Beranda blog Halaman 4814

Orang Benar akan Hidup dengan Iman Percayanya

Suarapemerintah.id – Saudara-saudara yang dikasihi oleh Tuhan. Dasar renungan minggu ini diambil dari Habakuk 1:2-4; 2:1-4

“Berapa lama lagi, Tuhan, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar, aku berseru kepada-Mu: “Penindasan!” tetapi tidak Kautolong? Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, sehingga aku memandang kelaliman? Ya, aniaya dan kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian terjadi. Itulah sebabnya hukum kehilangan kekuatannya dan tidak pernah muncul keadilan, sebab orang fasik mengepung orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik.” (Habakuk 1:2-4)

“Aku mau berdiri di tempat pengintaianku dan berdiri tegak di menara, aku mau meninjau dan menantikan apa yang akan difirmankan-Nya kepadaku, dan apa yang akan dijawab-Nya atas pengaduanku. Lalu Tuhan menjawab aku, demikian: “Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh, supaya orang sambil lalu dapat membacanya. Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh. Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.” (Habakuk 2:1-4)

Sampai di situ pembacaan Alkitab kita. Yang berbahagia ialah orang yang mendengar dan melakukan Firman Tuhan di dalam hidupnya, Haleluya.

Saudara-saudara yang dikasihi oleh Tuhan Yesus. Saya ingin memulai renungan ini dengan sebuah pertanyaan sederhana. Apakah ada di antara saudara yang sekalipun di dalam kehidupan saudara tidak pernah merasa kuatir? Pasti tidak ada ya, apalagi dalam saat-saat seperti sekarang, saat pandemi COVID-19 ini, ada banyak kekuatiran di dalam kehidupan kita.

Saudara, rasa kuatir sebenarnya adalah sesuatu yang wajar dan manusiawi. Bahkan dalam kadar tertentu rasa kuatir itu diperlukan. Rasa kuatir yang sewajarnya membuat kita mawas diri, berjaga-jaga dan berusaha untuk menjalani kehidupan kita dengan baik. Kalau kita kuatir gagal ujian misalnya, maka kita akan giat mempersiapkan diri untuk ujian itu dengan belajar. Kalau kita kuatir akan pandemi Covid-19, maka kita pakai masker, rajin cuci tangan, menjaga jarak, dan seterusnya.

Jadi, dalam kadar tertentu, rasa kuatir itu bahkan diperlukan. Rasa kuatir dalam diri, bisa menimbulkan rasa mawas diri. Tetap berhati-hati dan berjaga-jaga sehingga kita bisa menjalani kehidupan kita dengan baik.

Tetapi saudara sekalian, kekuatiran bisa menjadi buruk dan merusak kehidupan manakala itu terjadi secara berlebihan, bukan cuma kuatir tetapi juga dikuasai kekuatiran, bukan cuma kuatir tetapi sudah menjadi ketakutan. Takut gagal jadinya tidak pernah mencoba, takut kekurangan jadinya pelit, takut celaka jadinya tidak mau pergi ke mana-mana, takut masa depan lalu orang jadi bunuh diri. Bahkan, sering karena kekuatiran, orang melakukan tindakan-tindakan yang irasional, tindakan-tindakan yang tidak masuk akal, menimbun harta sebanyak-banyaknya hanya karena kuatir akan masa depan, menindas yang lain yang berbeda dengan dia, karena kuatir suatu saat tidak lagi jadi mayoritas, tidak jadi penguasa lagi lalu lawan-lawannya ditindak. Atau mendiskriminasi orang-orang tertentu karena ketakutan-ketakutan yang tidak beralasan. Peristiwa penolakan mayat korban Covid-19 untuk dikubur di daerah tertentu, itu adalah gambaran ketakutan yang irasional, ketakutan yang menguasai mereka, sehingga mereka melakukan tindakan-tindakan yang sesunguhnya tidak perlu.

Saudara-saudara, perikop pembacaan kita berbicara tentang perkataan Nabi Habakuk. Situasi yang dihadapi oleh umat pilihan pada masa Nabi Habakuk ini adalah situasi yang ditandai dengan ketidakadilan, kejahatan, kelaliman, penganiayaan, kekerasan, perbantahan dan pertikaian seperti diuraikan ayat ke-2 sampai ke-3 pasal 1 Kitab Nabi Habakuk ini. Situasi yang bagi siapapun menjalaninya akan mengalami kekuatiran dan ketakutan. Karena penindasan yang dialami Israel, Habakuk mempertanyakan di manakah Tuhan.

Pada ayat yang ke-2, Habakuk mempertanyakan Tuhan yang tidak cukup tanggap untuk menghentikan kekejaman yang terjadi, untuk melawan ketidakadilan Yehuda ini. Habakuk yang mempertanyakan tentang Tuhan yang membiarkan pasukan Babel menindas umat yang dikasihiNya.

Saudara-saudara, sesungguhnya kisah Nabi Habakuk memberikan pelajaran yang sangat baik tentang hidup beriman kepada Tuhan. Penuturan Habakuk kepada Tuhan adalah contoh yang baik bagaimana orang beriman itu berdoa, di mana doa itu diungkapkan oleh orang yang beriman. Doa orang yang beriman tidak hanya berisi pengaduan, tetapi pujian, bukan mempertanyakan melainkan juga percaya.

Habakuk senantiasa mengungkkapkan imannya kepada Tuhan, kendati ia dan umat sedang mengalami masa-masa yang sangat sulit. Justru iman manusia akan diuji melalui saat-saat sulit itu, karena Tuhan menyambut setiap orang yang hidup oleh iman.

Pertanyaan-pertanyaan iman selalu dibarengi dengan penantian-penantian iman. Inilah yang nampak dalam perikop bagian yang kedua, pasal yang ke-2, ayat 1-4. Nabi Habakuk mau tetap setia menanti-nantikan jawaban Tuhan atas pengaduannya. Habakuk meyakini karya tindak lanjut Tuhan akan berlangsung pada waktu yang tepat, pertolongan Tuhan atas Yehuda akan segera nyata, dan tidak berlambat-lambat dan tidak akan bertangguh. Pentingnya menunggu dengan sabar pada ayat ini karena keselamatan itu pasti akan terjadi.

Saudara-saudara iman tidak berarti percaya tanpa kekuatiran, tetapi iman itu lahir dari pergumulan-pergumulan ketika kita mengalami banyak kekuatiran. Iman yang sesungguhnya berasal dari proses kehidupan yang nyata, dari kekuatiran, dari ketakutan yang nyata, tapi lalu lahir sebuah keyakinan, sebuah kepercayaan bahwa Tuhan tetap menyertai kehidupan kita.

Saudara-saudara yang dikasihi oleh Tuhan. Situasi pandemi Covid-19 yang tengah dialami ini, belum diketahui kapan akan berakhirnya. Situasi seperti ini bisa memunculkan berbagai kekuatiran dalam kehidupan. Kita jadi lebih kuatir tentang kesehatan, lebih kuatir bagaimana kehidupan ekonomi dalam situasi seperti ini. Kita juga menjadi kuatir bagaimana nasib pendidikan bagi anak-anak kita kalau harus terus-menerus sekolah online seperti sekarang ini.

Kita juga menjadi kuatir bagaimana kehidupan keagamaan kita. Sebab bagaimanapun keindahan bersekutu, bersama, ketika kita hadir di gedung gereja secara bersama-sama, memuji Tuhan dan beribadah kepada Tuhan, itu tidak bisa digantikan dengan persekutuan-persekutuan virtual seperti yang harus kita lakukan selama masa pandemi ini. Dan itu mengkuatirkan kita, sampai kapan kita harus beribadah seperti ini. Ada banyak hal dalam kehidupan kita sekarang yang bisa membuat kita sulit untuk tersenyum.

Akan tetapi saudara sekalian, rasa kuatir yang berlebihan tidak akan ada gunanya selain membuat kehidupan kita menjadi suram. Kekuatiran membuat hidup kita jadi kehilangan rasa sukacita. Jangan biarkan kekuatiran itu merampas sukacita kita. Biarlah kekuatiran-kekuatiran yang kita alami memunculkan keyakinan kepercayaan bahwa Tuhan ada di tengah kehidupan kita, Tuhan menyertai kita, Tuhan menolong kita.

Karena itu, yakinlah, Tuhan akan senantiasa menyertai dan menolong kita, sehingga kita tidak perlu kuatir secara berlebihan, mawas diri, berjaga-jaga. Mempersiapkan segala kemungkinan itu perlu, tapi jangan sampai orang percaya kehilangan sukacita kehidupannya karena keyakinannya kepada Tuhan yang Maha Baik. Tuhan menyertai kita, Amin

Di Ciamis, Wamenag: Sejak Zaman Perjuangan, Santri Cinta NKRI

Suarapemerintah.id – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengungkapkan, bahwa kaum santri sejak zaman perjuangan kemerdekaan telah memiliki kecintaan yang besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini diungkapkan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi saat berdialog dengan 500an santri Pondok Pesantren Darul Ma’arif Ciamis, Jawa Barat.

“Kita kenal misalnya Imam Bonjol, Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, dan sebagainya. Mereka adalah tokoh agama, ulama, kyai, ajengan yang rela berjuang untuk kemerdekaan,” ungkap Wamenag, Sabtu (29/08).

Wamenag pun mengungkap peran para tokoh pesantren dalam mempertahankan kemerdekaan RI. Salah satunya Fatwa Resolusi Jihad yang dikeluarkan  KH Hasyim Asy’ari yang kemudian berdampak pada terusirnya tentara Sekutu dari bumi Indonesia.

“Kalau bukan karena peran para Kyai dan santri saat itu,  sulit rasanya mempertahankan kemerdekaan. Berkat fatwa resolusi jihad yang dikeluarkan, kyai dan santri yang tersebar di seluruh Pulau Jawa kemudian berkumpul untuk mengusir Sekutu,” tuturnya.

“Peristiwa ini yang kemudian selalu kita peringati setiap tanggal 10 November sebagai hari pahlawan. Ini sebenarnya untuk mengenang jasa para syuhada, para kyai, para santri yang gugur pada saat itu,” lanjut Wamenag.

Peran para santri pun menurutnya terus berlanjut di masa saat ini. “Sudah banyak orang-orang yang dulunya belajar di pesantren, sekarang sudah banyak yang berhasil menjadi pemimpin di negeri ini,” ujar Wamenag.

“Anda semuanya sebagai santri, jangan merasa minder. Jangan kecil hati. Karena bukan saja sudah terbukti pesantren menghasilkan pintar, cerdas, tapi juga generasi yang berakhlak mulia,” pesan Wamenag.

Bahkan Wamenag mengungkapkan, hingga hari ini dirinya adalah seorang santri. Menurut Wamenag, salah satu kebanggaan menjadi santri adalah kemauannya untuk terus menuntut ilmu dan belajar.

“Saya, selamanya adalah santri. Dengan demikian, saya tidak akan berhenti belajar. Saya niscaya akan menjadikan budak, bagi siapa pun yang mengajarkan (ilmu pengetahuan) kepada saya meskipun hanya satu huruf saja,” kata Wamenag.

“Ini sesuai dengan ungkapan Syayidina Ali, man ‘allamani harfan sirtu lahu ‘abdan,” imbuhnya.

Hadir mendampingi Wamenag, Kakanwil Kemenag Jabar Adib, Direktur Bina KUA Muharram Marzuki, dan Direktur KSKK Madrasah A.Umar.

Wamenag juga menyampaikan rasa bahagianya dapat menghadiri peringatan Milad Ke-10 Pondok Pesantren Darul Ma’arif binaan KH Kusoy ini. “Saya sebenarnya berangkat dari Jakarta sejak subuh hari, kemudian menghadiri bermacam agenda yang cukup padat dan melelahkan sebelum tiba di sini,” ungkapnya.”Namun, begitu saya tiba di sini dan melihat kehadiran adik-adik rasanya kelelahan saya hilang semuanya. Badan saya menjadi segar,” tuturnya dengan wajah sumringah.

Ia mengungkapkan ketika dirinya masuk di lingkungan pesantren, ibarat ikan menemukan air. “Ikan bila bertemu air, tentu dia akan senang. Karena dia berada dalam lingkungannya, dia berada dalam tempatnya,” tuturnya.

HUT ke-39, INKA Gelar Tausyiah Online

Suarapemerintah.idSebagai puncak acara kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) PT INKA (Persero) atau INKA ke-39, seluruh insan INKA Group sebanyak 8000 orang mengikuti Tausyiah yang dibawakan oleh Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa A’a Gym secara online streaming melalui channel Youtube PT INKA (Persero) (29/8).

Dengan tema HUT 39 Tahun INKA, Bangkit dan Berjuang Untuk Indonesia, tausyiah yang dibawakan juga tidak lepas dari tema tersebut. Adapun tema ceramah yang dibawakan A’a Gym adalah Sabar dan Tawakal sebagai Adaptasi Kebiasaan Baru.

A’a Gym menyampaikan 4 poin penting di masa-masa seperti pandemi sekarang ini agar kita mampu beradaptasi dan hidup tetap berjalan. 4 poin tersebut meliputi ikhlas dengan selalu memberikan kebaikan kepada sesama, segera bertaubat karena dengan bertaubar kita mampu hidup dengan tenang, bersyukur atas karunia-Nya, dan sabar serta tawakal dengan cara mengandalikan diri.

Senior Manager PKBL, CSR, & Stakeholder Relationship PT INKA (Persero), Bambang Ramadhiarto mengatakn bahwa seperti masa pandemi ini, PT INKA (Persero) masih melanjutkan proses produksi dan pengiriman kereta.

“Sebagai salah satu pencapaian bulan Agustus ini adalah mulai dikirimnya kereta ekspor ke Bangladesh batch ke-8 sebanyak 22 unit dari total 9 batch dengan total 200 kereta type MG. Hingga kini total sudah 208 kereta type MG mendarat di Bangladesh pada saat pandemi Covid-19,” terang Bambang.

 

Rangkaian HUT difokuskan ke kegiatan Sosial

Rangkaian acara HUT ke-39 PT INKA (Persero) sendiri telah dilaksanakan sejak 18 Agustus 2020 kemarin dengan menyelenggarakan webinar online yang terdiri dari 17 seri. Beberapa di antaranya dengan tema perkeretaapian hingga  adaptasi kebiasaan baru dengan menghadirkan public figure seperi Pandji Pragiwaksono, Helmi Yahya hingga Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga.

Bambang menjelaskan bahwa dalam acara ini panitia sekaligus mengumpulkan donasi dari biaya pendaftaran peserta. Disamping itu PT INKA (Persero) juga menyerahkan bantuan sembako dan bahan makanan kepada penyandang disabilitas serta panti asuhan.

“Dalam rangkaian HUT ke-39 PT INKA ini konsep kita lebih ke sosial. Kemasan kita webinar tapi sekaligus mengumpulkan dana dari biaya pendaftaran tiap serinya. Dari dana yang terkumpul, nantinya akan kita salurkan ke masyarakat yang terdampak covid-19,” ungkap Bambang.

Kegiatan lainnya juga masih dalam rangka meningkatkan ketahanan masyarakat agar terhindar dari covid-19 yakni Kampung Binaan. Kegiatan tersebut berupa 18 RT di Madiun akan menjadi binaan dari 8 Divisi dan 5 Anak Perusahaan dan Afiliasi.

Tiga Agenda Besar Aksi Nasional Pencegahan Korupsi

Suarapemerintah.idPresiden Joko Widodo menyampaikan tiga agenda aksi besar yang harus diwujudkan dalam aksi nasional pencegahan korupsi di Indonesia. Ketiga agenda tersebut ialah pembenahan regulasi nasional, reformasi birokasi, dan peningkatan kampanye literasi antikorupsi di tengah masyarakat.

Saat memberikan sambutan dalam acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 26 Agustus 2020, Presiden menyebut bahwa regulasi yang tumpang tindih harus dijadikan prioritas untuk dibenahi sebagai agenda besar pertama tersebut.

“Regulasi yang tumpang tindih, tidak jelas, dan tidak memberikan kepastian hukum yang membuat prosedur berbelit-belit, yang membuat pejabat dan birokrasi tidak berani melakukan eksekusi dan inovasi, ini yang harus kita rombak dan kita sederhanakan,” ujarnya.

Semangat pembenahan regulasi tersebut salah satunya tengah dimulai pemerintah melalui omnibus law yang menyinkronisasikan puluhan undang-undang secara serempak sehingga antara undang-undang bisa selaras memberikan kepastian hukum serta mendorong kecepatan kerja dan inovasi dan akuntabel. Langkah penyederhanaan yang juga sekaligus meningkatkan akuntabilitas tersebut tentunya akan meningkatkan langkah dan upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

“Kita akan terus melakukan sinkronisasi ini secara berkelanjutan dan jika bapak atau ibu menemukan adanya regulasi yang tidak sinkron, yang tidak sesuai dengan konteks saat ini, berikan masukan pada saya,” kata Presiden.

Namun, Kepala Negara mengingatkan kepada penegak hukum dan pengawas untuk tidak memanfaatkan hukum atau regulasi yang saat ini belum sinkron tersebut untuk menakut-nakuti pengambil kebijakan dan pelaksana.

“Penyalahgunaan regulasi untuk menakut-nakuti dan memeras inilah yang membahayakan agenda pembangunan nasional yang seharusnya bisa kita kerjakan secara cepat, kemudian menjadi lamban dan bahkan tidak bergerak karena adanya ketakutan-ketakutan itu,” tuturnya.

Agenda besar yang kedua ialah mengenai reformasi birokrasi. Presiden mengatakan, organisasi birokrasi yang terlalu banyak jenjang dan divisi harus segera disederhanakan tanpa mengurangi pendapatan dan penghasilan dari para birokrat.

“Karena terlalu banyak eselon akan semakin memperpanjang birokrasi, memecah anggaran dari unit-unit kecil yang sulit pengawasannya, dan anggaran akan habis digunakan untuk rutinitas saja,” imbuh Presiden.

Presiden mengingatkan, reformasi birokrasi juga erat kaitannya dengan perizinan dan tata niaga yang juga harus memperoleh perhatian khusus. Sebab, yang berkepentingan terhadap perizinan bukan hanya pelaku usaha besar, tetapi juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang jumlahnya lebih dari 60 juta dan menjadi penopang utama perekonomian nasional kita.

Maka itu, sistem perizinan dan tata niaga yang memberi kesempatan bagi para pengambil rente harus segera dirombak dengan salah satunya menerapkan penyederhanaan birokrasi dan pemanfaatan teknologi informasi yang semakin meningkatkan transparansi dan kemudahan bagi masyarakat. Apalagi tata niaga yang menyangkut fondasi kehidupan masyarakat terutama yang berkaitan dengan pangan, obat, dan energi.

“Yang menjadi korban akhir dari tata niaga yang tidak sehat itu adalah rakyat. Rakyat harus menanggung harga yang mahal akibat dari tata niaga yang tidak sehat,” ujarnya.

Adapun kampanye terhadap literasi antikorupsi, yang menjadi agenda besar ketiga, harus bersama-sama digalakkan. Masyarakat harus dapat menyadari mengenai apa itu korupsi, gartifikasi, hingga kepatutan dan kepantasan yang kemudian menjadi budaya keseharian.

“Takut melakukan korupsi bukan hanya terbangun atas ketakutan terhadap denda dan penjara. Takut melakukan korupsi juga bisa didasarkan pada ketakutan kepada sanksi sosial, takut dan malu kepada keluarga, tetangga, dan kepada Allah Swt.,” ucapnya.

Kepala negara pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyamakan visi dan menyelaraskan langkah untuk melaksanakan tiga agenda besar tersebut dan membangun pemerintah yang efektif, efisien, inovatif, sekaligus bebas dari korupsi.

