Beranda blog Halaman 629

Masuk 4 Besar Nasional, Jambi Terima Anugerah Tanda Cinta PAI 2025 dari Kemenag

Pemerintah Provinsi Jambi kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Pada ajang Anugerah Tanda Cinta Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2025, Jambi berhasil masuk dalam 4 besar provinsi di Indonesia yang dinilai memiliki perhatian serius dan konsisten terhadap pengembangan pendidikan agama Islam.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI kepada Gubernur Jambi Al Haris pada Selasa, 2 Desember 2025, di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta.

Pengakuan ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Jambi dalam memastikan pendidikan agama Islam mendapatkan ruang yang lebih luas, fasilitas yang memadai, serta dukungan penuh di semua jenjang pendidikan — mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi.

Dalam keterangannya, Gubernur Al Haris menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.

“Saya sangat bangga melihat apresiasi dari apa yang diberikan Dirjen Pendidikan Islam yang menyelenggarakan lomba untuk anak-anak berprestasi di bidang pendidikan Islam baik tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK dan Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Menurut Al Haris, ajang ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk mengukur kualitas pendidikan agama Islam di berbagai daerah.

“Saya lihat ini adalah momen langkah yang baik untuk mengukur prestasi anak-anak, khususnya di bidang agama Islam,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa Jambi akan terus menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam memperkuat pendidikan agama Islam.

“Jambi sebagai mitra yang fokus perhatian terhadap pendidikan agama Islam (PAI),” tegasnya.

Capaian ini diharapkan semakin memperkuat semangat seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Jambi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, menghadirkan inovasi, serta mendorong peserta didik untuk berprestasi tidak hanya tingkat nasional, tetapi juga internasional.

Dengan penghargaan ini, Jambi kembali meneguhkan diri sebagai daerah yang visioner, berkomitmen, dan konsisten dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Melly Goeslaw Tekankan Konsistensi Regulasi LMK–KMK dan Penguatan Norma Digital

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Melly Goeslaw menegaskan salah satu fokus utama dalam pembahasan revisi regulasi harmonisasi Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta adalah memastikan konsistensi pengaturan terkait Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dan Komite Manajemen Kolektif (KMK).

“Saya mau menekankan saja bahwa yang perlu betul–betul dipikirkan adalah konsistensi regulasi terkait LMK dan KMK. Diperlukan kejelasan bahwa mekanisme itu dijalankan satu pintu secara total,” tandas Melly dalam rapat Panja Baleg dengan agenda presentasi Tim Ahli dalam rangka harmonisasi RUU tentang Perubahan atas UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (1/12).

Tak hanya itu, Melly juga menyoroti pengaturan terkait ruang digital masih bersifat fragmentaris. Maka, Melly menegaskan ketentuan mengenai platform digital dan kecerdasan buatan (AI) membutuhkan penguatan norma, mengingat pola penciptaan dan pemanfaatan karya kini banyak berada dalam ekosistem digital.

Namun demikian, Melly mengapresiasi kemajuan proses harmonisasi yang telah berlangsung. Ia menilai banyak usulan perubahan yang muncul akan membuat regulasi hak cipta ke depan menjadi lebih komprehensif.

“Sejauh ini sudah sangat baik. Sudah banyak perubahan yang akan menjadikan UU ini lebih kuat dibandingkan dengan regulasi sebelumnya,” pungkas Legislator Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rifqinizamy Karsayuda Dorong Pemerintah Perkuat Infrastruktur Sambas yang Berbatasan dengan Malaysia

Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan komitmen DPR untuk memperkuat dukungan pusat terhadap pembangunan wilayah perbatasan, khususnya Kabupaten Sambas yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Ia menekankan bahwa Sambas memiliki posisi strategis sebagai etalase Indonesia di kawasan perbatasan. Oleh sebab itu, peningkatan kesejahteraan dan kualitas infrastruktur di wilayah tersebut menjadi prioritas.

“Sambas adalah garda terdepan negara, dan karena itu harus mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah pusat,” ujar Rifqi dalam Kunjungan Kerja Spesifik Panja Pengelolaan Perbatasan Wilayah Negara, di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (26/11/2025).

Legislator Partai NasDem itu mengungkapkan bahwa DPR telah menerima banyak aspirasi dari daerah yang memiliki persoalan serupa. Beberapa daerah perbatasan tidak memiliki kapasitas anggaran yang cukup dan juga kurang proaktif dalam menginventarisasi kebutuhan strategis untuk diajukan ke pemerintah pusat.

“Banyak kabupaten dan provinsi perbatasan yang ketika diminta mengajukan kebutuhan justru tidak menunjukkan itikad baik. Karena itu, melalui Panja Perbatasan, kami akan memanggil seluruh kepala daerah perbatasan untuk memastikan program yang mereka butuhkan benar-benar terpetakan,” katanya.

Rifqi menegaskan bahwa ketimpangan kesejahteraan dan infrastruktur antara wilayah Indonesia dan negara tetangga tidak boleh terus dibiarkan.

Ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut bukan hanya berdampak pada ekonomi masyarakat, tetapi juga berpotensi mengancam kedaulatan dalam jangka panjang.

“Kalau perbatasan kita tetap tertinggal, bukan hanya tapal batasnya yang bisa bergeser, masyarakatnya pun bisa berpindah. Ini menyangkut kedaulatan negara dalam jangka panjang,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi Bupati Sambas yang dinilai proaktif memperjuangkan berbagai program pembangunan ke pemerintah pusat. Ia menyebutkan bahwa tingginya ketergantungan APBD Sambas terhadap transfer keuangan dari APBN membuat dukungan pusat menjadi sangat krusial.

“PAD Sambas masih terbatas. Karena itu, saya mengapresiasi Pak Bupati yang rendah hati dan aktif mendatangi kementerian dan lembaga di Jakarta. Kami hadir untuk membantu agar program-program APBN bisa lebih besar mengalir ke Sambas,” ucapnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tuntaskan Rangkaian Kunjungan ke Daerah Bencana, Presiden Prabowo Tegaskan Negara Hadir

Presiden Prabowo Subianto menuntaskan rangkaian kunjungan kerjanya ke wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat (1/12). Dalam kunjungan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut, Presiden meninjau langsung posko pengungsian, lokasi infrastruktur rusak, serta berdialog dengan ribuan warga terdampak untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Selama peninjauan di sejumlah titik bencana, Presiden Prabowo memerintahkan percepatan penyaluran bantuan logistik, pemulihan akses wilayah terisolasi, serta pembangunan akses darurat di lokasi infrastruktur vital yang rusak. Pemerintah juga mengerahkan armada udara dan laut untuk menjangkau wilayah sulit.

Dalam keterangannya kepada awak media usai meninjau posko pengungsian di Padang Pariaman, Presiden menyampaikan perkembangan terkini mengenai kondisi lapangan yang menurutnya menunjukkan perbaikan signifikan.

“Alhamdulillah, saya baru liat pengungsi di Padang. Padang saya kira semua jalan sudah mulai bisa tembus. Jalan darat bisa tembus ya. Walaupun banyak jembatan juga yang rusak. Listrik sudah hampir 100 persen. Air juga sudah mulai dibenahi,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo menekankan bahwa pemulihan infrastruktur dasar dan layanan publik menjadi prioritas utama pemerintah dalam tahap awal penanganan bencana. Menurutnya, seluruh pihak saat ini sedang bekerja cepat untuk menormalisasi wilayah.

“Jadi pelan-pelan kita kembalikan ke normal semua. Kita inventarisir semua kerusakan. Nanti kita atur bagaimana rehabilitasi kembali. Supaya rakyat bisa hidup normal lagi,” tutur Presiden.

Selain Sumatera Barat, Presiden juga telah mengunjungi wilayah terdampak lainnya di Aceh dan Sumatera Utara. Dalam setiap kunjungannya, Kepala Negara memastikan penyaluran bantuan logistik, layanan kesehatan, serta dukungan transportasi udara bagi wilayah yang belum dapat dijangkau secara penuh melalui jalur darat.

Terkait kondisi sejumlah daerah yang masih terisolasi, Presiden Prabowo menegaskan bahwa akses udara masih menjadi langkah utama untuk menjangkau masyarakat di titik-titik terdampak tersebut.

“Masih ada ya [wilayah yang terisolasi], kita terpaksa lewat udara. Tapi bisa ditembus semua pakai udara,” tandasnya.

Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras TNI, Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat yang bahu-membahu membantu proses evakuasi dan penyaluran bantuan. Rangkaian kunjungan Presiden Prabowo di Sumatra menjadi bukti komitmen pemerintah untuk selalu hadir dan berdiri bersama rakyat saat bencana melanda.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pulihkan Wilayah Terdampak, Pemerintah Fokus Perbaikan Infrastruktur dan Fasilitas Dasar

Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah langkah strategis pemerintah dalam percepatan pemulihan infrastruktur dasar dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat. Langkah strategis tersebut disampaikan Presiden saat meninjau lokasi terdampak banjir di Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (1/12).
Kepala Negara menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk memperkuat fasilitas desa dan infrastruktur daerah.
“Jadi alhamdulillah kita punya anggarannya, kita lakukan penghematan banyak di pusat supaya sebanyak mungkin bantuan, sebanyak mungkin kita bisa membantu kepentingan rakyat di paling bawah, desa, kecamatan itu sasaran kita,” ucapnya.
Terkait infrastruktur yang rusak akibat bencana, Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan segera memperbaiki jalur-jalur vital yang terdampak banjir. Langkah ini dinilai penting untuk memulihkan kembali konektivitas wilayah dan memastikan aktivitas warga dapat berjalan normal.
“Kita segera akan membuka jalan-jalan yang putus, jembatan-jembatan yang rusak kita segera perbaiki,” ujar Presiden.
Pada kunjungan tersebut, Presiden juga meninjau keberadaan dapur dan berbagai fasilitas darurat yang telah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan para warga. Pemerintah, menurut Presiden, juga sedang dalam upaya untuk mempercepat pembentukan koperasi di setiap desa agar distribusi barang subsidi lebih efektif.
“Jadi nanti barang-barang yang disubsidi oleh negara itu langsung ke rakyat gak lewat perantara-perantara-perantara langsung ke rakyat,” lanjutnya.
Selain infrastruktur dasar, Presiden Prabowo turut menyampaikan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di wilayah terdampak. Mengakhiri sambutannya, Presiden mengapresiasi semangat serta menyelipkan doa agar para warga mendapatkan kebaikan.

“Insyaallah di saat mendatang kita akan berbuat yang terbaik untuk Alas Leuser ini, terbaik untuk rakyat di sini, dan rakyat di sini kita berjuang supaya rakyat di sini nanti mengalami peningkatan kesejahteraannya semuanya,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Pastikan Penanganan Infrastruktur Terdampak Banjir di Aceh Tenggara

Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung ke lokasi Jembatan Pante Dona di Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (1/12). Jembatan tersebut putus total akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut dan menyebabkan ribuan warga terisolasi, serta membuat jalur logistik terhenti total.

Sesaat setelah tiba, Presiden langsung menuju titik lokasi kerusakan untuk melihat dari dekat kondisi yang terjadi. Jembatan Pante Dona, salah satu akses utama penghubung sejumlah kecamatan di Aceh Tenggara, kini menyisakan rangka baja yang tergerus derasnya arus sungai.

Arus banjir yang melanda sejak beberapa hari lalu menyeret material jembatan hingga struktur penopangnya runtuh. Empat jembatan baja di wilayah tersebut mengalami kerusakan berat, tetapi Jembatan Pante Dona menjadi yang paling parah.

Presiden Prabowo terlihat berjalan menyusuri tepian jembatan yang rusak, memperhatikan langsung sisa-sisa konstruksi yang roboh. Suasana haru terasa ketika warga setempat menyaksikan Kepala Negara berdiri di tengah reruntuhan infrastruktur yang selama ini menjadi nadi kehidupan mereka.

Di lokasi jembatan, Presiden juga tampak berdiskusi dengan jajaran pemerintah terkait mengenai langkah percepatan pembangunan akses darurat agar mobilitas masyarakat segera pulih. Kepala Negara juga menegaskan bahwa rekonstruksi jembatan permanen akan diprioritaskan agar transportasi dan ekonomi masyarakat dapat bangkit kembali.

Usai peninjauan, Presiden menyempatkan diri menyapa dan menyalami warga yang menunggu di sekitar lokasi peninjauan. Mereka menyambut kedatangan Presiden dengan penuh haru dan rasa syukur.

Seorang warga mengungkapkan rasa terima kasih mewakili masyarakat Aceh Tenggara.

“Presiden Prabowo, terima kasih sudah datang di Bumi Sepakat Segenep,” ujarnya sambil menjabat tangan Presiden.

Kehadiran Presiden secara langsung di tengah masyarakat terdampak kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan terus bekerja cepat menghadapi dampak bencana yang terjadi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Percepat Penanganan Bencana, Presiden Prabowo Prioritaskan Bantuan ke Wilayah Terisolir

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan percepatan pengiriman bantuan bagi warga yang terdampak, khususnya di wilayah yang masih terisolasi. Hal ini disampaikan Presiden usai meninjau posko pengungsian di GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, sekaligus berinteraksi dengan warga terdampak.

“Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang mungkin diperlukan. Pertama, BBM yang sangat penting, listrik sebentar lagi saya kira bisa dibuka semuanya. BBM tadi yang dilaporin ke saya yang sangat penting, ada beberapa desa yang terisolasi, insyaallah kita bisa tembus,” ucap Presiden dalam keterangannya di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin (1/12).

Dalam keterangannya, Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah dan lembaga yang telah bergerak cepat dalam penanganan darurat. Presiden menyebut respons BNPB, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya berjalan sigap sejak awal kejadian.

“Saya tadi sampaikan penghargaan, terima kasih kepada semua instansi yang bekerja keras. BNPB Badan Nasional Penanggulangan Bencana reaksinya cukup cepat, TNI sangat cepat, Polri juga cepat,” katanya.

Dalam upaya mempercepat distribusi bantuan, berbagai armada udara pun telah dikerahkan mulai dari helikopter hingga pesawat angkut berat seperti hercules. Kepala Negara menegaskan bahwa seluruh sumber daya yang diperlukan akan terus digerakkan untuk mempercepat proses penanganan bencana.

“Insyaallah kita dengan kerja sama teamwork yang baik, kita bisa segera menghadapi musibah ini, segera memberi solusi-solusi kepada kesulitan rakyat sekarang ini,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang mulai membaik turut membantu percepatan penanganan di lapangan. Lebih lanjut, Presiden menyoroti pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang makin nyata.

“Perubahan iklim kita harus hadapi dengan baik, pemerintahan harus benar-benar berfungsi menjaga lingkungan antisipasi kondisi di masa depan. Di daerah-daerah semuanya harus siap kondisinya,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ateng Sutisna Apresiasi Program Business Matching BKPM, Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri Besar

Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKS Ateng Sutisna mengapresiasi rencana Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang akan menggelar program Business Matching untuk mempertemukan usaha besar (UB) dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini dinilai menjadi peluang signifikan bagi UMKM untuk masuk ke dalam jaringan rantai pasok (supply chain) industri besar dan memperluas kapasitas usaha mereka.

“Sebenarnya kita memiliki regulasi yang kuat melalui Permen No. 1 Tahun 2022 dan Permen No. 3 Tahun 2025. Karena itu, inisiatif Business Matching yang dirancang sangat tepat untuk memastikan UMKM dapat terhubung dengan kebutuhan industri besar,” katanya.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa skema kemitraan antara UB dan UMKM bukan hal baru. Upaya serupa telah dilakukan dalam berbagai periode pemerintahan, tetapi belum mencapai hasil yang diharapkan.

“Model kemitraan yang ada selama ini cenderung bersifat formalitas dan tidak menghasilkan integrasi pasokan yang nyata. Inilah mengapa dua Permen tersebut diterbitkan sebagai koreksi sekaligus penyempurnaan kebijakan,” lanjut Ateng.

Untuk memperkuat efektivitas program, Ateng mengusulkan novelty berupa penerapan model Creating Shared-Value (CSV) sebagai pendekatan kemitraan UB–UMKM. Konsep CSV yang diperkenalkan Michael Porter dan Mark Kramer dari Harvard ini menekankan bahwa perusahaan dapat menciptakan nilai ekonomi sekaligus nilai sosial secara bersamaan dengan mengintegrasikan kebutuhan masyarakat ke dalam inti bisnisnya.

“Berbeda dengan CSR yang cenderung berupa donasi atau kegiatan sosial jangka pendek, CSV adalah strategi bisnis yang berorientasi jangka panjang. CSV memastikan perusahaan membangun solusi bagi masalah masyarakat, namun sekaligus memperkuat daya saing perusahaannya sendiri,” tegas Ateng.

Ia menjelaskan bahwa inti dari CSV dalam konteks kemitraan UB–UMKM adalah menemukan titik temu (fit) antara kebutuhan strategis UB dan kapabilitas UMKM. Dengan penyelarasan tersebut, UMKM tidak hanya menjadi pemasok pelengkap, tetapi benar-benar menjadi bagian dari ekosistem pasok yang berkelanjutan.

Model CSV dalam hubungan UB–UMKM dapat diterapkan melalui tiga kerangka kolaborasi atau Triple Loop Collaboration, yaitu Loop Economic Value (Nilai Ekonomi Bersama), Loop Social Value (Nilai Sosial), dan Loop Institutional Value (Nilai Kelembagaan)

Menurutnya, model CSV sangat relevan dengan tujuan Kementerian Investasi karena bersifat berkelanjutan, bukan sekadar acara seremonial matching yang berlangsung satu kali.

“CSV memberi dampak ekonomi mikro dan makro, memperkuat posisi UMKM sesuai regulasi, dan menciptakan kemitraan yang berjangka panjang antara usaha besar dan UMKM,” ujarnya.

Ia berharap inovasi kebijakan ini dapat diadopsi Kementerian Investasi sehingga program Business Matching tidak hanya forum pertemuan bisnis, tetapi melahirkan kemitraan strategis yang saling menguntungkan dan memperkuat daya saing industri nasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kunjungi Tujuh Titik Banjir di Padang, Andre Rosiade Bagikan Ribuan Nasi Bungkus dan Bantuan Tunai

Anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Barat I, Andre Rosiade, meninjau tujuh titik banjir dan longsor di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/11). Di lokasi pengungsian itu, Andre membagikan ribuan nasi bungkus dan bantuan tunai kepada warga yang terdampak.

“Hari ini kita turun melihat langsung dan berdialog dengan para korban bencana. Kami turut berduka atas musibah ini. Bagi warga di pengungsian, mohon sabar dan ikuti instruksi Pemko Padang,” kata Andre dalam keterangan yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Jumat (28/11)

Andre hadir bersama Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Maigus Nasir, Anggota DPRD Sumbar Verry Mulyadi, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang Wahyu Hidayat, serta sejumlah tokoh masyarakat

Di setiap titik, Andre langsung menyalurkan nasi bungkus kepada warga yang mengaku kesulitan mendapatkan makanan. Ia juga memberikan bantuan tunai Rp5 juta per lokasi.

Di kawasan itu, Andre meninjau satu kompleks berisi sekitar 40 rumah yang masih terendam. Didampingi Camat Nanggalo Amrizal Rengganis, ia meminta Fraksi Gerindra DPRD Padang menurunkan alat berat untuk mengangkat kayu yang menghambat aliran air.

“Katanya tinggi air sampai ke loteng. Warga harus tetap mengungsi sampai kondisi aman. Aspirasi warga, banjir ini baru benar-benar tuntas jika Batang Kuranji dinormalisasi. Selesai Batang Kandis, kita perjuangkan ini,” ujar politisi yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini.

Di Pulau Terlena, Kampung Lapai, Andre kembali menyalurkan nasi bungkus dan memberi semangat kepada seorang ibu hamil di pos pengungsian.

“Kita semua harus sabar dan tetap bersemangat,” kata Andre yang didampingi Sekjen IKM Braditi Moulevey.

Saat meninjau kawasan Rumah Potong di Lubuk Buaya, Koto Tangah, Andre menerima permintaan Wali Kota untuk membantu penyediaan alat berat memperbaiki intake PDAM yang rusak dan mengganggu pasokan air bagi puluhan ribu pelanggan. Di tengah kondisi banjir dan listrik padam, Andre langsung menghubungi Dirut PT Hutama Karya (HK) Koentjoro untuk mengerahkan alat berat tambahan.

“Beberapa alat HK sudah turun di titik banjir dan longsor di Sumbar. Nanti akan ditambah untuk Padang,” kata Politisi Fraksi Partai Gerindra ini, disambut Camat Koto Tangah Fizlan.

Camat Fizlan kemudian membawa Andre meninjau lokasi lain seperti Gaduang, KPIK, serta perumahan Lumin Park di Lubuk Minturun yang diterjang banjir bandang hingga menelan lima korban jiwa.

Kunjungan berlanjut ke dua titik pengungsian di Sungai Lareh Koto Tangah, yakni BPSPL Padang dan Masjid Nurul Falah.

“Kami akan terus memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir dan longsor ini,” ujar Andre.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi bantuan dan kepedulian Andre. “Terima kasih atas kedatangan dan bantuannya. Kami berharap Bang Andre dapat membantu mendatangkan alat berat untuk percepatan perbaikan intake PDAM dan dukungan lainnya dari pusat,” kata Fadly.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ahmad Muzani Bicara soal Pancasila, Persatuan, dan Toleransi di Forum Liga Muslim Dunia

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri peluncuran Platform Digital Minhaj yang diluncurkan oleh Liga Muslim Dunia sebagai pedoman umat Islam dunia dalam ibadah dan pendidikan Islam, di Mekah, Arab Saudi.

Dalam sambutannya, Muzani menyampaikan dukungannya terhadap platform digital Minhaj. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Sekjen Liga Muslim Dunia Dr. Muhammad Abdul Karim Al-Issa atas undangannya kepada dirinya untuk mewakili Republik Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih atas undangan yang mulia kepada Ketua dan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia yang mengundang kami dari negeri yang jauh, dari Timur, yakni Republik Indonesia. Terima kasih atas undangan yang mulia kepada kami untuk menghadiri launching platform elektronik Liga Muslim Dunia ini di Makkah Al-Mukarramah,” kata Muzani.

Forum tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam forum liga muslim dunia, yang mempertemukan berbagai tokoh Islam internasional.

Muzani mengatakan platform digital itu adalah ikhtiar maksimal untuk terus menyamakan pemahaman tentang Islam sebagai agama rahmatan lil alamin. Mewakili umat Islam dan seluruh rakyat Indonesia, Muzani menyerukan pentingnya menjaga persahabatan, persaudaraan, dan persatuan antarsesama umat Islam dunia.

“Dari tempat yang mulia ini, kami berseru dari negeri yang paling timur, 9.000 km dari tempat ini, atas nama umat Islam Indonesia, atas nama seluruh rakyat Indonesia untuk terus kita menjaga persahabatan,” ujar Muzani.

Menurut Muzani, Indonesia sebagai negara dengan umat Islam terbesar di dunia harus menjadi contoh dalam hal toleransi dan persatuan dalam keberagaman. Terdapat lebih dari 300 suku etnis, 700 lebih bahasa daerah, belasan ribu pulau, serta menjunjung tinggi toleransi dalam perbedaan keyakinan beragama.

“Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang harus kita perkuat. Kita meyakini bahwa Indonesia bisa bertahan selama 80 tahun merdeka ini karena Pancasila dan akan terus bertahan sampai yaumul qiyamah,” kata Muzani.

Muzani melanjutkan, Pancasila yang dilahirkan oleh para pendahulu sebagai dasar negara telah menjadi landasan kuat dalam memberikan kebebasan beragama dan menjalankan ibadah bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita menghormati agama lain untuk memeluk dan menjalankan ibadahnya masing-masing. Kita menjunjung tinggi ini karena Rasulullah mengajarkan kita untuk menghormati perbedaan. Karena itu di tengah keimanan yang berbeda kita harus menemukan kerukunan, persatuan, dan persahabatan,” jelasnya.

“Jumlah umat Islam di dunia lebih dari 2 miliar. Platform digital ini adalah ikhtiar penting yang dilakukan Dr. Al-Issa untuk terus menjaga kepentingan bersama umat Islam serta persatuan dalam perbedaan,” tutup Muzani.

Dengan kehadirannya dalam forum liga muslim dunia, Muzani menegaskan kembali peran Indonesia sebagai negara muslim terbesar yang mampu menjaga persatuan dalam keberagaman.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News