Suarapemerintah.id – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menyebut kawasan transmigrasi yang telah berkembang menjadi lumbung pangan sehingga menjadi penyangga pangan nasional.
Hal tersebut disampaikan Abdul Halim Iskandar dalam peringatan Hari Bakti Transmigrasi (HBT) Ke-70.
“Untuk itulah, penyelenggaraan transmigrasi harus mampu membangun kolaborasi dan integrasi yang kuat antara stakeholder lintas sektor, sebagai mana telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 50 Tahun 2018,” kata Abdul , Sabtu (12/12/2020).
Proses transmigrasi membuka keterisolasian daerah tertinggal. Hasilnya, sebanyak 3.606 satuan permukiman dari 619 kawasan transmigrasi berhasil dibangun. Salah satunya Desa Mamuju, Sulawesi Barat.
Dari jumlah itu, di antaranya telah menjadi pusat pertumbuhan baru berupa 1.336 desa definitif, 399 eks SP transmigrasi berkembang menjadi ibu kota kecamatan, 104 eks SP mendukung ibu kota kabupaten, serta dua ibu kota provinsi.
Mendes PDTT mengaku bangga atas perkembangan kawasan transmigrasi di Mamuju saat ini. Ia pun mengapresiasi semua pihak yang mendukung pemerintah provinsi (Pemprov), pemerintah kabupaten (Pemkab), kementerian, dan pihak lain yang telah berkontribusi melalui penggerakan kawasan transmigrasi.
Dalam acara peringatan bertajuk Revitalisasi dan Modernisasi Transmigrasi mendukung Ketahanan Pangan Nasional itu, Kementerian Desa, Pembangun Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ( Kemendes PDTT juga menyerahkan bantuan pangan dan kesehatan berupa multivitamin dan alat kesehatan penanganan Covid-19, seperti handsanitizer, sabun cuci tangan, dan disinfektan.
Bantuan itu diserahkan kepada masyarakat dan instansi terkait secara langsung. Selain itu, Kemendes PDTT juga membagikan sertifikat lahan transmigrasi sebanyak 1.000 bidang. Sebagai penyemarak acara, pameran dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan himpunan wirausaha transmigrasi pun digelar.
“Tak hanya sebagai rutinitas tahunan dan sekadar seremonial, upacara ini menjadi bagian dari aktivitas penghormatan, penghargaan, dan apresiasi kita terhadap para pelaku tokoh transmigrasi,” kata Abdul.


.webp)


















