Jumat, September 17, 2021
spot_img

Jangkau Daerah Terisolir, Wagub Jabar Bakal Anggarkan Sewa Helikopter

SuaraPemerintah.ID– Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum angkat bicara mengenai delapan paket anggaran penyewaan helikopter senilai Rp600 juta. Alasan penyewaan tersebut sebagai antisipasi kondisi darutat.

Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, wilayah Jawa Barat sangat luas, ada 27 kota dan kabupaten, terdapat 5.312 desa. Dalam kondisi tertentu, lokasi tersebut sulit dijangkau menggunakan jalur darat.

“Itu anggaran sebagai persiapan seandainya ada kegiatan yang mendesak yang tidak bisa dijangkau karena keterbatasan waktu yang mepet dan konektivitas yang tidak bisa dilalui dengan jalan darat,” ujar Uu Ruzhanul Ulum.

Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, sebab itu PBapak Gubernur atau pemerintah (Provinsi Jawa Barat) menganggarkan paket tersebut untuk persiapan (antisipasi).

“Kalau memang tidak terpakai bisa jadi Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) ataupun kena refocusing (untuk penanganan Covid-19),” Uu Ruzhanul Ulum melanjutkan.

Lebih jauh Uu Ruzhanul Ulum memamarpakn, soal sistem penyewaan pun dianggap sebagai efisiensi jika dibandingkan menganggarkan untuk membeli helikopter dengan dana yang bisa mencapai Rp75 miliar hingga Rp80 miliar.

“Permohonan maaf seandainya ada anggaran seperti itu. Tiada lain untuk memenuhi pelayanan kepada masyarakat,” ucap Uu Ruzhanul Ulum.

Sementara itu, Pjs Kabiro Administrasi Pimpinan Setda Jawa Barat, Hermansyah, membenarkan adanya perencanaan penyediaan anggaran untuk sewa helikopter seperti yang tertuang dalam tautan https://sirup.lkpp.go.id/sirup/ro/penyedia/kldi/D95 di website Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (SIRUP LKPP).

Nilai pagu pengadaan langsung penyewaan helikopter untuk mobilitas Wakil Gubernur Jawa Barat senilai Rp75 juta. Ada total delapan paket perencanaannya yang dimulai pada Februari 2021 hingga September 2021. Jika diakumulasikan, total pagu anggarannya sebesar Rp600 juta.

Namun, penyewaan helikopter baru direalisasikan sekali pada bulan Februari. Saat itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi bencana banjir di daerah Bogor. Penggunaan helikopter karena banyak akses jalan tertutup.

“Saat itu ke Bogor akses roda empat tertutup, karena aksesnya tertutup jadi ya memang lewat udara. Baru sekali (digunakan) saat bulan Februari saja, nanti sisanya kira-kira akan kita refocusing semuanya, kita akan lakukan pada Agustus dan September ini, jadi untuk penanganan kesehatan Covid-19,” tutup Hermansyah.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email suarapemerintah.id@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

HOT NEWS

10,502FansSuka
419PengikutMengikuti
22PengikutMengikuti
1,350PelangganBerlangganan

Special Interview

Suara Olah Raga

Suara Loker

Terpopuler

GPR Milenial

Suara Tokoh

close