spot_img

BERITA UNGGULAN

Sandiaga Klaim Harga Tiket Pesawat ke Bali Turun 45 Persen

SuaraPemerintah.ID – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengumumkan bahwa tiket pesawat Garuda Indonesia mengalami penurunan harga hingga 45 persen untuk rute menuju Pulau Bali. Penurunan harga ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, khususnya ke Bali.

“Untuk Garuda Indonesia tadi yang Rp1,4-1,6 juta (penurunan) kalau dibandingkan Rp3 juta sebelumnya, sudah turunnya cukup banyak. Sudah 45 persen,” ujar Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam jumpa pers mingguan yang digelar di Jakarta, Senin.

- Advertisement -

Sandiaga menjelaskan bahwa penurunan harga ini adalah hasil dari komunikasi intensif dengan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. Namun, ia juga mengakui bahwa penurunan harga tiket tidak berlaku merata di semua jadwal penerbangan. Beberapa jam favorit, seperti penerbangan malam dari Bali, masih menawarkan harga lebih tinggi.

Baca juga : Uji Coba Pendaratan Pesawat Lebih Besar di Bandara IKN Akan Dilakukan Oktober 2024

“Memang ada jam-jam tertentu yang masih sangat tinggi, tapi itu jam-jam yang kayaknya favorit ya pulang dari Bali jam 9 malam gitu. Itu tidak bisa tertanggulangi,” jelasnya.

- Advertisement -

Sandiaga juga menekankan pentingnya konektivitas dalam meningkatkan kunjungan wisman. Bali berkontribusi sekitar 80 persen dari total kunjungan wisman di Indonesia. Pada 2024, kunjungan wisatawan asing ke Bali ditargetkan mencapai 7 juta orang, naik dari 5,2 juta pada 2023.

“Konektivitas merupakan kunci untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia,” katanya.

Provinsi Bali berkontribusi sekitar 80 persen pada kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia dari target tahun ini mencapai 17 juta orang.

“Bali masih menjadi magnet utama wisatawan yang datang ke Indonesia,” kata Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf Dwi Marhen Yono (13/6).

Sementara itu, target kedatangan wisman tahun ini di Indonesia dinaikkan dari awalnya 14,3 juta menjadi 17 juta karena mencermati realisasi pada 2023.

Khusus untuk Bali, kunjungan wisatawan asing pada 2023 mencapai 5,2 juta orang dan pada 2024 ditargetkan mencapai 7 juta orang.

Sedangkan dari sisi konektivitas jalur udara menuju Bali, hingga Mei 2024 Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terhubung dengan 19 rute domestik oleh 13 maskapai dan 33 rute internasional oleh 36 maskapai penerbangan.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru