Beranda blog Halaman 4604

Jelang Nataru, Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat akan BBM & LPG di Kalimantan

Jelang Nataru, Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan Masyarakat akan BBM & LPG di Kalimantan

SuaraPemerintah.id – Menjelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan melakukan upaya antisipasi terhadap peningkatan kebutuhan masyarakat akan BBM & LPG di wilayah Kalimantan.

Dalam mengawal kelancaran distribusi BBM & LPG, Pertamina membentuk Satuan Tugas (Satgas) terhitung mulai 7 Desember 2020 sampai dengan 10 Januari 2021 di kantor Region dan seluruh lokasi suplai point BBM dan LPG yang tersebar di wilayah Kalimantan.

PERSIAPAN DI SEKTOR TRANSPORTASI DARAT

Pada Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), kebutuhan BBM diprediksi akan mengalami peningkatan sejak H-3 untuk gasoline dan H-10 untuk gasoil. Lonjakan konsumsi BBM pada Nataru 2020, Pertamina melakukan beberapa hal:

1.Peningkatan stok gasoline:

a. Untuk Premium sebesar 1% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 2.930 KL/hari menjadi 2.948 KL/hari di wilayah Kalimantan.

  1. Untuk Kalimantan Timur, peningkatan stok Premium sebesar 1% dari normal bulanan atau sekitar 736 KL/hari menjadi 740 KL/hari.
  2. Untuk Kalimantan Barat, peningkatan stok Premium sebesar 4% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 752 KL/hari menjadi 783 KL/hari
  3. Untuk Kalimantan Selatan, stok Premium normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 920 KL/hari
  4. Untuk Kalimantan Tengah, stok Premium normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 311 KL/hari
  5. Untuk Kalimantan Utara, peningkatan stok Premium sebesar 5% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 184 KL/hari menjadi 194 KL/hari

b. Untuk Pertalite sebesar 2% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 3.101 KL/hari menjadi 3.166 KL/hari di wilayah Kalimantan.

  1. Untuk Kalimantan Timur, peningkatan stok Pertalite sebesar 1,2% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 885 KL/hari menjadi 896 KL/hari.
  2. Untuk Kalimantan Barat, peningkatan stok Pertalite sebesar 4,9% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 926 KL/hari menjadi 971 KL/hari.
  3. Untuk Kalimantan Selatan, stok Pertalite normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 555 KL/hari.
  4. Untuk Kalimantan Tengah, peningkatan stok Pertalite sebesar 4,2% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 578 KL/hari menjadi 603 KL/hari.
  5. Untuk Kalimantan Utara, peningkatan stok Pertalite sebesar 1% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 140 KL/hari menjadi 141 KL/hari.

c. Untuk Pertamax sebesar 1% dari konsumsi normal bulanan atau sektiar 584 KL/hari menjadi 587 KL/hari di wilayah Kalimantan.

  1. Untuk Kalimantan Timur, peningkatan stok Pertamax sebesar 1% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 115 KL/hari.
  2. Untuk Kalimantan Barat, peningkatan stok Pertamax sebesar 46% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 36 KL/hari menjadi 53 KL/hari.
  3. Untuk Kalimantan Selatan, stok Pertamax normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 218 KL/hari.
  4. Untuk Kalimantan Tengah, stok Pertamax normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 194 KL/hari.
  5. Untuk Kalimantan Utara, stok Pertamax normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 7 KL/hari.

d. Untuk Pertamax Turbo sebesar 3% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 19 KL/hari menjadi 20 KL/hari di wilayah Kalimantan.

  1. Untuk Kalimantan Timur, stok Pertamax Turbo normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 6 KL/hari.
  2. Untuk Kalimantan Barat, stok Pertamax Turbo normal, dimana konsumsi normal bulanan atau sekitar 1 KL/hari.
  3. Untuk Kalimantan Selatan, peningkatan stok Pertamax Turbo 24% dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 6 KL/hari menjadi 7 KL/hari.
  4. Untuk Kalimantan Tengah, stok Pertamax Turbo normal, dimana dari konsumsi normal bulanan atau sekitar 6 KL/hari.
  5. Untuk Kalimantan Utara, belum ada konsumsi Pertamax Turbo.

2.Secara umum, konsumsi gasoil (Solar, dexlite, dan Pertamina Dex) turun 2,3% mengacu pada data historis Nataru 2019. Namun, Pertamina tetap menyiagakan stok gasoil sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, Pertamina juga menyiagakan SPBU di jalur mudik dan wisata sebanyak 70 SPBU yang tersebar di Kalimantan Timur 9 SPBU, Kalimantan Barat 36 SPBU, Kalimantan Tengah 9 SPBU, dan Kalimantan Selatan 16 SPBU.

Seluruh SPBU siaga ini akan beroperasi selama 24 jam dan telah dilakukan build up stok sejak H-7. Khusus untuk area wisata Derawan, Pertamina juga menyiapkan 1 SPBU kantong untuk mengantisipasi lonjakan wisata.

Selain meningkatkan stock, Pertamina juga menyiapkan penambahan Mobil Tanki sebanyak 29 unit dan 58 Awak Mobil Tangki, maka pada Nataru ini total armada Mobil tanki yang beroperasi menjadi 662 Mobil Tangki dan 1.336 Awak Mobil Tangki yang dikerahkan.

PERSIAPAN PEMENUHAN KEBUTUHAN LPG

Peningkatan kebutuhan LPG rumah tangga pada Naru 2021 telah diantisipasi dengan meningkatkan stok 5% dari rata-rata normal bulanan atau sekitar 1.657 Metrik Ton dari konsumsi normal bulanan yaitu 1.577 Metrik Ton untuk wilayah Kalimantan.

Penambahan penyaluran LPG 3 kg telah dilakukan sejak minggu ke-2 bulan Desember dengan penambahan fakultatif untuk wilayah Kalimantan sebanyak 2.058 Metrik Ton (685.880 Tabung). Penyaluran ini telah disalurkan ke 293 agen dan 11.681 pangkalan yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.

  • Untuk wilayah Kalimantan Timur, penambahan fakultatif sebanyak 522 Metrik Ton (174.120 Tabung)
  • Untuk wilayah Kalimantan Barat, penambahan fakultatif sebanyak 674 Metrik Ton (224.640 Tabung)
  • Untuk wilayah Kalimantan Selatan, penambahan fakultatif sebanyak 517 Metrik Ton (172.480 Tabung)
  • Untuk wilayah Kalimantan Tengah, penambahan fakultatif sebanyak 312 Metrik Ton (104.160 Tabung)
  • Untuk wilayah Kalimantan Utara, penambahan fakultatif sebanyak 31 Metrik Ton (10.480 Tabung)

Selain penambahan penyaluran, Pertamina juga menyiapkan Agen dan Pangkalan siaga guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan LPG 3 kg. Sebanyak 234 Agen LPG PSO dan 951 Outlet/Pangkalan disiagakan diseluruh wilayah Kalimantan.

Tidak hanya agen dan pangkalan LPG 3 kg saja, untuk LPG Non Subsidi Pertamina juga menyiapkan 64 Agen siaga dan 276 pangkalan LPG Non Subsidi.

Dukungan dari Instansi dan Aparat Pemerintah diperlukan untuk memperlancar distribusi BBM. Pertamina berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait langkah pengamanan terhadap pelaksanaan pendistribusian BBM terutama pada titik yang dapat mengakibatkan kemacetan.

Tidak hanya kepolisian, koordinasi juga dilakukan DLLJAR dan Badan Geologi untuk antisipasi kendala daerah rawan macet dan longsor, perbaikan jalan, area keluar/masuk lokasi TBBM, serta Bank persepsi untuk memperlancar proses keuangan khusunya di saat hari libur.

Dalam memastikan lancarnya distribusi dan pelayanan Pertamina baik BBM, LPG dan avtur, diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat. Apabila menemukan adanya kendala dan hambatan distribusi yang terjadi di lapangan, dapat disampaikan melalui contact Pertamina yaitu 135 atau melalui email ke pcc@pertamina.com dan telepon ke contact center Satgas MOR VI (0542) 7524567/4313.

Risma dan Sandi Diangkat Menteri Jadi Trending di Medsos

SuaraPemerintah.idPresiden Joko Widodo sudah mengumumkan mengumumkan reshuffle di Kabinet Indonesia Maju. Sejumlah menteri diganti dengan nama-nama baru. Ada 6 orang baru yang akhirnya diangkat Jokowi untuk menduduki kursi kementerian. Dari sekian nama baru tersebut nama Tri Rismaharani dan Sandiaga Uno adalah yang paling menarik untuk diulas. Risma dan Sandi diangkat menteri pun jadi ulasan trending di media sosial.

Risma diangkat sebagai Menteri Sosial (Mensos) menggantikan Juliari Batubara yang tersandung kasus korupsi bansos COVID-19. Sedangkan Sandi diangkat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menggantikan Wishnu Tama. Keduanya jadi trending di media sosial.

Di beranda belakang istana, Selasa (22/12), Jokowi bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengumumkan reshuflle beserta enam menteri baru yang masuk ke dalam kabinetnya.

“Pada hari ini, saya bersama-sama dengan Bapak Wakil Presiden ingin mengumumkan menteri baru yang akan duduk di Kabinet Indonesia Maju,” kata Presiden Jokowi saat memperkenalkan keenam menteri baru di Beranda Belakang Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (22/12/2020).

Menteri pertama yang diperkenalkan adalah Tri Rismaharini yang menjabat wali kota Surabaya, Jawa Timur.

“Ibu Tri Rismaharini kita akan berikan tanggung jawab untuk menjadi menteri sosial,” kata Presiden Jokowi.

Menteri kedua adalah Sandiaga Salahuddin Uno.

“Saya ingin mengenalkan, Bapak Sandiaga Salahuddin Uno. Beliau adalah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta dan ketua umum HIPMI. Beliau akan kita memberikan tanggung jawab untuk memimpin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” katanya.

Berbagai komentarpun muncul di postingan media sosial para netizen. Ada yang mengucapkan selamat. Ada pula yang kaget. Tapi sebagian besar mendukung keduanya dan berharap bisa menjalankan jabatannya dengan baik dan bertanggungjawab.

“Hoho Bu Risma dan Pak Sandi selamat, semoga amanah🙂,” tulis akun Twitter @yusnoktaviani)

“Wihh reshuffle kabinet seru nih, Sandiaga Uno, Risma dan yang lainnya,” tulis akun Twitter @ekodenni.

Risma dan Sandi jadi trending dan banyak diulas di media sosial karena memang keduanya sudah terkenal sejak awal. Risma merupakan Walikota Surabaya yang sepak terjangnya banyak diliput media massa. Risma terkenal dengan ketegasannya dalam memimpin hingga mampu membawa banyak perubahan di Surabaya.

Sedangkan Sandiaga Uno meruapakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta juga Ketua Umum HIPMI. Sandi sempat menjadi lawan politik Jokowi di ajang pilpres 2019. Kini, Jokowi merangkul Sandi yang tentunya akan menunjukan citra positif di kabinet Indonesia Maju.

Selain Risma dan Sandi, Jokowi juga mengumumkan empat nama baru di kursi Kabinet Indonesia Maju, yaitu:

Berikut adalah enam menteri yang diganti beserta para penggantinya:

  1. Menteri Kelautan dan Perikanan [KP/KKP] : Sakti Wahyu Trenggono (Sebelumnya, Edhy Prabowo)
  2. Menteri Agama [Menag] : Yaqut Cholil Quomas (Sebelumnya, Fachrul Razi)
  3. Menteri Perdagangan [Mendag] : M. lutfi (Sebelumnya, Agus Suparmanto)
  4. Menteri Kesehatan [Menkes] : Budi Gunadi Sadikin (Sebelumnya, Terawan Agus Putranto)

 

Trans Jateng Akan Buka Koridor Baru Rute Semarang-Gubug pada 2021

SuaraPemerintah.id – Tiga tahun beroperasi, hingga awal Desember 2020 Trans Jateng telah melayani 8,8 juta penumpang. Pada 2021, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, berencana membuka koridor baru yang melayani rute Semarang-Gubug.

Kepala Dinas Perhubungan Jateng Satriyo Hidayat mengatakan, hingga akhir 2020 ada lima koridor yang beroperasi. Rute Semarang-Bawen merupakan jalur yang pertama dibuka pada 2017. Disusul rute Purwokerto-Purbalingga pada 2018, kemudian Semarang-Kendal pada 2019.

“Pada tahun 2020 kami membuka dua rute di Terminal Tipe C Kutoarjo (Purworejo) – Terminal Tipe C Borobudur (Kabupaten Magelang), kemudian di Terminal Sumberlawang (Sragen) – Terminal Tirtonadi (Surakarta). Tahun depan, kami berencana membuka koridor kawasan aglomerasi Kedungsepur, rute Terminal Penggaron (Semarang) – Terminal Gubug (Grobogan),” ujarnya saat meninjau Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (22/12/2020).

Selama tiga tahun melayani masyarakat Jawa Tengah, Trans Jawa tengah memiliki 84 armada, yang dijalankan dengan sistem “buy the service“, yang disiapkan oleh operator eksisting.  Selain melayani penumpang, pengoperasian puluhan armada ini juga menyerap ratusan tenaga kerja, mulai dari pramudi, pramujasa, hingga tenaga mekanik.

Ditambahkan, penyerapan tenaga kerja di Trans Jawa tengah tetap memperhatikan kinerja dan integritas. Hingga 2020, Manajemen Trans Jawa tengah telah menerapkan sanksi keras berupa pemecatan sebanyak empat kali.

Sementara teguran tertulis dan pemberian surat peringatan berjumlah total 404 kali, serta telah mengembalikan 130 barang bawaan milik penumpang yang tertinggal di Trans Jateng. Proses itu dilakukan setelah mendapatkan aduan dari pengguna Trans Jateng.

“Sampai dengan Desember, total penumpang yang telah menggunakan jasa kami sebanyak 8,8 juta orang. Harapan kami pada 2021 bisa melayani hingga 10 juta penumpang. Untuk keterserapan tenaga kerja, total ada 691 (orang) terdiri dari 411 petugas Trans Jateng dan 280 operator,” imbuhnya.

Ke depan, manajemen Trans Jawa tengah akan fokus mengembangkan sistem pembayaran nontunai dan aplikasi di android yang memudahkan masyarakat dalam menggunakan Trans Jateng (Aplikasi Si Anteng).

“Trans Jawa tengah merupakan bagian dari program Gubernur-Wakil Gubernur Jateng. Terima kasih kepada penumpang kami, karena anda kami ada,” pungkas Satriyo.

PHI Ke-92: Refleksi Perjuangan Perempuan, Gelorakan Kesetaraan

PHI Ke-92: Refleksi Perjuangan Perempuan, Gelorakan Kesetaraan

SuaraPemerintah.id – Sejak dahulu kaum perempuan turut berjuang dalam upaya merebut, mempertahankan, serta mengisi kemerdekaan dan membangun peradaban masyarakat Indonesia maupun dunia. Hal itulah yang menjadi alasan kuat Peringatan Hari Ibu (PHI) di Indonesia yang diperingati setiap 22 Desember.

PHI kali ini mengangkat tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” merupakan momentum untuk merefleksikan perjuangan perempuan, baik di masa dulu, masa kini, dan nanti. Kesetaraan pun patut digelorakan. Sebagai sosok yang berdaya dan tangguh, kaum perempuan telah menjadi sumber kekuatan bangsa.

“Peringatan Hari Ibu (PHI) yang kita rayakan hari ini adalah momentum bagi kita semua untuk merefleksikan semangat perjuangan para perempuan di masa lalu. Perempuan selalu hadir dan berperan aktif, serta berjuang dalam berbagai peristiwa besar di Indonesia. Keberhasilan perempuan dalam mendukung kemajuan bangsa sangat nyata terlihat, bahkan sebelum Indonesia meraih kemerdekaan,” ujar Ibu Wakil Negara Republik Indonesia, Wury Ma’ruf Amin pada acara Puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) yang Ke-92 Tahun 2020 yang diselenggarakan secara virtual.

Sejak dahulu kaum perempuan bahu-membahu bersama dengan kaum laki-laki untuk membawa bangsa Indonesia menuju pintu kemerdekaannya. Dipilihnya tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu bukan tanpa alasan. Hal tersebut mengacu pada hari pertama Kongres Perempuan Indonesia I, yaitu 22 Desember 1928. Kongres tersebut menjadi tonggak kaum perempuan untuk kembali mengukuhkan semangat dan tekad bersama dalam mendorong kemerdekaan Indonesia.

Saat Indonesia mengalami krisis moneter yang berat di tahun 1998, para perempuan menunjukan kepahlawanannya khususnya dalam sektor ekonomi, melalui perempuan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berhasil memulihkan ekonomi bangsa.

Untuk itu, Wury berpesan agar semangat gerakan pemberdayaan perempuan di Indonesia harus bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk kemajuan perempuan pada khususnya, dan bangsa Indonesia pada umunya. Wury juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk dapat menyatukan persepsi bahwa sudah bukan saatnya perempuan tertinggal dari laki-laki.

Melalui rangkaian PHI Ke-92, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga juga ingin kembali menggelorakan semangat kesetaraan gender, perjuangan, dan potensi perempuan-perempuan Indonesia agar menjadi inspirasi bangsa menuju Indonesia maju.

“Saya tidak lelah selalu mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menggelorakan semangat kesetaraan di manapun kita berada. bagi Saudara-Saudaraku, para perempuan di seluruh Indonesia, tanamkanlah dalam diri dan pemikiran, bahwa kalian adalah sosok yang kuat, tangguh, dan berdaya. Sosok yang berani bermimpi dan mampu mewujudkannya. Abaikan mereka yang berkata sebaliknya, karena sejarah telah membuktikan begitu banyaknya kiprah dan sumbangsih perempuan bagi nusa dan bangsa,” ujar Menteri Bintang saat menyapa seluruh perempuan di Indonesia.

Menteri Bintang meyakinkan bahwa perempuan memiliki kualitas yang berharga, terutama dalam sulitnya situasi pandemi Covid-19 ini, perempuan adalah penjaga keluarga. Oleh karena itu, perempuan sebagai ibu, istri, maupun dirinya sendiri adalah sosok yang mulia. Sayangnya, kekuatan-kekuatan perempuan ini jarang mendapat perhatian. Padahal, dengan jumlahnya yang mengisi hampir setengah dari populasi Indonesia, perempuan merupakan sumber kekuatan bangsa.

Dalam kesempatan ini Menteri Bintang memberikan apresiasi kepada para perempuan inspiratif, diantaranya Puan Maharani, Sri Mulyani, Retno Marsudi, Ida Fauziyah, Siti Nurbaya Bakar, Khofifah Indar Parawansa, Tri Rismaharini, dan Mooryati Soedibyo.

Sebagai salah satu perempuan inspiratif versi Kemen PPPA, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa perempuan hebat melahirkan generasi hebat.

“Selamat Hari Ibu Ke-92. Ibu saya adalah seorang pendidik. Beliau memberikan kepercayaan diri kepada anak-anaknya, bahwa anak laki-laki dan perempuan memiliki potensi, masa depan, dan kesempatan yang sama. Perempuan yang terus melakukan upaya untuk meningkatkan pendidikannya memberikan dampak yang luar biasa bagi anak-anaknya dan bagi masyarakat, bahkan bangsa. Jadilah para perempuan yang mampu memberikan contoh, bahwa sebagai perempuan kita tidak kenal menyerah, memiliki cita-cita yang sama, memiliki niat yang mulia untuk berkontribusi secara maksimal, dan teruslah mendidik putra dan putri anda untuk menjadi generasi yang memahami keadilan gender,” pesan Sri Mulyani.

Selain itu, Menteri Bintang juga mengapresiasi perempuan inisiator dari berbagai provinsi, diantaranya Nurmawalati dari Aceh (Pendiri Taman Baca “Seribu Bintang”), Herlita Jayadianti dari DIY (Pendiri Sekolah Gajahwong), Ni Made Laba Dwikarini dari Bali (Pendiri Yayasan “Bali Kumara”), Masriyah dari Kalimantan Selatan (Pendiri Sekolah Beriman), Testi Tapat dari Kalimantan Timur (Pelopor Bank Sampah Ramah Lingkungan (RAMLI)), Empriani Maria Ina Magi dari Nusa Tenggara Timur (Pendiri Sekolah Alam Dyatame).

