Beranda blog Halaman 4812

Percepat Penanganan Covid-19, BNI Persembahkan Mobile Laboratory

Suarapemerintah.id – Belum ada yang dapat memastikan kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Namun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memastikan seluruh bantuan yang disalurkan dapat menyentuh masyarakat yang terdampak oleh pandemi melalui rangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) BNI yang menjadi bagian dari semangat #BUMNPerangiCovid.

Untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Indonesia, BNI bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Yayasan BUMN mempersembahkan Mobile Laboratory Bio Safety Level (BSL) – 2 yang dibuat oleh anak negeri. Fasilitas ini diserahkan pada Pertamedika sebagai laboratorium pemeriksaan Covid-19 pertama di Indonesia yang fleksibel dan dapat berpindah-pindah tempat.

Serah terima fasilitas Mobile Laboratory tersebut dilaksanakan di halaman Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Minggu (30 Agustus 2020). Hadir pada penyerahan tersebut Menteri Riset dan Teknologi / Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang PS Brodjonegoro, Kepala BPPT Hammam Riza, Direktur Kesiapsiagaan BNPB Eny Supartini, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Ketua Yayasan BUMN Harjawan Balaningrath, Direktur Utama BNI Herry Sidharta serta jajaran Direksi dan Komisaris BNI, dan Direktur Utama Petramedika Fathema Djan Rachmat. Hadir juga Komisaris BNI Asmawi Syam dan Sigit Widyawan.

Menteri Riset dan Teknologi / Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang PS Brodjonegoro menyampaikan apresiasi kepada BNI yang telah mempercayai kami dan BPPT untuk membantu percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia. Penyebaran covid-19 memang begitu cepat dan mudah, sehingga perlu dilakukan tes secara massal. Kapasitas laboratorium BSL-2 di Indonesia baru mencapai 20.000 sampel per hari. Sedangkan untuk membangun laboratorium BSL 2 membutuhkan waktu dan biaya.

“Mobile Laboratory ini merupakan karya anak bangsa yang akan dapat menambah kapasitas laboratorium BSL-2 yang sudah ada di daerah tersebut. Mobile Laboratory juga dapat berpindah-pindah tempat ke kota yang membutuhkan,” ujar Bambang.

Herry Sidharta mengatakan, Mobile Laboratorium BSL-2 tersebut merupakan  laboratorium bergerak untuk pemeriksaan Covid-19 yang pertama di Indonesia. BNI berharap keberadaan Mobile Laboratorium BSL-2 dapat memudahkan pemeriksaan Covid-19 agar lebih cepat dan menjangkau berbagai daerah.

“Semoga pandemi ini segera berakhir dan kehidupan kembali normal, dengan pemulihan yang sebenar-benarnya pulih, tanpa menyisakan kesulitan lain yang berarti,” ujar Herry.

Pada kesempatan yang sama, BNI juga menyerahkan bantuan berupa Swab Test Gratis untuk warga kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Direktur Utama Pertamedika IHC Fathema Djan Rachmat mengatakan, Kolaborasi dengan BNI kali ini merupakan suatu wujud BUMN yang bergerak cepat sesuai dengan perannya dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat. Sebagai Holding RS BUMN, Pertamedika IHC sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat karena telah ikut serta dalam upaya pencegahan Covid-19 di wilayah Tangerang.

Pada kesempatan ini Pertamedika IHC menurunkan tim medis dari Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ) yang terdiri dari dokter, perawat, dan penunjang medis. RSPJ sendiri merupakan rumah sakit khusus rujukan Covid-19 yang sudah teruji pengalamannya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang terbaik. Lewat RSPJ, Pertamedika IHC hadir dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat luas. Pemberian bantuan Mobile Lab BioSafety Level 2 dari Yayasan Kementerian BUMN ini juga diharapkan menbawa manfaat melalui kemudahan yang diberikan untuk masyarakat agar proses identifikasi Covid-19 bisa berlangsung lebih cepat dan akurat.

“Pertamedika IHC siap mendukung upaya BNI sebagai bentuk sinergi  BUMN. Disamping itu, bagi  Pertamedika IHC, penyediaan Mobile Lab Biosafety Level ini menjadi pengokoh Mekanisme  Speed in 4 T dalam penanganan COVID 19 yang dijalankan oleh Pertamedika IHC. Karena unit Mobile Lab Bio Safety Level 2 dapat diubahgerakkan,  sehingga akan memungkinkan utk pemeriksaan dengan jangkauan lebih luas di seluruh Indonesia, dan ini  artinya menyokong kecepatan dalam Testing,  Tracking, Tracing,  dan Treatment  (4T) serta monitoring yg dilakukan oleh para expert medis kami,” ujarnya.

Kepala Yayasan BUMN Harjawan Balaningrath menambahkan, “Mobile Lab Bio Safety Level 2 ini harus segera didistribusikan ke daerah-daerah di Indonesia,

dan untuk saat ini kami dari Yayasan BUMN yang disupport oleh BNI akan melakukan

pengiriman jalur darat ke Palembang pada senin besok. Nah, hari ini serah terima mobile Lab Bio Safety Level 2 melalui simbolis”.

Program BNI Berbagi

Hingga Agustus 2020, BNI telah merealisasikan bantuan khusus Covid-19 melalui Program BNI Berbagi. Bantuan tersebut berupa 74.768 alat pelindung diri (APD), 465.918 masker, empat unit alat deteksi PCR, tiga unit mobil ambulance, 3 unit ventilator dan 1 unit freezer storage, 12.317 sarung tangan, thermo gun, dan vitamin.

Selain itu, terdapat juga bantuan kebutuhan untuk cuci tangan sebanyak 4.637 unit yang mencakup 279 unit wastafel dan 4.358 pcs hand sanitizer berbagai ukuran serta dua unit extracter RNA serta 7.500 rapid test.

Dalam upaya membantu pendekteksian dini Covid-19, BNI Berbagi juga telah melakukan kegiatan deteksi Covid-19 dengan melaksanakan PCR test di berbagai kota di seluruh Indonesia, antara lain  Jakarta, Padang, Palembang, Yogyakarta, Solo, Semarang, Jawa Timur, Banjarmasin, Bali, dan masih akan berlanjut di kota-kota lain hingga mencapai 30.000 PCR test. Selain itu, BNI memberikan bantuan langsung berupa 135.806 paket pangan kepada masyakarat yang terdampak Covid-19.

BNI Dukung Program Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro

Suarapemerintah.id – Sebagai rangkaian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali ditunjuk pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), untuk menyalurkan Bantuan Presiden Produktif bagi pelaku usaha mikro.

Hal tersebut ditandai dengan peluncuran program Banpres yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Direktur Treasuri dan Internasional BNI Putrama Wahju S, serta perwakilan penerima bantuan di Gedung Agung, Yogyakarta, pada Jumat, 28 Agustus 2020.

Acara ini turut diikuti oleh perwakilan penerima bantuan dari 18 outlet BNI di Wilayah Yogyakarta, 1 di Dinkop Sleman dan di Gedung Agung Yogyakarta yang terhubung secara daring.

“Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI dan bagian dari program PEN, BNI dipercaya oleh Kementerian Koperasi dan UKM untuk menyalurkan Bantuan Presiden Produktif bagi pelaku usaha mikro sebesar Rp 2.400.000 per orang. Penerima bantuan atau pelaku usaha ini adalah nasabah PNM Mekaar yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Putrama Wahju Setyawan.

Untuk tahap pertama, Kementerian Koperasi dan UKM, bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM sebagai lembaga pengusul, menetapkan 316 ribu lebih penerima bantuan pelaku usaha mikro yang disalurkan melalui BNI.

BNI dipilih menjadi bank penyalur karena mampu menyediakan sistem penyaluran yang terintegrasi dengan baik, dari pembukaan rekening secara kolektif sampai tahap monitoring pencairan. BNI juga mampu memberikan kemudahan penerima dalam proses pembuatan rekening (dengan sistem burekol atau buka rekening kolektif) sehingga para penerima hanya perlu melakukan proses aktivasi rekening sebelum buku tabungan dan kartu debit dapat diambil di outlet BNI. Dengan demikian, bantuan dapat segera digunakan untuk kegiatan produktif dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional.

Tempat yang disediakan untuk proses aktivasi rekening ada di semua cabang BNI. Di samping itu, BNI akan menyediakan tempat aktivasi rekening khusus bagi daerah yang berjarak cukup jauh dari cabang BNI terdekat. BNI turut mempersiapkan dashboard bagi Kementerian Koperasi dan UKM yang dapat dimanfaatkan untuk memantau proses penyaluran secara online dan real time.

BNI juga telah berpengalaman dalam menyalurkan program bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. Pertama, BNI berkolaborasi dengan Kementerian Sosial dalam menyalurkan bansos Program Keluarga Harapan, yang dampaknya terasa bagi 4,2 juta penerima sejak 2016. BNI juga menyalurkan dana bantuan Program Sembako untuk 8,2 juta penerima sejak 2017.

Kedua, bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Program Indonesia Pintar yang menyalurkan dana ke 3 juta penerima sejak 2012. Ketiga, membantu Kementerian Agama menyelenggarakan Program Indonesia Pintar yang menyentuh 1,5 juta siswa sejak 2018.

Keempat, bekerja sama dengan project management office Kartu Prakerja untuk menyalurkan Kartu Prakerja. Sebanyak 680 ribu kartu telah disalurkan BNI tahun ini. Dalam hal ini, BNI menjadi satu-satunya bank dan partner pengembangan sistem digital Prakerja.

Kelima, mendukung Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional menyalurkan bantuan kepada 818 ribu mahasiswa sejak 2018. Keenam, dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyelenggarakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. Sebanyak 12 ribu bantuan sudah diberikan sejak 2018.

Ketujuh, bersama Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan sosial bibit sebanyak 1.709 untuk kelompok tani sejak 2019.

Selain memberikan fitur dan kemudahan dalam proses penyaluran bantuan, BNI menjamin keamanan nasabah dengan menerapkan standar yang tinggi terhadap keamanan data transaksi keuangan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah yang terus memercayai BNI sebagai bank penyalur berbagai program bansos, banpres, dan program subsidi. Semua inovasi digitalisasi penyaluran bantuan sosial, bantuan pemerintah, dan program subsidi tersebut adalah upaya BNI dalam fungsinya sebagai agent of development. BNI berkewajiban menyukseskan setiap program pemerintah, termasuk memastikan semua program bansos, banpres, dan subsidi disalurkan secara nontunai (cashless) serta memenuhi 6T, yaitu tepat sasaran, tepat kualitas, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, dan tepat administrasi,” tutup Putrama.

Laba Sebelum Pajak Maybank Kuartal II 2020 RM 1,26 Miliar

Beritamedia.idMaybank, bank keempat terbesar di Asia Tenggara dari segi aset, hari ini mengumumkan laba sebelum pajak (PBT) Group untuk kuartal II yang berakhir 30 Juni 2020 turun 52,6% menjadi RM1,26 miliar dibandingkan dengan RM2,65 miliar pada periode yang sama tahun lalu sehubungan Group mencatat dampak penerapan pembatasan pergerakan serta penurunan suku bunga di sebagian besar pasar regional yang muncul akibat pandemi COVID-19. Laba bersih pada kuartal tersebut turun sekitar RM1 miliar atau 51,5% menjadi RM941,7 juta dari RM1,94 miliar tahun lalu.

Pendapatan bunga bersih (net fund based) pada kuartal II 2020  turun sebesar RM326,5 juta dibandingkan dengan kuartal II 2019, yang disebabkan adanya Day-One modification loss oleh karena penerapan moratorium untuk pembiayaan dengan suku bunga tetap dan pemotongan 50 basis poin (bps) dalam Overnight Policy Rate.  Hal ini diimbangi dengan penarikan kredit yang lebih tinggi, terutama untuk segmen UKM dan KPR, pertumbuhan yang kuat pada simpanan giro dan tabungan (CASA) kami yang meningkatkan rasio CASA kami menjadi 40,2% serta rencana funding relief  untuk segmen UKM. Pada 14 Agustus 2020, Group telah menyalurkan total RM1,4 miliar di bawah kredit Fasilitas Bantuan Khusus BNM (BNM Special Relief Facility) kepada UKM.

Pendapatan non bunga pada kuartal II 2020, sementara, mencatat kenaikan 5,0%, didukung oleh hasil investasi dan trading yang lebih baik, serta peningkatan dalam keuntungan yang belum direalisasi atas aset keuangan dan investasi. Jika digabungkan, pendapatan operasional bersih turun 4,1% menjadi RM5,65 miliar dari RM5,89 miliar tahun lalu.

Mengingat kondisi pasar yang melemah selama kuartal tersebut, pengendalian biaya tetap menjadi fokus utama Group, yang mengakibatkan biaya overhead mencatat penurunan 4,1% menjadi RM2,71 miliar pada kuartal II 2020 dari RM2,82 miliar pada kuartal II 2019. Net Impairment loss untuk kuartal II 2020 naik menjadi RM1,74 miliar dibandingkan dengan RM452,3 juta tahun lalu karena Group mengambil langkah kehati-hatian dan meningkatkan provisi berdasarkan asumsi ke depan, mengingat kemungkinan pandemi yang masih berlanjut dan akan mempengaruhi dinamika bisnis dan masyarakat secara global.

