Beliau menambahkan, ekonomi syariah sebagai salah satu penggerak ekonomi regional untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
“Pengembangan ekonomi syariah di pesantren ini bukan hanya wacana, karena seperti kita tahu dari webinar tadi, beberapa pesantren di provinsi tetangga telah menerapkan itu dan tentunya Bengkulu akan segera menyusul,” tambah Gotri.
Disisi lain, Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu Joni Marsius menyebutkan pesantren mampu menghasilkan ekonomi unggul karena penerapannya sangat universal.


.webp)
















