Badan Pangan Nasional (Bapanas) menginformasikan bahwa harga sejumlah komoditas pangan di pasar mengalami kenaikan signifikan pada Selasa, 26 November 2024. Kenaikan harga tersebut meliputi beberapa bahan pokok penting yang sering dikonsumsi masyarakat, seperti cabai, beras, dan daging.
Cabai dan Bawang Merah Jadi Sorotan
Harga cabai rawit merah tercatat mengalami lonjakan yang cukup besar, yaitu naik sebesar 7,92% atau sekitar Rp3.050, sehingga kini dihargai Rp41.580 per kilogram. Begitu pula dengan harga cabai merah keriting yang naik 9,16% atau Rp2.660, menjadi Rp31.700 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang merah, yang meningkat sebesar 6,07% atau Rp2.350, mencapai Rp41.050 per kilogram, serta bawang putih bonggol yang naik 1,91% atau Rp790, menjadi Rp42.210 per kilogram.
Beras dan Kebutuhan Pokok Lainnya
Selain itu, harga beras premium tercatat naik sebesar 5,97% atau Rp920, menjadi Rp16.330 per kilogram, sedangkan beras medium naik 2,45% atau Rp330, menjadi Rp13.790 per kilogram. Harga beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog juga meningkat sebesar 0,80% atau Rp100, menjadi Rp12.630 per kilogram.
Kenaikan Harga Daging dan Telur
Harga daging sapi murni mengalami penurunan, dengan harga turun 4,92% atau Rp6.620, menjadi Rp128.000 per kilogram. Sebaliknya, harga daging ayam ras mengalami kenaikan cukup tajam, yaitu 13,31% atau Rp4.840, menjadi Rp41.190 per kilogram. Begitu juga dengan harga telur ayam ras, yang naik 6,42% atau Rp1.820, mencapai Rp30.150 per kilogram.
Komoditas Lain yang Mengalami Kenaikan
Harga kedelai biji kering (impor) tercatat naik 1,80% atau Rp190, menjadi Rp10.720 per kilogram, sedangkan harga gula konsumsi meningkat 1,17% atau Rp210, menjadi Rp18.140 per kilogram. Minyak goreng kemasan sederhana juga mengalami kenaikan sebesar 6,41% atau Rp1.180, menjadi Rp19.590 per kilogram, meskipun minyak goreng curah sedikit mengalami penurunan 0,58% atau Rp100, menjadi Rp17.030 per kilogram.
Harga Jagung dan Ikan
Harga jagung di tingkat peternak mengalami lonjakan yang cukup signifikan, yaitu naik 24,37% atau Rp1.450, menjadi Rp7.400 per kilogram. Di sektor perikanan, harga ikan kembung turun 1,29% atau Rp480, menjadi Rp36.700 per kilogram, sementara harga ikan tongkol naik 7,15% atau Rp2.230, menjadi Rp33.410 per kilogram, dan ikan bandeng juga tercatat naik 14,44% atau Rp4.800, menjadi Rp38.040 per kilogram.
Kenaikan harga komoditas pangan ini tentu mempengaruhi daya beli masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Bapanas terus memantau perkembangan harga pangan untuk memastikan stabilitas pasokan di pasar. Sebagai konsumen, penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam berbelanja agar tetap bisa menyesuaikan anggaran belanja rumah tangga dengan perubahan harga yang ada.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)