Mereka telah menjadi bukti bahwa perempuan, dari manapun berada, entah dari kota, desa, maupun pelosok terdalam Indonesia, dan dari latar belakang apapun juga dapat bermimpi dan mewujudkannya melalui kerja keras dan sikap pantang menyerah. Berkat perjuangan, upaya, dan langkah yang mereka gagas, akhirnya bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar dan mengubah hidup orang lain menjadi lebih baik.

“Mari perempuan Indonesia tunjukan ide-ide, pemikiran, dan kreatifitas sebagai senjata pamungkas untuk menghadapi segala tantangan. Selamat Hari Ibu. Perempuan Berdaya, Indonesia Maju,” tutup Menteri Bintang.

Meskipun dilakukan secara virtual, tanpa mengurangi makna Hari Ibu, acara Puncak PHI kali ini juga menampilkan tarian daerah, pembacaan puisi, penampilan dari penyanyi dan influencer cilik, Shanna Shannon, serta virtual fashion show busana karya perancang busana Indonesia.

Dalam acara yang berbeda, Kemen PPPA bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) juga melakukan kolaborasi dengan menyelenggarakan berbagai webinar dalam rangka menyambut PHI, dan program acara “Senyum Ibu Pertiwi” yang akan ditayangkan di salah satu media televisi swasta nasional, malam ini pukul 20.00 WIB.

Jokowi Umumkan Reshuffle dan 6 Menteri Baru di Kabinet Indonesia Maju

jokowi umumkan 6 menteri baru reshuffle desemeber 2020
Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

SuaraPemerintah.id – Kabar tentang reshuffle di kabinet Indonesia Maju akhirnya terjadi. Presiden Joko Widodo mengumumkan 6 nama menteri baru di kursi kementerian.

Di beranda belakang istana, Selasa (22/12), Jokowi bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengumumkan reshuflle beserta enam menteri baru yang masuk ke dalam kabinetnya.

“Pada hari ini, saya bersama-sama dengan Bapak Wakil Presiden ingin mengumumkan menteri baru yang akan duduk di Kabinet Indonesia Maju,” kata Presiden Jokowi saat memperkenalkan keenam menteri baru di Beranda Belakang Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (22/12/2020).

Menteri pertama yang diperkenalkan adalah Tri Rismaharini yang menjabat wali kota Surabaya, Jawa Timur.

“Ibu Tri Rismaharini kita akan berikan tanggung jawab untuk menjadi menteri sosial,” kata Presiden Jokowi.

Menteri kedua adalah Sandiaga Salahuddin Uno.

“Saya ingin mengenalkan, Bapak Sandiaga Salahuddin Uno. Beliau adalah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta dan ketua umum Hipmi. Beliau akan kita memberikan tanggung jawab untuk memimpin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” katanya.

Menteri ketiga yang diperkenalkan adalah Budi Gunadi Sadikin.

“Beliau sebelumnya adalah Direktur Utama Bank Mandiri, kemudian menjadi Direktur Utama Asahan Aluminium, dan Wakil Menteri BUMN. Sekarang kami beri tanggung jawab untuk memimpin Kementerian Kesehatan,” jelas Presiden Jokowi.

Selanjutnya, Presiden Jokowi memperkenalkan Yaqut Cholil Qoumas.

“Beliau adalah tokoh muslim, Ketua GP Ansor, dan akan kita berikan tanggung jawab sebagai menteri agama,” katanya.

Menteri kelima yang diperkenalkan adalah Sakti Wahyu Trenggono.

“Beliau sekarang memegang jabatan sebagai wakil menteri pertahanan. Kita akan beri tanggung jawab sebagai menteri Kelautan dan Perikanan,” kata Presiden Jokowi.

Menteri keenam yang diperkenalkan adalah Muhammad Lutfi.

“Bapak Muhammad Lutfi pernah menjabat sebagai kepala BKPM, Menteri Perdagangan, Dubes RI untuk Jepang, dan terakhir sebagai Dubes RI di Amerika Serikat. Sekarang akan diberikan tugas sebagai Mendag,” kata Presiden Jokowi.

Berikut adalah enam menteri yang diganti beserta para penggantinya:

  1. Menteri Sosial [Mensos] :Tri Rismaharini (Sebelumnya, Juliari Batubara)
  2. Menteri Kelautan dan Perikanan [KP/KKP] : Sakti Wahyu Trenggono (Sebelumnya, Edhy Prabowo)
  3. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif [Menparekraf] : Sandiaga Uno (Sebelumnya, Wishnutama Kusbandio)
  4. Menteri Agama [Menag] : Yaqut Cholil Quomas (Sebelumnya, Fachrul Razi)
  5. Menteri Perdagangan [Mendag] : M. lutfi (Sebelumnya, Agus Suparmanto)
  6. Menteri Kesehatan [Menkes] : Budi Gunadi Sadikin (Sebelumnya, Terawan Agus Putranto)

Ridwan Kamil: Saya Jaga Pancasila. Radikalisme Harus Dilawan!

SuaraPemerintah.id – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pernah menuliskan di akun Instagramnya bahwa ia akan selalu menjaga Pancasila dan melawan radikalisme di Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan ketika menanggapi komentar netizen yang menyinggung soal radikalisme di postingan akun Instagramnya.

