Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Strategi Gibran Bangun Infrastruktur Sosial Tanpa Bebankan APBN

SuaraPemerintah.ID – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan strategi khusus dalam menghadapi persoalan infrastruktur sosial di debat cawapres perdana (22/12).

Seperti diketahui, anggaran negara masih difokuskan pada pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan raya dsb, ketimbang anggaran pembangunan infrastruktur sosial seperti sanitasi, air bersih, dan sebagainya yang masih minim.

- Advertisement -

Menurut Gibran, persoalan infrastruktur sosial pararel dengan persoalan stunting yang saat ini menjadi fokus pemerintah memerlukan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Ini perlu kolaborasi banyak pihak misalnya di Solo kita bangun IPAL komunal di perumahan padat penduduk, air bersih kita kerjasama dengan kabupaten sekitar, Wonogori dan Klaten dalam pemenuhan air,” kata Gibran.

- Advertisement -

Selain itu, kata Gibran, pihaknya akan meneruskan program pengairan nasional seperti pembangunan bendungan dan embung.

Selain itu, terkait pengentasan stunting, tidak cukup dengan hanya memberikan gizi tambahan untuk ibu hamil. Namun langkah itu harus paralel dengan intervensi rumah tinggal.

“Stunting, sanitasi, drainase, air bersih, kawasan kumuh harus dikerjakan paralel,” kata Gibran.

Selain itu Gibran Rakabuming Raka menutup Debat Cawapres Pilpres 2024 pada Jumat (22/12) malam dengan menyinggung Indonesia Emas 2045 dalam pernyataan pemungkasnya.

Dia mengajak semua masyarakat untuk fokus bekerja. Menurut Gibran, Indonesia punya waktu terbatas untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Gibran juga berterima kasih kepada calon presiden Prabowo Subianto atas kesempatan menjadi cawapres. Dia menyebut anak muda punya kesempatan yang sama dengan generasi lebih tua.

Berikut pernyataan pemungkas lengkap Gibran Rakabuming di Debat Cawapres Pilpres 2024.

“Indonesia ini negara besar, kita harus bersyukur di tahun 2020 sampai 2030 nanti kita akan mendapatkan bonus demografi. Saat itulah sebagian besar penduduk kita ada pada usia produktif.

Ini kesempatan kita untuk meningkatkan produktivitas nasional, peluang untuk menuju Indonesia Emas makin terbuka lebar. Tapi bapak ibu yang saya hormati, teman-teman sesama anak muda, ingat kesempatan ini hanya datang sekali.

Kesempatan ini tidak akan terulang lagi. Untuk itu, kita harus kerja keras, kerja fokus, berani melakukan lompatan.

Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Prabowo yang sudah memberikan saya kesempatan untuk ikut andil dalam kontestasi ini. Saya sangat bangga sekali saya menjadi bagian dalam perjalanan menuju Indonesia Emas.

Saya ucapkan terima kasih juga Prof. Mahfud, Gus Muhaimin, saya senang sekali bisa satu panggung dengan orang-orang hebat seperti ini. Senang sekali anak muda bisa bertukar pikiran dengan ketua umum partai dan seorang profesor.

Sekali lagi terima kasih. Anak-anak muda harus saling mendukung. Anak-anak muda harus saling bergandengan tangan. Saya yakin Indonesia Emas bisa tercapai.

Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat Natal dan tahun baru.”

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru