Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 9860 Tahun 2020, distribusi vaksin COVID-19 akan dibagi menjadi vaksin pemerintah yang gratis dan vaksin mandiri yang berbayar.
Ada lima kelompok prioritas penerima vaksin yang jumlahnya mencapai 102.411.500 orang.
- Garda terdepan yang terdiri atas Medis, paramedis contact tracing, pelayan publik termasuk TNI/Polri berjumlah 3.497.737 orang.
- Tokoh agama/masyarakat, perangkat daerah (kecamatan, desa, RT/RW), dan sebagian pelaku ekonomi berjumlah 5.624.010 orang.
- Tenaga pendidik mulai dari PAUD/TK, SD, SMP, SMA, dan sederajat perguruan tinggi berjumlah 4.361.197 orang.
- Aparatur pemerintah yakni pusat, daerah dan legislatif berjumlah 2.305.689 orang.
- Peserta BPJS PBI sebanyak 86.622.867 orang.
Kebutuhan Vaksin
- 2 Kali lipat jumlah prioritas (102.411.500) = 204.823.000 vaksin
- 2 kali Kelompok Lain (57.584.500 ) = 115.097.000 vaksin
Sehingga jumlah sasaran vaksinasi covid-19 berjumlah 160.000.000 orang dengan kebutuhan vaksin 320.000.000.
- Advertisement -


.webp)


















