan: Kolaborasi Kepakaran dan Riset Dasar untuk Lompatan Inovasi, Selasa (12/1) yang diselenggarakan oleh Knowledge Sector Initiative dan Katadata.

Salah satu contohnya adalah produksi alat tes Covid-19 yang dibuat oleh industri dalam negeri. Padahal, ketika awal pandemi, alat tes Covid-19 masih diimpor.

Ini menjadi contoh bahwa di masa pandemi, peneliti sudah bisa berkolaborasi dengan dunia usaha yang selama ini lebih memrioritaskan keuntungan dan juga dengan bantuan dari pemerintah.

Proses kolaborasi berdasarkan kepakaran ini juga akan memudahkan penanganan emerging issue karena dapat diselesaikan dalam waktu cepat.

“Keterwakilan ragam dari perspektif yaitu kepakaran dan pemangku kepentingan itu menjadi sangat penting sekali,”  ungkap Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan LIPI, Ibu Tri Nuke Pudjiastuti.

Hal lain yang masih perlu diperbaiki ialah kolaborasi dengan daerah. Sebab masih ada balitbangjirap di daerah yang diisi oleh bukan peneliti. Hal ini disebabkan cara kerja yang masih seperti birokrat.

Imbasnya membuat balitbangjirap sulit untuk menghasilkan riset berkualitas tinggi dan memiliki kepakaran sehingga sering kali hasil penelitiannya tidak dipakai oleh pemangku kebijakan.

Di sini, peran pemerintah harusnya pada fasilitasi transformasi sosial, budaya dan ekonomi di daerah. Karena, centre of excellence itu mustinya terjadi di daerah. Yang kedua, selain fasilitasi adalah penguatan suatu rantai nilai dalam kerangka ekonomi (circular economy) dengan berdasarkan kaidah pembangunan berkelanjutan. Nanti kami elaborasi itu,” kata Direktur Tata Ruang, dan Penanganan Bencana Bappenas, Bapak Sumedi Andono Mulyo.

Lebih lanjut, perguruan tinggi berperan besar untuk membantu memperkuat kualitas riset dan inovasi di daerah.

Terlepas dari belum banyak lembaga penelitian pemerintah atau nonpemerintah yang memiliki kepakaran kuat pada suatu bidang, perguruan tinggi di Tanah Air diyakini memiliki bibit-bibit kepakaran isu strategis.

Aplikasi PJB Access, Bikin Pembangkit Kompetitif Saat Pandemi

SuaraPemerintah.id – Anak usaha PT PLN (Persero) yaitu PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) terus berevolusi berkawan dengan digital. Terbaru, ialah meluncurkan aplikasi PJB Access. Aplikasi ini dibuat untuk memudahkan mitra PJB dalam berbisnis pembangkit listrik hingga layanan pelatihan.

Plt Direktur Utama PJB Sugiyanto menjelaskan, dalam aplikasi ini ada enam layanan yang disediakan PJB Access. Pertama, PJB iCORE yang berisi sistem Advanced Analytics menggunakan IoT, Machine Learning, big data (Data Operasi, Maintenance, Engineering) menjadi suatu sistem Artificial Intelligence.

“Tujuannya, untuk meningkatkan performance pembangkit secara realtime agar menjadi pembangkit yang kompetitif,” kata Sugiyanto dalam peluncuran PJB Access secara virtual, Selasa (12/1).

Kedua, PJB EAM atau Enterprise Asset Management. Ketiga, PJB Maintenance, Review, and Overhaul (MRO) sebagai layanan prima untuk menjaga keandalan mesin di pembangkit PLTU dan non pembangkit PLTU lainnya.

Keempat, PJB Strategic Partnership yang merupakan kanal untuk kerja sama PJB dengan produsen listrik swasta (IPP). Kelima, PJB Green Energy yang menyediakan layanan bisnis energi hijau seperti PLTS Terapung Cirata, co-firing batu bara, dan solar panel atap bagi industri.

“Keenam, PJB Learn. PJB punya academy yang memberikan pelatihan intensif dan eksklusif dalam bentuk bundling tentang bisnis pembangkit,” ujarnya.

Direktur Pengembangan dan Niaga PJB Iwan Purwana mengatakan, PJB Access sudah bisa diakses per hari ini di web service dan smartphone.

Dia mengatakan, PJB Access sebagai upaya PJB untuk mentransformasi bisnis secara digital, apalagi di masa pandemi tidak bisa kerja sama dilakukan leluasa dengan tatap muka.

Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo yang hadir dalam peluncuran ini mengatakan, PJB Access merupakan upaya transformasi digital di PLN Group yang berorientasi pada layanan ke konsumen.

Sebelumnya, PLN juga meluncurkan PLN New Mobile yang juga mengedepankan eksperimen pelanggan dalam menggunakan layanan PLN dengan cepat. PJB Access pun terintegrasi dengan PLN New Mobile.

“Jadi dengan PLN New Mobile ini kita bongkar, sederhanakan, proses yang sulit dan kurang puas diubah jadi proses yang sangat efektif, cepat, dan mudah. Saya bangga hari ini PJB tidak mau kalah,” ujar Darmawan.

Hingga 2020, PJB tercatat mengelola pembangkit listrik dengan total kapasitas mencapai 20.941 megawatt (MW). Rinciannya, pembangkit milik PJB saat ini mencapai 7.055 megawatt di 8 lokasi. Sedangkan keikutsertaan PJB di proyek listrik swasta (IPP) sebanyak 5.470 MW di 6 lokasi.

Lalu Jasa Pembangunan Pembangkit Baru (EPC) 210 MW di 8 lokasi dan Jasa Operasi & Pemeliharaan Pembangkit (O&M) 6.177,6 MW.