SuaraPemerintah.IDÂ – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menggelar rapat perdana sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Ad Interim dengan 7 kementerian/lembaga di Gedung Kementerian ESDM, Senin (30/10).
Dalam rapat perdananya ini, ia mengungkapkan setidaknya ada dua agenda yang dibahas dalam rapat tersebut. Pertama, yakni terkait percepatan Satuan Tugas Peningkatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit dan Optimalisasi Penerimaan Negara (Satgas) Sawit.
Pembentukan Satgas Sawit sendiri diperuntukkan untuk mengatasi lambatnya penyelesaian sawit dalam kawasan hutan yang ditargetkan rampung pada 2 November 2023.
Kedua mengenai implementasi perdagangan karbon. Rapat mengenai perdagangan karbon ditujukan untuk dipresentasikan pada pelaksanaan COP 28 di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
“Ada dua tadi masalah satu percepatan mengenai rapat Satgas Sawit nanti kan tanggal 2 November sudah berlaku, tapi tanggal 8 November nanti kita akan rapat mengenai keputusan karbon tanggal 8 yang memang akan dipresentasikan dalam COP28 yang lainnya mungkin hanya review saja,” ujarnya.
Selain itu Erick belum bisa bicara banyak mengenai hasil rapat. Namun, dia mengatakan, rapat serupa akan digelar bergilir di kementerian di bawah Kemenko Marves.
“Tadi rapat 7 KL di bawah Kemenko Marves, ya saya baru jadi masih review belum bisa kasih tanggapan karena ini rapat perdana dan memang keputusannya rapatnya kan bergilir masing-masing pindah ke berbagai Kementerian di bawah Kemenko Marves,” ujarnya di Gedung Kementerian ESDM yang dilansir dari CNBC Indonesia, Senin (30/10/2023).
Dalam rapat tersebut, nampak Menteri yang hadir antara lain yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif selaku tuan rumah.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News


.webp)














