spot_img

BERITA UNGGULAN

Perkuat Hubungan Persahabatan, Madagaskar Dirikan Taman Untuk RI

SuaraPemerintah.ID – Dalam rangka memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Madagaskar, Kepala Perwakilan RI-Antananarivo Madagaskar, Benny Yan Pieter Siahaan dengan Menteri Pertahanan Nasional Republik Madagaskar, Jenderal Richard Rakotonirina sekaligus sebagai Ketua Ikatan Alumni Indonesia (IAI) meresmikan taman persahabatan Indonesia-Madagaskar di Wisma Indonesia Ivato (06/11/2021)​.

Taman Persahabatan Indonesia ini berdekorasi ciri khas rumah panggung Kalimantan yang berdasarkan studi ilmiah merupakan nenek moyang bangsa Madagaskar. Selain itu, tanaman di taman persahabatan ini, semuanya ada di Indonesia seperti kembang sepatu, pepaya, pakis, alamanda, pohon pisang, heliconia, dan palem kuning. Bahkan terdapat becak Indonesia yang di Madagaskar disebut pus-pus.

Sebagai simbol persahabatan kedua negara, telah dibuat batu dengan bendera Indonesia dan Madagaskar yang melambangkan persaudaraan erat kedua bangsa.

Peresmian Taman Persahabatan Indonesia-Madagaskar ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Kepala Perwakilan RI dan Menteri Pertahanan Nasional Madagaskar. Menteri Pertahanan Nasional Madagaskar dipilih menjadi perwakilan dari Pemerintah Madagaskar karena merupakan salah satu alumni Indonesia dan saat ini Merupakan Ketua Ikatan Alumni Indonesia (IAI).

Dalam acara ini turut hadir, sejumlah perwakilan IAI lainnya yang kini menjadi Perwira Tinggi Militer di Madagaskar. Sebagian peserta mengenakan batik termasuk Menhan Richard Rakotonirina.

“Saya selaku Presiden Ikatan Alumni Indonsia dan juga Menteri Pertahanan Nasional Republik Madagaskar merasa terhormat sekaligus terharu atas itikad baik Bapak Benny Siahaan selaku Kepala Perwakilan RI di Madagaskar yang berupaya mewujudkan persahabatan dan persaudaraan di Wisma Indonesia,” kata Menhan Richard.

“Harapan saya agar persahabatan dan persaudaraan Indonesia dan Madagaskar dapat abadi selamanya seperti yang sudah terjalin selama ini dan kerjasama kedua negara dapat terus ditingkatkan” sambungnya.

Sementara Kepala Perwakilan RI di Madagaskar Benny Yan Pieter Siahaan menagatakan, bahwa pendirian Taman Persahabatan Indonesia-Madagaskar ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa hubungan Indonesia-Madagaskar tidak saja sebatas hubungan diplomatik saja, tetapi juga sejarah, budaya bahkan genetika dimana 40 persen gen dari bangsa Madagaskar berasal dari bangsa Indonesia terutama dari pulau Kalimantan.

“Bahkan tanaman-tanaman yang berada di Taman ini seperti kembang sepatu, alamanda, pakis dan lain-lain semuanya diambil dari Madagaskar. Jadi kita sudah merasa seperti di Indonesia saja,” tutur Benny.

Sebagaimana diketahui bahwa saat ini tercatat hampir 400 siswa Madagaskar yang merupakan alumni Indonesia. Para alumni ini menempuh studi di Indonesia dengan berbagai jalur, seperti beasiswa KNB, Darmasiswa, beasiswa Universitas, reguler, SESKOAD, SESKOAL, SESKOAU, LEMHANAS dan lain sebagainya. Selain itu, jumlah alumni Indonesia ini pun lebih banyak dari jumlah WNI di Madagaskar yang hanya kurang lebih 100 orang.

Hal ini menjadi salah satu aset bahwa pendidikan di Indonesia tidak kalah dengan pendidikan di negara lain dan juga penghargaan kepada warga Madagaskar atas ketertarikannya terhadap Indonesia.

“Saya bersyukur bahwa hubungan kerjasama antara kedua negara semakin meningkat dari waktu ke waktu di segala bidang, termasuk pendidikan dan sosial budaya,” ujar Benny.

“Bahkan di masa pandemi ini tidak menyurutkan Indonesia untuk terus memberikan bantuan teknis melalui berbagai pelatihan secara daring. Diharapkan setelah pandemi berakhir, berbagai pendidikan dan pelatihan dapat dilanjutkan secara luring,” lanjutnya.

Setelah peresmian Taman Persahabatan, diadakan juga berbagai perlombaan olahraga seperti Basket, Tenis Meja, dan Tarik Tambang, serta lomba karaoke yang dilakukan oleh Keluarga Besar KBRI Antananarivo dan anggota IAI untuk mempererat hubungan silaturahim antar kedua belah pihak. Pertandingan dibuka oleh Menhan Richard dan Kepala Perwakilan Benny dengan bermain tenis meja.​

Para alumni Indonesia tersebut sangat fasih menyanyikan lagu-lagu Indonesia. Selain itu, guna mengobati rasa rindu para alumni Indonesia akan kuliner khas Indonesia, para peserta disuguhi makanan khas Indonesia seperti nasi ayam bakar, bakwan goreng, risol, tahu bakso, bakpia dan dadar gulung. ​

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru