Harga sejumlah komoditas pangan di Indonesia kembali mengalami fluktuasi per Minggu, 15 Desember 2024, menurut laporan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, seperti beras premium, bawang putih, cabai, dan daging sapi, sementara telur ayam ras tercatat mengalami penurunan harga.
Kenaikan Harga Komoditas Pangan
Berdasarkan data Panel Harga Bapanas, harga beras premium tercatat naik tipis sebesar 0,06 persen atau sekitar Rp10, menjadikannya dihargai Rp15.410 per kilogram (kg) di tingkat pedagang eceran. Di sisi lain, beras medium tetap stabil di harga Rp13.480 per kg, begitu pula beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog yang tetap berada di Rp12.520 per kg.
Selain itu, harga bawang putih bonggol mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,07 persen, atau Rp30, yang membuatnya dijual dengan harga Rp42.280 per kg. Untuk komoditas cabai, cabai merah keriting naik sebesar 0,98 persen atau Rp330, mencapai Rp33.880 per kg, sementara cabai rawit merah melonjak lebih tinggi dengan kenaikan 1,38 persen atau Rp550, menjadi Rp40.430 per kg.
Harga daging sapi murni juga ikut merangkak naik sebesar 0,07 persen atau Rp100, menjadi Rp135.230 per kg. Begitu pula dengan daging ayam ras yang mengalami kenaikan 0,14 persen atau Rp50, menjadi Rp36.740 per kg.
Penurunan Harga pada Telur Ayam Ras
Di sisi lain, telur ayam ras tercatat mengalami penurunan harga sebesar 0,17 persen atau Rp50, dengan harga kini berada di angka Rp29.650 per kg. Penurunan harga ini tentu menjadi angin segar bagi konsumen yang tergantung pada komoditas satu ini.
Komoditas Lainnya
Sementara itu, harga kedelai biji kering impor tercatat naik 0,29 persen atau Rp30 menjadi Rp10.450 per kg, sedangkan gula konsumsi mengalami penurunan sebesar 0,22 persen atau Rp40, menjadi Rp17.970 per kg. Minyak goreng kemasan sederhana juga mengalami penurunan harga 0,48 persen atau Rp90, menjadi Rp18.620 per kg, sementara minyak goreng curah sedikit naik sebesar 0,11 persen atau Rp20, menjadi Rp17.440 per kg.
Tepung terigu curah turun 0,39 persen atau Rp40, menjadi Rp10.120 per kg, sementara terigu non-curah tetap stabil di harga Rp13.100 per kg. Harga jagung di tingkat peternak tercatat turun signifikan, yaitu 2,45 persen atau Rp150, menjadi Rp5.960 per kg, sementara harga garam halus beryodium naik 0,69 persen atau Rp80, menjadi Rp11.630 per kg.
Pergerakan Harga Ikan
Dalam hal harga ikan, ikan kembung tercatat naik 0,21 persen atau Rp80, menjadi Rp37.600 per kg, sedangkan ikan tongkol turun 1,26 persen atau Rp400, menjadi Rp31.260 per kg. Harga ikan bandeng juga turun 0,59 persen atau Rp200, menjadi Rp33.480 per kg.
Fluktuasi harga komoditas pangan ini menunjukkan dinamika yang terus terjadi di pasar, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pasokan hingga permintaan. Bapanas terus memantau harga-harga ini untuk memastikan kestabilan pangan di Indonesia.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)
