“Hendaknya Ridwan Kamil tidak mendukung kadrun dan harus memberantas radikalisme,” tulis akun @fabregol di kolom komentar Instagram Ridwan Kamil.

Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Kang Emil pun menanggapi komentar tersebut. Kang Emil menuliskan bahwa dirinya selalu menjaga Pancasila dan menyatakan untuk melawan radikalisme.

“Saya akan selalu jaga Pancasila. Radikalisme harus dilawan. Dikotomi Cebong-Kadrun harus dilawan. Keadilan harus dibela,” tulis Kang Emil.

Lebih lanjut, Kang Emil juga menceritakan bagaimana kakeknya yang dulu dipenjara Belanda dan dimusuhi DI/TII. Bukan hanya kakeknya, pakdenya juga dibunuh PKI.

“Dulu Kakek saya dipenjara belanda dan dimusuhi DI TII, Pakde saya meninggal dibunuh PKI. NKRI dan Pancasila adalah jalan ninja keluarga kami,” tulis Kang Emil melanjutkan komentarnya.

Di tulisan tersebut ada beberapa poin yang dikemukakan Kang Emil, yaitu mengenai dirinya yang menjunjung Pancasila. Kemudian ia juga menyatakan untuk melawan segala bentuk radikalisme yang bertentangan dengan Pancasila. Selain itu, Kang Emil menginginkan untuk tidak ada dikotomi terhadap berbagai kelompok dengan berbagai istilah yang disematkan netizen.

Soal radikalisme Kang Emil telah membuat sejumlah program di Jawa Barat untuk mengatasi persoalan tersebut. Menurutnya radikalisme bisa muncul akibat faktor ekonomi dan idelogi. Untuk mengatasinya tentu harus dilakukan dengan pendekatan yang berbeda.

“Untuk yang lemah ekonomi bisa menjadi faktor munculnya kebencian. Karena itu kami lakukan pendekatan ekonomi melalui program-program untuk peningkatan ekonomi umat,” ungkapnya.

Sedangkan radikalisme yang muncul dari ideologi, Kang Emil mengatasinya dengan melakukan banyak dialog dengan mereka.

“Misalnya di Inggris, berdiskusi dengan Yahudi, Kristiani, dan lain-lain. Kita menghormati perbedaan, jadi nyaman ngobrolnya, masing-masing pun bisa menceritakan. Poin saya, (cara) memberantas radikalisme yang datang dari ideologi ini adalah dengan memperbanyak dialog,” tuturnya.

Di komentarnya, Kang Emil juga menyinggung soal keadilan. Ia kemudian membuat postingan tentang pemimpin yang harus bisa berlaku adil.

“Tiap hari sebagai pemimpin, saya mencoba berlaku adil. Sebuah nilai yang tidak mudah karena adil juga adalah relatif. Pemimpin adil masuk surga duluan, pemimpin tidak adil juga masuk neraka duluan,” tulisnya di akun @ridwankamil.

Kang Emil menyampaikan bahwa nalar dan spiritual harus berada pada satu frekuensi sehingga segala keputusan yang diambil tidak ditunda-tunda dan dilakukan dengan adil. Namun Kang Emil juga menyadari bahwa tidak semua keputusan yang diambil bisa menyenangkan semua pihak.

“Dan hidup mengajarkan, apapun keputusan yang diambil tidak akan pernah bisa menyenangkan semua pihak. Karena hidup tidak seindah drama korea. Semoga semua bisa mengambil hikmahnya,” tutur Kang Emil

Momen Hari Ibu 2020, BNI Berdayakan Para Wanita Pelaku UMKM

Momen Hari Ibu 2020, BNI Berdayakan Para Wanita Pelaku UMKM

SuaraPemerintah.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperingati Hari Ibu sekaligus dengan perayaan Natal 2020 dengan tema ‘Damai Natal Bersama Kasih Ibu dan Santa’. Perayaan Hari Ibu kali ini difokuskan di Rumah BUMN yang dikelola BNI.

Di dalam Rumah BUMN tersebut para wirausahawan kecil dan mikro mendapatkan kesempatan mengembangkan bisnis mereka, terutama untuk menembus pasar yang lebih luas.

Pada peringatan Hari Ibu, para pengusaha binaan BNI di Rumah BUMN yaitu Ibu- Ibu yang memproduksi berbagai panganan/ kudapan khas di masing-masing daerah diberdayakan. Panganan yang mereka produksi,

didistribusikan BNI kepada umat Nasrani di Panti Asuhan dan Panti Wreda yang merayakan Natal 2020 dalam kerangka Program BNI Berbagi.

Untuk memperkenalkan jiwa wirausaha sejak dini, BNI melalui Rumah BUMN mengajak anak-anak dari panti asuhan untuk belajar membuat kue, menghias dan mengemas produk key, sehingga mereka mendapatkan kesempatan yang positif sebagai bekal di masa depan.Terdapat 10 Rumah BUMN (RB) yang diikutsertakan dalam program ini, yaitu RB Nias Selatan, RB Jayapura, RB Raja Ampat, RB Sumba Barat Daya, RB Sumba Tengah, RB Belu, RB Katingan, RB Sleman, RB Pontianak, dan RB Bekasi.

