spot_img

BERITA UNGGULAN

Program Padat Karya di Sulbar Libatkan 3.500 Warga

SuaraPemerintah.id – Program padat karya di Provinsi Sulawesi Barat melibatkan 3.500 warga setempat sebagai tenaga kerja dengan harapan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengatakan program padat karya itu untuk mendukung program peningkatan ekonomi masyarakat sehingga meningkatkan kesejahteraan mereka.

Ia mengharapkan hasil pelaksanaan program bantuan padat karya dapat dipelihara agar dapat dimanfaatkan dalam waktu yang lama. “Program padat karya di daerah itu, di antaranya berupa pengerjaan drainase, jalan tani, jembatan dan talud, tersebar di enam kabupaten di Sulbar,” katanya di Mamuju, Ahad (21/3).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan SulbarBahtiar mengatakan padat karya di daerah itu menggunakan anggaran dari dana BTT (Bantuan Tidak Terduga) refocusing penanganan COVID-19 yang melekat di Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sulbar.

Kegiatan padat karya di antaranya di Kabupaten Polewali Mandar 86 lokasi yang menyerap 1.700 tenaga kerja, Kabupaten Majenedengan 22 lokasi yang menyerap 540 tenaga kerja. Selain itu, di Kabupaten Mamasadi 22 lokasi yang menyerap 390 tenaga kerja.

Lalu di Kabupaten Mamujudi 33 lokasi yang menyerap 630 tenaga kerja, Kabupaten Mamuju Tengah di delapan lokasi yang menyerap120 tenaga kerja, Kabupaten Pasangkayudi tujuh lokasi yang menyerap 90 tenaga kerja.

Sebelumnya, diberitakann jika Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan, program ini turut terkena refocusing anggaran Kementerian PUPR 2021, sehingga bertambah dari semula Rp 12,18 triliun menjadi Rp 23,24 triliun.

Refocusing anggaran itu disebutnya sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dampak pandemi Covid-19. Salah satunya dalam hal penarikan tenaga kerja.

“Terdapat 20 kegiatan yang diharapkan dapat menyerap 1,23 juta tenaga kerja untuk mempercepat pemulihan ekonomi, sehingga akan memberikan kontribusi pada program pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19,” kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis, Kamis (18/3/2021).

Pelaksanaan kegiatan padat karya tahun anggaran 2021 meliputi bidang sumber daya air sebesar Rp 7,15 triliun dengan target menyerap 386.159 tenaga kerja. Lalu di bidang jalan dan jembatan senilai Rp 6,69 triliun dengan perkiraan serapan tenaga kerja sebanyak 273.603 orang,

Kemudian di bidang permukiman disalurkan melalui 6 kegiatan senilai Rp 5,29 triliun akan menyerap 194.471 tenaga kerja, dan bidang perumahan senilai Rp 4,11 triliun dengan target menyerap 378.460 tenaga kerja.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru