Beranda blog Halaman 4813

Wamenag Ingatkan Enam Syarat Menuntut Ilmu kepada Santri Cipasung

Suarapemerintah.id – Dalam kunjungan kerja (kunker) di Provinsi Jawa Barat Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid berkesempatan tatap muka dengan para santri pondok Pesantren Cipasung. Setelah bertemu dengan para santri Pondok Pesantren Darul Ma’arif Ciamis pada hari pertama kunker, Wamenag kemudian bertemu dengan santri Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya di hari kedua.

Di hadapan santri pesantren asuhan KH A. Bunyamin Ruhiat ini, Wamenag mengingatkan enam syarat menuntut ilmu. “Syarat yang termaktub dalam Kitab Ta’lim Muta’alim ini pasti sudah dihafal adik-adik. Nah bagaimana menerapkannya,” ujar Wamenag, Minggu (30/08).

“Bila ingin sukses menuntut ilmu, maka adik-adik harus memiliki enam hal ini,” imbuh Wamenag usai mengajak para santri merapal syair tentang syarat menuntut ilmu dari Syayidina Ali bin Abi Thalib yang tercantum dalam kitab karya Syeikh Az-Zarnuji tersebut.

Wamenag yang hadir di pesantren Cipasung dengan didampingi Kakanwil Kemenag Jabar Adib ini pun menguraikan enam hal tersebut. Pertama, kecerdasan. “Cerdas di sini, harus cerdas akalnya, cerdas emosionalnya, dan cerdas akhlak nya,” tuturnya.

“Yang terpenting saat ini adalah cerdas akhlak nya. Karena walaupun dia cerdas akalnya tapi tidak baik secara akhlak nya, biasanya sulit untuk masuk ilmunya,” sambungnya.

Kedua, kemauan yang kuat. Dengan kemauan yang kuat, tekad yang bulat, maka seseorang akan mampu mencapai tujuannya.

Ketiga, sabar. “Menuntut ilmu itu ya harus sabar. Adik-adik pun harus sabar selama belajar di pesantren ini,” kata Wamenag.

Keempat, punya bekal. Bekal menurut Wamenag dibutuhkan untuk memperoleh pendidikan. Kelima, mencari guru yang pandai.

“Kecenderungannya anak-anak muda di luar, belajar tapi tidak punya guru. Belajar dari Kyai google. Mereka ini yang kemudian mengetahui tapi tidak dari sumber yang benar. Tidak ada dasar keilmuan, dan sanadnya terputus,” kata Wamenag.

“Nah sementara adik-adik di sini beruntung sekali. Karena memiliki guru-guru yang sangat mumpuni, dan memiliki sanad yang terus bersambung denga  sumber ilmunya,” tuturnya.

Keenam, waktu yang panjang. ” Menuntut ilmu itu tidak sebentar. Jadi bersabar, adik-adik harus belajar di pesantren ini dengan waktunya yang panjang. Jangan  sedikit-dikit minta pulang,” kata Wamenag.

Di akhir pertemuan,  Wamenag juga mengingatkan para santri untuk mematuhi protokol kesehatan selama melakukan pembelajaran di masa Covid-19 ini. “Ingat untuk sering mencuci tangan, selalu gunakan masker, dan tetap menjaga jarak,” pesannya.

Gedung Layanan Haji Terpadu Tasikmalaya Direncanakan Selesai Desember

Suarapemerintah.id – Umat muslim di Kabupaten Tasikmalaya tak lama lagi dapat merasakan pelayanan haji dan umrah yang semakin baik. Pasalnya, Kementerian Agama saat ini tengah membangun Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Tasikmalaya yang ditargetkan akan selesai pada Desember 2020.

“Ini kita targetkan selesai pada 25 Desember 2020, Pak Wamen. Nanti pelayanan haji akan dipindahkan ke sini,” tutur Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat saat mendampingi Wamenag Zainut Tauhid meninjau proses pembangunan PLHUT, di Tasikmalaya, Minggu (30/08).

PLHUT yang berlokasi pada bagian belakang komplek Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya ini merupakan salah satu PLHUT yang dibangun dengan pembiayaan SBSN tahun anggaran 2020. Untuk wilayah Jawa Barat sendiri, terdapat tiga PLHUT yang dibangun atas biaya SBSN di tahun 2020 ini, yaitu: PLHUT Kabupaten Karawang, PLHUT Kabupaten Subang, dan PLHUT Kabupaten Tasikmalaya.

Wamenag Zainut Tauhid menyampaikan, pembangunan PLHUT merupakan salah satu ikhtiar pemerintah dalam rangka perbaikan layanan haji dan umrah.  “Ini merupakan salah satu inovasi perbaikan layanan haji tahun 2020. Hingga saat ini sudah adalah 16 PLHUT yang diresmikan. Terakhir kemarin PLHUT di Subang,” ujarnya.

Keberadaan PLHUT diharapkan Wamenag dapat lebih mempermudah pelayananan haji dan umrah bagi masyarakat.”Kemenag menargetkan akan menyelesaikan 56 PLHUT di tahun 2020 ini. InsyaAllah PLHUT di Tasikmalaya ini merupakan salah satu yang dapat selesai tanpa terkendala apa pun,” tutur Wamenag.

Menko Luhut Bahas Perlunya Transformasi Diri Hadapi COVID-19

Suarapemerintah.id – Jakarta, Dalam menghadapi pandemi COVID-19, pemerintah berharap kiranya masyarakat Indonesia dapat men transformasi diri hadapi covid-19 menjadi lebih kuat dan lebih kompetitif lagi. Hal itu diungkapkan Menko Marves Luhut B.Pandjaitan dalam acara High Impact Seminar pada Pagelaran Karya Kreatif Indonesia yang dilaksanakan secara virtual, Minggu (30-08-2020).

“Bangsa Indonesia sedang menghadapi tantangan yang mengharuskan kita untuk mentransformasi diri  agar bisa keluar dari situasi saat ini menjadi lebih kuat dan lebih kompetitif. Kita jangan terus berada pada ketakutan Covid-19. Covid-19 ini justru men trigger kita untuk melakukan inovasi sana-sini, membuat Indonesia sesuatu yang lebih bagus lagi,” kata Menko Luhut.

Untuk transformasi diri hadapi covid-19 tersebut, Menko Luhut menjelaskan setidaknya memerlukan tiga hal utama, yaitu harus kompak bekerja sama, semangat inovasi, dan wajib menjaga optimisme.

“Seperti kompak bersama itu tidak bisa kita lakukan tanpa teamwork. Teamwork ini sangat penting untuk kita bisa memanfaatkan Covid-19 bukan hanya sebagai tantangan saja, tetapi peluang banyak hal dalam kehidupan kita. Kita tidak ada pilihan selain kompak bekerja sama untuk menyelesaikan permasalahan di depan mata,” ujarnya.

“Untuk inovasi kita harus terus maju, dengan banyak sekali bantuan dari pemerintah dan pihak terkait. Sementara optimisme, kita wajib menjaga optimisme. Butuh optimisme walaupun misal dalam keadaan tertekan, karena Tuhan memberikan kita jalan keluar kalau kita ada niat,” tambahnya.

UMKM

Terbukti dengan teamwork/ bekerja sama, lanjut Menko Luhut, beberapa kebijakan dapat dilaksanakan dengan baik seperti salah satunya UMKM  dan IKM yang belakangan ini menjadi fokus pemerintah.

“Dengan bekerja sama, kira mampu mendorong lebih dari 1,6 juta unit UMKM dan IKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital semenjak 14 Mei lalu. Angka ini sudah mencapai 83% dari target 2 juta sebagaimana arahan Presiden RI,” ungkapnya.