Presiden Resmikan YIA Beserta Pengoperasian AirNav dan Sistem Peringatan Dini Tsunami

Suarapemerintah.id – Setibanya di Daerah Istimewa Yogyakarta untuk melakukan serangkaian kunjungan kerja pada Jumat, 28 Agustus 2020, Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara Internasional Yogyakarta yang terletak di Kabupaten Kulon Progo. Dalam sambutannya, Presiden menyebut pembangunan bandara ini dikerjakan dengan sangat cepat.

“Alhamdulillah Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) telah selesai 100 persen. Bandara ini dikerjakan sangat cepat, hanya 20 bulan, cepat sekali,” kata Presiden.

Jika dibandingkan dengan Bandara Internasional Adisucipto yang memiliki panjang landas pacu (runway) 2.200 meter, maka bandara baru tersebut memiliki landas pacu yang jauh lebih panjang yakni 3.250 meter. Karena itu, pesawat berbadan lebar bisa mendarat di Bandara Internasional Yogyakarta.

“Di sana (Adisucipto) hanya untuk pesawat yang narrow body, di sini bisa didarati Airbus A380 dan Boeing 777, pesawat gede-gede bisa turun di sini karena runway-nya 3.250 (meter),” imbuhnya.

Dalam paparan Direktur Utama AirNav Indonesia disebutkan bahwa kehadiran pesawat berbadan lebar akan berdampak positif terhadap sejumlah hal, antara lain potensi penumpang lebih banyak, potensi peningkatan wisata dan ibadah haji, peningkatan koneksi di jalur selatan Jawa, serta menambah potensi city pair karena jarak tempuh lebih jauh.

Untuk terminal, bandara baru ini memiliki luas mencapai 219 ribu meter persegi, jauh lebih luas dibandingkan terminal di Bandara Internasional Adisucipto yang memiliki luas 17 ribu meter persegi. Kapasitas penumpang bandara baru pun jauh lebih banyak, yakni 20 juta penumpang per tahun dibandingkan dengan Bandara Internasional Adisucipto yang hanya bisa menampung 1,6 juta penumpang per tahun.

“Ini tugas kita bersama bagaimana mendatangkan 20 juta itu, ini bukan tugas yang ringan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Bandara Internasional Yogyakarta juga didesain memiliki daya tahan terhadap bencana gempa bumi hingga 8,8 magnitudo. “Tadi BMKG menyampaikan kepada saya Bu Dwikorita, juga bisa menahan gelombang tsunami hingga ketinggian 12 meter. Insyaallah ini sudah dirancang untuk ke sana semuanya,” tambahnya.

Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta ini menelan biaya sebesar Rp11,3 triliun dengan rincian Rp4,2 triliun untuk pembebasan lahan, dan Rp7,1 triliun untuk konstruksi baik terminal maupun landas pacu.

Pembangunan bandara ini juga disertai dengan pengoperasian AirNav dan sistem peringatan dini tsunami. Dengan beroperasinya AirNav di YIA maka alur penerbangan akan lebih lancar dibandingkan Bandara Internasional Adisucipto. Tower di YIA juga lebih tinggi (39,5 meter) dibandingkan tower di Bandara Internasional Adisucipto (25 meter) sehingga pandangan ATC lebih lebar dan dapat memantau seluruh area pergerakan di bandara.

Sistem peringatan dini tsunami juga telah siap beroperasi di Bandara Internasional Yogyakarta dan dioperasikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika bekerja sama dengan Badan Informasi Geospasial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DIY dan Kabupaten Kulon Progo, serta pengelola YIA. Sistem ini terintegrasi dengan jaringan pemantauan gempa bumi di Pusat Gempa Bumi Nasional dan Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) di BMKG Kemayoran Jakarta dan merupakan sistem percontohan pertama di Indonesia dan ASEAN untuk bandara di daerah rawan tsunami.

Di akhir sambutannya, Presiden memberikan apresiasinya kepada PT. Pembangunan Perumahan dan Angkasa Pura I yang telah secara detail mengerjakan bandara baru tersebut. Presiden bahkan menyebut bandara baru ini yang terbaik di Indonesia untuk saat ini.

“Kita tahu memang ini masih dalam kondisi pandemi, jadi kalau belum ramai saya maklum. Tetapi nanti begitu sudah mulai vaksinasi, bandara ini saya meyakini insyaallah akan menjadi bandara yang paling ramai,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara peresmian tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Solid Gradino Sabet IDPBA 2020 Berkat Konten Edukasi nan Menghibur

Beritamedia.id –  Perlahan tapi pasti langkah tranformasi marketing ke ranah digital yang dilakukan oleh PT PT Perintis Teknoprima terhadap brand andalan mereka, Solid Gradino di ranah digital membuahkan hasil. Solid Gradino sukses menyabet penghrgaan bergengsi Indonesia Digital Popular Brand Award 2020.

Oskaryadi Osman Project Manager  PT Perintis Teknoprima mengakui sangat bangga dengan pencapaian ini. Capaian ini menjadi apresiasi tertinggi yang ia terima dan ia pun semakin pede membawa Solid Gradino bermain di ranah digital.

Ia menuturkan ketika pertama kali memutuskan untuk membangun dan memperkuat sisi digital Solid Gradino ada perasaan kurang yakin. Ia akui dunia digital saat itu menjadi arena permainan yang masih asing bagi ia dan tim.

Namun kekhawatiran tersebut tidak terbukti karena terbukti Solid Gradino berhasil melakukan adaptasi dengan mulus di ranah digital.

Digital diakuinya memberikan banyak kelebihan salah satunya adalah kini Solid Gradino membuka market baru yakni market anak muda.

’’Kami terasa sekali, khususnya untuk customer generasi muda atau kaum milenial, contohnya mereka lebih berinteraksi lewat media digital

Untuk dapat menguasai market di digital, Oskar menyebut kuncinya ada pada bagaimana untuk bisa relevan dengan konsumen.  Konsumen digital diakuinya lebih menyukai sesuatu yang visual yaitu gambar atau video.

Maka ia dan timnya membuat konten-konten video yang menarik dan menghibur. Untuk bisa mendapatkan konten yang menarik atensi konsumen diakui Oskar  harus dipikirkan  idenya secara ‘’out of the box’’.

Konten-konten Solid Gradino di dunia maya adalah jenis konten yang mengarah ke bentuk edukasi. ‘’Konten foto/video kami mejelaskan fungsi, material dan keunggulan produk. Tapi dibalut dengan hiburan sehingga tidak membosankan’’. Ujarnya.

Internet terutama media sosial juga dilihat Oskar sebagai corong pemasaran dan komunikasi baru dan memberikan banyak keuntungan. Satu diantaranya adalah bisa menjaga relationship dengan pelanggan secara real time.

Media sosial juga berperan besar dalam memperkuat kelekatan (engagement) dengan konsumen, terlebih di saat pandemi sekarang. Konsumen tentu mengurangi kegiatan berbelanja secara langsung sehingga lebih lama menghabiskan waktu di internet.

Walaupun menjadi primadona baru dalam hal pemasaran namun Oskar menyebut CAPEX untuk dunia digital tidak terlalu besar dibanding dengan non-digital marketing.

Kedepannya, Oskar menyebutkan, ”persaingan akan semakin ketat, tentunya dengan persaingan yang semakin ketat tersebut maka mendorong kita untuk semakin berusaha menjadi lebih berkembang.”

Pertamina Bangkit, Raup Laba 6 Triliun di Juli

Suarapemerintah.id PT Pertamina (persero) mulai bangkit dari keterpurukan dengan meraup laba bersih sebesar US$ 408 Juta atau sekitar Rp 6 Triliun di bulan Juli. Raihan laba bersih tersebut membantu menurunkan kerugian yang didera secara drastis  dari Rp 11 Triliun menjadi US$ 360n Juta atau Rp 5,3 Triliun.

Raihan laba tersebut juga berpengaruh kepada rasa percaya diri di pihak manajemen dan direksi  Pertamina.

Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati misalnya, ia optimis perusahaannya bisa membalikkan keadaan di semester I.

“Dengan tren positif ini kami yakin dapat meningkatkan kinerja di semester II  2020 ini, dan dapat membukukan keuntungan di tahun ini,” ujar Nicke.

Rasa pede yang tinggi dari Nicke bukan tidak beralasan. Ia menyebut di era new normal ini konsumsi BBM di masyarakat akan kembali bergairah karena mulai beraktifitas.

Nicke mennuturkan saat ini konsumsi BBM di beberapa daerah sudah mulai meningkat.

”Pada Juli 2020, pendapatan mengalami peningkatan 9 persen dan perseroan membukukan keuntungan operasi US$ 1,2 miliar. Sehingga, pada periode tersebut pun kerugian berkurang menjadi Rp 4,5 triliun,”ungkapnya.

Rasa optimis yang tinggi juga ditunjukkan oleh Fajriyah Usman, Vice President Corporate Communication Pertamina.

Ia melihat Pertamina sudah kembali on the right track.

”Laba Bersih (unaudited) di Juli sebesar US$408 juta, maka kerugian dapat ditekan dan berkurang menjadi US$360 juta atau setara Rp 5,3 triliun. Dengan memperhatikan trend yang ada, kami optimistis kinerja akan terus membaik sampai akhir tahun 2020,” katanya.

Selain itu, kinerja Laba Operasi dan EBITDA juga tetap positif, sehingga secara kumulatif dari Januari sampai dengan Juli 2020 mencapai US$ 1,26 milyar dan EBITDA sebesar US$ 3,48 milyar.

Hal ini menunjukkan bahwa secara operasional Pertamina tetap berjalan baik, termasuk komitmen Pertamina untuk menjalankan penugasan dalam distribusi BBM dan LPG ke seluruh pelosok negeri serta menuntaskan proyek strategis nasional seperti pembangunan kilang.

Walaupun begitu, ia tetap mengingatkan kepada seluruh pihak di Pertamina untuk tetap fokus menjalankan strategi yang telah ditentukan dari berbagai aspek baik operasional maupun finansial,

“Tentu saja, perbaikan kinerja tidak semudah membalikkan tangan, perlu proses dan perlu waktu. Sekarang ini, sudah terlihat dengan kerja keras seluruh manajemen dan karyawan, kinerja Pertamina mulai pulih kembali,” katanya.

Pengadilan Agama Jakbar Bikin Aplikasi Perceraian

Suarapemerintah.id Pengadilan Agama (PA) Jakarta Barat meluncurkan  aplikasi untuk perceraian, aplikasi ini dihadirkan ole PA Jakarta Barat (Jakbar) untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan layanan di Pengadilan Agama. Selain aplikasi perceraian, PA Jakbar juga meluncurkan sejumlah aplikasi. Secara total ada 6 aplikasi yang telah dihadirkan.

Keenam aplikasi itu, yaitu Drive-Thru meliputi pengiriman akta cerai dan salinan putusan, Simekar (Sistem Informasi Manajeman Keuangan Perkara), Si-Absari (Sistem Informasi Pengambilan Salinan Secara Mandiri), Sembara (Sistem Informasi Berbasis Perkara), e-KeMas (Elektronik Survei Kepuasan Masyarakat dan Indeks Persepsi Korupsi), dan Smart (Sistem Informasi Manajemen Surat Masuk dan Surat Keluar).

Inovasi dalam bentuk aplikasi ini mendapat sambutan positif dari pihak Mahkamah Agung (MA).

Menurut Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung (Dirjen Badilag MA), Aco Nur peluncuran berbagai aplikasi itu merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan Mahkamah Agung (MA) yang ingin melayani masyarakat secara cepat, sederhana, dan ringan.

Ia menuturkan, “Dari enam aplikasi yang diluncurkan, itu mendukung semua kebijakan MA dalam rangka percepatan pelayanan perkara,” kata Aco, Jumat (28/8/2020).

Aco menyebut peluncuran enam aplikasi di Pengadilan Agama Jakarta Barat ini melengkapi 18 aplikasi yang lebih dulu diluncurkan Badilag untuk memudahkan masyarakat yang berperkara.

Adanya keenam aplikasi ini, maka masyarakat yang ingin mengurus perceraian tak perlu lagi datang. Sebab segala bentuk proses cerai mulai dari pendaftaran, sidang, hingga penyerahan berkas bisa dilakukan secara online.

“Untuk mengurangi pertemuan langsung dan membantu program pemerintah dalam dalam pencegahan penyebaran Covid-19, dengan demikian upaya memutus mata rantai Covid-19 berhasil kami terapkan,” kata Aco.

Selain itu, Aco juga menyebut tingginya jumlah kasus perceraian di Indonesia selama pandemi Covid-19 menjadi dasar pembuatan aplikasi perceraian.

Ia memberi contoh video viral puluhan pasutri yang mengantre hingga mengular di Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bandung pada Senin (24/8) lalu.

Entrasol dan Yayasan Anne Avantie Berbagi Kasih Kepada Lansia di Hari Kemerdekaan RI Ke-75

Beritamedia.id – Banyak cara dilakukan masyarakat untuk mensyukuri 75 tahun kemerdekaan Indonesia, salah satunya mengapresiasi dan berterima kasih pada generasi pendahulu yang telah berjuang merebut kemerdekaan, maupun membangun negeri ini sejak merdeka di tahun 1945. 

Entrasol, nutrisi harian dengan ekstrak buah zaitun dan profit formula bantu penuhi nutrisi harian untuk atasi faktor ‘U’ (faktor usia), mengekspresikan rasa terima kasih pada para lansia dengan menggandeng wanita inspiratif Anne Avantie yang selama ini kita kenal berprofesi sebagai seorang desainer mode yang kemudian menemukan ‘‘PANGGILAN HIDUP“ untuk berkarya di bidang kemanusiaan, yang diwujudkan melalui YAYASAN ANNE AVANTIEsejak 20 tahun yang lalu.

Melalui Yayasan Anne Avantie, Entrasol berbagi kasih berupa 170.845 nutrisi lanjut usia (lansia) untuk gerakan minum susu agar daya tahan tubuh para lansia meningkat. Melalui program ini, diharapkan para warga senior dan veteran meskipun telah lansia, namun bisa tetap berkarya dan menjadi berkat, serta inspirasi untuk masyarakat di sekitar dan tidak menjadikan faktor ‘U’ menjadi penghalang.

 

Tanda kasih ini didistribusikan Yayasan Anne Avantie kepada berbagai panti werdha dan lembaga-lembaga veteran di Sumatera, Jawa, sampai Papua mulai 15 Agustus 2020 hingga akhir Agustus 2020 ini. 

Christofer Samuel Lesmana, Business Unit Head General Adult Nutrition, KALBE Nutritionals merasa momentum perayaan kemerdekaan adalah saat tepat untuk mengingat kembali keberadaan dan pencapaian para senior dan generasi pendahulu.

Berangkat dari kepedulian kami agar para warga senior tidak menjadikan faktor ‘U’ sebagai penghalang untuk terus berkarya, kami merancang program ini sebagai salah satu bentuk ucapan terima kasih kami kepada para lansia yang telah membantu meraih kemerdekaan dan membangun Indonesia hingga saat ini,” ungkap Christofer.

Entrasol sendiri memiliki misi agar para lansia tetap berani mengekspresikan diri dan berkarya di usia yang sudah lansia, sebab dengan nutrisi yang tepat, para lansia pun dapat memiliki tubuh yang lebih kuat  untuk tetap berkarya dan menjadi berkat bagi banyak orang,” papar Christofer lebih jauh.

Kemitraan dengan Yayasan Anne Avantie tak lepas dari figur Anne Avantie yang dikenal segala kalangan. Di usianya yang sudah di atas54 tahun, Anne Avantie bersama dengan Ibundanya, Ibu Amie Indriati (72 tahun) masih aktif berkarya hingga kini mengembangkan industri kreatif dan karya-karyanya menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Tak hanya sebagai perancang busana, Anne Avantie dikenal sebagai sosok Kartini modern Indonesia yang selalu berusaha menginspirasi masyarakat lewat prestasi dan kepedulian terhadap sesama dengan berbagai kegiatan sosial yang dilakukan bagi berbagai kalangan, mulai dari tenaga kesehatan, kaum difabel, pegiat UMKM, dan masih banyak lagi.

Melalui wawancara virtual, wanita inspiratif  Anne Avantie mengaku kemitraan dengan Entrasol ini memotivasi para lansia (di atas 50 tahun), agar tidak terpancang pada usia sehingga terus beraktivitas tanpa takut pada proses penuaan alami yang tidak bisa dihindari.

Entrasol mendukung para lansia agar terus aktif berkarya dan mengembangkan diri lewat berbagai aktivitas. “Usia boleh senior, tetapi kita tetap harus sehat, bersemangat menikmati hidup, berani mengekspresikan diri dan terus berkaya. Jangan pernah menjadikan faktor ‘U’ sebagai halangan untuk berkarya,” ungkap Anne Avantie yang telah berkarya selama lebih dari 30 tahun.

Tanda kasih Entrasol berupa 170.845 paket nutrisi ini untuk para lansia ini terinspirasi dari tanggal proklamasi Indonesia 17 Agustus 1945 (17-08-45). Donasi ini disalurkan sejak 15 Agustus dan diharapkan selesai di penghujung Agustus 2020 ini melalui Yayasan Anne Avantie untuk panti werdha, yayasan-yayasan sosial dan komunitas pelayanan kemanusiaan bagi orang-orang di usia senja di Semarang, Medan, Palembang, Bogor, Jakarta, Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya dan Wamena, dan kota-kota lainnya.                                                                                                              

Memang, seiring bertambahnya usia, kita cenderung juga menjadi kurang fleksibel. Dengan kandungan ekstrak buah zaitun yang mampu melindungi organ tubuh dari serangan radikal bebas, serta tinggi protein dan tinggi kalsium, Entrasol dapat mencegah proses degeneratif khususnya untuk sendi dan tulang, maupun penyakit degeneratif lainnya, baik juga untuk kesehatan jantung, serta mengandung vitamin lengkap (10 Vitamin dan 7 Mineral) untuk menjaga daya tahan tubuh,” tutup Christofer.

BFI Finance Angkat Topik Kiat Berbisnis Kuliner Dari Pelaku Usaha

Beritamedia.id – PT BFI Finance Indonesia Tbk Bisnis kuliner jamak menjadi pilihan masyarakat meski merintisnya bukanlah perkara mudah. Namun, tetap menawarkan potensi menarik sebagai salah satu cara bertahan di masa adaptasi kebiasaan baru kini. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) mengundang narasumber dari kalangan pengusaha kuliner, yakni Eko Sulistyanto, pemilik Warung Tuman BSD dalam program daring Ruang Temu.

Episode Ruang Temu kali ini mengangkat topik “Kiat Bisnis Kuliner Agar Moncer” bersama Eko yang merintis Warung Tuman BSD sejak tahun 2019. Eko bersama Nanin, sang istri, menawarkan masakan istimewa campuran Jawa dan Padang yang langsung dari racikan tangan dingin Nanin. Sepasang suami istri tersebut menyajikan konsep warung makan yang selaras dengan alam. Lokasi terpencil di Serpong yang susah dijangkau aplikasi peta Google justru membuat pelanggan tidak kapok untuk datang berulang kali.

“Kunci bisnis kuliner itu adalah rasa. Para tamu sudah jauh-jauh datang ke sini pastinya mencari menu yang tidak biasa. Saya juga langsung menyapa para tamu yang makan di sini. Jadi, mereka serasa disambut oleh tuan rumah,” ujar Eko. Kupas tuntas rahasia sukses kuliner Eko hanya di kanal YouTube BFI Finance Official Ruang Temu.