Corporate Secretary BNI Mucharom menuturkan pada saat pandemi ini, beberapa sektor ekonomi mengalami penurunan.

Sektor UMKM, termasuk yang dirintis dan dimotori para ibu, menjadi salah satu tumpuan pemulihan ekonomi di tingkat paling bawah yang patut mendapatkan perhatian.

Hal tersebut menjadikan para ibu garda depan perekonomian dan tiang keluarga dalam menahan tekanan dampak COVID-19.

“Peran seorang Ibu itu semakin multitasking, selain menjadi ibu rumah tangga yang membesarkan anak di rumah, mengurus rumah agar nyaman bagi seluruh anggota keluarga, kini Ibu pun bisa menjadi bagian dari tulang punggung dan garda terdepan ketahanan ekonomi keluarga. BNI pun ingin berperan banyak seperti itu, berperan seperti yang dilakukan oleh banyak ibu di Indonesia,” ujar Mucharom dalam keterangan tertulis, Selasa (22/12/2020).

Salah satu cerminan ibu perkasa penggerak perekonomian keluarga dan sekitarnya yakni Sri Mila Hardiana, pelaku usaha Tenun Sukarara. Ia mengaku tergerak untuk membangkitkan ekonomi orang-orang di sekitarnya, khususnya para wanita.

Heri Rusmiyati, pelaku usaha Herviolet menimpali, di saat pandemi, seorang wanita perlu lebih kreatif dalam memenuhi kebutuhannya dan juga harus peka pada kebutuhan masyarakat terdekat.”Saya bersyukur, dapat membantu wanita-wanita lain di sekitar saya untuk menjadi pengrajin dan membantu perekonomian keluarga mereka,” kata Mila.

“Kami terus belajar dan menyesuaikan dengan keadaan, agar dapat terus bertahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Nita dari Nita’s Pattiserie mendapatkan berkah dari usaha Cake & Bakery nya baik saat Idul Fitri atau Natal usahanya tetap mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Dalam merayakan Hari Ibu kali ini merupakan momentum untuk melihat kembali daya tahan perekonomian keluarga di Indonesia untuk menghadapi tekanan pandemi COVID-19. Para ibu merupakan sumber energi utama dari perekonomian keluarga,

Pelayanan Prima, Kejari dan Rutan Batang Raih Penghargaan WBK

Pelayanan Prima, Kejari dan Rutan Batang Raih Penghargaan WBK

SuaraPemerintah.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Batang berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Kepala Kejaksaan Negeri, Silvia Desty Rosalina, mengemukakan penghargaan tersebut diberikan kepada satuan kerja atau instansi pemerintah yang mempunyai komitmen kuat terhadap pemberantasan korupsi dan berkomitmen pula dalam melayani masyarakat secara prima.

Ia berharap agar penghargaan tersebut bisa menjadi pemacu semangat kerja jajarannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai program, di antaranya program Antar Barang Bukti Sampai Tuntas (Abunawas), dan Pelayanan Hukum Keliling (Yankumling) kepada masyarakat setiap dua pekan sekali di tingkat kecamatan.

“Ada pula Aplikasi Kejaksaan Negeri Batang (Apik’i Batang) yang sudah bisa diunduh di playstore. Di dalamnya bisa dilihat beragam aplikasi yang berisi informasi tentang Kejari Batang, hingga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan atau menanyakan informasi atau pengaduan hukum. Kami berusaha untuk mendekatkan diri kepada publik, dengan memangkas birokrasi,” beber Silvia saat ditemui usai mengikuti acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK-WBBM) Tahun 2020, secara virtual di kantornya, Senin (21/12/2020).

Ditambahkan, Kejari Batang juga telah membangun Joglo Tilang yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam pengambilan tilang menjadi lebih cepat, mudah dan tertata rapi.

“Kami juga menyiapkan pelayanan ramah disabilitas, yang artinya pelayanan diberikan kepada seluruh masyarakat Batang tanpa mamandang kondisi fisik, semuanya terlayani dengan baik,” ungkapnya.

Dikatakan, selain Batang, terdapat 7 satuan kerja di wilayah kerja Jawa Tengah yang memperoleh predikat WBK, yakni Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Kejaksaan Negeri Kabupaten Wonosobo, Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Karanganyar, Kejaksaan Negeri Kota Salatiga dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Purwokerto.

Sementara itu, Kepala Rutan Batang Rindra Wardhana mengungkapkan kegembiraannya atas penghargaan yang diraih jajarannya. Menurutnya, penghargaan itu adalah kado spesial untuk Rutan Batang.

“Kami atas nama keluarga besar Rutan Batang menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung Rutan Batang sehingga meraih WBK,” Paparnya.

Rindra menambahkan, selain penghargaan WBK, Rutan Batang baru saja menerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM berupa penghargaan Pelayanan Publik berbasis HAM.

“Di Bulan Desember ini kami mendapatkan dua penghargaan sekaligus, yaitu Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM untuk kedua kalinya, dan penghargaan WBK,” katanya.