Untuk UMKM tersebut, apablia kita tidak bertransformasi, lanjut Menko Luhut, Indonesia akan tertinggal. Dirinya menjelaskan, di Taiwan, Jerman, Korea Selatan, di mana UMKMnya sudah mulai supply untuk industri high technology. “Jadi UMKM sekarang jangan hanya makanan, fashion saja, tetapi mulai ke Hi-Technology. UMKM adalah salah satu pilar utama perekonomian Indonesia. UMKM ini backbone= kita,” ucap Menko Luhut.

“Kita harus berpikir out of the box. Tidak boleh kita berpikir hanya business as usual, terutama dalam pandemi ini. Semua putar otak kita, itu pesan saya ke anak muda saat vcall, ayuk berkreasilah kalian, kami akan membantu wujudkan mimpi-mimpi kalian,” tambah Menko Luhut.

Dalam acara ini, Menko Luhut kembali mengajak agar kiranya kita juga harus menunjukkan keberpihakan kepada negeri tercinta dengan salah satunya membeli produk-produk yang memiliki tingkat komponen dalam negeri yang tinggi. Presiden tegas menyatakan agar semua Kementerian dan Lembaga dan BUMN untuk membeli produk-produk Indonesia. Sehingga, betul-betul dapat kita dorong UMKM.

“Saya titip kita jangan pernah takut untuk melakukan sesuatu yang benar, sepanjang untuk kepentingan nasional Republik Indonesia tercinta, ayo bersama-sama kita melakukannnya,” pungkas Menko Luhut.

Diketahui pertumbuhan Indonesia mengalami kontraksi 5,32% pada kuartal dua. Pelambatan ekonomi tercermin dari sisi pengeluaran. Konsumsi domestik mengalami kontraksi 5,5% yang terburuk dalam 20 tahun terakhir akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia. 58% GDP Indonesia bergantung pada konsumsi. Sektor makanan, minuman, fesyen, transportasi, komunikasi, dan akomodasi memainkan peranan penting untuk meningkatkan konsumsi domestik.

Menko Polhukam Gandeng Seniman dan Budayawan untuk Kampanye Protokol Kesehatan

Suarapemerintah.idMenko Polhukam Moh. Mahfud MD kampanye protokol kesehatan di hadapan seniman dan budayawan Yogya, di Warung Bu Ageng, milik seniman Butet Karteredjasa, di Mantrijeron, Yogyakarta (29/8/2020).

Dalam kesempatan ini, Menko Polhukam menegaskan kegiatan ekonomi sangat penting, tapi kampanye protokol kesehatan tetap harus dijalankan dengan tetap memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak.

“Sekarang mulai terlihat, kegiatan ekonomi masyarakat sudah mulai bergerak, kegiatan sosial politik bergerak, tapi protokol kesehatannya belum begitu imbang,” ujar Menko Polhukam kepada wartawan yang pada malam itu semua mengenakan masker.

Pelibatan seniman dan budayawan dalam penerapan kampanye protokol kesehatan, Mahfud menilai sangat efektif karena dilakukan dengan cara persuasif.

“Kawasan-kawasan tertentu masih ada yang belum pakai masker, sebaiknya ditertibkan melalui cara-cara persuasif, maka saya lewat seniman dan budayawan karena seniman dan budayawan pendekatannya lebih persuasif,” tambah Menko Polhukam.

Sejumlah seniman dan budayawan yang hadir dalam kesempatan ini antara lain Butet Kartaredjasa, Didik Nini Thowok, Agus Noor, Sujiwo Tejo dan beberapa seniman, kurator, dan budayawan lain.

Acara didahului dengan dialog antara Menko Polhukam dengan para seniman. Sejumlah seniman mempertanyakan langkah yang ditempuh pemerintah terkait dengan protokol kesehatan yang kini mulai diabaikan. “Para seniman sejatinya sudah melakukan berbagai inisiatif dalam menghadapi pandemi  Covid-19, tapi tampaknya kesadaran akan protokol kesehatan semakin longgar di masyarakat” ujar Suwarno Wisetrotomo, kurator dan dosen ISI Yogyakarta.

Usai berdialog, Menko Polhukam Moh. Mahfud MD juga serahkan 2000 masker untuk para seniman dan budayawan Yogya.

Gerakan Indonesia Tertib Kampanye Penggunaan Masker diProvinsi Yogyakarta

Suarapemerintah.id – Dalam rangka menerapkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019, Menko Polhukam bersama dengan jajaran TNI/Polri terus ber kampanye penggunaan masker dan penerapan protokol kesehatan di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selama 2 hari di Jogjakarta, Menko Polhukam bersama dengan para seniman dan budayawan serta tokoh agama, mengajak seluruh elemen masyarakat terus menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan cara menggunakan masker pada setiap kesempatan terutama di areal lingkungan publik serta lingkungan pondok pesantren.

“Saya berharap Jogja ini menjadi contoh bagi daerah daerah lain untuk memajukan ekonomi dan perang melawan Covid-19,” ujar Menko Polhukam Moh. Mahfud MD di Yogyakarta, Minggu (30/8/2020).

Melalui Gerakan Indonesia Tertib, Menko Polhukam berkesempatan membagikan masker kepada para pengunjung, tukang becak dan pedagang di seputaran Malioboro. Hal ini sebagai bentuk nyata dalam rangka pencegahan  dan pengendalian Corona Virus Disease 2019. Dalam kesempatan yang sama, Menko Polhukam juga meninjau Pasar Beringharjo untuk melihat aktivitas masyarakat di masa penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Acara kemudian dilanjutkan bertemu dengan para santri dan santriwati bertempat di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Kaliurang dalam Aksi Nyata Kampanye Penggunaan Masker di Lingkungan Pondok Pesantren. Dalam kesempatan ini, Menko Polhukam menyampaikan pentingnya penerapan protokol kesehatan di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan pondok pesantren dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan serius dalam pertumbuhan klaster baru penyebaran covid-19.

Aksi Nyata Gerakan Indonesia Tertib merupakan salah satu bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang diharapkan mampu memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyebaran Covid-19. Aksi Nyata Gerakan Indonesia Tertib penggunaan masker akan terus dilaksanakan di beberapa daerah sebagai implementasi dari pelaksanaan Inpres 6 Tahun 2020.

“Kegiatan Gerakan Indonesia Tertib yang dilaksanakan di Provinsi Yogyakarta telah sukses dilaksanakan dan disambut secara optimis oleh masyarakat Jogja,” kata Asisten Deputi (Asdep) Koordinasi Penanganan Konflik dan Keamanan Transportasi Brigjen Pol. Erwin Chahara Rusmana.

Erwin mengatakan Jogja dipilih sebagai tempat kegiatan GIT karena Jogja merupakan daerah wisata, daerah pendidikan, dan daerah budaya yang unik dengan keberagaman kulture budaya serta masyarakatnya yang heterogen. “Semoga dengan adanya kegiatan ini semakin menyadarkan kita tentang pentingnya menggunakan masker untuk kesehatan dan memerangi Covid-19,” kata Erwin.

Event Burung Berkicau Piala Gubernur, Awal Pemerintah Buka Kembali Kegiatan Pariwisata

Suarapemerintah.id – Event burung berkicau Piala Gubernur tahun 2020 resmi digelar, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri membuka kegiatan yang dilaksanakan sebagai peringatan hari kemerdekaan ke-75 RI di Halaman Balai Raya Semarak, Bengkulu, Minggu (30/8).

Menurut Hamka, pelaksanaan event burung berkicau piala gubernur  ini sebagai langkah awal pemerintah dalam membuka kegiatan-kegiatan yang dapat menarik para wisatawan, apalagi kita tahu antusias masyarakat atau peminat burung berkicau sangatlah besar dan potensial.

“Di era kehidupan baru ini kita sedang mencoba untuk membuka event-event yang bisa terlaksana dengan menerapkan protokol kesehatan. Untuk event burung berkicau ini, kita lihat antusias masyarakat sangat besar sekali, setelah selama masa pandemi ini nihil kegiatan,” ujarnya.

Hamka menjelaskan Pemerintah saat ini sedang fokus dalam memulihkan perekonomian di masyarakat, untuk itu dengan kembalinya digelar kegiatan-kegiatan di masyarakat dapat memulihkan sektor ekonomi yang selama pandemi menurun.

“Selain fokus dalam penanganan covid, tentu pemulihan ekonomi masyarakat perlu juga dilakukan. Semoga dengan adanya pelaksanaan berbagai event, perekonomian di masyarakat dapat kembali pulih. Dan tentu masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan, agar Covid cepat berakhir” jelas Hamka.

Sementara, Ketua Panitia acara burung berkicau, Susanto menyampaikan pelaksanaan event ini mampu menarik minat para pencinta burung berkicau hingga keluar daerah, walaupun masih suasana pandemi Covid-19. Hal ini terbukti dari antusias peserta yang tercatat dari panitia. Sebanyak 1200 an burung akan berpartisipasi untuk 17 kelas yang dipertandingkan, dan akan dinilai oleh juri nasional yang sudah berpengalaman.

“Alhamdulillah, peserta luar daerah (Sumsel, Jambi, Padang) yang kami undang berkesempatan hadir mengikuti lomba ini. Antusias peserta lokal juga patut diacungi jempol, mulai pagi tadi peserta sudah ramai, dan juga sudah ikut mematuhi aturan dengan menerapkan protokol kesehatan,” terang Santo.

Lebih lanjut, Santo mengatakan dukungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya Gubernur Rohidin Mersyah sangatlah luar biasa. Mulai dari awal tahap perencanaan hingga pelaksanaan event ini, sehingga kita bisa adakan di halaman rumah dinas Gubernur.

“Event ini hasil kerjasama yang baik antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, BETV, dan Ronggolawe, serta beberapa sponsor yang ikut mendukung. Semoga event ini dapat meningkatkan gairah para pencinta burung berkicau, yang selama pandemi ini harus sedikit menahan hasrat turun gantangan, selamat bertanding,” pungkas Susanto. (MC Pemprov Bengkulu)

Sukses, Event Tahunan Perdana Burung Berkicau Piala Gubernur 2020 Resmi Ditutup

Suarapemerintah.id – Event Perdana Burung Berkicau Piala Gubernur tahun 2020 yang perdana digelar tahun ini resmi ditutup, Minggu (30/8). Kegiatan yang dilaksnakan satu hari ini, ditutup secara resmi oleh Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri yang sebelumnya juga membukanya.

Tercatat sebanyak 1200 lebih burung berkicau berlomba untuk 17 kelas dipertandingkan yang dinilai oleh juri nasional yang sudah berpengalaman. Kegiatan ini sebagai rangkaian peringatan hari kemerdekaan RI ke-75 yang dilaksanakan di halaman Balai Raya Semarak Bengkulu.

Keluar sebagai Juara Umum kategori Bird Club (BC) yaitu, Bengkulu Tim BC dengan meraih Poin 925. Sedangkan Juara Umum kategori Single Fighter (SF) disabet Ok Sanak SF dengan Poin 275. Para juara masing-masing mendapatkan piala, sertifikat serta uang pembinaan.

Dalam sambutannya, Sekda Hamka Sabri mengatakan, dengan event tahunan ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus mendorong dan merespon kerjasama dengan para kicau burung mania. Hamka juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi serta antusias para peserta dan masyarakat yang juga membuat semarak dan sukses kegiatan tersebut.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh para pencipta burung berkicau, para juri, serta segenap panitia penyelenggara yang telah berpartisipasi mensukseskan kegiatan ini,” tutur Sekda Hamka.

Kegiatan ini, sebut Hamka, sebagai bentuk kepedulian pemerintah provinsi terhadap klub-klub ataupun kelompok masyarakat yang selama ini terkurung akibat pandemi Covid-19.

“Kami merasakan gundah gulana para pencinta kicau burung mania, karena hampir enam bulan tidak ada event akibat pendemi Covid-19 yang melarang untuk berkumpul,” ujarnya.

Event ini juga, lanjut Hamka sebagai upaya untuk memulihkan perekonomian masyarakat ditengah kondisi Covid-19 ini.

“Semoga event ini dapat terus berlanjut untuk tahun tahun selanjutnya dan akan menjadi event tahunan di Provinsi Bengkulu,” harapnya, sembari menutup secara resmi event Burung Berkicau Piala Gubernur 2020.

Ketua Panitia acara burung berkicau Susanto menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada pemerintah provinsi Bengkulu khususnya Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang telah memberikan ruang dan fasilitas para pencinta burung berkicau untuk menyalurkan hobi mereka.

“Terimakasih atas dukungan dari pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya Gubernur Rohidin Mersyah sangatlah luar biasa. Mulai dari awal tahap perencanaan hingga pelaksanaan event ini, sehingga kita bisa adakan di halaman rumah Gubernur ini,” ujarnya.

Dukungan Perhimpunan WALI Pulihkan Bisnis Waralaba dari Pandemi

Beritamedia.id – Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (WALI) akan menggelar sesi diskusi dan seminar untuk para pemilik bisnis waralaba, kemitraan dan peluang usaha di Indonesia dengan konsep webinar pada Rabu (2/9) mendatang mulai pukul 15.00 – 17.00 WIB melalui sarana Zoom Webinar.

Sesi bertajuk Indonesia Franchise, Partnership & Business Owners Gathering dengan tema “Mengelola Bisnis Waralaba di Masa Pandemi” akan menghadirkan narasumber dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Selain itu, turut hadir juga sebagai narasumber yakni Ketua Komite Tetap Bidang Waralaba, Lisensi & Kemitraan Kamar Dagang & Industri Indonesia (KADIN) Levita G Supit, Ketua Umum Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (WALI) Tri Raharjo, dan Partner & Founder International Franchise Business Management (IFBM) Burang Riyadi.

Serta para pelaku bisnis waralaba, lisensi & kemitraan di Indonesia antara lain Anna Yulianti dari Melia Laundry, Antarina S.F Amir dari HighScope Indonesia, Danny Anthonius dari Ixobox dan Soeng Peter Suryadi dari Alfamart dan acara webinar ini akan dimoderatori oleh Yulia Astuti selaku Sekjend Perhimpunan WALI.

Para narasumber akan membagi berbagai pengalaman dari masing-masing bisnis dalam menyikapi hantaman badai pandemi yang terjadi. Diharapkan dari sesi ini akan terjadi sharing knowledge, sharing information, diskusi mengenai mengelola bisnis waralaba di tengah pandemik, memulihkan kembali pendapatan, pengembangan gerai, memperbaiki performa bisnis hingga meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan kondisi saat ini.

Selain itu juga diharapkan dari sesi ini semakin tercipta semangat dan memperkuat kerjasama maupun networking antara pemilik bisnis waralaba, kemitraan maupun peluang usaha lainnya di tanah air Indonesia.

Sesi ini merupakan sesi pertama dari serangkaian seminar daring “Road to FLEI 2020 – Spirit Ekonomi Bangkit” yang diadakan dari 2 September hingga 7 Oktober 2020 sebagai kegiatan daring yang dilakukan untuk menuju penyelenggaraan FLEI – Franchise & License Expo Indonesia di Oktober mendatang yang diorganisir oleh Reed Panorama Exhibitions bersama Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia dan Kamar Dagang & Industri Indonesia (KADIN).

Beragam topik menarik dengan berbagai narasumber ahli akan dihadirkan setiap minggunya sebagai upaya membangkitkan semangat para pelaku bisnis untuk kembali menggerakkan roda ekonomi di tengah pandemi maupun masyarakat umum yang sedang mencari informasi dan pengetahuan mengenai bisnis waralaba maupun peluang usaha lainnya. Setiap sesi terbuka untuk umum dan tidak dikenakan biaya atau gratis.

Untuk mengikuti sesi Indonesia Franchise, Partnership & Business Owner Gathering yang akan diselenggarakan pada Rabu mendatang dapat mendaftarkan diri melalui link . Jika ingin mengetahui sesi-sesi lainnya dapat mengunjungi website www.franchise-expo.co.id atau akun Instagram  @fleiexpoid.

Siaran Pers No. 101/HM/KOMINFO/08/2020 tentang Targetkan5000 Peserta, Kominfo Dukung Kelas Belajar Podcast Siberkreasi

Suarapemerintah.id – Kementerian Kominfo Dukung kelas Belajar Podcast Siberkreasi pelatihan untuk menciptakan peluang kelahiran kreator konten dan wirausaha digital. Kelas Belajar Podcast itu dipandu Kreator Nongkrong sebagai mitra jejaring GNLD (Gerakan Nasional Literasi Digital) Siberkreasi dengan target 5000 peserta.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Dukung Kelas Belajar Podcast Siberkreasi, Semuel Abrijani Pangerapan memberikan apresiasi dan dukungan atas pelaksanaan pelatihan yang bisa menghasilkan kreator konten yang akan membantu pendidikan masyarakat di dunia maya.

“Saya optimis, dengan adanya kelas podcast ini akan mendorong masyarakat untuk menghasilkan lebih banyak konten yang positif dan mendidik masyarakat,” ungkapnya ketika menyampaikan sambutan secara virtual dari Jakarta, Sabtu (29/08/2020).

Menurut Dirjen Semuel, pelatihan ini juga menarik karena bisa menjadi alternatif untuk menambah penghasilan dan mengembangkan wirausaha online.

“Akan lebih baik lagi jika dapat menjadi sumber penghasilan di masa krisis pandemi. Sebenarnya ini adalah momentum yang tepat untuk memulai podcast dan berwirausaha online,” ungkapnya.

Mengutip laporan laman podcastinsight.com, Dirjen Aptika menyatakan terdapat lebih dari 30 juta episode di seluruh dunia per April 2020, dan lebih dari 40% penduduk Amerika mendengar podcast baik di rumah maupun di perjalanan atau ketika berada di kendaraan. Hal itu merupakan peluang tersendiri untuk mendapatkan alternatif penghasilan.

“Di Indonesia sendiri, berdasarkan laporan data Spotify, kita merupakan jumlah pendengar Podcast terbanyak di Asia Tenggara. Diprediksikan akan ada 2,2 miliar pendengar podcast per bulan di tahun 2024,” tutur Dirjen Aptika.

6 Sesi Virtual

Menurut Ketua Umum Siberkreasi, Yosi Mokalu, podcast akan menjadi the future of content creation.  Oleh karena itu, pemanfaatan podcast oleh  Siberkreasi dapat menjadi salah satu kontribusi dalam mengembangkan ekosistem podcast di Indonesia.

“Kita ingin berkontribusi terhadap ekosistem  podcast dengan mengajak masyarakat Indonesia yang ingin bersuara serta menciptakan konten yang bermutu dengan media audio,” tuturnya.

Pelaksanaan Kelas Podcast yang berlangsung secara virtual sampai Desember 2020. Setiap kelas akan berlangsung dalam 6 sesi pertemuan yang berlangsung setiap hari Sabtu.

Melalui kelas ini Siberkreasi bermaksud memberikan kontribusi untuk masyarakat yang terdampak pandemi agar lebih kreatif menciptakan konten bermutu hingga bisa menghasilkan uang,” jelas Yosi Mokalu seraya menunjukkan peserta bisa mendaftarakan diri melalui www.kelaspodcastsiberkreasi.com

Kelas podcast dirancang dengan durasi 90 menit dalam bentuk pemaparan materi dan dilanjutkan sesi tanya jawab. Setiap sesi dipandu oleh 1 moderator dan 1 narasumber. Modul Pelatihan terdiri dari beberapa tahapan antara lain (1) Pengantar, di mana peserta akan dikenalkan dasar-dasar fitur dan manfaat podcast serta belajar memproduksi podcast sederhana; (2) Planning, untuk mengenali proses merencanakan sebuah podcast dan bekal yang harus mereka miliki sebelum memulai rekaman; (3) Produksi, peserta akan belajar prinsip merekam konten podcast dan melakukan editing dengan target menghasilkan satu episode podcast.

