SuaraPemerintah.id – Ajang internasional MotoGP Mandalika bakal di gelar di sirkuit Mandalika Lombok Tengah, yang rencananya akan berlangsung sebelum akhir tahun 2021. Sejumlah fasilitas penunjang ditargetkan siap beroperasi pada Juli 2021.
Deputi I Bidang Infrastruktur, Energi dan Investasi Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Febry C. Tetelepta menyatakan ada sejumlah infrastruktur yang tetap harus dikebut.
“Semuanya harus rampung, MotoGP Mandalika harus kita sukseskan bersama,” ujar Febry.
Fasilitas penunjang kejuaraan MotoGP 2021 ialah berupa perluasan terminal, pengembangan fasilitas kargo, dan perpanjangan landas pacu atau runway di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid. Sementara, jalan bypass dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid hingga KEK Mandalika sepanjang 17 Kilometer harus tuntas pada Agustus 2021.
Pemerintah pusat, kata Febry, akan terus mengawasi secara langsung perkembangan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika hingga bisa tepat waktu.
“Pada awal November kemarin kami melakukan kunjungan untuk monitoring dan evaluasi untuk memastikan proyek ini berjalan secara baik,” ujar Febry.
Beberapa infrastruktur yang sudah terbangun di kawasan ini adalah jalan ruas barat, Masjid, Kuta Beach Park, pusat pengawasan area pantai atau Balawista, Bazaar Mandalika dan sentra parkir yang akan menjadi etalase UMKM NTB. Sedangkan untuk pembebasan lahan ditargetkan seleesai dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal menegaskan MotoGP di sirkuit Mandalika dipastikan jadi digelar sesuai jadwal musim balapan MotoGP pada 2021. Pemprov NTB optimis seluruh sarana dan prasarana dapat mendukung gelaran tersebut.
“Ini adalah upaya untuk memproyeksikan apa yang harus dikerjakan dan dipersiapkan menyambut tahun 2021 dengan seluruh event yang telah terjadwal,” ujar Faozal.
MotoGP Mandalika Dongkrak Sektor Pariwisata
Kejuaraan MotoGP Mandalika yang akan digelar di Sirkuit Mandalika jadi program unggulan di kalender pariwisata provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 2021.
Lalu Gita Ariadi selaku Sekretaris Daerah Provinsi NTB mengatakan persiapan sarana dan prasarana gelaran MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah terus dilakukan.
“Calender of event pariwisata 2021 dapat dijadikan referensi kegiatan bagi calon wisatawan sebagai salah satu usaha promosi,” kata Gita Ariadu.
Menurut dia, dalam menyambut ajang MotoGP Mandalika selain memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam situasi kondusif.
Hal yang tak kalah pentingnya adalah tentang pengendalian pandemi COVID-19. Sosialisasi, persiapan lokasi dan penerapan sertifikat CHSE akan mempengaruhi minat wisatawan untuk datang ke MotoGP dan berwisata di NTB.
“MotoGP Mandalika ini menjadi unggulan pariwisata NTB bersama kegiatan lainnya dari 12 kalender kegiatan pariwisata selama 2021,” ujarnya.
Deputi Bidang Pemasaran Regional 1 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Taufik Hidayat mengatakan pariwisata adalah yang paling terdampak COVID-19 karena tidak ada pergerakan orang.
Melihat berbagai hal yang dilakukan oleh Pemprov NTB untuk berusaha membangkitkan pariwisata, pihaknya memberikan apresiasi sekaligus menitipkan pesan agar dilaksanakan ajang promosi road to MotoGP hingga menjelang gelarannya, serta pemberdayaan UKM lokal yang dimasukkan dalam beragam paket wisata.
Pihak kementerian juga bekerjasama dengan beberapa agen perjalanan besar seperti Traveloka dan Blibli yang siap membantu pemasaran secara online di 22 negara.
“Kementerian memang belum melakukan direct promotion ke negara-negara lain tentang gelaran MotoGP karena perbatasan masih ditutup. Kita maksimalkan dulu dengan promosi online dengan perusahaan yang memiliki jaringan global, karena ini menjadi prioritas,” jelas Taufik.


.webp)