Instrumen Fiskal Sebagai Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2021

Instrumen Fiskal Sebagai Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2021

SuaraPemerintah.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa kondisi perekonomian pada tahun 2021 masih akan menghadapi tantangan ketidakpastian akibat pandemi Covid-19. Namun demikian, pemerintah akan terus fokus memulihkan ekonomi secara cepat, tepat, dan efektif.

“Tahun 2021, kita akan menggunakan sekali lagi instrumen fiskal sebagai katalis dan pendorong pemulihan ekonomi agar makin terakselerasi,” kata Menkeu dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2021 yang diselenggarakan secara daring, Selasa, (22/12).

Pertumbuhan ekonomi seluruh dunia diprediksi akan mengalami kontraksi minus 4% hingga 5%. Kontraksi ini merupakan kontraksi yang cukup dalam sejak terjadinya Perang Dunia.

“Ini merupakan shock yang sangat besar yang harus dikelola oleh semua negara di dunia. Tahun depan diperkirakan akan ada rebound meskipun ini masih tentu dihantui oleh Covid-19, yaitu apakah vaksin akan bisa secara efektif mengembalikan, paling tidak kegiatan secara fisik yang kemudian bisa menghasilkan kegiatan ekonomi dan tentu akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dunia,” ujar Menkeu.

Pandemi Covid-19 masih akan menjadi tantangan yang berimbas ke berbagai sektor, seperti kesehatan, krisis sosial karena masyarakat kehilangan pendapatan dan mata pencaharian, serta krisis di sektor usaha, baik di sektor riil yang kemudian bisa berpotensi mengimbas pada sektor keuangan.

“Instrumen yang penting adalah instrumen fiskal, meskipun tentu dalam hal ini tidak bisa berjalan sendiri. Kami bersama Bank Indonesia harus bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi melalui instrumen fiskal dan moneter,” kata Menkeu.

Di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian, Menkeu optimis bahwa pertumbuhan ekonomi akan semakin membaik pada tahun 2021 dengan prediksi tumbuh 4% hingga 5% yang disumbangkan oleh semua negara, termasuk negara emerging country seperti Indonesia.

“Vaksin akan menjadi salah satu solusinya. Masyarakat menjadi lebih merasa bebas dan percaya diri untuk bergerak sehingga mobilitas masyarakat diharapkan bisa meningkat dan itu pasti akan memulihkan ekonomi,” ujar Menkeu. (dep/hpy/nr)

Sumber: Kementerian Keuangan RI

20 Badan Usaha BBN Akan Salurkan Biodiesel 9,2 Juta KL di Tahun 2021

20 Badan Usaha BBN Akan Salurkan Biodiesel 9,2 Juta KL di Tahun 2021

SuaraPemerintah.id – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Tarbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM telah menetapkan volume alokasi Bahan Bakar Nabati Jenis (BBN) jenis biodiesel di tahun 2021 sebesar 9,2 juta kilo liter (KL). Besaran tersebut akan digunakan untuk pencampuran biodiesel sebesar 30 persen ke dalam Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar (B30).

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana menjelaskan adanya penurunan dalam penetapan alokasi di tahun depan dibandingkan tahun 2020. “Penurunan tersebut disebabkan karena dampak pandemi Covid 19 yang diperkirakan pada tahun 2021 masih berlanjut,” kata Dadan di Jakarta, Selasa (22/12).

Pertimbangan tersebut berkaca dari realisasi penyaluran biodiesel di tahun 2020. Hingga akhir Desember 2020, sambung Dadan, proyeksi realisasi sebesar 8,5 juta KL atau 88 persen dari target yang ditetapkan sebesar 9,6 juta KL. “Penyebab terjadi penurunan sebesar 12% salah satunya adalah adanya pandemi Covid-19 dan terjadinya gagal suplai beberapa Badan Usaha BBN dalam penyaluran biodiesel,” jelasnya.

Terkait penyaluran di tahun 2021, Pemerintah telah menunjuk 20 Badan Usaha (BU) BBM dan BU BBN sebagai pemasok biodiesel. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 252.K/10/MEM/2020 yang ditetapkan pada tanggal 18 Desember 2020.

Adapun untuk BU pemasok biodiesel, PT Wilmar Nabati Indonesia mendapatkan alokasi sebesar 1,37 juta KL diikuti oleh PT Wilmar Bioenergi Indonesia sebesar 1,32 juta KL. Kemudian ada PT Musim Mas dan PT Cemerlang Energi Perkasa yang akan mendistribusikan biodiesel masing-masing sebesar 882 ribu KL dan 483 ribu KL. Adapun pemasok lainnya dapat dilihat pada tabel berikut:

c-Screen%20Shot%202020-12-21%20at%2016.2

Sebagai informasi, saat ini telah terdaftar 41 BU BBN yang telah memiliki Izin Usaha Niaga BBN dengan total kapasitas 14,75 Juta KL, yang terdiri dari 27 BU BBN yang aktif dan 14 BU BBN yang tidak aktif.

Disamping itu, terdapat 1 BU BBN yang melakukan perluasan pabrik biodiesel dengan kapasitas 478 ribu KL dan 3 BU BBN yang sedang melakukan pembangunan pabrik biodisel baru dengan kapasitas total 1,57 Juta KL dan akan mengajukan IUN BBN pada tahun 2021.