Selanjutnya (4) Branding untuk pengenalan dan penerapan prinsip branding yang penting untuk memasarkan dan menjaring audiens ke podcast.  Dan mereka terakhir (5) Monetisasi, pembelajaran berbagai teknik monetisasi untuk mensupport produksi podcast berjalan mandiri dan berkelanjutan.

Ada Master class akan menjadi penutup rangkaian modul Kelas Podcast dengan menghadirkan pembicara tamu yang sudah berkecimpung didunia podcasting dan menjadi publik figur dan sumber referensi di bidang ini,” jelas Yosi Mokalu.

Sebagai mentor Kelas Podcast, Siberkreasi melibatkan VP Content and Community INSPIGO, Pradipta Nugrahanto; podcaster eksklusif Spotify dan pendiri komunitas podcaster Rizky Ardi Nugroho; dan pendiri jejaring podcast Box2Box Indonesia, Tio Prasetyo Utomo.

GNLD Siberkreasi merupakan gerakan nasional untuk menanggulangi ancaman potensi bahaya terbesar yang sedang dihadapi oleh Indonesia, yaitu penyebaran konten negatif melalui internet seperti hoax, cyberbullying dan online radicalism.

Gerakan ini juga mendorong masyarakat untuk aktif berpartisipasi menyebarkan konten positif melalui internet dan lebih produktif di dunia digital. Siberkreasi hadir dari inisiatif bersama berbagai kalangan, komunitas peduli, swasta, akademisi, masyarakat sipil, pemerintah dan media.

Kunjungi Ponpes Darul Ma’arif Ciamis, Wamenag Jalani Protokol Kesehatan

Suarapemerintah.id – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid mengakhiri lawatan hari pertamanya di Provinsi Jawa Barat di Pondok Pesantren Darul Ma’arif, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Wamenag yang tiba pukul 21.00 WIB ini, tampak melemparkan senyum hangat kepada pengurus pesantren dan para santri yang menyambutnya dengan kumandang shalawat dan tabuhan rebana.

Sebelum memasuki areal pesantren yang dihuni oleh 500an santri putra dan putri ini, rombongan Wamenag menjalani protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan, pemeriksaan suhu, hingga menggunakan masker. “Ini protokol yang diterapkan untuk menjaga kondisi kesehatan di pesantren ini, Pak Wamen,” tutur Pengasuh Ponpes Darul Ma’arif KH Kusoy saat menyambut Wamenag, Sabtu (29/08).

“Bagus ini (pelaksanaan protokol kesehatan). Alhamdulillah,” sahut Wamenag yang datang untuk menghadiri Milad ke-10 Pondok Pesantren Darul Ma’arif Ciamis ini.

Tak hanya itu, memasuki areal acara, tampak para santri duduk berjejer di lapangan luas, dengan tetap menjaga jarak dan menggunakan masker.

Hadir mendampingi Wamenag di Pondok Pesantren Darul Ma’arif, Kakanwil Kemenag Jabar Adib, Direktur Bina KUA Muharram Marzuki, dan Direktur KSKK Madrasah A.Umar.

Sebelumnya, dalam agenda kunjungan kerjanya ini, Wamenag telah berkunjung ke beberapa satuan  Kabupaten di Jawa Barat. Pertama, Wamenag meninjau lahan hibah Pemda untuk pembangunan MAN Insan Cendekia serta persiapan embarkasi Kertajati, di Subang. Kedua, menghadiri penandatanganan MOU JQH dan Kanwil Jabar di Purwakarta, serta ketiga,meresmikan Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kec Garawangi dan Kec Darma, di Kabupaten Kuningan.

Selanjutnya, Wamenag dijadwalkan akan melanjutkan kunjungan kerjanya di Jawa Barat  pada Minggu, 29 Agustus 2020.