“Pemerintah Provinsi Bengkulu telah lebih dulu melakukan program stimulus pariwista melalui program pembelian produk-produk UMKM yang terdampak Covid-19 dengan dana APBD,” sebut Yuliswani, usai mengikuti Rakor secara virtual, di Gedung Pola Provinsi Bengkulu.
Mantan Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Bengkulu ini berharap pemerintah pusat juga menggelontorkan dana untuk stimulus pariwista melalui program pembelian produk-produk UMKM.
Rakor ini dipimpin Menteri Ķordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia Luhut B Panjaitan dan diikuti beberapa perwakilan Provinsi dan pelaku usaha bidang kepariwisataan.






