Beranda blog Halaman 4857

Inilah ‘Frogs’, Taksi Terbang Buatan Startup Yogyakarta

Suarapemerintah.id – Setelah berhasil menarik perhatian di antara acara ulang tahun sebuah partai politik pada bulan lalu, Frogs akan ‘melompat’ ke Hannover, Jerman. Sepanjang 20-24 April mendatang, Drone berpenumpang sebagai sebuah prototipe taksi terbang itu akan mewakili Indonesia bersama sejumlah produk startup teknologi 4.0 lainnya dalam Hannover Messe 2020.

Jefry Pratama, Venture and Investment Partners di UMG Medialab Indonesia, menerangkan Frogs didesain oleh sebuah startup di Yogyakarta lebih untuk memenuhi kebutuhan transportasi di wilayah kepulauan di Indonesia. Membidik pangsa pasar jasa taksi udara, drone disebutnya bisa dimanfaatkan pula untuk angkutan barang atau kargo, kebutuhan militer, serta kepentingan darurat maupun pertolongan pertama di daerah bencana yang sulit diakses.

“Untuk komersialisasinya tentu kami berharap secepatnya wahana ini bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia,” katanya saat ditemui di Jakarta, Jumat 31 Januari 2020. Saat itu dia menambahkan, “Kami masih tergantung dengan regulasi yang siap, khusus untuk mengatur operasi teknologi ini karena untuk saat ini peraturan tentang pesawat listrik berpenumpang setahu kami belum ada di Indonesia.”

Saat ini, purwarupa atau prototipe Frogs disebutkannya telah siap untuk keseluruhan mainframe, motor, baling-baling, dan baterai sebagai sumber tenaganya. Jefri mengklaim seluruh komponen tersebut telah menjalani uji, termasuk uji terbang rendah tanpa kabin. Bagian yang terakhir itu dibuat dari serat karbon mirip kokpit helikopter mini dengan dua headlamp.

Drone berpenumpang, Frogs, yang dikembangkan startup dari Yogyakarta di JIEXPO Kemayoran, 10-12 Januari 2020. Ditujukan sebagai taksi terbang, drone ini didesain mampu mengangkut dua penumpang dengan kapasitas maksimal 200 kilogram. FOTO/DOK UMG Idealab Indonesia

“Hanya tinggal merevisi interior dalam hal ini posisi kursi dan pegangan untuk penumpang sebelum dibawa ke Hannover,” kata Jefri menambahkan.

Mengembangkan dari desain drone quadcopter yang sudah banyak di pasaran dunia, Frogs dihasilkan dari riset dua tahun di sebuah bengkel startup di Yogyakarta. Total anggaran yang telah dikucurkan hingga capaiannya kini senilai kira-kira Rp 1 miliar.

Dibangun dalam 8 Hari, Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dibuka Hari Ini

Suarapemerintah.id – Rumah sakit khusus pasien Virus Corona yang dibangun Pemerintah China akhirnya selesai dan bakal mulai dibuka hari ini, Senin (3/2/2020).

Rumah sakit yang bernama Houshenshan itu dibangun di pinggiran Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Rumah Sakit Houshenshan merupakan rumah sakit pertama yang dibangun dari awal khusus untuk menampung pasien Virus Corona.

Pembangunan rumah sakit dimulai pada 24 Januari 2020 dan selesai hanya dalam waktu delapan hari. Terdapat 700 personel manajerial dan 4.000 tenaga konstruksi yang terlibat dalam pembangunan rumah sakit ini. 

Menempati lahan seluas 25.000 meter persegi, rumah sakit ini memiliki 1.000 tempat tidur.

Dikutip dari South Morning China Post, pada Minggu (2/2/2020) pagi, militer China telah mengirimkan 1.400 tim medis militer sehubungan dengan pembukaan rumah sakit Houshenshan. 

Pengiriman ribuan staf medis ini merupakan pengiriman terbesar setelah gempa Yushu tahun 2010. Keputusan mengirimkan ribuan tenaga medis itu telah disetujui langsung oleh Presiden Xi Jinping.

Delapan pesawat IL-76 yang membawa 1.400 petugas medis beserta peralatan dan logistis itu tiba di Bandara Wuhan pada Minggu.

Total, pesawat-pesawat itu membawa 58 ton logistik beserta dokter dan perawan untuk menambah 450 perseonl medis militer yang sudah ada berada terlebih dulu di Wuhan.

Para tenaga medis ini sebagian telah berpengalaman dalam menangai wabah SARS di tahun 2003 serta Ebola di Afrika Barat pada 2014.

Tilang Elektronik Motor Berlaku Hari Ini

Suarapemerintah.id – Ditlantas Polda Metro Jaya mulai melakukan penilangan kepada pengendara sepeda motor yang tertangkap melakukan pelanggaran lewat sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) mulai hari ini.

Kamera ETLE diketahui telah mulai menangkap pelanggaran para pengendara sepeda motor sejak 1 Februari lalu. Namun, pada 1-2 Februari, kepolisian belum menerapkan sanksi tilang.

“Iya sudah mulai ditilang pelanggaran hari ini,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar.

Ada 12 kamera ETLE yang siap untuk digunakan. 12 kamera itu terpasang di Jalan Sudirman-Thamrin serta jalur Transjakarta koridor 6.

Ada sejumlah pelanggaran yang bakal terekam lewat kamera ETLE. Yakni, penggunaan helm, pelanggaran rambu, pelanggaran marka jalan, hingga penggunaan ponsel saat berkendara.

Mekanisme penindakan tilang elektronik pada motor sama dengan mobil. Kamera bakal mendeteksi pelanggar kemudian mengambil momen pelanggaran berikut pelat nomor sebagai barang bukti.

Setelah itu polisi bakal mengirimkan surat tilang dan barang bukti kepada pelanggar sesuai dengan alamat yang tertera pada sistem berdasarkan nomor polisi dan STNK. Jika dalam kurun waktu 14 hari pelanggar tak membayar denda, maka STNK bakal diblokir.

Denda tilang yang diterapkan bervariasi kepada pelanggar bervariasi. Tergantung pada pelanggaran yang dilakukan. Hal itu merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Untuk pelanggaran penggunaan helm, dikenakan denda tilang Rp250.000. Kemudian pelanggaran marka jalan dikenakan denda Rp500.000 serta ancaman penjara dua bulan. Lalu, pelanggaran penggunaan handphone diancam kurungan tiga bulan dengan denda Rp 750.000.

Lebih lanjut, mekanisme tilang elektronik masih hanya berlaku buat sepeda motor dengan pelat nomor B yang mencakup Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan, dan Depok saja. Motor dengan pelat nomor berbeda dikatakan bakal ditindak secara manual.

Bersama Walikota Bekasi, Anies Resmikan 2 Flyover Di Bekasi

Suarapemerintah.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi meresmikan dua jalan layang (flyover) menuju Bantar Gebang, Jumat (31/1), yang berada tepat di simpang Rawa Panjang dan simpang Cipendawa, Jalan Raya Siliwangi, Kota Bekasi.

Didampingi para pejabat dari DKI Jakarta dan Kota Bekasi, peresmian simbolik dilakukan di atas jalan layang Cipendawa. Dengan demikian dua jembatan layang tersebut mulai hari ini sudah bisa digunakan masyarakat Bekasi maupun truk sampah DKI Jakarta menuju TPST Bantar Gebang.

Anies mengatakan pembangunan dua jalan layang yang dibangun menggunakan dana hibah DKI Jakarta itu merupakan wujud nyata kedua wilayah saling menopang dalam segala sektor.

“Ini semangat membangun antara Kota Bekasi dengan DKI Jakarta. Ini semangat untuk saling menopang,” kata Anies dikutip Antara.

Anies mengatakan Kota Bekasi bukan penyangga Jakarta saja melainkan sebaliknya Jakarta juga penyangga bagi Bekasi, mengingat di antara keduanya memiliki integrasi di hampir semua sektor.

“Kota Bekasi merupakan daerah contoh sinergi dengan Jakarta,” ujar Anies Baswedan.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebut penyelesaian dua proyek jalan layang tersebut merupakan dampak hubungan yang baik dan harmonis antara Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Jakarta.

“Ini adalah proses perjalanan. Gubernur (DKI Jakarta) meningkatkan status (Bekasi) sebagai kota penyangga, menjadi mitra,” katanya.

Jalan layang Rawa Panjang dan Cipendawa dibangun dengan dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di perempatan Rawa Panjang dan Cipendawa, Rawalumbu, Kota Bekasi. Jalan layang itu menghubungkan Jalan Ahmad Yani dengan Jalan Raya Narogong.

Sementara jalan layang Cipendawa akan menghubungkan Jalan Raya Cipendawa dan Jalan Raya Narogong. Kedua jalan layang iyu menjadi akses vital bagi truk-truk sampah DKI Jakarta yang setiap hari menuju dan kembali dari TPST Bantar Gebang dengan harapan bisa mengurai kemacetan.

Dana Hibah DKI Rp420 Miliar

Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat menyebut anggaran pembangunan jembatan layang atau Flyover Rawapanjang dan Cipendawa menelan dana Rp420 miliar yang bersumber dari bantuan hibah dana kemitraan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan pembangunan konstruksi kedua flyover itu menelan biaya Rp420 miliar dengan rincian Flyover Rawapanjang sebesar Rp180 miliar dan Cipendawa Rp240 miliar.

“Mulai hari ini dua flyover ini sudah bisa dilintasi masyarakat, dengan harapan titik kemacetan di Bantargebang bisa menurun,” katanya dalam peresmian di atas Flyover Cipendawa.

Menurut dia pembangunan kedua flyover itu telah dimulai sejak tahun 2017. Biaya pembangunan konstruksi maupun pembebasan lahan menggunakan dana hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dilakukan dalam dua tahap.

Tahap satu di tahun 2017 hingga 2018 dan tahap dua di tahun 2019. Flyover Rawapanjang menghubungkan Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Raya Narogong sedangkan Flyover Cipendawa merupakan akses penghubung Jalan Raya Cipendawa dan Jalan Raya Narogong.

Pembebasan tanah Flyover Cipendawa membutuhkan lahan seluas 13.000 meter persegi sedangkan Rawapanjang 7.000 meter persegi. Dengan peresmian ini diharapkan akan mempermudah arus lalu lintas truk sampah DKI Jakarta menuju TPST Bantargebang.

Laris Manis di Online, Blu Tack Akan Sinergikan Dengan Bangun Kanal Offline di 2020

Blu Tack Perekat reuseable dan multifungsi dari PT Bostik Indonesia

Suatu produk akan dicari konsumen jika mempunyai fungsi yang sangat dibutuhkan dan bisa membantu dalam kegiatan sehari-hari. Terkadang hal yang sangat membantu tersebut justru dari hal-hal kecil dan remeh temeh namun sangat fungsional dan multifungsi.
Contohnya adalah produk perekat atau adhesive atau lem.

Melihat manfaat yang banyak maka Potensi ceruk pasar yang bisa diraih dari produk ini pun terbilang besar. Bostik, sebagai produsen produk adhesive ternama, mulai melirik Indonesia sebagai pasar potensial tersebut.

Bostik pun meluncurkan produk adhesive yang bernama Blu Tack. Blu Tack yang dihadirkan punya keunggulan yaitu menjadi produk adhesive pertama di Indonesia yang reuseable atau bisa digunakan berulang-ulang.

Terkait reuseable, Esther Tiurma Pane, Managing Director Bostik Indonesia, menyebutkan keunggulan tersebut juga akan memberikan manfaat besar bagi konsumen. “dengan produk yang reuseable, tentunya konsumen akan lebih hemat karena tidak perlu beli berulang-ulang,”ucapnya.

Esther Tiurma Pane, Managing Director Bostik Indonesia

Ia menambahkan jika life cycle Blu TAck juga panjang hingga rentang waktu 5-10 tahun. Keunggulan Blu Tack lainnya adalah tidak merusak lapisan yang ditempelkan. Dari medium berbahan kertas,plastik dan keramik , jika Blu Tack ditempelkan lalu di cabut tidak akan merusak keadaan medium tersebut.

Masih ada keunggulan lain yang di miliki Blu Tack, yaitu aman untuk anak-anak. Kegunaan dari produk ini yang bisa digunakan untuk anak-anak seperti crafting, memang membuat para orang tua khawatir.

Namun Esther meyakinkan kalau produk ini sangat aman, bahkan jika sampai terjadi kecelakaan tertelan, tidak akan berbahaya bagi kesehatan.
Untuk target market sendiri, ia menyebut konsumen Blu Tack tidak tergantung dari demografi umur karena penggunaan adhesive adalah “everyday use dan everywhere use” atau digunakan sehari-hari dan dimana saja. Jadi, siapapun bisa menggunakan Blu Tack.

“jadi, setiap rumah, kantor, dan sekolah itu menjadi target market dari kami”, jelasnya.

Ferry, Sales Manager Consumer Bostik Indonesia bahkan menyebutkan Blu Tack menargetkan produk ini ada di setiap 10 rumah. Target tersebut walaupun sangat ambisius namun menurutnya masih masuk akal.

Ia pun optimis apalagi jika melihat progres penjualan BluTack setelah melakukan soft launching yang terbilang sangat bagus.

“Kami juga senang, melihat respon dan antusias dari konsumen sangat baik terhadap produk ini, hampir setiap hari ada order. Bahkan ada order dari daerah seperti Ambon yang terbilang ongkir-nya lebih mahal dari produknya,”jelas Ferry.

Fakta yang diungkapkan Ferry terbilang sangat mengejutkan mengingat saat ini proses penjualan hanya dilakukan secara online yaitu melalui e-commerce. Alasan saat ini hanya menggunakan jalur online untuk pemasaran, Ferry menyebutkan banyak benefit dari online seperti lebih jauh jangkauan pasarnya, dan lebih cepat untuk mengenalkan produk ke khlayak banyak.

Pengenalan produk sangat penting, karena penggunaan adhsive seperti ini di Indonesia sangat jarang bahkan hampir tidak ada.

“edukasi pasar memang jadi concern kami ketika launching nanti. Makanya kita juga akan melakukan road show di sekolah-sekolah untuk edukasi dan membangun awareness terhadap produk ini,”ungkapnya.

Ia pun mempunyai strategi khusus untuk menggarap pasar anak muda tersebut yaitu dengan membuat varian Blu Tack yang berwarna warni. Strategi ini juga termasuk yang pertama di industri perekat, menurutnya produk lain hanya memiliki varian satu warna saja.

Di 2020, Blu Tack memiliki banyak agenda dan target penting untuk dipenuhi agar bisa tancap gas meningkatkan pertumbuhan bisnis mereka. Yang menjadi concern utama adalah bisa menyediakan produk mereka secara offline.

Esther menyebut nantinya akan digunakan distributor-distributor tingkat lokal atau nasional agar produk ini bisa tersebar lebih merata ke daerah-daerah.

Ia mengakui jika karakter konsumen Indonesia yang kebanyakan masih suka datang ke toko dan memegang barang pilihannya masih kuat.

Tentunya dengan adanya Sinergi dari online dan offline tersebut nantinya akan bisa mendorong penjualan Bostik dan bisa mencapai target penjualan 1 juta pack yang dicanangkan Bostik untuk 2020.

Menkes Pastikan Gedung BRI Aman Dari Virus Corona

Suarapemerintah.id – Menteri Kesehatan Terawan Agus Pitranto memastikan tidak ada virus corona di Gedung Wisma II BRI, Jakarta Selatan. Dia dengan percaya diri menyambangi langsung kantor di lantai 19 lokasi kerja Warga Negara China yang diduga terjangkit penyakit tersebut, tanpa mengenakan masker.

“Sudah tak buktikan ndak ada itu,” tutur Terawan di lokasi soal virus corona, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Terawan meminta agar masyarakat dapat mengendalikan rasa cemas. Bahkan, dia mencontohkan dengan mengabaikan penggunaan masker selama memeriksa lantai 19.

“Salahnya sendiri (kenapa pakai masket), pengen action. Karena itu, saya datang sendiri mau lihat ke sini. Aku akan cek semua, termasuk pintu masuk negara semua. Kita ini sudah siaga satu, enggak ada tidurnya. Tenang saja kita atasi,” jelas dia.

Meski begitu, Terawan akan tetap memantau perkembangan medis pasien yang diduga terjangkit virus corona itu.

“Info awal sakit flu biasa, tapi kan kita cek. Bayangin penduduk China 1 miliar lebih kalau tiap batuk pilek dianggap itu, gimana. Saya akan cek semua,” Terawan menandaskan.

Karyawan Siaga Masker

Warga Negara Asing (WNA) asal China yang berkantor di Wisma BRI II dikabarkan terjangkit virus corona. Penghuni gedung kantoran pun siaga masker.

masker dengan warna dominan hijau melekat di wajah setiap pegawai yang rata-rata berpakaian batik.

Salah satu pegawai, Ben menyampaikan, meski lokasinya berada di lantai 19 Gedung Wisma BRI II, seluruh lantai dan bahkan Gedung Wisma BRI I yang berada di sebelahnya pun turut mengantisipasi.

“Itu orang China, baru pulang dari sana. Trus demam itu di lantai 19,” tutur Ben saat berbincang di lokasi.

Ben pun memilih pulang lantaran takut. Dia bergegas berjalan menuju Halte Transjakarta terdekat.

“Saya di lantai 22. Sudah disediain masker semua di atas. Tapi masker ginian (hijau),” kata Ben.

PT BRI (Persero) langsung melakukan sistem pengendalian risiko setelah mendengar adanya ada informasi dugaan salah satu karyawan yang bekerja di Gedung BRI terjangkit Virus Corona.

Untuk diketahui, terdapat informasi bahwa satu karyawan Huawei yang terjangkit virus nCoV (corona virus) yang berkantor di Gedung BRI, Jakarta.

Anies Resmi Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta

Suarapemerintah.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya membebaskan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) kendaraan bermotor berbasis listrik, baik roda dua maupun roda empat untuk wilayah DKI Jakarta.

Aturan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 3 tahun 2020 mengenai Insentif Pajak Balik Nama Kendaraan Bermotor atas Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan.

Pergub khusus mempercepat populasi kendaraan listrik di Jakarta ini ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada tanggal 3 Januari 2020 dan diundangkan pada 15 Januari 2020 dan berlaku sampai dengan 31 Desember 2024.

Artinya terhitung mulai 2020, segala kegiatan jual beli, tukar menukar, hibah, warisan, kendaraan motor berbasis listrik, baik roda empat maupun roda dua, diberikan pembebasan pajak bea balik nama untuk wilayah DKI Jakarta.

Pergub Nomor 3 Tahun 2020 ini merupakan kelanjutan dari ketentuan Pasal 17 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi yang resmi diundangkan pada 12 Agustus 2019.

Seperti diketahui dalam Perpres Nomor 55 Tahun 2019, pemerintah menargetkan pengembangan mobil listrik mencapai 2.200 unit, hybrid 711.000 unit dan 2 juta unit atau 20 persen dari total produksi roda dua di Indonesia yang diprediksi menyentuh 10 juta unit pada 2025.

Menurut Anies kebijakan ini berlaku untuk kendaraan pribadi maupun umum dengan syarat murni kendaraan bertenaga listrik.

“Dan kebijakan ini tidak berlaku untuk jenis kendaraan Hybrid ataupun kendaraan semi listrik. Jadi, hanya kendaraan bermotor yang 100 persen menggunakan listrik berbasis baterai,” ucap Anies di Balairung, Balai Kota Jakarta, Kamis (23/01).

Kemenkes Siapkan RS, Bandara dan Pelabuhan Tangkal Corona

Suarapemerintah.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meningkatkan kesiapan untuk mencegah dan menangani kemungkinan penyebaran Virus Corona atau Novel Coronavirus (nCov) ke wilayah Indonesia. Kemenkes telah menyiapkan rumah sakit hingga kantor kesehatan pelabuhan di bandara dan sejumlah pelabuhan.

“Kemenkes sudah menyiapkan semua daerah secara berjenjang dari provinsi, kabupaten/kota, rumah sakit, laboratorium, termasuk kantor kesehatan pelabuhan (KKP) yang ada di pintu masuk negara, baik itu dari bandara, pelabuhan maupun pos lintas darat negara,” kata Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes R. Vensya Sitohang, di kantornya, Jakarta, Rabu (22/1) dikutip dari Antara.

Ia mengatakan Direktorat Jenderal Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Ditjen Fasyankes) Kemenkes telah mengingatkan 100 rumah sakit yang sudah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk penyakit infeksi emerging agar membuat kesiapan penanganan.

Pihaknya juga menyiapkan 860 set alat pelindung diri, 12.322 masker N95, dan 35 ribu health alert card.

Selain itu, Kemenkes juga mendukung perlindungan terhadap para petugas di pintu masuk negara dari kemungkinan penularan virus tersebut.

“Mereka juga harus dilindungi dengan berbagai alat, jangan sampai mereka menjaga negara, tetapi terkontaminasi,” katanya.

Kemenkes sudah melakukan pemeriksaan di pintu masuk yang ada penerbangan langsung dari Tiongkok, baik melalui pergerakan darat, laut dan udara.

General Manajer PT Angkasa Pura II Bandara SMB II Palembang Fahroji mengatakan pihaknya mengaktifkan alat pendeteksi panas atau thermal scanner dan termometer inframerah di setiap pintu kedatangan internasional di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Pelabuhan Boom Baru Palembang, dan Sungai Lumpur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Alat thermal scanner ini, kata dia, dapat mendeteksi suhu tubuh para penumpang yang datang dari luar negeri. Apabila penumpang terdeteksi memiliki suhu tubuh melebihi batas normal, pihaknya akan memeriksanya terlebih dahulu dan memasukkannya ke ruang isolasi sebelum diperbolehkan masuk ke Palembang.

“Alat ini sistemnya tracking, bukan mendeteksi per satu orang. Jadi thermal scanner ini nantinya menembak secara computerized dan langsung di-tracking. Sejak diwaspadai, hingga saat ini belum ada yang terdeteksi,” ujar Fahroji, Rabu (22/1).

Sementara itu Kepala KKP Palembang Amelia berujar pintu kedatangan internasional di Palembang setiap harinya kedatangan penumpang dari Singapura dan Malaysia.

Thermal scanner, kata dia, sejauh ini selalu diaktifkan di pintu kedatangan internasional meskipun tidak ada kewaspadaan terhadap virus yang mewabah di negara lain.

Peringati Sumpah Pemuda, Nadiem Jadi Rebutan Selfie Pegawai Kemendikbud

Tribunnews.com The Minister of Education and Culture (Mendikbud), Nadiem Makarim , presided over the commemoration of Youth Pledge Day for the first time within his ministry, Monday (28/10/2019).

Nadiem appeared to be wearing Javanese traditional clothing with white nuances complete with a brown blangkon.

Ministry of Education and Culture employees also wore traditional clothes at this ceremony. After presiding over the ceremony, Nadiem took a group photo with the Ministry of Education and Culture employees. It seems that employees are scrambling to take pictures with the former CEO of Gojek.

In his remarks, Nadiem conveyed a message that young people should not be afraid to step up to lead the nation.

“I’m sure that Indonesian youth are aware that in their hearts they are aware of where they want to go,” said Nadiem at the Ministry of Education and Culture, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Monday (28/10/2019).

He believes the potential of Indonesian youth in making breakthroughs will provide change for the nation.

“Young comrades, listen to me. The only failure is if we stay put and the only success is if we keep moving forward,” said Nadiem.

As is known, Nadiem Makarim was appointed Minister of Education and Culture by President Joko Widodo. He then resigned as CEO of Gojek after being summoned by President Joko Widodo to the state palace in the morning.