Maybank Chairman, Datuk Mohaiyani Shamsudin mengatakan, “Kuartal kedua telah menjadi salah satu kuartal yang paling menantang yang kami lalui sebagai Group dan  prospek perekonomian di masa depan masih belum dapat memberi kepastian, mengingat vaksin belum ditemukan, meskipun ada beberapa indikasi ekonomi mulai pulih.”

“Kendati demikian, kami berbesar hati pergerakan bisnis inti kami telah berkembang tanpa hambatan selama periode ini, dan kami telah mempertimbangkan kembali strategi kami untuk masa depan. Kami berkomitmen untuk bekerja dengan nasabah kami dalam mengatasi rintangan usaha yang dihadapi selama pandemi, dan kami tengah mempersiapkan diri untuk bangkit dari pandemi ini dengan cerdas dan siap untuk menjalankan bisnis yang dikonfigurasi ulang, bila diperlukan. Kami harus mampu bertahan dalam lingkungan usaha yang sangat berbeda, memastikan kami dapat terus menciptakan nilai optimal bagi para stakeholder kami,” tambahnya.

Sementara itu, Maybank Group President & CEO, Datuk Abdul Farid Alias ​​mengatakan, “Pencapaian kinerja kami merupakan cerminan dari apa yang telah kami lalui, yaitu diterapkannya pengendalian pergerakan masyarakat yang diperlukan untuk mengendalikan penyebaran wabah; kebijakan berikutnya tentang suku bunga serta tindakan proaktif moratorium yang dimaksudkan untuk memberi kita semua peluang untuk mengelompokkan dan menyusun kembali rencana kita. Selama periode tersebut, telah memberikan kepada kita semua waktu untuk membuat penyesuaian yang diperlukan agar kita menjadi produktif kembali, khususnya dalam masa yang kini dikenal sebagai normal baru. Setelah proses ini selesai, kami dapat fokus untuk membantu nasabah kami yang terkena dampak pandemi COVID-19 agar dapat melanjutkan operasional bisnis dan kehidupan mereka.”

Farid menambahkan, “Hal yang sangat membantu kami adalah strategi kami dalam menjaga tingkat likuiditas dan permodalan dengan baik, dan kami akan terus mempertahankan neraca yang kuat untuk memberi kami kapasitas untuk mengejar peluang bisnis di saat ketika peluang muncul. Pada saat yang sama, kami akan terus mencari peluang pertumbuhan baik di segmen perbankan konsumer dan global, asuransi dan perbankan syariah sambil mempercepat penetrasi layanan digital kami untuk memperbesar pangsa pasar. Selain itu, kami akan mengintensifkan fokus kami dalam mengelola biaya dan risiko untuk membantu kami tetap tangguh dalam jangka panjang. ”

Dividen

Oleh karena kondisi yang tidak menentu saat ini akibat pandemi COVID-19, Maybank memprioritaskan upaya pemeliharaan modal dan likuiditas. Saat ini, Group tidak menawarkan pembayaran dividen interim untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2020 karena Group baru saja  bangkit dari pandemi.

Sekilas tentang Semester I, 2020

Selama semester I yang berakhir pada 30 Juni 2020, pendapatan operasional bersih Group tumbuh sebesar 5,3% menjadi RM12,37 miliar didukung kenaikan net fee-based sebesar 27,8%, yang mengkompensasi penurunan 3,4% dalam pendapatan bunga bersih. Laba operasional sebelum provisi meningkat 9,9% karena penerapan disiplin biaya yang menghasilkan overhead tetap tahun ke tahun.

Namun, net impairment loss naik menjadi RM2,77 miliar dari RM1,09 miliar pada tahun sebelumnya karena upaya pencadangan proaktif yang diterapkan di paruh pertama, ditambah dengan beberapa penghapusan akun. Hal ini mengakibatkan penurunan PBT sebesar 20,6% menjadi RM4,05 miliar, sedangkan laba bersih mencapai RM2,99 miliar dibandingkan dengan RM3,75 miliar tahun lalu.

Upaya berkelanjutan dalam mengelola biaya menghasilkan rasio biaya terhadap pendapatan Group meningkat lebih jauh menjadi 45,6% pada semester I 2020 dari 47,9% tahun sebelumnya, karena pertumbuhan pendapatan jauh melebihi pertumbuhan biaya overhead sekitar 5% YoY.

Kredit & Simpanan

Group di Malaysia mencatat pertumbuhan kredit yang stabil sebesar 4,4% year-on year pada 30 Juni 2020, meskipun hal ini diimbangi oleh kontraksi sebesar 8,4% di pasar luar negeri sebagai bagian dari strategi berkelanjutan untuk memastikan pertumbuhan portofolio sejalan dengan postur risiko saat ini yang timbul dari wabah pandemi. Hal ini mengakibatkan penurunan marjinal sebesar 1% dalam pinjaman bruto Group dari tahun sebelumnya.

Simpanan meningkat 2,2%, didorong oleh peningkatan yang kuat sebesar 7% di Singapura dan 1,2% di Malaysia, karena Group melanjutkan fokusnya pada pertumbuhan basis pendanaan berbiaya rendah di pasar dalam negeri. Hal ini mengakibatkan rasio CASA Group melonjak menjadi 40,2% pada Juni 2020 dibandingkan dengan 34,9% pada tahun sebelumnya.

Meskipun pertumbuhan simpanan stabil, khususnya CASA, marjin bunga bersih (NIM) untuk semester I 2020  turun sebesar 15 bps menjadi 2,09% dibandingkan dengan 2,24% pada tahun sebelumnya yang disebabkan oleh pemangkasan suku bunga serta dampakdari Day-One modification loss untuk membuat asumsi terhadap suku bunga tetap untuk pembiayaan. Sementara, untuk Kuartal II 2020, kompresi pada NIM lebih tinggi sebesar 24 bps menjadi 1,95% dari 2,19% pada Kuartal II 2020. Namun demikian, Group terus melakukan pengawasan secara aktif atas pengelolaan aset dan liabilitas serta disiplin harga untuk meminimalkan kompresi pada NIM mengingat potensi peningkatan tekanan yang diperkirakan akan tetap berlanjut sepanjang tahun.

Likuiditas & Kekuatan Modal

Maybank mempertahankan likuiditas dan permodalan yang kuat selama periode laporan, dengan rasio CET1 di 15,43%, dan rasio modal total 19,04%, yang mempertahankan posisi bank sebagai salah satu bank dengan kapitalisasi terbaik di kawasan. Rasio cakupan likuiditas Group juga sehat 140,5% – jauh di atas persyaratan peraturan 100%.

Kualitas Aset

Meskipun terjadi peningkatan pencadangan, Group mencatat peningkatan kualitas aset dengan penurunan rasio Gross Impaired Loans (GIL) menjadi 2,49% pada Juni 2020 dari 2,62% pada Juni 2019. Hal ini juga menegaskan secara signifikan bahwa kualitas aset bank berada pada posisi yang lebih baik jika dibandingkan dengan Kuartal I 2020 dimana Gross Impaired Loans Group adalah 2,71%. Sementara NPL baru relatif aman pada Kuartal II 2020, Group mengambil sikap proaktif untuk meningkatkan pengelolaan pada bisnis tertentu dan kreditur korporasi di pasar utama (home markets) yang menunjukkan adanya pelemahan, serta pada beberapa portofolio ritel di pasar di mana variabel makro ekonomi juga menunjukkan adanya potensi pelemahan.

Group terus memastikan pemantauan yang ketat atas portofolio kreditnya, melakukan komunikasi secara proaktif dengan nasabah yang terdampak kondisi bisnis yang menantang dan untuk memastikan mereka dapat mengelola kewajiban keuangan mereka selama periode ini.

Pasar Utama

PT Bank Maybank Indonesia Tbk hari ini mengumumkan kenaikan laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali (PATAMI) sebesar 7,0% menjadi Rp809,7 miliar pada semester pertama yang berakhir 30 Juni 2020 di tengah gejolak dan disrupsi pasar yang disebabkan pandemi Covid-19. Kinerja didukung oleh peningkatan pendapatan non bunga (fee based income) dan pengelolaan biaya strategis secara berkelanjutan (sustained strategic cost management).  Bank mencatat kenaikan pendapatan fee based sebesar 1,4% menjadi Rp1,2 triliun pada Juni 2020.  Pada tahun sebelumnya, Bank memasukkan pendapatan fee non rutin sebesar Rp 101,0 miliar dari hasil penyelesaian arbitrase domestik. Bila pendapatan fee non rutin tersebut tidak diperhitungkan, maka Bank mencatat kenaikan fee 11,0% yang berasal dari fee Global Market, bancassurance dan Wealth Management, serta biaya transaksi e-channel.

2 Pasar di Kota Yogya Sabet Juara Lomba Pasar Siaga Covid-19

Suarapemerintah.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus meningkatkan kewaspadaan di masa pandemi covid-19. Salah satunya dengan terus melalukan langkah preventif dan terus mengkampanyekan protokol kesehatan dalam berbagai cara, terutama di tempat-tempat umum seperti di pasar tradisional.

Hal tersebut di buktikan dengan torehan juara lomba pasar siaga covid-19 yang di gelar oleh Pemda DIY, dalam lomba ini dua pasar tradisional di Kota Yogya menyabet juara, dua pasar tersebut adalah pasar Beringharjo yang mendapatkan juara terbaik dua dengan kategori pasar type A, dan pasar Gedongkuning mendapatkan peringkat terbaik pertama dengan kategori pasar type B.

Salah satu panitya penyelenggara, Subekti mengatakan jika lomba tersebut merupakan upaya Pemerintah untuk memutus mata rantai penularan covid-19 terutama di tempat umum, dalam hal ini adalah pasar.

Ia menjelaskan dalam perlombaan tersebut terdapat 4 kriteria dalam penilaian pasar di antaranya ada atau tidaknya protokol kesehatan secara tertulis, kelengkapan protokol, implementasi di lapangan dan yang terakhir ada atau tidaknya inovasi dalam suatu pasar.

“Pertama kita menilai ketersediaan protokol kesehatannya, apakah sudah dilakukan oleh pasar terebut atau belum. Kedua unsur di dalam protokol tersebut lengkap atau tidak, semakin lengkap semakin bagus. Ketiga diimplementasikan. Keempat adalah inovasi, kita melihat apa saja yang dilakukan pasar tersebut,” ujarnya, Senin (31/8/2020).

Dengan adanya lomba ini, lanjutnya, bukan untuk menghakimi kondisi suatu pasar tertentu. “Namun dengan lomba ini, kami berusaha menunjukkan bahwa ada pasar yang bagus dalam penerapan protokol covid-19 dan bisa menjadi contoh pasar lain,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kota Yogya, Yunianto Dwi Sutono mengucapkan rasa syukurnya dengan penghargaan tersebut, Iapun berharap agar torehan membanggakan ini bisa menjadi contoh bagi pasar-pasar lain dalam penerapan protokol kesehatan.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada paguyuban pedagang pasar dan seluruh elemen komunitas pasar atas partisipasinya, sehingga protokol kesehatan pasar siaga covid-19 berjalan dengan optimal,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut ia menjelaskan jika pihaknya terus melakukan upaya preventif  baik secara internal maupun eksternal.

Langkah ini diberlakukan di seluruh pasar tradisional di kota Yogya guna pencegahan penyebaran covid-19.

“Ada beberapa kebijakan internal dan eksternal yang kami berlakukan. Misalnya penyediaan antiseptik, sabun cuci tangan, hand sanitizer, dan pembersihan secara intensif di lokasi-lokasi yang sering disentuh pengunjung atau pedagang. Upaya ini bersifat preventif,” katanya.

Tak sampai disitu, Ia juga meminta lurah pasar mengecek kondisi sanitasi di tiap pasar, salah satunya wastafel untuk memastikan bahwa fasilitas tersebut berfungsi dengan baik sekaligus menyiapkan sabun cuci tangan.

“Misal ada laporan beberapa wastafel tidak berfungsi dengan baik. Saya langsung meminta agar fasilitas tersebut segera diperbaiki sehingga berfungsi kembali. Harapannya, pengunjung maupun pedagang juga rutin cuci tangan untuk menghindari penyebaran covid-19,” katanya.

Untuk pasar-pasar yang memiliki banyak pengunjung seperti pasar Beringharjo, Pathuk, Kranggan, dan Demangan, pihaknya juga memberlakukan upaya pencegahan lebih, seperti penggunaan thermo gun untuk memastikan pengunjung pasar sedang demam atau tidak.

Ia juga meminta lurah pasar dan petugas keamanan di tiap pasar untuk rutin memberikan edukasi kepada pedagang terkait pentingnya menjaga kebersihan untuk mengantisipasi potensi penyebaran covid-19. (Han)

Wawako Kunjungi Lokasi Kebakaran Pasar Perumnas

Suarapemerintah.id – Pasca kebakaran di Pasar Perumnas Sako Palembang Jalan Indragiri RT 06 Kelurahan Sialang, Jumat, 28 Agustus 2020 sekitar pukul 13.00 WIB kemarin, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda saat meninjau lokasi kebakaran mengintruksikan kepada dinas terkait serta camat setempat untuk melakukan gotong-royong bersama guna membersikan sisa puing-puing kebakaran.

Menurutnya kondisi cuaca saat ini memang cukup panas, belum lagi hembusan angin yang kencang membuat kita untuk waspada akan terjadinya kebakaran beruntun akibat derasnya angin yang berhembus. Maka dari itu saya mengajak kepada masyarakat kota Palembang untuk waspada serta jangan lengah, perhatikan semua jika kita hendak pergi keluar luar mulai dari kompor dan listrik rumah kita.

“Ya besok kita adakan gotong-royong membersihkan sisa-sisa puing kebakaran, kegiatan tersebut secara langsung akan saya pimpin. Sementara menunggu perbaikan secara bertahap, mereka akan kita bantu untuk pemasangan terpal untuk menutupi atap kios mereka yang hancur. Setelah itu barulah diadakan pemasangan ulang instalasi listrik.

Lanjutnya kepada korban kebakaran untuk tetep bersabar jangan terlalu lama larut akan kesedihan, tetap semangat karena Pemerintah kota Palembang tidak akan diam dalam menindaklanjuti musibah yang terjadi. Tentunya hal ini harus didukung penuh oleh masyarakat sekitar dalam kegiatan kemanusiaan,”jelas Wakil Walikota Palembang, Sabtu, 28 Agustus 2020.

Ditempat yang sama, Teti Ginting (47) salah satu pedagang yang kiosnya terbakar menambahkan jika dirinya sudah tidak ada lagi uang, karena modal untuk memperpanjang dagang sudah dilahap si jago merah kemarin.

“Yo dua kios habis dan satu kios lagi mengalami kerusakan. Harapan saya kepada Ibu Wakil Walikota secepatnya bantu kami yang saat ini mengalami kesusahan disaat kondisi Pandemi.

Lanjutnya, saya belum tau mau melakukan apa hari ini karena saya bingung mau jualan belum bisa, meskipun tersisa satu kios saya yang selamat namun kondisinya mengalami kerusakan dan masih berantakan,” tutupnya saat berkeluh kesah bersama Wakil Walikota.

Menkominfo Tegaskan Komitmen Jaga Ruang Digital

Suarapemerintah.idBadan Pengawas Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum, bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika menandatangani Nota Kesepakatan Aksi (NKA) tentang Pengawasan Konten Internet dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020. Menteri Kominfo Johnny G. Plate menegaskan kesepakatan itu merupakan bagian dari komitmen Pemerintah dalam ruang digital yang sehat dan bersih.

“Saya tentu menyambut dengan hati yang sangat gembira bahwa kementerian dan lembaga yang terkait dengan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 didukung dengan ekosistemnya mempunyai komitmen, bahkan dituangkan secara tertulis melalui nota kesepakatan aksi untuk penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 berlangsung secara sukses, termasuk kesuksesan untuk menjaga ruang digital yang sehat,” tuturnya di Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Jum’at (28/08/2020).

Menurut Menteri Johnny transformasi digital yang terakseleratif sebagai dampak pandemi Covid-19, juga memberikan dampak dalam aspek politik. “Secara khusus Pilkada 2020, dimana informatika dan telekomunikasi memainkan peran yang vital dan signifikan untuk mendukung suksesnya pesta demokrasi dan sirkulasi demokrasi dalam kaitan penentuan pemimpin di daerah, gubernur, bupati dan walikota di 270 provinsi, kabupaten dan kota pada 9 Desember 2020,” ujarnya.

Aksi Bersama Jaga Kualitas Demokrasi

Menteri Kominfo menegaskan kecerdasan dan kemampuan sebagai bangsa menentukan kualitas demokrasi. Menurutnya, hal itu akan lebih tampak jika memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara cerdas, termasuk aspek hilir telekomunikasi dan Informatika yaitu ruang digital atau konten internet.

“Kalau kita melihat urutannya maka first line of prevention atau garis pertama untuk menjaga ruang digital yang sehat dan bersih justru berada pada penyelenggara pemilu dan penegakan hukum, Kami tentu berharap kolaborasi dan kerja sama ini untuk memastikan first line of prevention atau menjaga di tingkat pertama itu harus sukses, sehingga the last line of prevention yang menjadi tugas akhir menjaga ruang digital di Kominfo menjadi lebih ringan,” ujarnya

Menteri Johnny mengambil analogi irigasi untuk menggambarkan peran antarpihak dalam menjaga ruang digital agar sehat dan bersih.

“Proses pemilu dan sirkulasi demokrasi seperti sistem irigasi. First line of prevention dalam hal ini penyelenggara pemilu dan penegakan hukum adalah bendungan. Pada saat kita menjaga bendungan dengan baik, maka sawah akan teraliri dengan baik menghasilkan tumbuhan dan bisa panen dengan baik dan sukses. Namun, apabila tanggul bendungan jebol maka air bah akan mengaliri dan memporakporandakan wilayah persawahan, dan kita tentu akan mengalami kesulitan yang berujung pada kegagalan panen,” jelasnya.

Oleh karena itu, Menteri Kominfo berharap penyelenggara pemilu, penegakan hukum dan partisipan utama dari Pilkada dapat menjaga agar “bendungan” tersebut tidak jebol. Menurutnya, Kementerian Kominfo berada di “sawah” agar dapat membagi air rata mengaliri pesawahan. 

“Jika ruang digital diisi dengan air bah hoaks, disinformasi maupun hate speech, tentu ruang digital menjadi kotor. Sebaliknya, apabila air bah bendungan atau disinformasi ini mengaliri sawah dan di sawah hanya dilengkapi dengan gayungan-gayungan saja, maka tentu sulit membersihkan sawah yang sudah diisi dengan air bah akibat jebolnya bendungan,” tegasnya. 

Menteri Johnny menegaskan, lewat kerja sama antarpihak untuk menjaga TIK dengan baik akan menjadi salah satu kunci sukses penyelenggaraan Pilkada.

“Saya kira analogi saya ini bisa dipahami, maksudnya sangat jelas bahwa di tingkat first line of prevention menjadi tugas kita bersama-sama untuk menjaga agar teknologi informasi dan komunikasi serta ruang digital kita digunakan dengan baik, digunakan dengan benar dan bermanfaat bagi peningkatan dan kualitas demokrasi Indonesia melalui penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 yang sukses seperti yang kita harapkan bersama,” ungkapnya. 

Kolaborasi

Menteri Kominfo menegaskan pihaknya akan menggunakan seluruh instrumen yang dimiliki untuk secara disiplin dan penuh kewaspadaan mengambil bagian dan mengimplementasikan NKA bersama Bawaslu dan KPU.

“Agar bersama-sama sukses dalam sirkulasi demokrasi dalam rangka  memilih eksekutif daerah melalui Pilkada tahun 2020 yang menjadi titik awal pembangunan daerah,” tandasnya.

Mengutip arahan Presiden Joko Widodo mengenai momentum akselerasi transformasi digital, Menteri Johnny mengajak semua pihak melakukan lompatan dalam mewujudkan demokrasi berkualitas di tengah pandemi Covid 19. 

“Di sektor demokrasi dan politik, Pilkada adalah salah satu momentum yang bisa kita gunakan dengan memanfaatkan secara optimal dan maksimal serta secara cerdas ruang digital untuk melakukan lompatan kualitas demokrasi di Indonesia,” ajaknya.

Menurut Menteri Kominfo, momentum itu akan terwujud dan berhasil apabila kolaborasi ekosistem di sektor politik  bisa dilakukan bersama-sama, “Hari ini kita menandatangani Nota Kesepakatan Aksi di antara penyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu dan pemerintah melalui Kementerian Kominfo, tetapi kekuatan spiral negara menjadi faktor kunci dan penting, khususnya pelibatan masyarakat didalamnya,” tegasnya.

Menteri Johnny menilai kualitas demokrasi sangat ditentukan melalui pelibatan dan partisipasi masyarakat. Dalam Pilkada menurutnya dibutuhkan kecerdasan untuk memanfaatkan ruang digital bagi peserta Pilkada dan konstituen pemilihnya.

Menurut Menteri Kominfo, ruang digital dalam Pilkada memainkan peran yang penting guna menyampaikan gagasan visi dan misi para peserta Pilkada. Oleh karena itu, aturan-aturan yang sudah disiapkan penyelenggra diharapkan dapat mendorong peserta Pilkada memanfaatkan ruang digital guna mentransmisikan program visi dan misi yang sehat kepada masyarakat. 

“Persaingan perlu, kontestasi gagasan perlu, tapi permusuhan verbal dan tertulis melalui ruang digital bukan ciri dan khas Indonesia, bukan ciri khas demokrasi Indonesia. Kali ini kita dihadapkan pada satu tantangan di mana kolaborasi kita akan memberikan sumbangsih pada peningkatan hasil pilkada dan kualitas demokrasi Indonesia,” tegasnya.

Kepada Ketua KPU dan Ketua Bawaslu, Menteri Johnny menyatakan Pilkada 2020 menjadi fase sangat penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia, “Kita saat ini di uji betul kemampuan kolaborasi kita untuk menyelenggarakan pemilu dengan memanfaatkan teknologi tinggi dan modern,” tuturnya.

Menurut Menteri Kominfo, Pilkada 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19 merupakan uji coba pertama dalam perjalanan demokrasi. Dengan kesiapan dan kesungguhan semua elemen yang terkait, Menteri Johnny meyakini Pilkada 2020 akan sukses, terutama dalam memanfaatkan TIK.

“Kesuksesan Pilkada 2020 dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya ruang digital akan menentukan kualitas demokrasi kita pada sirkulasi demokrasi berikutnya, termasuk sirkulasi demokrasi penting kita pada saat Pilpres dan Pileg tahun 2024 nanti,” ujarnya.

Dukungan Hulu sampai Hilir

Dalam kesempatan itu, Menteri Kominfo menegaskan kesungguhan bersama dengan penyelenggara dan ekosistem untuk memastikan kesuksesan Pilkada 2020. Menurutnya, Kementerian Kominfo menyediakan infrastruktur telekomunikasi dan Informatika yang sudah digelar dan sedang gelar saat ini agar bisa dimanfaatkan secara optimal oleh penyelenggara dan peserta Pemilu.

“Dalam hal ini tentu berharap bahwa titik-titik sentral komunikasi, transmisi informasi, pemanfaatan teknologi informasi agar juga memperhatikan betul di mana tersedianya sinyal 4G secara khusus, seperti misalnya penempatan TPS lokasi rekapitulasi dan seterusnya,” ungkapnya.

Secara teknis, teknologi yang sudah dimiliki oleh Indonesia termasuk sertifikat elektronik dan quality of service dari sinyal bandwidth yang tersedia sudah memungkinkan untuk melakukan proses pemilihan Kepala Daerah secara digital, “Tetapi pasti di tengah berbagai pertimbangannya, tahapannya, yang dipilih adalah tahapan yang paling mudah untuk kita pertanggungjawabkan dan saya yakin itu menjadi pilihan KPU dan Bawaslu saat ini,” ujarnya

Menurut Menteri Johnny, KPU dan Bawaslu dapat memanfaatkan secara optimal, di sisi lain dengan menjaga legitimasi proses tersebut tetap tinggi dan dihargai oleh masyarakat, khususnya konstituen dan pemilih Indonesia. 

“Sekali lagi Kominfo mendukungnya dari hilir sampai hulu, dari hulu sampai hilir untuk quality of service, infrastruktur digital serta berkolaborasi untuk memastikan ruang digital kita, Pemilu Pilkada kita bisa kita tangani dengan berperang melawan konten-konten yang tidak selayaknya hoaks, disinformasi, hate speech dan lain sebagainya,” tegasnya.

Menteri Kominfo bersama Ketua Bawaslu RI Abhan dan Ketua KPU RI Arief Budiman melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan Aksi tentang Pengawasan Konten Internet dalam Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.

Dalam acara itu  juga berlangsung Deklarasi Internet Indonesia Lawan Hoaks Dalam Pilkada 2020 yang didukung oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia dan sejumlah platform media sosial seperti BIGO Live Indonesia, Google Indonesia, Facebook Indonesia, LINE Indonesia, Telegram Indonesia, Tiktok Indonesia, dan Twitter Indonesia.  

Menkominfo dan Wakil Dubes Amerika Serikat Bahas Akselerasi TransformasiDigital

Suarapemerintah.id Pemerintah Republik Indonesia bersama Pemerintah Amerika Serikat membahas beberapa peluang kerjasama diantaranya dalam bidang infrastruktur telekomunikasi, talenta digital, dan pelindungan data pribadi.

Pembahasan rencana kerja sama tersebut dilakukan dalam pertemuan persahabatan antara Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate bersama Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Heather Variava.

“Tadi pertemuan persahabatan yang luar biasa antara Indonesia dan Amerika Serikat, Indonesia tentu mengetahui keunggulan dan kelebihan Amerika dan Amerika juga melihat peluang-peluang apa yang ada di Indonesia, sehingga mampu nanti membangun kerja sama yang muncul benefit untuk Indonesia dan untuk Amerika,” tutur Menteri Johnny usai mengadakan pertemuan tersebut di Hotel Pullman, Jakarta, Jum’at (28/08/2020).

Menteri Johnny mengatakan, perbincangan yang dilakukan perwakilan kedua negara mencakup transformasi digital dari aspek teknologi informasi dan komunikasi serta sumberdaya manusia.

“Pembahasan aspek teknologinya sampai ke sumberdaya manusia atau digital talent yang disediakan Kementerian Kominfo. Amerika memberikan dukungan itu,” tuturnya.

Pemerintah Amerika Serikat, lanjut Menteri Kominfo, menyiapkan dukungan financing support kepada perusahaan Amerika untuk mengambil bagian di dalam pembangunan digital ekonomi dan digital broadcasting di Indonesia.

“Secara spesifik tadi Ibu Wakil Duta Besar menyampaikan komitmen dan keinginan keikutsertaan pemerintah Amerika Serikat dan perusahaan Amerika Serikat dalam pembiayaan dari program-program pembangunan transformasi digital, termasuk di dalamnya ada digital broadcast, teknologi informasi, dan infrastruktur TIK,” jelasnya.

Peluang Kerja Sama Infrastruktur TIK

Menteri Johnny menegaskan, di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia secara serius melakukan kerja sama bilateral dengan negara-negara mitra dalam pengembangan dan pembangunan infrastruktur TIK di Indonesia.

“Saya perlu menyampaikan bahwa walaupun ada Covid-19 tetapi kerja sama bilateral Indonesia dengan banyak negara di tingkat internasional tetap berjalan, Covid-19 tidak menghambat relasi bisnis dan relasi hubungaan ekonomi yang dibangun, khususnya terkait dengan transformasi digital  dan digital broadcasting,” tegasnya.

Menurut Menteri Kominfo, hingga saat ini ada beberapa negara besar di dunia yang menyampaikan minat untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia. 

“Secara serius hari ini Ibu Wakil Duta Besar hari ini menyampaikan minatnya Amerika untuk mengambil bagiannya, ada juga pemerintah Perancis dan perusahaan Perancis, ada juga pemerintah Jepang dan perusahaan Jepang,” tuturnya.

Meskipun demikian, Menteri Johnny menyatakan semua minat kerja sama tersebut nantinya akan dilakukan sesuai tahapan dan mekanisme yang ada di pemerintah Indonesia dan pemerintah negara mitra. Seperti dari financing maupun teknologi dari perusahaan-perusahaan negara-negara yang bersangkutan.

“Diskusinya tadi bagus, terbuka, banyak hal didiskusikan mulai dari hulu sampai hilir di transformasi digital. Kami mendiskusikan mulai dari legislasi atau payung hukum, mendiskusikan juga yang berkaitan dengan deployment infrastruktur TIK,” jelasnya

Menurut Menteri Kominfo, dalam pertemuan tadi juga diisi dengan diskusi mengenai digital talent untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.  Tidak saja pemenuhan digital talent di tingkat menengah tetapi juga gerakan nasional literasi digital di tingkat basic.

“Kita mendiskusikan juga bagaimana menjaga ruang digital yang lebih baik yang berhubungan dengan cyber security dan cyber crime. Pemahamannya sama, Amerika share values dan share experience yang Amerika miliki, kita juga share kondisi keterkinian di Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Menteri Johnny, kedua negara mempunyai semangat dan keinginan yang sama untuk membangun hubungan ekonomi yang lebih  luas dan lebih besar.

“Untuk untuk saat ini dan di waktu yang akan datang walaupun di tengah pandemi Covid-19. The show must go on, Covid will not stop us! Kita tetap maju walaupun ada Covid-19,” tegasnya.

Dukungan Pemerintah AS

Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Heather Variava mengatakan, pemerintah Amerika Serikat mengapresiasi pertemuan tersebut karena ada banyak kesempatan untuk perusahaan Amerika di Indonesia untuk memberikan dukungan dalam pembangunan sektor ekonomi digital.

“Ada kesempatan antara pemerintah Amerika Serikat untuk kerja sama dengan perusahaan dan pemerintah Indonesia. Tapi juga ada kesempatan untuk mendukung secara pelatihan dan pendidikan terkait dengan human capital development yang itu prioritas Pak Jokowi,” ujarnya

Menurut Heather Variava sudah ada beberapa program pemerintah yang didukung pemerintah Amerika melalui Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia.  “Kami berharap rencana kerja sama tersebut akan terealisasi dalam waktu dekat,” ungkapnya.

48 Video Ikuti Lomba Jejak Wali di Nusantara

Suarapemerintah.id – Sebanyak 48 Video terpilih masuk tahap penilaian nasional Lomba Jejak Wali di Nusantara yang digelar Ditjen Bimas Islam. Video tersebut sudah terpilih sebagai yang terbaik di tingkat provinsi.

“Lomba video Jejak Wali di Nusantara ini sudah dipertandingkan di tingkat provinsi sejak Juni hingga Agustus 2020,” ujar Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam, Sayid Alwi Fahmi, di Jakarta, Minggu (30/8).

Di tingkat nasional, kata Fahmi, video tersebut akan dinilai dewan juri yang terdiri dari Komisi Penyiaran Indonesia, Lembaga Sensor Film, Seniman, Budayawan, dan unsur Kementerian Agama.

Setiap video mengangkat tema yang berbeda-beda. Dari Jawa Tengah misalnya, tiga video yang sampai tingkat nasional bertemakan:  Luru Kasejaten (Raden Munding Wangi Mencari Hakekat Hidup), Jejak Sunan Kalijogo di Bumi Sambhara Bhudara, dan Wali Sigedong. Sedangkan dari provinsi DI Yogyakarta, mengirimkan video dengan judul Slametan, The Journey, dan Istana Kematian.

Fahmi mengatakan, peserta tingkat nasional masih dimungkinkan bertambah. Sebab, panitia masih menerima laporan dari tiap provinsi hingga akhir Agustus 2020.

