spot_img

BERITA UNGGULAN

Indonesia Sudah Alami Deindustrialisasi Dini Sejak 2001

SuaraPemerintah.ID – Deputi III Bidang Perekonomian Kepala Staf Kepresidenan Edy Priyono mengungkapkan bahwa Indonesia telah mengalami deindustrialisasi dini, di mana sektor manufaktur menjadi tidak kompetitif sebelum mencapai puncaknya. Pernyataan ini disampaikan Edy dalam Seminar Nasional Indef bertajuk “Evaluasi 1 Dekade Pemerintahan Jokowi” di Jakarta pada Kamis (3/10) dilansir dari cnnindonesia.com.

Edy menjelaskan bahwa deindustrialisasi dini telah terjadi sejak tahun 2001, menandakan lebih dari 23 tahun Indonesia berjuang dengan perlambatan kontribusi industri manufaktur. Selama 10 tahun terakhir, kinerja sektor ini selalu berada di bawah laju pertumbuhan ekonomi, tanpa diiringi pertumbuhan signifikan di sektor lain, seperti jasa.

“Sebenarnya yang dipersoalkan bukan deindustrialisasinya, tetapi kita sudah tidak kompetitif sebelum mencapai level industri yang matang,” ujar Edy. Dia menambahkan bahwa di negara maju, transformasi ekonomi dari sektor pertanian ke industri kemudian ke jasa terjadi secara alami, tetapi di Indonesia, kontribusi sektor manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) justru mengalami penurunan.

Edy juga menyoroti bahwa Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia dalam tiga bulan terakhir berada di zona kontraksi, dengan angka terakhir di September 2024 sebesar 49,2. Dia menyatakan bahwa sektor jasa yang berkembang saat ini tidak selalu menjamin kesejahteraan masyarakat, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi perekonomian Indonesia ke depan.

Melihat kondisi ini, Edy menekankan pentingnya perhatian serius terhadap industri manufaktur untuk memastikan daya saing Indonesia dalam perekonomian global.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru