Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Ganjar, Anies, Emil, Khofifah, dan Haters yang Diwariskan (14)

SuaraPemerintah.ID – Di penghujung pekan lalu, media berita dan media sosial gaduh oleh usulan sembilan nama capres yang dirilis oleh Rakernas Partai Amanat Nasional (PAN). Terdapat usulan dari kelompok parpol, golongan teknokrat, dan klaster kepala daerah (gubernur) yang bakal dimatangkan oleh PAN sebagai capres 2024 definitif.

Drone Emprit menelusuri percakapan di media sosial pada klaster kepala daerah yang memunculkan empat nama. Yakni, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

- Advertisement -
Ilustrasi 1. Tren percakapan tokoh (sumber: Drone Emprit)

Keempat nama tersebut mengalami kenaikan mentions di media pemberitaan maupun percakapan pasca diumumkan namanya. Kendati demikian, percakapan terkuat ditemukan pada Ganjar dan Anies. Untuk Emil dan Khofifah terhitung lemah jika dibandingkan dua nama lainnya.

Kecuali besarnya volume perbincangan, uniknya, karakteristik pendukung militan juga dimiliki Anies dan Ganjar. Aliran narasi untuk keduanya terpantau enerjik, terorganisir, dan fanatik. Dua kelompok ini terdeteksi sensitif dan bahkan saling serang satu sama lain: pendukung Anies versus simpatisan Ganjar.

- Advertisement -

Dilihat dari intisari kontennya, simpatisan militan Anies merupakan haters garis keras Ganjar. Demikian sebaliknya, pendukung Ganjar merupakan pencibir agresif terhadap Anies. Namun, tidak terdeteksi terjadi pendukung Anies atau Ganjar beradu opini melawan partisan Emil maupun Khofifah.

Ilustrasi 2. Klaster percakapan tokoh (sumber: Drone Emprit)

Berdasarkan profiling akun, sebagian pendukung Jokowi di Pilpres 2019 lalu kini terwariskan ke Ganjar. Sedangkan Anies mewarisi limpahan pendukung Prabowo. Sementara Emil dan Khofifah minim mendapat warisan dukungan dari bekas kontestan Pilpres sebelumnya.

Walhasil, popularitas Anies stabil di papan atas berdasarkan data yang dimonitor pada periode 22-29 Agustus. Begitu pun Ganjar. Berkebalikan dengan situasi percakapan untuk Emil maupun Khofifah yang cenderung rendah. Selama tidak ada isu spesifik yang menerpa, perbincangan keduanya minimalis dari segi volume.

Sehingga, yang sesungguhnya terwariskan, bukan hanya simpatisan belaka, namun dalam satu paket dengan haters-nya. Yang dulu pendukung Jokowi, kini berhijrah menjadi pendukung Ganjar sekaligus haters Anies. Sebaliknya, simpatisan Prabowo Subianto kini jadi simpatisan Anies dan sekaligus haters Ganjar.

Di Twitter, percakapan tentang Ganjar, Anies, Emil dan Khofifah dibentuk oleh mentions dan retweet yang berasal dari haters maupun simpatisan. Kuatnya basis pendukung Anies dan Ganjar plus militansi para haters membuat keduanya menjadi yang terpopuler. Sebaliknya, pendukung Khofifah dan Emil belum semasif Ganjar atau Anies. Karena belum kebagian warisan: paket simpatisan dan haters.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru