Beranda blog Halaman 4617

Pinky Movement Pertamina Salurkan 44,4M untuk UMKM & Outlet LPG

Pinky Movement Pertamina Salurkan 44,4M untuk UMKM & Outlet LPG

SuaraPemerintah.id – Nilai penyaluran Program Kemitraan Pinky Movement Pertamina terus bertambah secara signifikan. Hingga pertengahan Desember 2020 ini, nilai penyaluran sudah menyentuh angka lebih dari Rp 44,4 miliar. Program ini terus menyasar outlet dan UMKM pengguna LPG subsidi untuk ditingkatkan kompetensi dan perkembangan bisnisnya.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjabarkan, jumlah tersebut telah disalurkan kepada 112 UMKM binaan Pertamina dan 425 outlet LPG non-subsidi. “Penyaluran ini diharapkan dapat membantu para UMKM dan outlet LPG agar segera bangkit dari dampak pandemi serta sarana edukasi agar menggunakan LPG subsidi tepat sasaran,” jelasnya.

Pinky Movement, lanjut Fajriyah, merupakan program pinjaman modal usaha. Diberikan kepada UMKM outlet LPG untuk mengembangkan bisnisnya dengan menjual LPG non-subsidi. Maupun UMKM pengguna LPG subsidi yang ingin beralih menggunakan LPG non-subsidi.  “Pertamina menargetkan program Pinky Movement dapat menyasar setidaknya untuk 2000 UMKM outlet LPG dan 100 usaha kecil pengguna LPG” katanya.

Menurut Fajriyah, selain modal usaha, UMKM binaan juga akan mendapatkan pembinaan berupa pelatihan dan asistensi sertifikasi yang dibutuhkan. Tujuan pembinaan ini adalah agar pelaku UMKM tersebut dapat meningkatkan kompetensinya, mengembangkan bisnisnya, sehingga bisa naik kelas menjadi UMKM yang tangguh dan mandiri.

Pemaparan tersebut disampaikan oleh VP CSR & SMEPP Management Pertamina Arya Dwi Paramita dalam Webinar bertajuk “UMKM Bangkit Dorong Penggunaan LPG Nonsubsidi” yang digelar oleh media Dunia Energi. Selain Arya, turut hadir sebagai narasumber yakni Bagus Rachman Asdep Penyuluhan Kementerian Koperasi dan UKM; Healthy Nirmalasari Dosen Universitas Padjajaran.

Selain itu, turut hadir UMKM mitra binaan Pertamina Program Pinky Movement yakni Yeni Arzah. Menurutnya, banyak kemudahan yang didapat setelah menjadi mitra binaan. Seperti kemudahan untuk mendapatkan modal usaha serta kemudahan untuk mendapat stok LPG untuk dijual kembali. “Tidak perlu wara-wiri lagi semua sudah terpenuhi dibantu Pertamina,” jelasnya.

“Bagi UMKM yang berminat mengikuti Program Kemitraan Pinky Movement seperti Bu Yeni, dapat menghubungi melalui telepon Pertamina 135 maupun mengakses situs www.pertamina.com/id/program-kemitraan dan email: pcc@pertamina.com,” ujar Arya. Upaya ini merupakan salah satu bentuk implementasi Goal 8 Sustainable Development Goals (SDGs). Yakni diharapkan dapat membantu masyarakat mendapat pekerjaan yang layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Energy Fest Hadirkan Edukasi & Sosok Inspiratif Bangun Sektor Energi

SuaraPemerintah.id – Di tengah keterbatasan aktivitas fisik akibat pandemi Covid-19, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merancang #EnergyFest 2020 yang menyenangkan dan aman sesuai protokol kesehatan berupa gelaran virtual ataupun dari balik layar gawai. Kegiatan ini bagian dari kampanye edukasi dan pengenalan sektor energi yang difokuskan bagi para pelajar dan mahasiswa yang tergolong sebagai generasi milenial.

Kegiatan ini menghadirkan sosok inspiratif dari kalangan birokrat yang berkontribusi membangun sektor energi. Hadir pula dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut para kalangan profesional bagaimana langkah taktis dalam mengembangkan kapabilitas diri.

Mewakili kalangan birokrat, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana berbagi pengalaman bagaimana perjalanan meniti karier menjadi birokrat unggul di sektor energi. Ia berharap, melalui kegiatan ini para milenial dapat memberikan gambaran umum saat terjun langsung menekuni dunia birokrasi.

“Adik-adik di masih SMA dan Kuliah mulai sekarang mulai memikirkan untuk rencana ke depan. Mau milih sektor apa? ini yang paling penting dalam perjalanan hidup kita,” kata Dadan saat berbincang ringan secara virtual pada sesi pertama Energy Fest 2020, Rabu (16/12).

Berbekal keseriusan dan tidak cepat menyerah, Dadan meyakini hal tersebut dapat dijadikan modal dalam berbagai hal. “Jadi jangan terlalu cepat menyerah apalagi periha ketidakmampuan ekonomi. Belajar dengan baik dalam berbagai hal. Jangan terlalu takut apa yang kita lakukan itu salah,” tegas pria lulusan Institut Pertanian Bogor dan Universitas Kyoto tersebut.

Dadan mengutarakan sekolah dapat dijadikan jalur ampuh dalam meningkatkan kapabilitas diri. “Saya ini kan dari orang biasa, tidak banyak kelebihan. Kesuksesan yang saya dapat juga sebagaimana pada umumnya, yakni sekolah. Yang membedakan adalah perjuangannya,” tandasnya yang saat ini juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM.

Dalam paparannya, Dadan menegaskan arti jabatan tidak usah terlalu berpikir bagaimana birokrat akan masuk ke suatu tahap baru kehidupan. “Jadilah dirimu, yang menurut kita benar lakukanlah. Yang dilakukan sekarang itu pasti ada manfaatnya,” jelasnya.

Terkait EBT dalam menjamin kebutuhan pasar menggantikan energi fosil, Dadan menekankan kombinasi sumber energi dengan bantuan perkembangan teknologi. “Kita tidak bisa menggantungkan dalam satu sumber. Harus ada kombinasi, sambil mengoptimalkan energi yang ada,” tuturnya.

Guna memetakan potensi peserta yang ikut Energy Fest, Kementerian ESDM menghadirkan PT Tes Bakat Indonesia Monic Christian. “Kalau kamu gagal jangan salahin orang lain, tapi salahin diri kamu sendiri. Apa kamu berpikir sudah mengembangkan skill dalam meniti karier kamu,” kata Monica.

Lebih lanjut, Monica menegaskan tiga hal penting dalam menunjang karier, yaitu potensi, personalia, sama passion. PT Tes Bakat Indonesia sendiri merupakan perusahaan psikologis yang membantu orang-orang untuk menjadi individu lebih baik.

Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri lebih dari 1.300 peserta melalui Zoom Cloud Meeting dari berbagai pelajar Sekolah Menengah Atas dan mahasiswa Perguruan Tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia, 16-17 Desember 2020. Bagi generasi milenial yang tidak mendapatkan kesempatan bergabung di aplikasi Zoom, acara ini bisa disaksikan secara langsung di laman YouTube Kementerian ESDM.

 

Kementerian ESDM Raih Instansi Terbaik Tata Kelola Pencegahan Korupsi

SuaraPemerintah.idKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meraih kategori terbaik sebagai instansi pemerintahan dalam meningkatkan tata kelola pencegahan terbaik. Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Perencanan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat mengumumkan evaluasi pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) periode 2019-2020.

Berdasarkan penilaian stranas PK, Kementerian ESDM memiliki skor di atas rata-rata bersama Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. “Yang patut diapresiasi adalah tiga Kementerian atau Lembaga walaupun punya subaksi banyak, tetapi menunjukkan performa baik. Nilainya di atas 80% dalam pencegahan korupsi,” kata Suharso dalam acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Gedung KPK, Rabu (16/20).

Stranas PK merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018. Lima lembaga yakni KPK, Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, Kementerian PAN-RB, dan Kepala Staf Kepresidenan selaku Tim Nasional Stranas PK kemudian menyusun SKB untuk mengawal implementasinya.

Sebanyak 87 K/L dan 542 pemda kemudian didorong menjalankan tiga fokus perbaikan tata kelola yakni perizinan dan tata niaga, keuangan negara dan reformasi birokrasi, dan penegakan hukum. Tiga fokus itu dituangkan dalam 11 strategi nasional pencegahan korupsi.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Nasional Stranas PK turut meneken SKB Stranas PK periode 2021-2022. Strategi pencegahan korupsi masih tetap fokus pada tiga isu yakni perizinan dan tata niaga, keuangan negara dan reformasi birokrasi, dan penegakan hukum.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengungkapkan keberhasilan ini tak lepas dari upaya Kementerian ESDM mensimplikasi perizinan ke dalam layanan online. “Kami telah menyederhanakan berbagai perizinan dan mengubah bentuk layanan yang semula mengharuskan kehadiran fisik menjadi serba digital,” ungkap Agung di Jakarta.

 

Rembag Kaistimewaan

SuaraPemerintah.id – Terdapat Visi besar dari Pemerintah untuk menjadikan Desa Mandiri Budaya Sebagai Desa mahardika, berdaulat, berintegritas, dan inovatif dalam menghidupi dan mengaktualisasikan nilai-nilai keistimewaan.

Rembag Kaistimewaan kali ini mengangkat tema “Rintisan Desa Mandiri Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta” menghadirkan Narasumber yang istimewa:

– Aris Eko Nugroho, S.P., M.Si (Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY)
– Singgih Raharjo, S.H, M.Ed (Kepala Dinas Pariwisata DIY)
– Jumaryadi (Pj. Lurah Pagerharjo)

Simak Rembag Kaistimewan:
Selasa, 24 November 2020, 17.00WIB
Live Jogja TV dan Youtube Channel Paniradya Kaistimewan

Menag Resmikan Alih Status STHN menjadi IAHN Gde Pudja Mataram

Peresmian Alih Status STHN Jadi IAHN Gde Pudja Mataram

SuaraPemerintah.idMenteri Agama Fachrul Razi hari ini meresmikan alih status Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) menjadi Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram.

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram. Hadir, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Plt Rektor STAHN Susilo Budi Purwanto, Kakanwil Kemenag NTB Zaidi Abdad, serta beberapa mantan rektor, para dosen dan mahasiswa/mahasiswi IAHN Gde Pudja Mataram.

Menag didampingi Dirjen Bimas Hindu, Tri Handoko Seto, Staf Khusus Menag Kevin Haikal, serta Sesmen Thobib Al Asyhar.

Alih status STAHN Gde Pudja Mataram menjadi IAHN ini ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2020 tentang IAHN Gde Pudja Mataram, tanggal 23 Januari 2020. PP ini berlaku sejak 27 Januari 2020.

Menag menyambut baik alih status ini. Menurutnya, hal itu merupakan buah dari perjuangan Pemda dan seluruh komponen umat Hindu, khususnya di NTB, serta legislatif untuk memiliki Perguruan Tinggi Agama Hindu setingkat Institut.

“Peresmian IAHN Gde Pudja Mataram ini harus dimaknai sebagai awal perjuangan pada strata yang lebih tinggi yang pastinya akan memiliki tantangan yang lebih berat di masa yang akan datang. Peningkatan status dari STAHN menjadi IAHN bermakna meningkatnya kualitas Perguruan Tinggi dalam segala bidang, terutama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik pendidikan dan pengajaran, pengabdian masyarakat maupun penelitian,” pesan Menag di Mataram, Rabu (16/12).

Pesan kedua dari Menteri Agama terkait peningkatan kualitas SDM tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. Tahap ini harus dilakukan secara terencana dan terukur, baik pada aspek kinerja, kualitas, kualifikasi, dan kompetensinya. Hal itu penting karena akan berpengaruh terhadap kualitas mahasiswa dan profil alumninya.

“Kualitas pendidik berpengaruh terhadap produk yang dihasilkan, sehingga benar-benar harus ada peningkatan dari tenaga pendidik dan tenaga kependidikan,” harap Menag.

Menag berharap, Institut Agama Hindu Negeri ke depan semakin terbuka dalam pengembangan program studi. Misalnya, dibuka peluang mengembangkan prodi umum. Dosen dan mahasiswanya tidak hanya dari Hindu sehingga terdapat kebersamaan dalam kebhinekaan.

Menag juga berpesan tentang peningkatan sarana dan prasarana. Selain bangunan fisik, piranti teknologi informasi juga perlu ditingkatkan  untuk memudahkan aktifitas kampus terutama dalam pelayanan akademik dan administrasi. Hal itu akan berdampak pada peningkatan tata kelola dan manajemen perguruan tinggi.

“Saya berharap peresmian alih status STAHN Gde Pudja Mataram menjadi IAHN dapat menjadi momentum bagi seluruh civitas akademika untuk meningkatkan kualitas diri dan lembaga serta menebarkan kerukunan dan persatuan,” tandasnya.

Menag Apresiasi Kerukunan NTB dan Perhatian Gubernur pada Kemenag

Menag Apresiasi Kerukunan NTB dan Perhatian Gubernur pada Kemenag

SuaraPemerintah.idMenteri Agama Fachrul Razi mengapresiasi kerukunan masyarakat Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, kerukunan di NTB bisa menjadi contoh bagi masyarakat daerah lainnya.

Menag mengaku, pada banyak kesempatan memberikan pembinaan, dirinya menjadikan NTB sebagai contoh kerukunan. Salah satunya terkait pengelolaan Bank NTB Syariah, karyawannya banyak yang non muslim.

“Itu artinya bahwa syariah itu adalah sebuah sistem yang diangkat oleh umat Islam bukan hanya untuk umat Islam,” ujar Menag saat bersilaturahim dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, Forkopimda serta pejabat eselon III Kanwil Kemenag Prov. NTB, di Mataram, Rabu (16/12).

Pertemuan berlangsung di aula utama Kanwil Kemenag Prov NTB. Hadir, Gubernur NTB Zulkifliansyah, Kakanwil Kemenag Prov NTB Muhammad Zaidi Abdab, Dirjen Bimas Hindu, Staf Khusus Menteri, Sesmen, serta Rektor IAHN Gde Puja dan Rektor UIN Mataram.

“Kita punya prinsip bahwa kebhinekaan bukanlah malapetaka tetapi adalah rahmat dari Allah SWT,” sambungnya.

Menag juga secara khusus mengapresiasi perhatian Gubernur NTB yang sangat tinggi untuk Kementrian Agama. Salah satunua adalah dengan menghibahkan lahan untuk pembangunan gedung Assesment Center di Narmada, Lombok Barat.

Sebelumnya, Kanwil Kemenag Prov. NTB Muhammad Zaidi Abdab melaporkan, pihaknya sedang mengembangkan Assesment Center di Lombok Barat. Namun, status tanahnya masih milik Pemda. Kanwil sudah mengajukan permohonan ke Gubernur NTB untuk disetujui sebagai hibah.

“Gedungnya milik Kementerian Agama, sedangkan tanahnya masih milik Pemda. Pasca gempa gedung rusak dan rencananya akan segera direnovasi Kanwil Kemenag Provinsi NTB, namun butuh persetujuan Gubernur,” tuturnya.

