SuaraPemerintah.ID – Belakangan ini ramai di media sosial mengenai isu penghapusan fitur arsip Instagram Story secara permanen. Kabar ini ramai diperbincangkan warganet setelah salah satu pengguna melihat pesan, “Cerita ini sudah tidak tersedia lagi,” pada beberapa cerita mereka.
Di bawah tulisan tersebut, ada penjelasan yang menyebut bahwa penyebabnya adalah masalah teknis. Karena itu, Instagram Story yang bermasalah akan dihapus dari arsip pengguna paling lambat Juli 2025.
Insiden ini tentunya memicu reaksi dari warganet, yang khawatir bahwa arsip Instagram Story mereka akan hilang. Pasalnya, banyak dari mereka yang menyimpan berbagai momen berharga di arsip Instagram Story. Namun, bagaimana fakta sebenarnya? benarkah fitur tersebut akan dihapus secara permanen? Yuk simak faktanya di bawah ini.
Menurut laporan dari CNN New York, keluhan mengenai masalah ini sudah mulai muncul sejak akhir Juli 2024. Meta, sebagai perusahaan induk Instagram, memastikan bahwa bug tersebut telah diperbaiki.
Juru bicara Meta menjelaskan, “Kami menemukan dan memperbaiki bug yang menyebabkan beberapa sorotan dan arsip Stories terhapus. Sayangnya, kami tidak dapat memulihkan Stories tersebut, dan kami memberi tahu pengguna di aplikasi jika terdampak,” kutipnya pada Senin (23/9/2024).
Bagi pengguna yang terkena dampak, layar hitam dengan pesan kesalahan mengenai Stories yang hilang akan tetap muncul di aplikasi hingga Juli 2025. Setelah tanggal tersebut, pesan dan layar hitam itu akan dihapus dari tampilan aplikasi. Namun, penting untuk dicatat bahwa meskipun pesan kesalahan tersebut akan hilang, cerita yang terhapus tidak dapat dipulihkan.
Dengan kata lain, hanya notifikasi bertuliskan, “Cerita ini sudah tidak tersedia lagi,” yang akan hilang, bukan pemulihan kontennya.
Instagram Story merupakan fitur populer yang memungkinkan pengguna mengunggah foto, video, atau teks yang akan hilang dalam waktu 24 jam. Pengguna dapat menambahkan Stories ke sorotan di profil atau membagikannya dengan daftar Teman Dekat. Fitur ini sering dipersonalisasi dengan musik, GIF, teks, filter, dan fitur interaktif lainnya.
Banyak pengguna menggunakan Arsip Stories mereka sebagai semacam jurnal foto digital. Instagram menyediakan fitur “memories” di arsip untuk menampilkan cerita lama, yang sering digunakan sebagai tempat penyimpanan foto dan video oleh banyak pengguna.
Namun, perlu diingat bahwa Instagram tidak secara otomatis menyimpan Stories ke galeri ponsel, kecuali pengguna mengaktifkan pengaturan tersebut. Secara default, Stories hanya disimpan di Arsip Stories.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa bergantung pada satu metode cadangan untuk menyimpan media mungkin bukan ide yang bijak. Untuk kenangan penting, ada baiknya memastikan foto, video, dan media lainnya dicadangkan di luar aplikasi.
Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News






