SuaraPemerintah.id – Pertamina terus memperkuat layanannya di Indonesia bagian timur, terbaru ada 4 terminal yang akan dibangun. Dirut PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan terminal baru tersebut akan memperkuat supply elpiji dan BBM.
Ia menambahkan, 4 terminal tersebut akan ditargetkan selesai tahun 2021.
“Hilir, kita fokuskan adalah untuk memperkuat kehandalan supply elpiji dan BBM di Indonesia Timur. Jadi untuk elpiji kita tuh sedang membangun 4 Terminal yang ini dapat kita selesaikan semuanya di tahun ini semuanya di Indonesia Timur,” kata Nicke dalam RDP dengan Komisi VII DPR RI, Selasa (9/2/2021).
Lanjutnya, ada 14 tangki BBM yang Pertamina bangun untuk Indonesia Timur. Sementara 12 lainnya sudah selesai.
Maka untuk 2 sisanya yang berlokasi di Waingapu dan Maumere ditargetkan akan diselesaikan di tahun ini.
“Sehingga untuk infrastruktur di Indonesia Timur, baik elpiji maupun BBM yang bisa menambah pasokan dan juga kehandalan ini semuanya akan dapat kita selesaikan di tahun ini. Kita akan percepat untuk yang bbm-nya karena ini sangat penting juga untuk Indonesia Timur,” ujarnya.
Selanjutnya, terkait gas dan Gas alam cair atau elenji (Liquefied natural gas, LNG).
Pertamina akan memfokuskan untuk membangun jaringan gas, yang diharapkan bisa menurunkan penggunaan LPG dan impor.
“Pemerintah sekarang membuka juga bukan hanya pembangunan yang dibiayai oleh APBN tapi juga jargas Mandiri. Jadi totalnya jadi kita bangun sekitar 500.000 sambungan rumah tangga di 24 Kota,” ujarnya.
Sementara sambungan rumah tangga yang dibiayai oleh APBN berjumlah 130.756 sambungan, dan yang non APBN sisanya sebanyak 369.224 sambungan rumah tangga.
Pembangunan tersebut akan dilaksanakan oleh Satpol tugas PGN pertagas dan tim di bawahnya.


.webp)

















