SuaraPemerintah.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp52 triliun untuk kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri.
“Total anggaran yang dibutuhkan adalah Rp52 triliun,” katanya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (3/1/2024).
Sri Mulyani juga memastikan kenaikan gaji ASN tersebut akan dimulai per 1 Januari 2024. Meskipun, aturan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) belum rampung.
Dia mengungkapkan kenaikan gaji dan pensiun ASN akan tetap dibayar dan diperhitungkan sesuai dengan kesepakatan yang telah disampaikan Presiden.
“Insya Allah secepatnya, kalaupun lewat dari 1 Januari haknya tetap dibayarkan mulai 1 Januari. Kan 12 bulan gitu ya,” ungkapnya.
Sri Mulyani menambahkan pihaknya tengah dalam proses perampungan peraturan pemerintah (PP) mengenai kenaikan gaji ASN dan pensiunan. ASN, TNI dan Polri menerima kenaikan 8% dan pensiunan 12%.
“ASN TNI Polri dan pensiunan seperti yang disampaikan bapak Presiden nanti kita sampaikan begitu RPP-nya selesai haknya tidak dikurangi mulainya 1 Januari,” ujarnya.
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News


.webp)















