Selasa, Januari 27, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Waspada Penipuan Salah Transfer! Ini Cara Aman Melindungi Diri

Penipuan dengan modus salah transfer kini semakin meresahkan masyarakat. Pelaku kejahatan ini memanfaatkan celah dalam transaksi keuangan digital dengan berpura-pura melakukan kesalahan transfer uang, kemudian meminta korban mengembalikan dana tersebut. Modus ini kerap membuat korban bingung dan akhirnya menjadi sasaran penipuan.

Apa Itu Modus Penipuan Salah Transfer?
Modus penipuan salah transfer terjadi ketika penipu mengaku secara tidak sengaja mentransfer sejumlah uang ke rekening korban. Selanjutnya, pelaku meminta korban untuk segera mengembalikan uang tersebut ke rekening yang mereka klaim sebagai rekening yang benar. Padahal, uang yang ditransfer oleh penipu itu tidak pernah benar-benar masuk ke rekening korban.

- Advertisement -

Cara Kerja Modus Penipuan Salah Transfer
Penipuan ini biasanya dilakukan dengan beberapa metode, antara lain:

  • Telepon atau Pesan Singkat
    Pelaku menghubungi korban dengan mengaku telah melakukan transfer uang secara keliru dan mendesak korban untuk segera mengembalikan dana tersebut ke rekening yang mereka sebutkan.

    - Advertisement -
  • Email Palsu
    Penipu mengirimkan email yang tampak resmi dari lembaga keuangan, berisi informasi tentang kesalahan transfer. Email ini biasanya disertai tautan palsu yang mengarah ke situs phishing untuk mencuri data korban.

  • Media Sosial dan Aplikasi Pesan
    Penipu juga aktif menggunakan media sosial dan aplikasi pesan dengan menyamar sebagai orang yang dikenal atau pihak resmi, lalu meminta bantuan korban untuk mengoreksi transfer yang salah.

Tanda-Tanda Penipuan Salah Transfer yang Harus Diwaspadai
Beberapa ciri penipuan ini meliputi:

  • Permintaan pengembalian dana dengan tekanan waktu yang tinggi atau sifatnya mendesak.

  • Informasi yang diberikan pelaku tidak konsisten dan berbeda dari prosedur resmi bank.

  • Desakan untuk melakukan transfer segera tanpa adanya waktu verifikasi yang memadai.

Tips Menghindari Penipuan Salah Transfer
Agar tidak menjadi korban, masyarakat dianjurkan untuk:

  • Selalu memverifikasi informasi melalui saluran resmi bank sebelum melakukan transfer uang.

  • Menghubungi langsung pihak bank lewat nomor resmi jika menerima klaim kesalahan transfer.

  • Tidak mengklik tautan mencurigakan dari email atau pesan yang tidak jelas sumbernya.

  • Mengaktifkan fitur keamanan digital pada aplikasi perbankan serta menjaga perangkat dari ancaman malware dengan antivirus terbaru.

Jika Anda sudah terjebak dalam modus penipuan salah transfer, segera laporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan bank. Simpan semua bukti komunikasi dan transaksi sebagai bahan laporan.

Penipuan salah transfer merupakan ancaman nyata bagi keamanan finansial masyarakat di era digital saat ini. Dengan memahami modus dan mengenali ciri-ciri penipuan, serta mengikuti langkah pencegahan yang tepat, masyarakat dapat lebih waspada dan terhindar dari kerugian. Selalu lakukan verifikasi dan berhati-hati sebelum melakukan transaksi keuangan.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru