Beranda blog Halaman 4603

Liburan Lebih Hemat, BNI Adakan Promo Jelang Natal dan Tahun Baru

Liburan Lebih Hemat, BNI Adakan Promo Jelang Natal dan Tahun Baru

SuaraPemerintah.id – Merayakan Hari Raya Natal 2020 dan menyambut pergantian Tahun Baru 2021 dengan penuh semangat dan harapan bersama keluarga tercinta dan orang – orang terdekat akan menjadi lebih mengesankan dengan BNI. Pasalnya, BNI menyiapkan beragam promo menarik yang dapat membuat liburan menjadi lebih hemat dan menarik.

Terdapat diskon hingga 25% atau Bonus Produk untuk pembelian Hampers, bersantap bersama keluarga di restoran favorit, belanja kebutuhan sehari-hari serta diskon hingga Rp 1.212.000 untuk paket liburan dan tiket pesawat. Tersedia juga diskon hingga Rp 1 juta untuk wishlist produk keren di e-commerce dan juga harga spesial untuk Kartu TapCash BNI. Dapatkan Cashback atau Gift Voucher hingga Rp 200 ribu untuk belanja fashion and home living.

BNI juga memberikan program Bebas Angsuran Pokok hingga 1 tahun dengan BNI Fleksi dan hingga 2 tahun dengan BNI Griya. Kemudian bagi yang membuka BNI Tabungan Digital melalui BNI Mobile Banking maka akan berkesempatan mendapatkan diskon belanja online hingga Rp 75.000 atau bonus saldo e-wallet hingga Rp 25.000.

Bagi nasabah yang sering melakukan top up e-Wallet (GoPay dan OVO) di BNI Mobile Banking, dapatkan cashback 70% untuk transaksi terpilih. Beragam promo tersebut dapat diketahui secara lebih detail dengan mengklik laman .

Akhir tahun ini juga menjadi momentum yang tepat untuk membuka Kartu Kredit dari BNI, karena tinggal ajukan secara online lalu dapatkan promo-promo menarik BNI-nya. Proses pengajuan Kartu Kredit BNI dapat dilakukan melalui link ini: https://bit.ly/e-formBNI, dan dapatkan E-Voucher Rp 500 ribu untuk pengajuan hingga 31 Desember 2020.

“Demi keamanan transaksi selama berlibur, mohon perhatikan langkah – langkah ini: jangan pernah memberitahukan data Kartu Kredit Anda kepada pihak manapun termasuk pihak yang mengatasnamakan BNI. Karena BNI tidak pernah meminta data Kartu Kredit baik OTP, Nomor CVV, apalagi PIN dengan alasan apapun. Cek selalu link ini https://bit.ly/amankkbni, untuk mendapatkan info terkini mengenai keamanan transaksi,” ujar Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies di Jakarta, Rabu (23 Desember 2020).

Selain itu, bagi nasabah yang terbiasa menggunakan Kartu Debit, ini adalah saat yang tepat untuk meningkatkan terus transaksi Kartu Debit BNI, karena ada Bonus hingga 10.000 BNI POIN+ menanti. Namun, bagi yang belum memiliki Kartu Debit BNI, saat inilah waktu yang tepat membuka tabungan BNI di BNI Mobile Banking.

“Liburan dengan nyaman dan aman bersama BNI Let’s Go #SAVACATION dan jangan lupa untuk patuhi protokol kesehatan dimana pun kamu berada”, ujar Corina.

Rangkaian promo dari BNI ini menjadi satu kesatuan dalam dukungan BNI dalam pelaksanaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) pada kegiatan Festival Diskon Nasional (FDN) yang digelar 16-31 Desember 2020.

Langkah awal untuk mendapatkan semua manfaat diatas adalah dengan mengunduh aplikasi BNI Mobile Banking. Aplikasi BNI Mobile Banking tersedia di Play Store (Android) dan App Store (iOS). Download sekarang, klik bit.ly/2NN6Uso untuk pengguna Android atau klik apple.co/2pfBh1i untuk pengguna iOS.

Ini Program Kerja Enam Menteri Baru Kabinet Indonesia Maju

Enam Menteri Baru Kabinet Indonesia Maju

SuaraPemerintah.id – Presiden Joko Widodo telah secara resmi melantik enam figur baru menteri Kabinet Indonesia Maju pada Rabu pagi, 23 Desember 2020. Selepas pelantikan, keenam menteri memaparkan program kerja yang akan mereka lakukan dalam waktu dekat kepada publik.

Yaqut Cholil Qoumas, yang dilantik sebagai Menteri Agama, menjelaskan bahwa program kerja kementerian yang dipimpinnya akan berlandaskan pada semangat bahwa agama merupakan inspirasi, bukan aspirasi. Semangat tersebut nantinya dapat dirinci ke dalam banyak kegiatan seperti bagaimana cara berhubungan antarumat beragama, hubungan interumat beragama, bahkan juga soal pandemi Covid-19.

“Kita lihat nanti pasti akan ada terobosan-terobosan Kementerian Agama,” ucapnya.

Kemudian, Budi Gunadi Sadikin, yang dilantik sebagai Menteri Kesehatan, memaparkan bahwa ia beserta jajaran di kementeriannya akan berupaya keras menangani masalah Covid-19 ini dengan secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya agar semua murid bisa kembali ke sekolah dengan segera, agar semua pengusaha UMKM bisa segera kembali membuka tokonya, agar semua keluarga kita bisa segera kembali bersilaturahmi, dan agar seluruh rakyat Indonesia bisa kembali hidup secara normal selayaknya sebelum pandemi.

“Untuk itu kami sangat membutuhkan dukungan dari seluruh komponen bangsa baik itu asosiasi kedokteran, pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, kota madya, serta seluruh teman-teman. Masalah ini adalah masalah yang sangat besar yang tidak mungkin kami harus lakukan sendiri. Kami harus lakukan secara inklusif, bergotong royong, dan bersama-sama,” tuturnya.

Sementara itu, Tri Rismaharini, yang dalam kesempatan tersebut dipercaya sebagai Menteri Sosial mengemukakan bahwa dalam waktu dekat ini kementeriannya akan segera merealisasikan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi pada triwulan keempat tahun ini dan awal tahun mendatang.

Tak hanya itu, bantuan-bantuan tersebut kini juga diarahkan untuk dapat memberdayakan dan berimplikasi atau memiliki dampak langsung yang terukur bagi masyarakat. Sejumlah mekanisme tentu harus dikembangkan dan dihadirkan oleh kementeriannya.

“Kami tidak bisa sendiri tentunya. Kami akan gandeng gubernur, kepala daerah, utamanya adalah perguruan tinggi setempat yang mengetahui persis bagaimana permasalahan-permasalahan di daerahnya,” kata Risma.

Muhammad Lutfi, yang dilantik sebagai Menteri Perdagangan setelah sebelumnya dipercaya sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat mengatakan bahwa saat ini perekonomian berada pada titik terlemah. Untuk itu, sesuai dengan tugas kementeriannya, pihaknya hendak memastikan bahwa produk-produk Indonesia memiliki kesempatan untuk berkompetisi dan dapat diekspor di pasar dunia.

“Ini adalah bagian dari perbaikan ekonomi nasional dan berharap bisa menjadi daya ungkit baru untuk tumbuhnya pertumbuhan ekonomi yang sehat,” ujarnya.

Di sektor kelautan, Indonesia merupakan negara dengan sumber daya laut yang begitu melimpah. Apabila dikelola dengan baik, maka dapat memberikan manfaat yang besar bagi bangsa dan negara.

Untuk itu, Sakti Wahyu Trenggono yang kali ini dipercaya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan berkomitmen untuk memastikan keberlangsungan ekosistem laut Indonesia agar dapat berjalan baik dan tidak rusak. Namun, di sisi lain, potensi kelautan nasional juga harus dapat memberikan kesejahteraan yang besar bagi bangsa.

“Saya akan belanja masalah untuk mengevaluasi semua. Mana yang baik akan kita lanjutkan, yang tidak baik akan kita hentikan,” ucapnya.

Terakhir, Sandiaga Salahuddin Uno, yang dilantik Presiden sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memiliki tiga gagasan utama untuk membangkitkan pariwisata nasional setelah sebelumnya terpuruk akibat pandemi. Ketiganya ialah inovasi, adaptasi, dan kolaborasi.

“Di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kami akan berjuang untuk mempertahankan dan mengembangkan pemberdayaan agar kita bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan mempertahankan tingkat pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Sandi.

Untuk diketahui, keenam anggota baru Kabinet Indonesia Maju tersebut dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 133/P Tahun 2020 tentang Pengisian dan Penggantian Beberapa Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024. Setelah pelantikan ini mereka akan bersegera untuk menjalankan amanah Presiden dan Wakil Presiden untuk dapat menjalankan tugas masing-masing dengan baik dan membantu pemulihan negara dari dampak pandemi Covid-19.

Genjot Ekspor Produk Indonesia, Kemendag Gelar Webinar Layanan Business Matching Dengan Finlandia

Genjot Ekspor Produk Indonesia, Kemendag Gelar Webinar Layanan Business Matching Dengan Finlandia

SuaraPemerintah.idKementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional menggelar seminar web (webinar) “Layanan Business Matching dengan pelaku Usaha Finlandia”. Acara yang diikuti lebih dari 100 pelaku Indonesia ini berlangsung pada hari Selasa (22/12).

“Dalam situasi pandemi Covid-19, Kementerian Perdagangan terus melakukan berbagai cara di tengah pembatasan sosial untuk menggenjot ekspor dengan menggunakan pemanfaatan teknologi. Salah satunya, melalui penyelenggaraan webinar penjajakan kesepakatan dagang dan kerja sama antara para pelaku usaha Indonesia dan Finlandia,” jelas Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan di tempat terpisah.

Kasan menyampaikan, potensi ekspor ke Finlandia bagi produk-produk Indonesia masih terbuka lebar. Indonesia menempati peringkat ke-39 sebagai negara asal impor Finlandia. Nilai ekspor Indonesia ke Finlandia periode Januari─Oktober 2020 mencapai USD 50,79 juta.

Lima produk ekspor utama Indonesia ke Finlandia yaitu produk karet, alas kaki, buah kaleng, perlengkapan meja dan dapur, serta mesin cetak, copy, dan faks.

Dalam acara ini, Kementerian Perdagangan menggandeng Findolainen Business Hub Ltd. yang merupakan badan pelaksana (company spotter/implementing agency) dari Finnpartnership yaitu sebuah program kemitraan bisnis di bawah Kementerian Luar Negeri Finlandia.

Program tersebut bertujuan memberikan dampak ekonomi melalui promosi perdagangan antara Finlandia dan negara berkembang.

“Melalui Layanan Business Matching ini, perusahaan dan para pelaku bisnis Indonesia dapat
mencari mitra bisnis di Finlandia. Para pelaku usaha yang tertarik mengikuti kegiatan ini dapat mengirimkan formulir aplikasinya lengkap dengan salinan dokumen pendukung,” jelas Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan.

Jika memenuhi syarat, lanjut Marolop, maka perusahaan akan dimasukkan dalam basis data Matchmaking Service, Finnpartnership. “Apabila terdapat mitra bisnis dari Finlandia yang berminat bekerja sama, selanjutnya akan diatur pertemuannya. Dalam sebulan, kuota perusahaan yang dapat difasilitasi melalui layanan ini sangat terbatas. Oleh karena itu, pemilihan perusahaan dilakukan dengan selektif,” tuturnya.

Marolop menjelaskan, bagi Indonesia, pasar Finlandia memiliki potensi ekspor yang masih belum dioptimalkan (untapped export potential). Sebagai contoh, produk kopi. Berdasarkan data International Trade Center (ITC), pada periode tahun 2015–2019, ekspor kopi Indonesia ke Finlandia baru sebesar USD 764 ribu. Sedangkan potensi ekspor kopi Indonesia di pasar Finlandia mencapai USD 17,6 juta di tahun 2024.

Managing Director Findolainen Business Hub Ltd, Dea Viinikainen juga menambahkan, di pasar Finlandia, yang menjadi faktor utama konsumen membeli suatu produk adalah kualitasnya. Kepatuhan terhadap standar Eropa menjadi jaminan kualitas.

Menurutnya, seperti negara-negara Eropa lainnya, Finlandia juga merupakan pasar yang menaruh perhatian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Produk yang sederhana, praktis dengan kemasan minimal, dan menghargai lingkungan (berkelanjutan) semakin banyak dikonsumsi oleh masyarakat.

Marolop menegaskan, di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Perdagangan akan terus
mengupayakan pengembangan ekspor. “Untuk itu, layanan kemitraan bisnis yang disediakan Trade Promotion Office negara lain perlu dimanfaatkan sebaik mungkin,” tandasnya.

Selain itu, Kementerian Perdagangan sedang berupaya menyelesaikan perundingan IndonesiaEuropean Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). “Melalui perjanjian dagang ini, diharapkan Indonesia dapat memperluas akses pasar dan investasi dengan Uni Eropa di masa mendatang.

Untuk dapat masuk pasar ini, pelaku usaha Indonesia perlu mempersiapkan
diri, salah satunya dengan menyesuaikan kualitas produk yang dimiliki sesuai dengan tren, selera, dan standar pasar Eropa,” tutup Marolop.

Tingkatkan Pelayanan Publik, Kemenkumham-RWI Diseminasikan SIMAS HAM dan WHV

Tingkatkan Pelayanan Publik, Kemenkumham-RWI Diseminasikan SIMAS HAM dan WHV

Tingkatkan Pelayanan, KAI Tambah 4 Stasiun Layani Rapid Test Antigen Selama Nataru

Tingkatkan Pelayanan, KAI Tambah 4 Stasiun Layani Rapid Test Antigen Selama Nataru

SuaraPemerintah.id – Per 22 Desember 2020, KAI menambah 4 stasiun yang menyediakan layanan Rapid Test Antigen sehingga total menjadi 13 Stasiun. Adapun ke-4 stasiun tersebut ialah Bandung, Cirebon, Purwokerto dan Solo Balapan. Untuk mendapatkan layanan ini pelanggan cukup membayar Rp105.000.

“Penambahan stasiun yang melayani rapid test antigen ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan yang kami berikan bagi pelanggan dalam rangka menerapkan protokol kesehatan pada perjalanan kereta api di masa Libur Natal dan Tahun Baru 2021,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Saat ini layanan Rapid Test Antigen telah tersedia di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Cirebon, Cirebon Prujakan, Semarang tawang, Tegal, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Surabaya Gubeng, dan Surabaya Pasarturi. Jumlah tersebut akan terus ditambah menyesuaikan dengan animo masyarakat.

“Pada hari pertama dibukanya layanan ini, Senin (21/12), KAI melayani lebih dari 2 ribu peserta Rapid Test Antigen di Stasiun,” ujar Joni

Sesuai SE Kemenhub No 23 Tahun 2020, Pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa keberangkatan 22 Desember s.d 8 Januari 2021 diharuskan  menunjukkan surat keterangan hasil Rapid Test Antigen Negatif yang berlaku selambat-lambatnya 3 hari sebelum tanggal keberangkatan (H-3).

“Selain itu pelanggan juga dapat menggunakan Swab Test PCR Negatif paling lambat 14 Hari sebelum keberangkatan (H-14),” tambah Joni.

Layanan Rapid Test Antigen di Stasiun ini merupakan alternatif yang KAI hadirkan untuk kemudahan calon pelanggan yang akan naik Kereta Api. Selain di stasiun, calon pelanggan juga bisa menggunakan hasil Rapid Tes Antigen dari Rumah Sakit atau Klinik yang terpercaya.

Pelanggan yang berhak melakukan Rapid Test Antigen di stasiun diharuskan menunjukkan kartu identitas dan tiket atau kode booking yang sudah dibayarkan. Untuk mencegah keterlambatan, masyarakat disarankan untuk melakukan Rapid Test Antigen satu hari sebelum tanggal keberangkatan.

Untuk info selengkapnya terkait layanan Rapid Test Antigen di stasiun, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2-111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Sampai dengan 21 Desember 2020, KAI telah memberangkatkan 131 ribu penumpang KA Jarak Jauh untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2021. Adapun yang menjadi rute favorit adalah Jakarta menuju Yogyakarta dan Surabaya.

KAI mematuhi dan mendukung sepenuhnya aturan yang ditetapkan oleh pemerintah terkait syarat perjalanan orang di angkutan kereta api pada masa Libur Natal dan Tahun Baru 2021 dalam rangka memutus penyebaran Covid-19.

Joni menegaskan, KAI akan memastikan bahwa yang dapat naik KA adalah yang dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan pemerintah. KAI juga akan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin saat di stasiun dan selama dalam perjalanan.

“Hal ini bertujuan untuk menjadikan Kereta Api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan sehat sampai di tujuan,” tutup Joni.

Siapkan Modal, KKP Ajak Generasi Muda Jadi Pengusaha

KKP Ajak Generasi Muda Jadi Pengusaha

SuaraPemerintah.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Komjen Antam Novambar mengajak generasi muda untuk menjadi Pengusaha. Tidak hanya bercita-cita menjadi karyawan atau pegawai pemerintah.

“Tunjukkan bahwa generasi muda itu tidak hanya melulu bercita-cita jadi PNS, jadi polisi jadi tentara, tapi jadilah pengusaha,” jelas Antam saat memberikan sambutan pada acara “Panen Udang Wirausaha Baru Binaan Kementerian Kelautan dan Perikanan” di lokasi tambak kawasan Jatikontal, Purwodadi, Purwerejo, Jawa Tengah, Selasa (22/12).

Tambak udang yang dipanen merupakan milik pengusaha muda lulusan Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Jakarta, Kevin Ginting. Dia bersama tiga rekan seangkatannya sejak 2017 lalu merintis usaha tambak udang dengan mengikuti program Wirausaha Muda atau New Entrepreneur yang digagas Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP).

Berbekal dana patungan senilai Rp150 juta Kevin dkk berhasil memiliki dua tambak udang di tahun pertama usahanya. Setahun kemudian Kevin pun sukses memperluas lahan tambaknya hingga menjadi 20 kolam pada tahun ini, setelah mendapat bantuan modal senilai Rp600 juta dari LPMUKP.

Antam menjelaskan, KKP melalui Badan Riset dan Sumber daya Manusia (BRSDM) selalu mendidik mahasiswa perikanan untuk menjadi SDM terampil. KKP juga tidak ingin hanya mencetak mereka sebagai calon karyawan, namun berkomitmen untuk menciptakan wirausaha baru. “Maka Kevin dan kawan-kawan telah menjadi pionir,” puji Antam.

Dia juga tak henti-hentinya mengajak kepada masyarakat luas untuk ikut memanfaatkan dana bergulir KKP melalui pinjaman lunak dari LPMUKP. “Pak Bupati Mohon tolong sampaikan ke masyarakat bahwa BLU ini terbuka assesmentnya dalam hal peminjaman. Kami kasih kemudahan. Masih ada uang kami Rp800 miliar, silakan diakses,” tegasnya.

Tak harus menjadi petambak udang. Kata Antam, sektor kelautan dan perikanan di Purworejo begitu luas. Mulai budidaya air tawar, seperti ikan nila, lele atau komoditas perikanan lainnya. Dan jika masyarakat membutuhkan modal, bisa mengajukan pinjaman dana berbulir dari KKP.

“Saya paling marah saat penyaluran kecil. Itu harus segera disalurkan. Saya merasa berprestasi bila uang ini segera habis. Mari manfaatkan seluruh lahan yang sekarang tidak produktif. Tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat. Masyarakat makin makmur negara akan aman,” tutup.

Direktur Utama BLU LPMUKP Syaref Syahrial mengatakan, pihaknya saat ini memiliki program New Entrepreneur yang dibiaya oleh LPMUKP. Program ini baru bergulir setahun lalu dan membiayai sedikitnya tujuh kelompok lulusan Politeknik AUP serta dua kelompok lulusan Fakultas Perikanan Universitas Padjadjaran.

“Ide dari program ini adalah lulusan sekolah perikanan atau fakultas perikanan dapat menciptakan lapangan pekerjaan supaya jangan melulu bergantung untuk menjadi pegawai negeri,” jelas Syarif. Tujuan intinya, kata dia, adalah untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dari usaha-usaha yang dilakukan para alumni perguruan tinggi perikanan ini.

“Kami juga menyalurkan pinjaman dana bergulir kepada pelaku usaha kelautan perikanan Kabupaten Purworejo sebanyak Rp2,47 miliar yang diserahkan hari ini,” ujarnya.

“Bapak Ibu pelaku usaha kami harapkan dapat berhasil mengembalikan pinjamannya, dapat mensejahterakan pelaku usaha itu sendiri dan dapat disalurkan lagi kepada pelaku usaha lain yang membutuhkan permodalan. seperti tagline LPMUKP solusi modal kelautan dan perikanan,” tutupnya.

Sambut Wisatawan, Jabar Siapkan 65 Ribu Rapid Test Antigen

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan menggelar pengetesan masif dengan rapid test antigen bagi wisawatan. Tujuannya untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) Jabar Uu Ruzhanul Ulum usai memimpin Rapat Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Mapolda Jabar, Selasa (22/12/2020). Dia menyebutkan, pengetesan akan dilakukan di pintu-pintu masuk menuju Jabar.

“Jelang libur Natal dan Tahun Baru, kami akan melakukan operasi di pintu masuk Jawa Barat, dan kami akan menyiapkan rapid test antigen,” Kata Uu.

“Kalau ada yang positif, kami akan kembalikan ke daerah asal,” katanya.

Untuk melangsungkan tes masif tersebut, Pemprov menurut Uu akan menyiapkan sebanyak 65.000 rapid test antigen.

Rinciannya, sebanyak 40.000 rapid test antigen berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara 25.000 sisanya berasal dari pengadaan Belanja Tak Terduga (BTT).

Uu pun mengimbau masyarakat dapat mempertimbangkan kembali urgensi kunjungan masing-masing ke Jabar.

Wisatawan yang kedapatan positif dalam tes masif akan diminta kembali pulang ke daerah asal.

Makanya daripada dikembalikan, mending enggak datang ke sini. Nanti di beberapa titik akan ditentukan teknisnya, apakah di tol. Karena kalau kedapatan positif akan kita suruh balik lagi,” ungkapnya.

Selain itu, Pemprov Jabar juga melarang perayaan Tahun Baru 2021 yang dapat menyebabkan kerumunan. Larangan tersebut berlaku untuk perayaan di dalam maupun luar ruangan.

Menteri LHK : Porsi Izin Usaha Rakyat Meningkat Jadi 18 Persen di 2020

Menteri LHK : Porsi Izin Usaha Rakyat Meningkat Jadi 18 Persen di 2020

SuaraPemerintah.id – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHKSiti Nurbaya Bakar mengklaim pemerintah berpihak kepada masyarakat terkait kepemilikan izin berusaha yang memenuhi persyaratan lingkungan.

Hal ini terbukti dari meningkatnya porsi izin berusaha dari kementerian ke masyarakat.

Siti mencatat konfigurasi izin berusaha yang memenuhi aspek lingkungan bagi masyarakat semula berada di kisaran 4 persen dari total izin yang diberikan pada 2019. Sisanya, 96 persen dipegang oleh swasta.

Namun, jumlahnya kini meningkat menjadi 18 persen per semester I 2020.

“Nanti komposisinya diharapkan 70:30 dan 2021 itu akan menjadi landmark usaha rakyat sekelas korporat, minimal dari sisi manajemennya,” kata Siti di acara Outlook Perekonomian Indonesia 2021 secara virtual, Selasa (22/12).

Siti memaparkan ada beberapa aspek izin berusaha yang akan diberikan setelah memenuhi beberapa kriteria lingkungan. Pertama, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Ini perlu dilihat strateginya apa, kalau sudah dapat bagaimana kebijakannya, rencananya, programnya apa disesuaikan,” ucapnya.

Kedua, pengaruhnya terhadap siklus kehidupan. Misalnya, apakah akan mengganggu rantai pasok atau tidak hingga dampaknya terhadap konflik di masyarakat.

“Secara riil yang dibutuhkan adalah lapangan kerja dengan produksi dan ekspor, tapi secara nyata, kita tetap ingin ketersediaan lahan, bagaimana persetujuan lahan, dan dampak terhadap konflik, dan sebagainya,” jelasnya.

Lebih lanjut, izin berusaha yang diberikan nanti juga boleh menggunakan lahan hutan. Misalnya, untuk pembangunan jalan hingga Hutan Tanaman Industri (HTI).

Ini bisa diubah peruntukannya, dilepas, atau dikelola saja oleh masyarakat,” imbuh Menteri LHK.

Siti turut menekankan aturan izin berusaha terkait lingkungan sejatinya tidak bermaksud menghambat tetapi memang harus diperhatikan secara detail. Terlebih, pemerintah akan memberikan kemudahan izin berusaha melalui implementasi Undang-undang Cipta Kerja.

Biasanya (izin lingkungan) dianggap sebagai penghambat, sekarang diproyeksikan mendukung,” tandasnya.

Super Tax Deduction, Upaya Kemendikbud Dorong DUDI Memajukan Pendidikan Vokasi

Super Tax Deduction, Upaya Kemendikbud Dorong DUDI Memajukan Pendidikan Vokasi

SuaraPemerintah.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) terus mengupayakan link and match antara pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Oleh karena itu, kebijakan insentif perpajakan super tax deduction bagi DUDI menjadi pendorong dalam memajukan pendidikan vokasi.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, kebijakan ini bertujuan untuk memperluas kesempatan pendidikan vokasi bekerja sama dengan lebih banyak industri untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

“Ini mendorong vokasi mendapat kesempatan lebih besar untuk mendapat mitra dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas dan kuantitas pembelajaran, serta kesempatan pemagangan,” tuturnya ketika memberi sambutan dalam Sesi “Menuju Indonesia Vocational Outlook 2021 secara virtual, Senin (21/12).

Lebih lanjut, Mendikbud berharap, langkah ini dapat membuka kesempatan bagi pendidikan vokasi untuk melakukan transformasi lebih optimal dalam meningkatkan kualitas lulusan vokasi secara berkesinambungan.

“Harapannya, langkah ini mendorong DUDI yang selama ini belum cukup terlibat untuk lebih terlibat dan berkontribusi kepada pendidikan vokasi,” imbuhnya pada acara yang menjadi bagian dari rangkaian Apresiasi Pendidikan Vokasi kepada DUDI tersebut.

Mendikbud kembali menegaskan, tujuan link and match adalah menyelaraskan pendidikan vokasi dengan DUDI.

“Kita ingin memperbesar peran DUDI terhadap pembelajaran dengan melibatkan pengajar dari kalangan DUDI. Pusat kurikulum dan pengajaran juga harus fokus pada industri, dan peran industri juga harus meningkat sebagai pemilik konten dari sekolah-sekolah vokasi kita,” jelas Mendikbud.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Suryo Utomo mengatakan, kebijakan insentif super tax deduction diterbitkan untuk mendorong DUDI mendukung link and match.

Ia menguraikan, Indonesia akan mendapat bonus demografi pada 2030. Kesempatan tersebut harus dimanfaatkan dengan menyiapkan calon pekerja untuk mengisi bonus demografi dengan baik.

“Kualitas anak-anak kita akan jadi kunci mengisi pasar tenaga kerja pada 2030. Kita harus meningkatkan kompetensi dan menjaga competitiveness anak-anak kita, maka harus ada keterkaitan dan kebersamaan antara pemerintah dan DUDI dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi,” kata Suryo Utomo melalui virtual.

Merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 128 Tahun 2019, jelas Suryo, Kementerian Keuangan telah membuat regulasi guna mendorong DUDI memanfaatkan super tax deduction dan mendukung persiapan tenaga kerja terampil dan kompeten sesuai kebutuhan DUDI.

Suryo Utomo menerangkan bahwa super tax deduction memberi kesempatan pada beberapa sektor industri untuk mengambil manfaat. “Insentifnya adalah sektor-sektor DUDI yang melaksanakan kegiatan vokasi, boleh membebankan biaya lebih dari 100% menjadi 200%.

Sederhananya, kalau DUDI mengeluarkan biaya Rp 100 juta untuk kegiatan sehari-hari mereka, mereka membebankan Rp 100 juta sebagai pengurang sebelum mereka membayar pajak,” kata Dirjen Suryo.

Suryo Utomo menjelaskan, ada tambahan biaya yang boleh dibebankan sesuai kriteria bagi DUDI yang melakukan kerja sama vokasi. Catatan Ditjen Pajak  ada 25 wajib pajak (WP) yang memanfaatkan skema ini yang berasal dari seluruh Indonesia, serta terdapat 157 Mitra Perjanjian Kerjasama (PKS) dan 175 PKS dengan 26.690 peserta. Hingga kini, terdapat sektor manufaktur, kesehatan, agribisnis, pariwisata, dan industri kreatif yang telah memanfaatkan kebijakan ini.

Pendidikan Vokasi, Tumpuan UKM Indonesia

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM), Teten Masduki menyadari pentingnya kolaborasi pendidikan vokasi dengan UKM. Ia mengungkapkan, struktur UKM dari waktu ke waktu tidak menunjukkan perubahan siginifikan. Ia membandingkan kondisi Indonesia yang kewirausahaannya masih di level 3,47%, sementara Singapura sudah hampir 9% dan Thailand serta Malaysia sudah mencapai 5%.

Prasyarat menjadi negara maju menurutnya adalah dengan menambah kewirausahaan. Kesenjangan yang terjadi, harus disikapi dengan pendidikan kewirausahaan. Diakui Menkop dan UKM, langkah nyata yang telah dilakukan pihaknya dengan Kemendikbud yang melibatkan pendidikan tinggi sebagai inkubator bisnis perlu diapresiasi. Pendirian start up berbasis teknologi di kampus adalah sebuah lompatan dalam mengembangkan prinsip kewirausahaan di Indonesia.

“Kemitraan dengan DUDI yang besar ini perlu dirumuskan lebih detil, karena banyak kemitraan yang bersifat aksi sosial, contohnya industri baja memberikan pelatihan yang tidak berkaitan dengan bagian rantai pasok (supply chain) industri itu. Misalnya, industri baja melatih pengrajin emping melinjo. Ini tidak ideal,” ujar Menteri Teten.

Kemitraan yang diinginkan adalah bagaimana UKM menjadi bagian dari rantai pasok industri besar, sehingga pelatihan-pelatihan yang dilakukan benar-benar dapat menjembatani proses transfer pengetahuan dan keterampilan, serta peningkatan kualitas produksi dan desain. Selain itu, produk-produk UKM juga harus diserap industri nasional. Tercatat, partisipasi UKM dalam rantai pasok industri besar baru 4,1%.

“Yang mendapat insentif pajak itu seharusnya memang program-program pengembangan vokasi yang terintegrasi dengan rantai pasok, karena UKM jika melihat pengalaman Korea Selatan, Jepang, dan Cina, mereka menjadi rantai pasok industri nasionalnya,” tutup Teten Masduki.

Upaya Nyata Kemendikbud dalam Melakukan Transformasi Pendidikan Vokasi

Dalam melakukan transformasi pendidikan vokasi, Kemendikbud melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) telah mewujudkan beberapa paket kebijakan, yakni

  1. kurikulum,
  2. project based learning,
  3. mendatangkan tiga guru tamu minimal 50 jam per semester per prodi,
  4. praktek kerja industri minimal satu semester,
  5. sertifikasi kompetensi bagi lulusan dan guru-guru,
  6. pengajar vokasi rutin dilatih oleh industri yang sesuai,
  7. riset terapan start from the end dan didasari kebutuhan riil,
  8. komitmen serapan lulusan oleh DUDI, dan
  9. beasiswa ikatan dinas dari DUDI untuk lulusan.

Untuk diketahui, pada 2020 telah dikembangkan 476 SMK Pusat Keunggulan (Center of Excellence) di 34 provinsi dengan total Rp1,2 triliun, dan ratusan program link and match lain. Berdasarkan data terakhir di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) terdapat 7845 bentuk kerja sama antara 2482 SMK dengan 3602 perusahaan.

Dirjen Diksi, Wikan Sakarinto mengatakan, investasi SDM yang unggul adalah persiapan terbaik menuju Indonesia masa depan. Oleh karena itu, sistem pendidikan kita harus mampu mewujudkan SDM unggul. Kemendikbud terus melakukan upaya memastikan agar link and match antara pendidikan dan pekerjaan dapat terjalin sebaik-baiknya.

Ia menambahkan, lulusan pendidikan vokasi harus kompeten dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Wikan menegaskan, Kemendikbud tidak menghendaki lahirnya lulusan yang tidak sesuai dengan kebutuhan DUDI.

Kurikulum harus agile dan adaptif terhadap perubahan dan diperkuat melalui internship. “Ada dua makna link and match. Pertama, kita start at the end, yaitu memulai dengan apa yang dibutuhkan DUDI. Kedua, ayo kita lakukan bersama-sama. Ke depannya, industri harus turut mendidik anak-anak kita,” imbau Dirjen Wikan sambil memberikan contoh yang mudah dipahami.

Kebutuhan DUDI yang terus diwujudkan Kemendikbud melalui Ditjen Vokasi berupa lulusan dengan karakter baik, inisiatif, terampil, menguasai bahasa asing, serta memiliki soft skills. Menurut Wikan, pihak DUDI mengaku meski hard skills dibutuhkan, namun melatih hard skills jauh lebih mudah dibandingkan mengasah karakter dan soft skills lulusan.

Diakhir sambutannya, Dirjen Diksi berharap filosofi pendidikan bukan sekadar muatan yang mengisi pikiran siswa dengan teori, tetapi juga turut menuntun anak-anak bangsa dengan gairah belajar yang menyenangkan, sehingga anak mampu mengembangkan diri secara mandiri dalam dunia dengan teknologi tanpa batas ini.

“Soft skills dan karakternya bagus tercermin dari lulusan yang punya sikap pembelajar mandiri sepanjang hayat,” pungkasnya.

Moorissa Tjokro, Perempuan Indonesia Dibalik Canggihnya Mobil Listrik Tesla

SuaraPemerintah.id – Sosok perempuan Indonesia bernama Moorissa Tjokro lagi ramai jadi bahan perbincangan lantaran kiprahnya pada dunia otomotif. Lulusan Georgia Institute of Technology dan Columbia University ini sekarang bekerja di perusahaan teknologi dan mobil listrik terkemuka, Tesla.

Profesinya di Tesla tidak sembarangan, dia bekerja sebagai Autopilot Software Engineer atau insinyur perangkat lunak autopilot di kantor pusat Tesla di San Francisco, California, Amerika Serikat (AS).

Jadi sebagai Autopilot Software Engineer yang kami lakukan mencakup seperti gimana sih mobil itu dapat melihat dan mendeteksi lingkungan sekitar. Kemudian bermanuver ke kanan dan kiri, evaluasi serta testing,” kata Moorissa mengutip VOA Indonesia, Selasa (22/12).

“Ini penting jadi bikin sistem seaman mungkin buat mobil Tesla. Jadi sebelum diluncurkan itu kami selalu testing untuk menghitung risiko-risiko agar semua aman,” sambung dia.

Bersama rekan satu timnya, Moorissa bilang selalu bekerja mengembangkan dan meningkatkan sistem kendali untuk mobil Tesla. Bahkan saat ini dia terlibat langsung dalam pengembangan sistem full self driving, ini merupakan sistem otonom level lima atau paling tinggi sehingga mobil dapat bergerak tanpa campur tangan manusia.

Menurut Moorissa pekerjaan ini paling sulit selama ia berkecimpung di dunia engineer.

“Beberapa minggu lalu saya ditarik untuk bekerja bikin full self driving atau autonomous sistem level lima, jadi kita tidak perlu injak gas atau rem, bisa menikung, terus tidak hanya bisa digunakan di jalan tol saja. Jadi mobilnya kerja sendiri. Dan ini benar-benar susah banget,” ucap dia.

Pekerjaannya juga dikatakan tidak hanya menguras pikiran, melainkan juga waktu. Moorissa bilang bekerja paling tidak 60 jam hingga 70 jam selama sepekan menjadi hal biasa.

“Ya kerja jadi lebih banyak dari jam 10 pagi sampai 12 malam itu biasa. Di tim saya di autopilot 60-70 jam seminggu itu sangat normal,” katanya.

Moorissa mengaku ‘tak sengaja’ bekerja di Tesla, sebab ia sendiri tak pernah melamar pekerjaan di sana.

“Jadi sekitar dua tahun lalu temenku intern [magang] di Tesla dan dia sempet ngirim resume ke timnya,” katanya.

Tak lama berselang ia kemudian dikontak langsung oleh manajemen Tesla karena mereka tertarik dengan pengalaman Morrissa.

“Dari situ aku tidak pernah apply dan langsung dikontak ama Teslanya sendiri, dan dari situ proses interview,” ucap Moorissa Tjokro.

Selama bekerja, Ia mengaku sering bertemu dengan pendiri Tesla, yakni Elon Musk, meski secara langsung ia tak pernah berinteraksi.

“Interaksi tidak secara langsung. Tapi sering ketemu. Dan banyak bagian dari kerjaan saya untuk dia atau dipresentasikan ke dia [Musk],” cerita perempuan yang menggeluti dunia STEM (Sains, Teknologi, Teknik/Engineering, Matematika) ini.

Berdasarkan data National Science Foundation di Amerika Serikat, jumlah perempuan dengan gelar sarjana di bidang teknik dalam 20 tahun terakhir memang meningkat. Namun jumlahnya masih berada di bawah laki-laki.

Sementara organisasi nirlaba American Association of University Women yang bertujuan memajukan kesejahteraan perempuan melalui advokasi, pendidikan, dan penelitian menyebutkan jumlah perempuan yang bekerja di bidang STEM hanya 28 persen.

Organisasi ini juga menyatakan kesenjangan gender masih tinggi di beberapa pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat dan dengan gaji yang tinggi di masa depan, di antaranya di bidang ilmu komputer dan teknik atau engineering.

Hal tersebut yang kemudian diamini Moorissa Tjokro. Kata dia di Tesla hanya ada enam wanita dari 110 insinyur yang bekerja.

“Di tempat saya ada enam orang dari 110 engineer dan dua produk manager. Saya tidak tau statistik di luar atau di luar Tesla. Tapi 3-4 persen di otomotif mungkin sangat rendah,” ucap dia.

Ia tak mengetahui pasti mengapa statistik perempuan yang terlibat dalam di dunia teknik, khususnya otomotif ini masih sangat rendah. Tapi ia berharap ada dukungan sehingga perempuan terus maju.

“Mungkin kurangnya role model di dunia dan memicu kesusahan untuk memotivasi di dunia teknologi ini khususnya otomotif,” kata dia.

Ia pun berpesan kepada semua orang untuk dapat mengikuti kata hati agar dapat melakukan pekerjaan yang benar-benar dikehendaki.

“Kepada perempuan atau laki-laki yang menekuni bidang apapun, jadi walau banyak orang yang mungkin tidak setuju atau pikir keputusan kita bukan terbaik, tapi kalau kita follow heart ya tidak mungkin nyesel,” jelasnya.