Atas laporan Kakanwil Kemenag Prov. NTB, Gubernur NTB langsung setuju. “Setiap bulan Bapak Menteri Agama ke NTB, tanah satu hektare untuk Kanwil Kemenag Prov. NTB itu kecil,” ungkap Zulkifliansyah.

Tri Rismaharini: Potensi Wisata di Surabaya Harus Dikembangkan

SuaraPemerintah.id – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ingin mengembangkan potensi wisata di Surabaya. Sebagai Kota Pahlawan, Surabaya memang tidak terlalu banyak memiliki destinasi wisata yang terkenal. Setelah mengunjungi beberapa tempat perkampungan, Risma berinisiatif untuk menjadikan tempat-tempat tersebut sebagai destinasi wisata.

Risma mengungkapkan bahwa ia menemukan beberapa tempat perkampungan yang kental dengan nilai sejarah. Melihat itu, Risma berharap tempat tersebut bisa dibangun sehingga bisa menjadi tempat wisata yang menarik.

“Kampung-kampung akan menjadi tempat wisata. Itu yang saat ini terus kita hidupkan. Saya percaya wisata kota ini sangat menarik,” kata Risma.

Risma menyontohkan adanya masjid yang dibangun sejak tahun 1.800-an. Kemudian Risma juga mengaku menemukan sumur kuno yang sudah ada sejak zaman Majapahit.

Namun demikian, dia enggan merinci terkait dua tempat yang dicontohkannya tersebut.

Risma hanya menyatakan akan segera membuka dua tempat tersebut setelah pandemi Covid-19 berakhir.

“Masyarakat sangat antusias melihat itu. Sebab hal itu akan menghidupkan ekonomi di perkampungan,” ujarnya.

Dia juga membeberkan strateginya dalam mengatasi persoalan udara. Mulai dari upayanya memperbanyak hutan kota, membangun ratusan taman, hingga memperbanyak penanaman pohon mangrove.

“Jadi wisatawan yang datang ke Surabaya menyampaikan Surabaya cantik karena ada pohon di mana-mana. Ada pula bunga yang tidak ada di beberapa kota lain,” kata Risma.

Belum lama ini, Risma juga meresmikan Tahura Balasklumprik di Komplek Kantor Kelurahan Balasklumprik, Kecamatan Wiyung. Risma berharap pada momen libur hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 nanti masyarakat setempat bisa menikmati wisata di dalam kota. Yaitu dengan mengunjungi 13 Taman Hutan Raya (Tahura) di Kota Pahlawan.

“Saya harap warga liburan di sini saja atau di Tahura yang lainnya, ini penting untuk mengurangi risiko penularan virus Covid-19,” kata Risma di sela sela peresmian Tahura Balasklumprik, Jumat (11/12/2020).

Dijelaskan, Tahura Balasklumprik memiliki luasan sekitar 4 hektar dan penanamannya sudah dimulai sekitar bulan desember 2010. Kini, tanaman ini sudah tumbuh besar dan kawasan tersebut sudah berubah menjadi hutan. Berbagai infrastruktur penunjangnya juga sudah tersedia. Sehingga dia berharap, Tahura ini bisa menjadi tempat wisata sekaligus dapat meningkatkan income warga sekitar.

Keunikan di Tahura Balasklumprik adalah spot sepeda airnya di bozem, ada camping untuk adik-adik pramuka, ada ternak bebek, dan juga kawasannya sudah berbentuk hutan. Tanamannya ada sekitar 200 jenis, mulai dari tanaman pelindung, buah-buahan hingga tanaman pangan. Bahkan kawasan ini juga dilengkapi sentra wisata kuliner, sehingga tidak perlu keluar Tahura untuk mencari makan dan minum.

Risma juga akan menjadikan potensi wisata di sektor bahari. Salah satunya dengan memberdayakan warga di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Romokalisari, Jalan Tambak Osowilangun Surabaya. Kini, kompleks pelelangan ikan ini menjadi salah satu destinasi wisata bahari dan kuliner di Kota Pahlawan .

Risma menuturkan, perpaduan antara wisata kuliner, wisata bahari dan pasar apung yang ada di Kompleks Sentra Ikan Romokalisari ini diharapkan semakin memberikan dampak positif ke warga sekitar. Terutama manfaat untuk ekonomi mereka.

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga, khususnya para nelayan sekitar,” kata Risma.

Ridwan Kamil Masuk Jajaran 7 Gubernur Terbaik Asia

SuaraPemerintah.id – Asia Business Info memasukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai salah satu The Best 7 Asia Governor. Penghargaan ini menjadi pengakuan terhadap kinerja terbaik para gubernur.

Mewakili Indonesia, selain Kang Emil ada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Lainnya ada Gubernur Hokaido (Jepang) Naomichi Suzuki, Gubernur Australia Selatan (Australia) Hieu Van Le, Gubernur Gyeonggi (Korsel) Lee Jae-myung, Gubernur Karela (India) Arif Mohammad Khan.

Di laman Instagram pribadi miliknya @ridwankamil, Kang Emil mengumumkan menerima penghargaan bergengsi tersebut secara virtual. Berhubung situasi global masih mengalami pandemi Covid-19 secara menyeluruh.

Menurut Kang Emil, penghargaan ini memotivasi dirinya pribadi sekaligus Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk bekerja lebih giat lagi. Memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Karena bekerja dengan baik adalah kewajiban dan kemuliaan. Bukan untuk mencari penghargaan,” tegas Kang Emil dalam keterangan tertulis, Rabu (16/12/2020).

Tidak lupa secara khusus, Kang Emil menyampaikan selamat kepada dua koleganya.

“Selamat juga untuk dua sahabat saya Prof @nurdin.abdullah dan Mas @ganjar_pranowo,” tulisnya.

Gubernur Jawa Barat yang berjiwa muda itu juga mengajak untuk membuat bangsa Indonesia lebih maju lagi ke depan.

“Mari jadikan Indonesia Macan Asia yang sebenarnya,” tuturnya penuh semangat.

Selain itu Asia Business Info juga memberikan penghargaan kepada Presiden RI Joko Widodo sebagai The Best 7 Asia Leader 2020. Apresiasi itu diberikan AsiaBusinessInfo Magazine, Sabtu (12/12/2020), kepada tujuh gubernur terbaik di kawasan Asia.

 

Dituntut Hadapi Tantangan Kekinian, PTKI Harus Perkuat Keterampilan Mahasiswa

SuaraPemerintah.idPerguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dituntut dapat merespon tantangan kekinian (current challenges) sekaligus memprediksi dan menyelesaikan tantangan umat di masa depan. Karenanya, PTKI ke depan juga harus memperkuat keterampilan teknis para mahasiswa.

Hal ini disampaikan oleh Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama M. Adib Abdushomad dalam webinar International Collaboration Series, Selasa (15/12). Webinar ini diikuti sejumlah Wakil Rektor PTKI bidang Akademik dan Kerjasama, Direktur Pascasarjana, serta akademisi dari PTKI negeri dan swasta. Hadir juga, beberapa mahasiswa Indonesia yang kini sedang menumpuh studi di luar negeri.

Webinar ini menghadirkan narasumber, Guru Besar dari Western Sydney University (WSU) Australia. James Arvanitakis.

“Work experience during university perlu dipersiapkan agar setiap mahasiswa memilki skill dan knowledge yang transferrable dan applicable di manapun sebagaimana model kampus merdeka belajar saat ini,” terang Adib.

“Intinya, jangan sampai kampus berorientasi mencetak selembar ijazah semata atau certificate oriented, tanpa diikuti kompetensi yang memadai. Untuk menghindari hal tersebut, pimpinan PTKI harus perkuat skills and knowledge mahasiswa,” sambungnya.