“Penilaian tingkat nasional akan dilaksanakan pertengahan September. Ada Piala Menteri Agama dan uang pembinaan dengan total Rp 70 juta bagi enam pemenang,” jelasnya.

Fahmi menerangkan, tahun ini adalah kali ketiga Kemenag menggelar lomba video yang mengangkat tema kebudayaan Islam di Nusantara. Sebelumnya, perhelatan yang ditujukan pada kelompok milenial itu digelar dengan tema “Situs Sejarah Islam di Nusantara” (2018), dan “Tradisi dan Budaya Islam Indonesia” (2019).

“Tahun ini kami mengangkat tema ‘Jejak Wali di Nusantara,’ untuk mengokohkan kesadaran generasi muda akan nilai-nilai budaya Islam yang dibawa para pendakwah di masa lalu, yang dalam terminologi masyarakat dipanggil dengan sebutan wali,” ungkapnya.

Jejak dakwah para wali itu, ditambahkan Fahmi, masih terlihat hingga saat ini. “Karena itu, lomba ini secara umum ditujukan untuk memberi perlindungan, pembinaan, pengembangan, dan pelestarian khazanah budaya Islam yang dibawa para ulama kita di masa lalu. Jangan sampai kesadaran kita akan sejarah dan kebudayaan Islam ini terkikis,” pungkasnya.

Pendidikan Islam Diminta Beradaptasi dengan Era Digital

Suarapemerintah.idPendidikan Islam diminta beradaptasi pada era milenial masih mendapat tantangan dalam menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman digital. Di era industri 4.0 lembaga-lembaga pendidikan Islam menghadapi tekanan globalisasi yang semakin kuat, di antaranya laju perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani. “Para santri dan pelajar yang berbasis pesantren harus terus menjadi manusia pembelajar yang mampu merespon isu-isu dan kebutuhan kekinian,” tegasnya saat memberikan sambutan pada wisuda perdana Insititut Pesantren KH. Abdul Chalim (IKHAC), Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (30/08).

Institusi pendidikan Islam itu luas, meliputi madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi. Ramdhani mengingatkan agar semua institusi itu adaptatif pada dinamika kekinian. Diingatkannya, pendidikan Islam diminta beradaptasi jangan terlalu dalam mengenang zaman keemasan dan romantisme sejarah masa lalu. “Orang terpelajar adalah pemilik masa lalu, dan orang yang terus belajar akan menjadi pemilik masa depan,” tambahnya.

IKHAC adalah perguruan tinggi keislaman yang dinanungi oleh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto, Jawa Timur. Dalam wisuda kali ini, IKHAC menyematkan gelar sarjana S1 bagi 460 wisudawan, termasuk sembilan mahasiswa asal luar negeri, seperti Afganistan, Thailand, Malaysia dan negara Asia lainnya.

Pengasuh dan pendiri Pesantren Amanatul Ummah, KH. Asep Abdul Chalim berpesan agar para wisudawan menjadi sosok yang mandiri dan siap menyongsong era digital. Para Alumni, selain dibekali penguatan mental spiritual, juga sudah dibekali ilmu-ilmu terapan yang siap dipakai untuk bekal hidup di era industri 4.0, seperti akutansi, teknologi informasi, bahasa Arab dan bahasa Inggris.

“Saya kira lulusan sini sudah membawa cukup bekal untuk berkiprah di tengah-tengah masyarakat dan juga siap menjadi enterpreneur,” katanya. Berbagai kompetensi itulah yang menurutnya menjadi aspek keunggulan IKHAC yang didisain menjadi World Class University. (ST)

KH Bunyamin Ruhiat Apresiasi Kemenag Keluarkan Protokol Kesehatan Pesantren

Suarapemerintah.id – Pimpinan pondok pesantren Cipasung Tasikmalaya Kyai Haji A. Bunyamin Ruhiat mengapresiasi Kementerian Agama (Kemenag) keluarkan protokol kesehatan bagi pesantren. Menurutnya, dengan protokol kesehatan yang disiapkan tersebut, pesantren mampu untuk tetap bergeliat di tengah pandemi COVID-19 .

“Alhamdulillah Pak Menteri Agama telah mengeluarkan panduan protokol kesehatan di lingkungan pesantren, ini sangat membantu sekali,” kata KH Bunyamin saat menerima Wakil Menteri  Agama Zainut Tauhid di Kampus Ponpes Cipasung, Minggu (30/08).

Menurutnya, dengan patuh pada protokol kesehatan yang disampaikan kepada Kemenag tersebut, pesantren dapat tetap beraktivitas dengan aman dan tercegah dari penularan Covid-19. Kesadaran untuk melaksanakan protokol kesehatan ini juga harus dimiliki oleh seluruh warga pesantren, termasuk para orang tua wali santri.

“Anak-anak yang masuk ke pesantren harus dipastikan mereka sehat. Jadi kalau sedang tidak sehat, kami tidak perbolehkan,” kata KH Bunyamin.

“Insyaallah kalau semua sehat masuk sini, kalau sudah di dalam, tetap aman. Ada poin-poin yang harus dilakuka, insyaAllah itu kami kerjakan. Misalnya, di sini merupakan kawasan wajib masker,” imbuhnya.

Lebih lanjut KH Bunyamin menuturkan, penerapan protokol kesehatan tersebut menjadi solusi akan kekhawatiran masa depan pendidikan di pesantren.

“Dengan adanya covid-19 Ini, ada hikmahnya. Yaitu, kita lebih meningkatkan keimanan terhadap qada dan qadar. Tapi keberlangsungan pendidikan harus juga tetap menjadi pemikiran bersama. Karena ini menyangkut penyiapan generasi mendatang,” imbuhnya.

Kekhawatiran terhambatnya keberlangsungan pendidikan akibat Covid-19 ini juga sempat dirasakan pengurus Pondok Pesantren Cipasung yang memiliki sekitar 2.600an santri. “Namun Alhamdulillah panduan protokol yang dikeluarkan Menag ini menjadi solusi,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi mengaku turut senang. “Ketika mengeluarkan protokol tersebut, kami pun berusaha menimbang-nimbang. Namun karena dukungan para Kyai yang meyakinkan bahwa protokol kesehatan bisa diterapkan di pesantren, maka kami keluarkan,” tuturnya.

“Kami berharap santri kita tetap bisa belajar dengan nyaman di pesantren, dan tetap aman dari Covid-19,” sambungnya.

Tampak hadir mendampingi Wamenag dalam silaturahmi tersebut, Kakanwil Kemenag Jawa Barat Adib dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya.