Beranda blog Halaman 714

Gubernur Rudy Mas’ud: Literasi Harus Jadi Gaya Hidup Masyarakat Kaltim

Literasi tidak hanya tumbuh di ruang kelas, tetapi di rumah, tempat kerja dan di tengah kehidupan sosial masyarakat. Karena membaca (literasi) untuk memahami, menulis untuk menginspirasi dan berpikir.

“Literasi harus menjadi gaya hidup masyarakat Kaltim,” kata Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud saat Gebyar Anugerah Literasi 2025 di Gedung Olah Bebaya Komplek Kantor Gubernur Kaltim, Senin 27 Oktober 2025.

Literasi lanjut Gubernur Rudy Mas’ud, fondasi dari semua kemajuan. Dimana bangsa yang literat adalah bangsa yang kuat. Karena membaca tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi memperluas wawasan, menumbuhkan empati, dan memperkuat daya saing.

Pemerintah Provinsi Kaltim tegas Gubernur Rudy Mas’ud, terus berkomitmen memperkuat gerakan literasi melalui digitalisasi perpustakaan, peningkatan akses buku ke pelosok daerah, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi dan komunitas literasi untuk memperkaya konten lokal berbasis kearifan budaya daerah.

“Gerakan literasi menjadi bagian dari visi besar. Di mana anak-anak kita tumbuh sebagai generasi yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan mampu bersaing di era global,” tegas Gubernur Rudy Mas’ud.

Menurut orang nomor satu Benua Etam ini, bahwa literasi bukan hanya kegiatan membaca teks, tetapi membaca realitas dan menulis solusi. Bahkan literasi sebagai alat untuk membangun kesadaran, mempererat persaudaraan, dan menebarkan manfaat bagi masyarakat.

“Semua itu dimulai dari satu langkah sederhana. Membaca satu buku, menulis satu ide, dan menularkannya kepada orang lain,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Bertolak ke Vatikan, Menag Hadiri Pertemuan Internasional untuk Perdamaian

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bertolak ke Vatikan, Roma untuk menghadiri Pertemuan Internasional untuk Perdamaian. Pertemuan ini diselenggarakan oleh Komunitas Sant’ Egidio di Koloseum.

Menag bertolak dari Jakarta pada 25 Oktober 2025. Tiba di Roma, Menag menghadiri undangan KBRI di Vatikan. Menag bertemu ratusan diaspora Indonesia yang ada di Vatikan dan Italia.

Hadir dalam pertemuan ini, Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono yang juga selaku tuan rumah. Tampak hadir, Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Italia Tika, Duta Besar Jepang untuk Takhta Suci Chiba Akira, Duta Besar Lituania untuk Takhta Suci Sigita Maslauskaite Mazyliene, Duta Besar Angola Alberto, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Peru untuk Takhta Suci Manuel Carrasco, Dikasteri Hubungan Antaragama Romo Markus Solo, Kepala Pos dan Telekomunikasi Vatikan Romo Felice Bruno, serta para Imam dan Biarawati Indonesia.

“Kunjungan saya ke Roma dan Vatikan adalah untuk berbicara tentang “Mengenang Paus Fransiskus” pada Pertemuan Internasional untuk Perdamaian yang diselenggarakan oleh Komunitas Sant’ Egidio di Koloseum,” terang Menag di Vatikan, Minggu (26/10/25). Pertemuan ini akan berlangsung pada 27 Oktober 2025.

Selain sebagai Menteri Agama, Nasaruddin Umar adalah Imam Besar Masjid Istiqlal di Jakarta, Indonesia. Pada September 2024, Indonesia dan Masjid Istiqlal mendapat kehormatan dikunjungi mendiang Paus Fransiskus.

“Selama kunjungan Yang Mulia, saya memiliki pertemuan yang sangat berkesan dengan beliau saat kami menandatangani Deklarasi Istiqlal—yang bertujuan untuk mengadvokasi kemanusiaan, dialog, dan perlindungan lingkungan. Semangat kemanusiaan itu, dan bahwa kemanusiaan hanya memiliki satu warna, tetap hidup setelah wafatnya Paus Fransiskus,” sebut Menag.

“Semangat kemanusiaan dan keberagaman agama serta budaya ini telah menjadi warisan Indonesia sebagaimana tercermin dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” tandasnya.

Dalam pertemuan ini, kehadiran Menag disambut dengan tarian adat yang dibawakan Komunitas Kebaya Menari dari Indonesia dengan mengenakan baju kebaya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menko AHY Dorong Percepatan Infrastruktur di Wilayah Timur

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmen mempercepat pembangunan infrastruktur dan kawasan ekonomi baru di wilayah timur Indonesia, khususnya Papua.

Menurut Menko AHY, percepatan pembangunan di Papua akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi baru yang berpihak pada masyarakat lokal.

Hal itu disampaikan Menko AHY saat menerima para gubernur se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

“Pada saat pertama kali saya dipanggil dan diberikan direktif oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto, bahkan nomenklatur Kementerian Koordinator ini bukan hanya infrastruktur, tetapi juga ada kata pembangunan kewilayahan. Implikasi dari itu adalah fokus pada percepatan pembangunan di wilayah timur, khususnya Papua,” ujar Menko AHY.

Potensi Papua untuk menjadi pusat pertumbuhan baru Indonesia bagian timur, lanjut Menko AHY, harus diwujudkan dengan memperkuat konektivitas darat, laut, dan udara agar membuka peluang ekonomi yang lebih merata.

“Jika Papua ingin bisa tumbuh dan mengejar ketertinggalan dibandingkan daerah lain, maka infrastruktur dan konektivitas—baik darat, laut, maupun udara—antarwilayah di dalam Papua maupun menuju wilayah Indonesia lainnya harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Menko AHY menjelaskan, pengembangan kawasan strategis dan percepatan pembangunan infrastruktur Trans Papua menjadi tulang punggung konektivitas di wilayah tersebut. Namun, keberhasilan pembangunan Papua tidak hanya bergantung pada proyek fisik, tetapi juga pada kerja sama erat antara pemerintah pusat dan daerah.

“Mengintegrasikan pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah Papua yang menjadi prioritas tentu membutuhkan alignment atau sinkronisasi yang ketat antara kebijakan di tingkat pusat, dan yang lebih penting lagi adalah mendengarkan aspirasi di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota,” jelas Menko AHY.

Ia juga menegaskan pentingnya memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Ada potensi besar, namun kita juga harus fokus agar kesejahteraan rakyat benar-benar dapat kita kedepankan. Pertumbuhan tinggi akan menjadi kurang berarti jika yang merasakan hasilnya hanya sebagian kecil, sementara tidak menetes atau tidak merata ke seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Menko AHY menilai, pemerataan pembangunan di Papua merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam menjaga keberlanjutan ekonomi nasional, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, ketersediaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan.

“Di sinilah semangat pemerataan pembangunan di wilayah ini menjadi sangat penting. Dukungan dari pemerintah pusat juga harus tepat sasaran,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman menyampaikan rencana pembangunan kawasan pendidikan terintegrasi di Merauke, Papua Selatan, sebagai langkah konkret dalam mencetak sumber daya manusia unggul di Tanah Papua.

“Insyaallah, dengan restu para gubernur, tahun depan kami akan memulai pembangunan kawasan pendidikan terintegrasi di Papua Selatan, tepatnya di Salor, Merauke—yang juga merupakan salah satu ibu kota transmigrasi,” jelasnya.

Mentrans Iftitah kembali menekankan bahwa program transmigrasi kini berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan manusia dan kawasan ekonomi baru.

“Saya tegaskan sekali lagi, transmigrasi hari ini bukan sekadar pemindahan penduduk. Transmigrasi kini didefinisikan sebagai peningkatan kesejahteraan melalui pemusatan penduduk, pembangunan manusia, dan pembangunan kawasan ekonomi baru,” tegasnya.

Ia menambahkan, arah pembangunan ke depan harus produktif dan berorientasi pada hasil jangka panjang.

“Kita perlu menemukan potensi unggulan Papua yang benar-benar bisa memberikan nilai tambah ekonomi. Pembangunannya tidak boleh konsumtif. Ibaratnya, kita minta modal kepada Bapak Presiden untuk membangun sesuatu yang beranak-pinak, bukan yang habis dipakai,” ujarnya.

Menutup pertemuan, Menko AHY mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen bersama dalam mengawal pembangunan Papua secara berkelanjutan.

“Mari kita kawal bersama pembangunan di kawasan—mulai dari infrastruktur dasar hingga konektivitas darat, laut, udara, dan logistik—agar semakin terjangkau, sehingga masyarakat, termasuk di kawasan transmigrasi, dapat tumbuh dengan baik,” tutup Menko AHY.

Pertemuan tersebut dihadiri para gubernur Papua, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, Sekretaris Kemenko Infra Ayodhia G.L. Kalake, Deputi Pemerataan Pembangunan Wilayah Nazib Faisal, Deputi Infrastruktur Dasar Rachmat Kaimuddin, serta Staf Khusus Menko Sigit Raditya, Herzaky Mahendra Putra, dan Rio Neswan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Masuk 10 Besar Nasional, Diskominfo Kalsel Dorong Keterbukaan Informasi dan Kebebasan Pers

Berdasarkan hasil pengukuran yang disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Hasil Pengukuran IDI di salah satu hotel di Banjarbaru, Senin (27/10/2025).

Kalimantan Selatan (Kalsel) memperoleh skor 81,91 dan masuk dalam kategori sedang, sekaligus menempatkan diri sebagai 10 provinsi terbaik secara nasional.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, yang diwakili oleh Kepala Seksi Kemitraan Komunikasi Publik, Erlinda Puspita Ningrum, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan sinergi yang baik antara berbagai elemen dalam menjaga ruang demokrasi di Banua.

“Indeks Demokrasi Indonesia ini dibentuk dari tiga aspek dan 22 indikator. Dari 22 indikator itu, ada dua yang berkaitan langsung dengan Dinas Kominfo, yakni Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) yang dikeluarkan oleh Komisi Informasi, dan Indeks Kebebasan Pers (IKP) yang dikeluarkan oleh Dewan Pers,” terang Erlinda.

Ia menjelaskan, peningkatan nilai IDI Kalsel sejalan dengan tren positif pada dua indikator tersebut.

“Kita tahu, Indeks Kebebasan Pers Kalimantan Selatan tahun ini menduduki peringkat pertama nasional. Ini berarti pers di daerah kita benar-benar bebas, merdeka, dan independen. Masyarakat juga semakin mudah mengakses informasi publik, dan kedua hal ini berkontribusi langsung pada meningkatnya kualitas demokrasi di Kalsel,” ujarnya.

Lebih lanjut, Erlinda menegaskan bahwa Dinas Kominfo memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan IDI melalui kebijakan dan layanan informasi publik yang inklusif.

“Atas nama Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Selatan, kami terus berkomitmen memastikan kemudahan akses masyarakat terhadap informasi publik. Tujuannya agar partisipasi masyarakat dalam penyusunan kebijakan meningkat, serta pers dapat bekerja secara bebas dan profesional,” jelasnya.

Secara implementatif di lapangan, tambahnya, Dinas Kominfo berupaya menjaga nilai IKIP dan IKP tetap berada pada kisaran 80 hingga 90 poin, sebagai indikator optimalnya keterbukaan dan kebebasan informasi di daerah.

“Semakin terbuka informasi publik dan semakin sehat iklim kebebasan pers, maka demokrasi kita juga akan semakin matang,” tutup Erlinda.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Gubernur Rudy Mas’ud Resmi Buka Bontang City Carnival 2025: Wujud Pelestarian Budaya dan Kreativitas Daerah

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud membuka secara resmi Bontang City Carnival 2025, rangkaian peringatan Hari Jadi ke-26 Kota Bontang, yang digelar di Jalan Ahmad Yani, Sabtu (25/10/25) malam.

Gubernur Rudy Mas’ud mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tumpah ruah menyaksikan parade penuh warna tersebut.

“Kami sangat bangga dengan suasana yang meriah ini. Bontang City Carnival bukan sekadar hiburan, tetapi wujud nyata pelestarian budaya Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Gubernur Rudy Mas’ud mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk terus melestarikan seni dan budaya sekaligus mengembangkan pariwisata berbasis budaya lokal.

“Budaya adalah alat pemersatu bangsa yang mencerminkan jati diri dan diwariskan turun-temurun. Pemprov Kaltim berkomitmen mendorong pengembangan sektor budaya dan pariwisata melalui program unggulan, termasuk UMKM berbasis budaya, dukungan terhadap event seni, serta pariwisata berbasis desa,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Rudy Mas’ud juga mengajak seluruh daerah berkolaborasi mewujudkan pemerataan pembangunan.

“Meski terjadi pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat, kita harus tetap semangat dan bersinergi membangun Kalimantan Timur, termasuk Kota Bontang,” pesannya.

Bontang City Carnival 2025 mengusung tema “Kemilau Kreativitas Bontang-ku, Warna-Warni Budaya Nusantara Baru” dan diikuti ratusan peserta dari perangkat daerah, komunitas, serta pelajar. Acara turut dihadiri Anggota DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Anggota DPRD Kaltim Shemmy Permata Sari, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Wakil Wali Kota Agus Haris, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, serta Forkopimda dan jajaran Pemkot Bontang.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Gubernur Rudy Mas’ud Dorong OPD Fokus pada Pelayanan Publik dan Integritas

Memasuki tutup tahun 2025, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud kembali mengingatkan seluruh jajarannya agar berkinerja baik dan setiap program harus memberi manfaat untuk rakyat.

Gubernur Rudy Mas’ud juga mewanti-wanti agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak membuat birokrasi yang berbelit-belit. Tidak pula menerima suap dan gratifikasi, apalagi sampai menetapkan tarif suap. Selain melanggar aturan, hal itu juga akan menyebabkan pengusaha malas membayar pajak. Akibatnya, penerimaan daerah akan terdampak.

“Kalau bisa dipermudah, tolong dipermudah. Jangan dipersulit,” pesannya saat memimpin Rapat Pimpinan (Morning Briefing) di Aula Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Senin 27 Oktober 2025.

Aparatur pemerintah lanjut Gubernur Rudy Mas’ud adalah pelayan masyarakat. Jadi tugas pemerintah adalah melayani masyarakat, bukan justru selalu meminta pelayanan.

“Kita ini pelayan, jadi tugasnya melayani. Bukan minta dilayani. Tetap fokus dan ikuti aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara untuk serapan anggaran yang baik, Gubernur Rudy Mas’ud memberi catatan tegas agar semua OPD tidak menunda pekerjaan sampai akhir Desember dan semua harus bisa dipertanggungjawabkan secara fisik dan administratif. Pertanggungjawaban harus lengkap dan akuntabel.

Menurut Gubernur, APBD adalah amanat publik. Serupiah pun anggaran tidak terserap maka rakyat yang akan kehilangan kesempatan menikmati hasil pembangunan.

Gubernur juga mengingatkan agar jangan sampai ada pengadaan fiktif dan mark up.

“Saya ingin, kita bukan hanya menutup tahun dengan baik, tapi menatap tahun depan dengan perencanaan yang baik dan terarah. Renstra kita harus bermanfaat untuk rakyat,” tandasnya.

“Terakhir, integritas dan komitmen pelayanan publik. Ingat, jangan hanya mengejar serapan, tapi harus berdampak pada pelayanan publik,” tutupnya.

Rapat Pimpinan juga diikuti Wakil Gubernur Seno Aji yang hadir melalui zoom meeting. Tampak para asisten dan pimpinan OPD Pemprov Kaltim.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Gelontorkan Rp135 Miliar, Rudy Mas’ud Pastikan Infrastruktur Jalan Bagus

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud kembali menunjukkan komitmennya memperkuat konektivitas antarwilayah di Benua Etam.

Akhir pekan keempat Oktober 2025, Rudy Mas’ud turun langsung meninjau kondisi jalan dari Samarinda–Anggana–Muara Badak–Marangkayu–Bontang, menyusuri daerah pesisir untuk memastikan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat berjalan baik.

Didampingi sejumlah kepala perangkat daerah, seperti Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Dinas ESDM Bambang Arwanto, dan Kepala Dinas Kehutanan Joko Istanto, Rudy Mas’ud memulai perjalanan dari Samarinda menuju Anggana di Kutai Kartanegara. Ruas ini merupakan jalan provinsi sepanjang 18 kilometer yang menjadi jalur utama ke wilayah pesisir.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Muara Badak melalui ruas jalan kabupaten sepanjang sekitar 26 kilometer, menghubungkan Desa Kutai Lama, Anggana, hingga Desa Muara Badak Ulu. Dari sana, rombongan melanjutkan ke Marangkayu hingga Bontang Lestari, yang juga merupakan ruas jalan provinsi.

Melihat langsung kondisi di lapangan, Rudy Mas’ud menekankan pentingnya efektivitas dalam penggunaan anggaran peningkatan jalan.

“Dengan anggaran terbatas, peningkatan jalan ke depan harus lebih efektif. Lakukan pengaspalan pada ruas jalan rigid yang masih bagus, dan bisa dilalui masyarakat. Jadi tidak perlu di-rigid lagi di atasnya, cukup diaspal,” kata Rudy melalui radio komunikasi mobil, Sabtu (25/10), dilansir laman Pemprov Kaltim.

Sebagai informasi, Pemprov Kaltim melalui Dinas PUPR-Pera tahun 2025 ini mengalokasikan dana sekitar Rp135 miliar untuk peningkatan ruas jalan Muara Badak–Marangkayu–Bontang Lestari.

Ruas jalan itu memiliki panjang 11 kilometer dari total panjang sekitar 58 kilometer, yang terbagi atas tiga paket pekerjaan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Layanan SIM Keliling Polda Metro Jaya Hadir di Lima Lokasi Jakarta Hari Ini

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling di lima titik wilayah DKI Jakarta, Senin (27/10), guna memudahkan masyarakat dalam melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Layanan ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB dan terbuka bagi pemilik SIM A dan SIM C yang masih berlaku.

Melalui akun resmi TMC Polda Metro Jaya di platform X (Twitter), diinformasikan lokasi pelayanan SIM Keliling hari ini berada di:

  • Jakarta Timur: Lobby depan Mall Grand Cakung

  • Jakarta Selatan: Area parkir samping Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Utara: Lobby utama LTC Glodok

  • Jakarta Pusat: Area parkir Kantor Pos Lapangan Banteng

  • Jakarta Barat: Lobi Selatan Mall Ciputra

Syarat Perpanjangan SIM

Masyarakat yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM melalui layanan ini wajib menyiapkan dokumen persyaratan, di antaranya:

  • Fotokopi KTP yang masih berlaku

  • Fotokopi dan asli SIM lama

  • Bukti cek kesehatan

  • Bukti tes psikologi

Perlu dicatat, layanan mobil SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM yang masih aktif, khusus untuk golongan SIM A dan SIM C.

Sementara itu, bagi pemilik SIM yang sudah kedaluwarsa, diwajibkan untuk mengajukan pembuatan SIM baru di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) sesuai domisili.

Biaya Perpanjangan Sesuai Aturan

Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya perpanjangan SIM ditetapkan sebesar:

  • Rp80.000 untuk SIM A

  • Rp75.000 untuk SIM C

Untuk jenis SIM B, perpanjangan tidak dapat dilakukan di layanan SIM Keliling karena peruntukannya berbeda. Pemilik SIM B wajib mengurus perpanjangan langsung di kantor Satpas, mengingat dokumen tersebut diperuntukkan bagi kendaraan dengan berat lebih dari 3,5 ton.

Kemudahan Akses Layanan Publik

Program SIM Keliling Polda Metro Jaya menjadi salah satu bentuk pelayanan publik yang terus dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Jakarta dalam mengurus dokumen berkendara tanpa perlu datang langsung ke kantor Satpas.

Dengan adanya layanan ini, masyarakat diharapkan dapat melakukan perpanjangan SIM tepat waktu, menghindari masa kedaluwarsa, serta menjaga legalitas saat berkendara di jalan raya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BNN Gandeng Kementerian PPN/Bappenas untuk Tekan Angka Prevalensi Narkoba

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas dalam upaya menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.
Kerja sama strategis ini dibahas dalam pertemuan antara Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto dan Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy di Kantor Bappenas.

Dalam audiensi tersebut, Kepala BNN RI menegaskan pentingnya dukungan lintas sektor untuk menurunkan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Indonesia sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Dalam upaya penurunan angka prevalensi, BNN memfokuskan kebijakan perluasan program rehabilitasi yang mencakup pengembangan layanan rehabilitasi rawat jalan, pembangunan balai rehabilitasi baru, penguatan IPWL, pengembangan sistem informasi rehabilitasi narkoba 2.0, dan pengembangan surat bebas rawat jalan online,” jelas Kepala BNN RI.

Kepala BNN RI juga menyampaikan rencana pengajuan Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar USD 400 juta kepada Kementerian PPN/Bappenas.
Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat layanan rehabilitasi, edukasi pencegahan narkoba, serta meningkatkan kapasitas operasional dan intelijen BNN guna mendukung keamanan nasional.

Menanggapi hal tersebut, Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy memberikan dukungan penuh terhadap langkah BNN dan meminta jajarannya segera memproses usulan tersebut.

“Mengenai proses usulan PLN yang telah disampaikan, Saya harap rekan-rekan dari Kementerian PPN/Bappenas dapat membantu,” instruksi Menteri PPN/Bappenas.

Ia menekankan bahwa isu pemberantasan narkoba merupakan program prioritas nasional yang termasuk dalam Asta Cita Presiden, sehingga memerlukan percepatan dalam implementasinya.

Pertemuan strategis antara BNN dan Bappenas ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antarinstansi pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).
Kedua lembaga berkomitmen untuk memperkuat layanan rehabilitasi, memperluas akses pemulihan bagi penyalahguna narkoba, serta memastikan seluruh kebijakan nasional berjalan terintegrasi dengan visi pembangunan nasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Kemitraan Strategis ASEAN–AS di KTT Kuala Lumpur 2025

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-13 ASEAN–United States (US) yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada Minggu, 26 Oktober 2025. Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kemitraan strategis ASEAN dan Amerika Serikat dalam mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang damai, terbuka, dan sejahtera.

“Amerika Serikat telah lama, dan harus terus menjadi mitra pertumbuhan dan mitra perdamaian di Indo-Pasifik. Sebagai mitra pertumbuhan, keterlibatan Amerika telah membantu membangun ASEAN yang lebih kuat dan lebih terhubung,” ujarnya.

Presiden Prabowo menekankan bahwa kemitraan dengan Amerika Serikat telah membantu memperkuat integrasi dan daya saing ASEAN. Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa keberhasilan ekonomi ASEAN merupakan bukti nyata dari pertumbuhan yang didorong dengan kekuatan keterbukaan.

“Dengan kemitraan AS yang kuat, ASEAN telah menjadi ekonomi terbesar kelima di dunia, menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 625.000 pekerja Amerika melalui ekspor tahunan senilai USD122 miliar,” kata Presiden.

Dalam konteks geopolitik yang dinamis, Presiden Prabowo turut menegaskan pentingnya mewujudkan Indo-Pasifik yang terbuka, terprediksi, dan inklusif bagi semua negara. Kepala Negara menyoroti pentingnya keberanian moral komunitas internasional dalam menyikapi krisis kemanusiaan di Palestina.

“Indonesia mengapresiasi hasil KTT Perdamaian Sharm El Sheikh, dan kepemimpinan Anda, Bapak Presiden, dalam memajukan peta jalan yang kredibel menuju perdamaian abadi. Tugas kita sekarang adalah implementasinya, mewujudkan kata-kata menjadi tindakan nyata,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Presiden Prabowo kembali menyatakan komitmen Indonesia untuk mendukung upaya bantuan dan rekonstruksi di Gaza, termasuk partisipasi dalam misi stabilisasi multinasional. Lebih dari itu, menurut Presiden Prabowo Indonesia juga siap mengerahkan pasukan perdamaian di wilayah yang harus dilindungi dan ditegakkan.

“Mari kita memilih untuk berada di sisi sejarah yang benar. Marilah ASEAN dan AS menjadi mitra perdamaian. Membangun perdamaian yang lestari, memupuk kerja sama yang membangun, dan memperkuat kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat kita dan dunia,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News