Sebelumnya, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Suyitno menyoroti tiga problem dunia Pendidikan Tinggi, yakni: SDM (human resources), kurikulum, dan kelembagaan (institusi). “Ketiga aspek ini merupakan common problem yang dihadapi banyak Perguruan Tinggi di berbagai belahan dunia saat ini. Untuk itu, Perguruan Tinggi harus mampu memaksimalkan SDM-nya, serta mampu mendesain Kurikulum sesuai konteks zamannya dan tidak kalah penting adalah penguatan Institusi,” jelasnya.

“Itulah kenapa saat ini kementerian Agama menyelenggarakan program 5000 Doktor dalam rangka penguatan SDM baik dalam maupun luar negeri serta program peningkatan akreditasi lembaga,” tambahnya.

Prof. James Arvanitakis dalam kesempatan ini menyampaikan tema tentang ‘Policy on Higher Education to Face Current Challenges and Future Needs of the Society’. Menurutnya, perguruan tinggi perlu menciptakan citizen scholars yang mampu berpikir kritis, working across boundaries, serta sinergis.

“Mencipatkan generasi yang seperti ini tentu memerlukan desain pembelajaran yang kontekstual karena menurutnya perubahan akan terus ada (changes is always happening),” tandasnya.

Pembukaan Rekening BSU Madrasah Selesai, Kemungkinan Notifikasi Simpatika Masuk Besok

Pembukaan Rekening BSU Madrasah Selesai, Kemungkinan Notifikasi Simpatika Masuk Besok

SuaraPemerintah.id – Proses pembukaan rekening baru oleh bank penyalur bagi para penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) Guru Madrasah Non PNS sudah selesai. Hari ini bank telah melakukan proses migrasi data  nomor rekening dan nama yang tertera di buku tabungan ke Simpatika.

“Pembukaan rekening BSU sudah selesai. Proses migrasi data dari bank penyalur ke Simpatika sedang berlangsung. Jika proses migrasi selesai, secara otomatis akan muncul notifikasi pada akun Simpatika masing-masing guru,” terang Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain di Jakarta, Rabu (16/12).

“Saya berharap dan memperkirakan, besok notifikasi tersebut sudah masuk ke akun guru penerima BSU dan bisa langsung diproses untuk tahap pencairan,” sambungnya.

Menurut Zain, hasil verifikasi akhir, total ada 542.901 Guru bukan PNS pada RA/Madrasah yang akan menerima BSU.

Hal senada disampaikan Kepala Subdit Bina GTK MI dan MTs Ainur Rofiq. Menurutnya, hari ini pihak bank melakukan proses migrasi datanya ke Simpatika. Dia berharap besok sudah ada notifikasi dari bank pada akun Simpatika masing-masing guru penerima.

Menurutnya, jika guru sudah menerima notifikasi pada akun Simpatikanya, maka ada beberapa hal yang harus dilakukan.

Pertama, guru mencetak Surat Keterangan Penerima BSU Guru Madrasah bukan PNS 2020 yang tertera di Simpatika

Kedua, guru mencetak Surat Pernyataan dan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang tertera di Simpatika, lalu menandatanganinya di atas materai

Ketiga, guru mencetak surat kuasa blokir debet dan tutup rekening yang tertera di Simpatika, lalu menandatanganinya tanpa materai.

Setelah proses ini selesai, kata Ainut Rofiq, guru mendatangi Kantor BRI/BRI Syariah yang ditunjuk dengan membawa KTP, NPWP (jika sudah memiliki), Surat Keterangan Penerima BSU Guru Madrasah bukan PNS 2020, dan SPTJM yang sudah ditandatangani di atas materai, serta surat kuasa yang sudah ditandatangani tanpa materai.

Selanjutnya, guru mengisi formulir pembukaan buku rekening baru di BRI/BRI Syariah. Setelah proses selesai, guru akan menerima buku rekening dan kartu ATM dari pihak bank.

“Guru dapat mengambil atau tetap menyimpan BSU Guru Madrasah bukan PNS 2020 itu sebagai tabungan,” tandasnya.