SuaraPemerintah.ID– Vaksinasi massal digelar untuk pelajar SMPN 11 Depok, Jawa Barat. Vaksinasi digagas Badan Intelijen Negara (BIN) diharapkan kepala sekolah bisa mendorong segera diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Kepala Sekolah SMPN 11 Depok, Gesit Inderbuana mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh BIN, menurutnya vaksinasi ini merupakan jawaban dari kekhawatiran orang tua siswa akan ketakutan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.
Gesit berharap dengan adanya vaksinasi ini imun para pelajar akan bertambah kuat dan pembelajaran tatap muka (PTM) akan segara dilakukan.
“Kami mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan vaksinasi pelajar secara massal, hari ini 1.000 siswa di vaksinasi. Harapan kedepan dengan adanya vaksinasi ini merupakan jawaban atas kekhawatiran orang tua bahwa anaknya belajar secara tatap muka,” kata Gesit, Senin (23/8/21).
Sementara itu salah seorang pelajar, Shany mengaku senang telah di vaksin, ia berharap dengan adanya vaksinasi massal ini keadaan Indonesia akan segera membaik dan pembelajaran tatap muka akan segera terlaksana.
“Harapan saya setelah di vaksin agar Indonesia dapat kembali normal dan pelajar akan dapat belajar kembali tatap muka,” tutur Shany.
Selain menggelar vaksinasi para pelajar, BIN juga mengadakan vaksinasi untuk masyarakat dari rumah ke rumah. Selain di Sleman DIY, BIN juga menggelar vaksinasi serentak di sembilan provinsi lainnya yakni di Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Sumatra Utara, Banten, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.
Adapun dosis disiapkan BIN dalam vaksinasi serentak tersebut berjumlah 50.000 vaksin. Dalam kegiatan ini, BIN turut memberikan bantuan sosial berupa vitamin terhadap para murid yang mengikuti vaksinasi pelajar dan paket sembako ke masyarakat umum yang divaksin dari rumah ke rumah.


.webp)














