Beranda blog Halaman 693

Hari Pahlawan 2025, Presiden Prabowo Pimpin Ziarah Nasional dan Renungan Suci di TMPNU Kalibata

Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara ziarah nasional dan renungan suci dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025 di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, pada Senin, 10 November 2025, tepat pukul 00.00 WIB.

Rangkaian upacara diawali dengan laporan Perwira Upacara kepada Presiden Prabowo selaku Pimpinan Ziarah, menandai dimulainya prosesi resmi peringatan. Selanjutnya, Kepala Negara meletakkan karangan bunga di tugu makam pahlawan sebagai simbol penghargaan dan rasa terima kasih bangsa atas jasa para pejuang.

Setelahnya, suasana hening menyelimuti area pemakaman saat dilangsungkan prosesi Mengheningkan Cipta yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo. Upacara dilanjutkan dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan yang dipimpin oleh Komandan Pasukan, diikuti seluruh peserta upacara dengan sikap sempurna.

“Marilah kita mengenang arwah dan jasa para pahlawan yang telah gugur membela kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia. Khususnya mereka-mereka yang gugur dalam perlawanan terhadap kekuatan asing, yang mendukung penjajahan kembali bangsa Indonesia oleh bangsa Asing,” ujar Presiden Prabowo memulai mengheningkan cipta.

Selain itu, dalam momen memimpin mengheningkan cipta tersebut, Kepala Negara mengenang perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa momen ini menjadi penghormatan mendalam kepada para pahlawan.

“Pada tahun 1945, 10 November, para pahlawan telah dengan berani melawan kekuatan asing yang begitu besar, terutama kekuatan Inggris, pemenang perang dunia kedua, dengan perlawanan, pengorbanan yang begitu besar. Mereka telah mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia. Janganlah kita sekali-sekali melupakan jasa mereka, kepahlawanan mereka,” imbuh Kepala Negara.

Upacara ziarah nasional dan renungan suci berlangsung dengan khidmat di bawah cahaya temaram dini hari. Momentum tersebut dimaknai sebagai bentuk penghormatan dan refleksi atas semangat perjuangan para pahlawan dalam menegakkan kemerdekaan, serta sebagai pengingat bagi seluruh rakyat Indonesia untuk melanjutkan cita-cita luhur para pahlawan dalam membangun bangsa.

Turut hadir pada upacara yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Para pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Hari Ini, Senin 10 November 2025: Berikut Lokasinya di Jakarta

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling pada Senin (10/11) untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa perlu datang ke kantor Satpas. Layanan ini tersedia di lima titik lokasi di Jakarta mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Melalui akun resmi X (Twitter) TMC Polda Metro Jaya, masyarakat dapat mendatangi lokasi layanan SIM Keliling Jakarta yang tersebar di beberapa wilayah berikut:

  • Jakarta Timur: Lobby depan Mall Grand Cakung

  • Jakarta Selatan: Area parkir samping Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Utara: Lobby utama LTC Glodok

  • Jakarta Pusat: Area parkir Kantor Pos Lapangan Banteng

  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mall Ciputra

Layanan ini ditujukan untuk mempermudah warga dalam melakukan perpanjangan masa berlaku SIM tanpa antre panjang di kantor kepolisian. Namun, ada beberapa persyaratan penting yang harus dipenuhi sebelum mengakses layanan tersebut.

Syarat Perpanjangan SIM Keliling

Masyarakat diimbau menyiapkan dokumen berikut sebelum datang ke lokasi:

  • Fotokopi KTP yang masih berlaku

  • Fotokopi dan SIM asli lama

  • Bukti cek kesehatan

  • Bukti tes psikologi pengemudi

Perlu diketahui, layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan untuk SIM A dan SIM C yang masih aktif atau belum kedaluwarsa. Jika masa berlaku SIM telah habis, pemohon wajib melakukan pembuatan SIM baru di Satpas sesuai dengan ketentuan kepolisian.

Biaya Perpanjangan SIM

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya perpanjangan SIM ditetapkan sebagai berikut:

  • SIM A: Rp80.000

  • SIM C: Rp75.000

Sementara untuk SIM B, layanan perpanjangan tidak dapat dilakukan melalui mobil SIM Keliling. Pemohon wajib datang langsung ke kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) karena adanya perbedaan peruntukan dokumen. SIM B sendiri diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan dengan berat lebih dari 3,5 ton.

Dengan adanya layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memperpanjang SIM secara cepat, efisien, dan tetap sesuai prosedur resmi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan Samsat Keliling Jadetabek Senin Ini: Cek Lokasi Terdekat dari Rumah Anda

Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling untuk memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Layanan ini tersedia di 14 titik wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Senin (10/11).

Melalui pengumuman resmi di akun X @TMCPoldaMetro, kepolisian menginformasikan jadwal dan lokasi Samsat Keliling agar wajib pajak bisa menyesuaikan waktu dan tempat pembayaran pajaknya tanpa harus datang ke kantor Samsat induk.

Berikut daftar lengkap lokasi Samsat Keliling Polda Metro Jaya hari ini:

  • Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan Masjid Al Musyawarah Kelapa Gading (08.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Barat: Mal Citraland (08.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan (09.00–15.00 WIB) dan Pos Pol TMPN Kalibata (09.00–14.00 WIB).

  • Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat Jakarta Timur (08.00–15.00 WIB) dan Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB).

  • Kota Tangerang: Alun-Alun Cibodas dan parkiran busway Foodmosphere (09.00–13.00 WIB).

  • Ciledug: Giant Poris Gaga Indah dan Metland Cyber City Cipondoh (09.00–14.00 WIB).

  • Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong (08.00–14.00 WIB) dan Mal ITC BSD (16.00–19.00 WIB).

  • Ciputat: Halaman parkir Samsat dan Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB).

  • Kelapa Dua: Halaman Gtown Square Gading (08.00–14.00 WIB).

  • Kabupaten Bekasi: Pasar Bersih Cikarang Jababeka (09.00–12.00 WIB).

  • Kota Bekasi: KFC Zambrud (09.00–12.00 WIB).

  • Depok: Halaman parkir Samsat Depok (08.00–14.00 WIB) dan RS Bhayangkara Brimob (08.00–12.00 WIB).

  • Cinere: Kantor Kelurahan Pondok Petir (08.00–12.00 WIB).

Syarat Pembayaran Pajak di Samsat Keliling

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini wajib membawa KTP, BPKB, dan STNK asli beserta fotokopi masing-masing dokumen.
Perlu diketahui, Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor (PKB). Sementara untuk perpanjangan STNK lima tahunan dan penggantian pelat nomor kendaraan, wajib pajak tetap harus mendatangi kantor Samsat terdekat.

Dengan hadirnya layanan Samsat Keliling ini, Polda Metro Jaya berharap masyarakat dapat lebih mudah dan cepat menunaikan kewajiban pajak kendaraan, tanpa harus mengantre panjang di kantor Samsat utama.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Meutya Hafid Sebut Perempuan Pelaku UMKM sebagai Pahlawan Perekonomian Indonesia

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, menyebut perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pahlawan masa kini yang berperan besar dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam Forum Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bertema “Digital Kuat, Ekonomi Meningkat, Ibu-Ibu Mekaar Pahlawan Keluarga Hebat” yang digelar di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Meutya menegaskan bahwa kontribusi perempuan dalam sektor UMKM sangat signifikan.

“Ibu-ibu ini semua pahlawan karena membantu ekonomi negara, membantu keluarga,” ujar Meutya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), UMKM menyumbang 61,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap 97 persen tenaga kerja di Indonesia. Menariknya, sekitar 64,5 persen atau 37 juta pelaku UMKM di tanah air dijalankan oleh perempuan.

Meutya mengapresiasi keberanian para pelaku UMKM perempuan yang tetap berinovasi dan berjuang, meski dengan modal terbatas.

“UMKM, apalagi yang mikro, itu lah orang-orang paling berani. Uangnya di tabungan tidak banyak tapi berani mengeluarkan modal untuk usaha, memutar uangnya sehingga ekonomi negara bergerak,” ucap Meutya.

Dalam kesempatan tersebut, Meutya juga mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan ruang digital dalam mengembangkan usaha dan memperluas jangkauan pasar. Menurutnya, transformasi digital dapat meningkatkan efisiensi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Digitalisasi itu membuat percepatan, kita berharap penjualan ibu-ibu bisa meningkat kalau menggunakan platform digital,” jelas Meutya.

Ia memastikan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) siap memfasilitasi berbagai pelatihan pemasaran digital agar para pelaku UMKM, terutama perempuan, mampu beradaptasi dan bersaing di era ekonomi digital.

Meutya menilai semangat juang perempuan pelaku UMKM merupakan energi penting yang menjaga ketangguhan ekonomi Indonesia di tengah berbagai tantangan global.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menkomdigi Meutya Hafid: PP TUNAS Bukti Keseriusan Pemerintah Lindungi Anak di Ruang Digital

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah dalam melindungi anak-anak dari ancaman dan kejahatan di ruang digital.

Pernyataan tersebut disampaikan Meutya dalam Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-45 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) di Kota Medan.

“Bagi perusahaan-perusahaan ini kita adalah pasar, karena itu tentu ada reaksi ketika pasarnya dipotong. Tapi alhamdulillah karena kepemimpinan Bapak Presiden yang teguh, beliau menyampaikan bahwa ini memang sudah harus jalan seperti itu, kita harus melindungi anak-anak kita,” ujar Meutya.

Meutya menjelaskan, anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan menjadi korban kejahatan digital. Berdasarkan laporan National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) tahun 2024, terdapat 5.566.015 konten pornografi anak di Indonesia dalam kurun waktu 2021–2024.

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan 89 persen anak berusia lima tahun ke atas telah menggunakan internet, dengan sebagian besar mengakses media sosial. Kondisi ini membuat mereka semakin rentan terhadap paparan konten negatif dan tidak sesuai usia.

Sebagai respons atas situasi tersebut, pemerintah menerbitkan PP TUNAS yang mengatur tata kelola sistem elektronik serta perlindungan anak di dunia maya. Regulasi ini mewajibkan platform digital untuk menerapkan verifikasi usia pengguna dan menyediakan mekanisme perlindungan konten yang sesuai kelompok umur.

PP TUNAS juga memberikan sanksi tegas bagi platform yang melanggar aturan. Menkomdigi menyebut saat ini pemerintah tengah menyusun sistem penerapan sanksi tersebut.

“Saat ini kita masih punya waktu untuk melakukan perbaikan sistem untuk nanti kita akan betul-betul terapkan sanksi. Sanksi ini dikenakan terhadap platform, bukan kepada ibu, bukan kepada anak,” tegasnya.

Meutya Hafid mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi negara kedua di dunia setelah Australia yang menerapkan regulasi penundaan akses anak terhadap platform digital. Langkah ini, menurutnya, menjadi tonggak penting dalam mewujudkan ekosistem digital yang aman dan beretika bagi anak-anak.

Ia menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) juga menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat. Program ini berfokus pada pendidikan literasi digital bagi orang tua dan anak agar mampu melindungi diri dari ancaman siber.

Dalam acara tersebut, Meutya Hafid didampingi oleh Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya. Turut hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Rektor Universitas Sumatera Utara Muryanto Amin, Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Umar Yusri Tambunan, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, serta segenap sivitas akademika USU.

Kehadiran para tokoh lintas lembaga ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam menciptakan ruang digital yang aman, positif, dan ramah anak.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemkomdigi Resmikan Garuda Spark Medan untuk Dorong Inovasi Agritech dan Foodtech Nasional

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi meluncurkan Garuda Spark Innovation Hub Medan, ruang kolaborasi digital pertama di Pulau Sumatera yang berfokus pada pengembangan inovasi di bidang pertanian (agritech) dan pangan (foodtech).

Peresmian ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam memperkuat ketahanan pangan melalui teknologi digital serta memperluas ekosistem startup ke luar Pulau Jawa.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menjelaskan, Garuda Spark Innovation Hub dirancang sebagai wadah kolaborasi antara pelaku startup, industri, akademisi, dan investor. Tujuannya adalah membangun solusi digital yang dapat menjawab tantangan ketahanan pangan nasional.

“Presiden di forum APEC menyampaikan pentingnya kesiapan generasi muda dalam memanfaatkan kecerdasan artifisial, khususnya di bidang pertanian. Untuk Medan, kita fokuskan pada inovasi yang bisa memperkuat ketahanan pangan, meskipun tetap terbuka untuk bidang teknologi lainnya,” ujar Meutya.

Garuda Spark Medan melengkapi dua hub serupa yang telah beroperasi di Jakarta dan Bandung, menjadikannya bagian penting dari upaya Kemkomdigi untuk memperluas pusat inovasi digital ke luar Jawa.

Menurut Meutya, Medan memiliki potensi besar sebagai pusat penggerak ekonomi digital dan kreatif berbasis teknologi.

“Medan, Sumatera Utara, menjadi salah satu penyumbang ekonomi digital di tanah air. Kita juga meyakini karya talenta-talenta di Medan yang kreativitasnya luar biasa. Sehingga rasanya memang tepat untuk kemudian membuat innovation hub untuk mempertemukan talenta dengan industri dan para investor,” tutur Meutya.

Berdasarkan Digital Competitiveness Index 2025, Medan menempati peringkat ke-7 sebagai kota dengan daya saing digital tertinggi di Indonesia. Kondisi tersebut menjadikan kota ini ideal untuk memperkuat jejaring inovasi lintas sektor dan mendorong kolaborasi antara talenta muda dengan pelaku industri teknologi.

“Medan yang dulu dikenal sebagai kota perdagangan, kini tumbuh menjadi kota ide dan inovasi. Garuda Spark diharapkan menjadi jembatan antara potensi lokal dan peluang global,” tambah Meutya.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menjelaskan bahwa Garuda Spark Innovation Hub tidak hanya menjadi ruang pertemuan, tetapi juga platform kolaboratif yang mempertemukan ide, teknologi, dan peluang bisnis.

“Di sini tidak hanya membina startup, tapi juga membentuk techpreneur dan digital talent yang siap berkompetisi di pasar global,” kata Edwin.

Beragam program akan digelar di Garuda Spark Medan, mulai dari pelatihan digital, forum mentoring bersama praktisi industri, hingga pertemuan dengan investor. Program ini dirancang untuk mempercepat pertumbuhan startup daerah dan meningkatkan kapasitas inovasi talenta muda di sektor teknologi pangan.

“Kita ingin lebih banyak perusahaan teknologi lahir dari berbagai daerah, bukan hanya dari ibu kota,” ujarnya.

Garuda Spark Innovation Hub merupakan bagian dari inisiatif besar Kemkomdigi dalam membangun ekosistem inovasi digital nasional yang inklusif. Melalui fasilitas ini, pemerintah ingin memastikan bahwa talenta muda dari seluruh daerah memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan ide, menguji produk, dan berjejaring dengan industri teknologi global.

Program ini juga mendukung agenda Indonesia Digital 2045, yang menargetkan pertumbuhan ekonomi digital berkelanjutan berbasis inovasi, kemandirian teknologi, dan pemerataan akses digital di seluruh wilayah Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri PPPA Arifah Fauzi ajak Muslimat NU Aceh Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengajak organisasi Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Aceh untuk bersama-sama mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui penguatan pemberdayaan ekonomi keluarga dan pola asuh positif.

Dalam sambutannya pada Pelantikan Pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Aceh Periode 2025–2030 di Banda Aceh, Menteri PPPA menegaskan bahwa faktor ekonomi, pola asuh, dan paparan media sosial masih menjadi penyebab utama terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia.

“Perempuan harus berdaya secara ekonomi terlebih dahulu sebagai salah satu cara mencegah perempuan menjadi korban kekerasan. Kami mengajak seluruh organisasi perempuan, termasuk Muslimat NU, untuk bersinergi memberdayakan perempuan sekaligus memberikan wadah pemenuhan hak anak, salah satunya dapat melalui program Ruang Bersama Indonesia (RBI) berbasis desa, sebagai wadah kolaborasi dalam penyelesaian persoalan perempuan dan anak. Selain itu, kami juga tidak lelah memberi edukasi kepada orangtua untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak dan mengawasi penggunaan gawai di rumah tangga,” tambah Menteri PPPA.

Menteri Arifah menjelaskan, salah satu langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mencegah kekerasan adalah melalui program Ruang Bersama Indonesia (RBI) berbasis desa. Program ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi perempuan, dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi perempuan dan anak.

“Hasil Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) dan Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) tahun 2024 menunjukkan satu dari empat perempuan pernah mengalami kekerasan dan satu dari dua anak pernah mengalami kekerasan sepanjang hidupnya. Ini bukan sekadar angka, tetapi menggambarkan luka dan trauma yang dapat mengganggu masa depan mereka. Karena itu, kita harus bergerak bersama,” tambah Menteri PPPA.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Aceh, Mutia Juliana, menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat dan organisasi masyarakat dalam meningkatkan ketahanan keluarga dan perlindungan anak.

“Peran ibu dalam keluarga dan masyarakat sangat penting. Kami mengajak seluruh ibu di Aceh untuk memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah stunting dan membangun generasi yang sehat serta berdaya,” ujar Kepala DP3A Provinsi Aceh.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Aceh, Dahlia, menyampaikan komitmen organisasinya untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan di tingkat akar rumput melalui pengajian, pendidikan anak, dan kegiatan sosial desa.

“Ibu-ibu di desa adalah ujung tombak ketahanan keluarga. Melalui kegiatan di tingkat akar rumput, kami ingin memastikan perempuan Aceh berdaya, anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik, dan keluarga menjadi lingkungan yang aman serta harmonis,” ungkap Ketua PW Muslimat NU Provinsi Aceh.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri PPPA Arifah Fauzi Jenguk Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pastikan Pemulihan Fisik dan Mental Berjalan Optimal

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menjenguk para korban ledakan di SMAN 72 Jakarta yang tengah menjalani perawatan di RS Islam Cempaka Putih dan RS Yarsi, Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri PPPA memastikan bahwa pemerintah akan memberikan pendampingan penuh bagi seluruh korban, baik siswa, guru, maupun orang tua yang terdampak peristiwa tersebut.

“Kami menyampaikan empati dan semangat kepada anak-anak serta keluarga agar mereka tidak patah semangat untuk melanjutkan sekolah. Kami sangat prihatin, namun kita harus mencari solusinya bersama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak,” ujar Menteri PPPA.

Berdasarkan data terbaru, terdapat 14 siswa korban ledakan yang masih dirawat di RS Islam Cempaka Putih, dengan dua di antaranya menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Sementara itu, di RS Yarsi, sebanyak 14 korban tengah dirawat di ruang rawat inap dan satu korban berada dalam perawatan intensif di ruang ICU.

Kementerian PPPA berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kondisi para korban bekerja sama dengan pihak rumah sakit dan instansi terkait.

Menteri Arifah menegaskan bahwa pendampingan psikologis merupakan fokus utama Kementerian PPPA dalam mendampingi para korban dan keluarganya. Menurutnya, dukungan mental dan emosional menjadi kunci penting dalam proses pemulihan pasca trauma.

“Pendampingan psikologis adalah prioritas utama kami. Besok kami akan berkoordinasi lebih lanjut untuk menentukan langkah terbaik bagi anak-anak, keluarga, dan para guru,” kata Menteri PPPA.

Selain itu, ia menekankan bahwa dukungan dari lingkungan sekitar memiliki peran besar dalam mempercepat pemulihan para korban, terutama anak-anak yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

“Beberapa anak sudah bisa diajak bicara. Mereka saling menghibur di kamar rawat. Bahkan ada yang ngobrol sambil membawa infus, mungkin sebagai cara mereka untuk healing, agar tidak terus mengingat kejadian itu,” ujar Menteri PPPA.

Selain fokus pada pendampingan psikologis, Kemen PPPA juga memastikan bahwa seluruh kebutuhan dasar dan layanan kesehatan korban terpenuhi dengan baik. Pemerintah memberikan perhatian khusus agar proses pemulihan berlangsung optimal secara fisik dan mental.

“Dukungan moral dan kehadiran langsung pemerintah diharapkan dapat menumbuhkan kembali semangat anak-anak dan keluarga korban. Kami ingin memastikan anak-anak tidak merasa sendirian. Negara hadir untuk mereka,” pungkas Menteri PPPA.

Kemen PPPA akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, lembaga psikologi, dan organisasi masyarakat dalam memberikan pendampingan lanjutan bagi para korban ledakan SMAN 72 Jakarta. Pendekatan yang diambil bersifat holistik, mencakup pemulihan fisik, dukungan psikologis, serta reintegrasi sosial agar anak-anak dapat kembali bersekolah dengan rasa aman dan percaya diri.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri PPPA Arifah Fauzi Tinjau SMAN 72 Jakarta, Pastikan Lingkungan Aman dan Nyaman Pasca Ledakan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, meninjau langsung SMAN 72 Jakarta pasca peristiwa ledakan yang menimbulkan puluhan korban luka. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan lingkungan sekolah telah aman, nyaman, dan siap digunakan kembali menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar.

“Kami telah meninjau langsung lokasi ledakan di area masjid sekolah. Sebagian besar kerusakan telah diperbaiki oleh pihak kepolisian, dan kami berterima kasih atas langkah cepat kepolisian dalam melakukan perbaikan. Tindakan sigap ini menjadi bagian penting dari upaya mempercepat pemulihan para korban dan saksi dari rasa trauma, sekaligus memastikan memori buruk dari peristiwa tersebut tidak mengganggu kegiatan pembelajaran di sekolah,” ujar Menteri PPPA.

Menteri PPPA menegaskan bahwa pemulihan kondisi fisik sekolah merupakan langkah krusial agar siswa dan guru dapat kembali beraktivitas tanpa rasa cemas. Menurutnya, memastikan kondisi sekolah aman juga membantu mencegah munculnya memori traumatis yang dapat mengganggu proses belajar.

Dalam kunjungannya, Menteri Arifah berdiskusi dengan pihak sekolah dan sejumlah pemangku kepentingan mengenai rencana dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan hasil koordinasi, proses belajar di SMAN 72 Jakarta direncanakan dimulai pada Senin, 10 November 2025, dengan memperhatikan seluruh aspek keamanan dan kenyamanan siswa serta guru.

“Kita tadi berdiskusi dengan pihak Sekolah dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempersiapkan kegiatan belajar mengajarkan hari Senin besok. Kemen PPPA akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah agar kegiatan belajar berjalan dengan aman, tanpa menimbulkan kekhawatiran bagi siswa maupun guru,” kata Menteri PPPA.

Selain memastikan kesiapan fisik sekolah, Menteri Arifah Fauzi juga menegaskan bahwa pendampingan psikososial akan menjadi fokus utama pemerintah dalam pemulihan pasca insiden. Kemen PPPA siap menurunkan konselor dan tenaga ahli guna membantu menjaga stabilitas emosional siswa, guru, dan keluarga yang terdampak.

“Yang perlu mendapatkan perlindungan dan pemulihan bukan hanya yang sekarang ada di rumah sakit, tetapi anak-anak yang ada di sekolah ini juga butuh pemulihan. Jadi ini tadi kita sedang diskusikan apa yang baiknya kita lakukan baik terhadap guru, terhadap siswa, dan juga terhadap keluarga,” ujar Menteri PPPA.

Pendampingan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, sekaligus membantu siswa mengatasi trauma agar bisa kembali fokus pada pembelajaran.

Menteri Arifah mengungkapkan bahwa diskusi dengan pihak sekolah akan dilanjutkan pada Minggu untuk mematangkan rencana pemulihan dan kesiapan kegiatan belajar mengajar.

“Tadi sudah ngobrol-ngobrol bersama. Mungkin hari minggu kita akan ada pertemuan supaya langkah-langkah yang kita lakukan tepat bagaimana memberikan pemulihan untuk beberapa orang,” pungkas Menteri PPPA.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kolaborasi di Tiga Sektor Strategis Pariwisata

Indonesia dan Arab Saudi sepakat memperkuat kerja sama di tiga sektor strategis pariwisata. Kesepakatan ini menjadi hasil pertemuan bilateral antara Menteri Pariwisata (Menpar) Indonesia Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Pariwisata Kerajaan Arab Saudi Ahmed Aqeel Al Khateeb, yang berlangsung di Riyadh.

Pertemuan ini menjadi bagian dari agenda kunjungan kerja Menteri Widiyanti ke Riyadh dalam rangka Sidang Umum PBB Bidang Pariwisata (United Nations Tourism General Assembly/UNTGA). Dalam kesempatan tersebut, Menpar Widiyanti menyampaikan apresiasi atas hubungan bilateral yang telah terjalin erat antara kedua negara.

Pertemuan bilateral ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menegaskan komitmen dalam menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) pariwisata yang telah dirumuskan sebelumnya. MoU tersebut meliputi tiga sektor prioritas, yaitu Pertama, Pengembangan sumber daya manusia (SDM) pariwisata, termasuk pertukaran tenaga ahli dan pelatihan profesional. Kedua, Peningkatan kunjungan wisatawan antara kedua negara melalui promosi bersama dan program pertukaran wisata budaya. Ketiga, Investasi di sektor pariwisata, khususnya dalam pengembangan infrastruktur, destinasi unggulan, dan digitalisasi pariwisata.

“Kami membahas potensi pertukaran wisatawan antara Indonesia dan Arab Saudi. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah terbesar wisatawan umrah dan ziarah ke Arab Saudi. Kami berharap sebaliknya, lebih banyak wisatawan Arab Saudi yang berkunjung ke Indonesia, menikmati alam tropis dan kekayaan budaya kami,” jelas Menpar Widiyanti.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Kerajaan Arab Saudi, Ahmed Aqeel Al Khateeb, menyambut baik inisiatif Indonesia dan menegaskan komitmen pemerintah Arab Saudi untuk mendukung realisasi kerja sama di tiga sektor strategis tersebut.

United Nations Tourism General Assembly (UNTGA) merupakan forum dua tahunan di bawah naungan UN Tourism, lembaga PBB yang beranggotakan 160 negara dan berperan penting dalam menetapkan arah kebijakan global sektor pariwisata. Tahun ini, Sidang Umum UNTGA berlangsung di Riyadh pada 8–11 November 2025, dan dihadiri oleh para menteri serta pemimpin lembaga pariwisata dunia.

Kehadiran Indonesia dalam forum ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat diplomasi ekonomi dan pariwisata internasional, sekaligus memperluas jejaring kerja sama lintas negara.

Sebelum melanjutkan kunjungan ke Riyadh, Menteri Widiyanti lebih dulu menghadiri World Travel Market (WTM) London 2025 pada 3–7 November 2025. Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Pariwisata meluncurkan kampanye global “Wonderful Indonesia: Go Beyond Ordinary” dengan membalut 17 taksi hitam ikonik London menggunakan desain promosi destinasi wisata Indonesia.

Taksi-taksi promosi ini akan beroperasi selama delapan pekan di ibu kota Inggris sebagai bagian dari upaya memperluas eksposur pariwisata Indonesia di pasar Eropa.

Dalam kunjungan kerja ke Riyadh, Menpar Widiyanti didampingi oleh Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Diah Martini M. Paham. Delegasi Indonesia juga dijadwalkan menghadiri beberapa sesi diskusi dan pertemuan bilateral tambahan untuk membahas peluang investasi serta promosi destinasi prioritas Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News