Beritamedia.id –Â Perlahan tapi pasti langkah tranformasi marketing ke ranah digital yang dilakukan oleh PT PT Perintis Teknoprima terhadap brand andalan mereka, Solid Gradino di ranah digital membuahkan hasil. Solid Gradino sukses menyabet penghrgaan bergengsi Indonesia Digital Popular Brand Award 2020.
Oskaryadi Osman Project Manager  PT Perintis Teknoprima mengakui sangat bangga dengan pencapaian ini. Capaian ini menjadi apresiasi tertinggi yang ia terima dan ia pun semakin pede membawa Solid Gradino bermain di ranah digital.
Ia menuturkan ketika pertama kali memutuskan untuk membangun dan memperkuat sisi digital Solid Gradino ada perasaan kurang yakin. Ia akui dunia digital saat itu menjadi arena permainan yang masih asing bagi ia dan tim.
Namun kekhawatiran tersebut tidak terbukti karena terbukti Solid Gradino berhasil melakukan adaptasi dengan mulus di ranah digital.
Digital diakuinya memberikan banyak kelebihan salah satunya adalah kini Solid Gradino membuka market baru yakni market anak muda.
’’Kami terasa sekali, khususnya untuk customer generasi muda atau kaum milenial, contohnya mereka lebih berinteraksi lewat media digital
Untuk dapat menguasai market di digital, Oskar menyebut kuncinya ada pada bagaimana untuk bisa relevan dengan konsumen. Â Konsumen digital diakuinya lebih menyukai sesuatu yang visual yaitu gambar atau video.
Maka ia dan timnya membuat konten-konten video yang menarik dan menghibur. Untuk bisa mendapatkan konten yang menarik atensi konsumen diakui Oskar  harus dipikirkan  idenya secara ‘’out of the box’’.
Konten-konten Solid Gradino di dunia maya adalah jenis konten yang mengarah ke bentuk edukasi. ‘’Konten foto/video kami mejelaskan fungsi, material dan keunggulan produk. Tapi dibalut dengan hiburan sehingga tidak membosankan’’. Ujarnya.
Internet terutama media sosial juga dilihat Oskar sebagai corong pemasaran dan komunikasi baru dan memberikan banyak keuntungan. Satu diantaranya adalah bisa menjaga relationship dengan pelanggan secara real time.
Media sosial juga berperan besar dalam memperkuat kelekatan (engagement) dengan konsumen, terlebih di saat pandemi sekarang. Konsumen tentu mengurangi kegiatan berbelanja secara langsung sehingga lebih lama menghabiskan waktu di internet.
Walaupun menjadi primadona baru dalam hal pemasaran namun Oskar menyebut CAPEX untuk dunia digital tidak terlalu besar dibanding dengan non-digital marketing.
Kedepannya, Oskar menyebutkan, ”persaingan akan semakin ketat, tentunya dengan persaingan yang semakin ketat tersebut maka mendorong kita untuk semakin berusaha menjadi lebih berkembang.”


.webp)

















