SuaraPemerintah.ID – Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program bantuan sosial yang dirancang pemerintah Indonesia, terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin dan rentan miskin melalui bantuan tunai bersyarat. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain PKH, pemerintah juga menjalankan program Bantuan Sembako (BPNT) sebagai bagian dari paket bantuan sosial (Bansos) yang dirancang untuk membantu masyarakat di bawah garis kemiskinan. Kedua program ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga miskin, memastikan akses terhadap kebutuhan dasar, dan mendorong peningkatan taraf hidup mereka.
Dalam beberapa tahun terakhir, program-program Bansos ini telah menunjukkan hasil yang signifikan. Banyak keluarga penerima manfaat yang melaporkan peningkatan kesejahteraan dan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan dan pendidikan. Namun, sejumlah tantangan masih menghadang efektivitas pelaksanaan program ini.
Salah satu tantangan utama adalah kurangnya kemampuan beberapa masyarakat untuk mendaftar Bansos secara online. Keterbatasan akses teknologi dan pengetahuan mengenai prosedur pendaftaran menjadi hambatan yang harus segera diatasi. Pemerintah menyadari pentingnya pendampingan dan edukasi kepada masyarakat agar lebih banyak yang dapat mengakses bantuan ini.
Cara Pendaftaram Bansos PKH dan BPNT
1. Download dan Instal Aplikasi
- Buka Google Play Store di HP Android Anda.
- Cari aplikasi “Cek Bansos” dari Kementerian Sosial RI.
- Download dan instal aplikasi tersebut.
2. Buat Akun Baru
- Buka aplikasi “Cek Bansos” yang sudah terinstal.
- Pilih opsi “Buat Akun Baru” di halaman login.
- Isi data sesuai KTP: nomor Kartu Keluarga (KK), NIK, nama lengkap, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/desa, alamat sesuai KTP, RT/RW, nomor ponsel, alamat email, username, dan password.
- Lampirkan foto diri dengan KTP serta foto KTP.
- Klik “Buat Akun Baru” setelah semua data terisi dengan benar.
3. Verifikasi Akun
- Cek email Anda untuk kode verifikasi.
- Masukkan kode verifikasi yang dikirimkan ke email.
- Jika email aktivasi tidak ada di kotak masuk, cek di folder spam.
4. Login ke Aplikasi
- Masukkan username dan password yang sudah dibuat.
- Login ke aplikasi.
5. Isi Profil
- Isi data profil yang menampilkan status kepesertaan Bansos (PKH atau BPNT).
- Lengkapi data anggota keluarga yang terdaftar di DTKS.
- Jika ada anggota keluarga yang bukan keluarga Anda, gunakan opsi “Bukan Keluarga” untuk menghapusnya.
6. Cek Data Penerima Manfaat
- Gunakan menu “Cek Bansos” untuk mencari data penerima manfaat di DTKS.
- Masukkan identitas diri: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan, dan nama sesuai KTP.
- Cek hasil pencarian apakah data Anda sudah terdaftar.
7. Ajukan Usulan Penerima Manfaat
- Pilih menu “Daftar Usulan”.
- Isi data pada menu “Tambah Usulan” sesuai dengan data kependudukan.
- Lampirkan foto diri dengan KTP dan foto kondisi rumah.
- Kirim usulan dan tunggu verifikasi dari verifikator.
8. Tanggapan Kelayakan
- Gunakan menu “Tanggapan Kelayakan” untuk memberikan tanggapan apakah seseorang layak atau tidak mendapatkan bantuan sosial.
- Pilih icon jempol ke atas (layak) atau jempol ke bawah (tidak layak).
- Unggah foto pendukung dan beri ceklis pada pernyataan pertanggungjawaban.
9. Cara Logout
- Klik tombol “Logout” yang berada di pojok kanan atas untuk keluar dari aplikasi.
- Info Penting Terhadap Penerimaan Bansos
- Pastikan data yang diisi benar dan sesuai KTP agar proses verifikasi berjalan lancar.
- Simpan username dan password dengan baik untuk login berikutnya.
- Cek email secara berkala untuk informasi lebih lanjut dari Kementerian Sosial.
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News


.webp)


















