spot_img

BERITA UNGGULAN

Antisipasi Kenaikan Harga Pangan, Food Station Jaga Ketersedian Telur

SuaraPemerintah.ID – PT Food Station Tjipinang Jaya selaku BUMD Pangan milik Pemprov DKI Jakarta melakukan perpanjangan kerja sama dengan Koperasi Peternak Unggas Sejahtera Blitar selaku mitra produksi telur ayam yang menjadi pemasok kebutuhan telur program pangan murah bersubsidi. .

Penandatanganan ini dihadiri oleh Perwakilan dari Bank Indonesia DKI Jakarta dan Perwakilan Bank Indonesia Kediri yang berlangsung di Gudang Produksi mitra di desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Selasa, 13 September 2022.

- Advertisement -

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bahan pangan khususnya telur yang beberapa waktu terakhir telah mengkhawatirkan masyarakat.

Pada kesempatan ini, Direktur Utama Food Station Pamrihadi Wiraryo mengatakan, Koperasi Peternak Unggas Sejahtera Blitar sanggup untuk mensupply telur dalam program pangan murah bersubsidi sehingga stok dan ketahanan pangan di DKI Jakarta tetap terjaga.

- Advertisement -

“Melalui kerjasama ini, Koperasi Peternak Unggas Sejahtera Blitar selaku mitra produksi telur ayam menyampaikan kesanggupannya untuk mensupply kebutuhan telur program pangan murah bersubsidi guna memastikan stok ketersediaan pangan dan ketahanan pangan di DKI Jakarta serta pengendalian inflasi di DKI Jakarta tetap terjaga” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka memastikan kualitas, evaluasi dan diskusi rencana peningkatan program kerjasama kedepan.

Kehadiran secara langsung ke lokasi mitra produksi menjadi hal penting untuk memastikan ketersediaan stok telur untuk pangan murah bersubsidi aman dan akan terus ditingkatkan dalam penyerapannya baik secara kuantitas dan kualitas.

“Peran Food Station dalam pengamanan pangan terutama ketersediaan telur merupakan salah satu langkah dukungan dalam Pengendalian Inflasi di DKI Jakarta” kata dia.

Peninjauan dengan Perwakilan Bank Indonesia ini dilakukan mulai dari Kunjungan ke Kandang, Gudang Produksi/Pengemasan hingga seremonial pengiriman telur sebanyak 5 Ton ke Lokasi Penerima Manfaat Program Pangan Bersubsidi di DKI Jakarta.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan diskusi bahwa dalam melakukan efisiensi biaya produksi maka Food Station kedepannya akan melakukan support kepada mitra produksi telur dengan melakukan supply jagung melalui program budidaya dan bekerjasama dengan perguruan tinggi dalam membuat formulasi pakan ternak yang hemat namun berkualitas.

“Pengiriman telur ke Food Station yang awalnya 5 Ton per 1 kali pengiriman akan ditingkatkan hingga 20 ton per 1 kali pengiriman dengan bersinergi bersama PT KAI untuk mengefisienkan biaya transportasi dan meminimalkan resiko kerusakan produk sehingga pasar telur tidak hanya untuk pangan bersubsidi namun akan ditambah juga melalui bisnis komersil ke mitra produksi bakery, hotel, restoran, dan lain sebagainya” jelas Pamrihadi.

Ketua Koperasi Peternak Unggas Sukarman menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperbaiki kualitas, memastikan ketersediaan stok dan keterjangkauan harga.

“Kami juga akan mencoba belajar bersama dalam memformulasikan pakan yang lebih efisien, supaya kedepannya harga telur lebih stabil dan kualitas terjamin” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru