Rabu, Januari 28, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Fikri Faqih Tegaskan Peran Guru Kunci Penguatan Jati Diri Bangsa Melalui Empat Pilar di Brebes

Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Dr. H. Abdul Fikri Faqih, M.M., menyoroti peran strategis para pendidik sebagai “ujung tombak” dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

Penegasan tersebut disampaikan oleh anggota MPR RI dari Fraksi PKS tersebut saat menjadi narasumber utama dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diadakan di Yayasan Harapan Umat Brebes pada Minggu (16/11).

- Advertisement -

Kegiatan yang dihadiri puluhan guru ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan MPR RI untuk memperkuat jati diri dan persatuan bangsa.

Dalam paparannya, Fikri menjelaskan kepada peserta bahwa program sosialisasi ini adalah ikhtiar nyata untuk menjaga keutuhan bangsa dengan menginternalisasi empat landasan kebangsaan.

- Advertisement -

Empat landasan itu adalah Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945) sebagai konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan yang menyatukan dalam keragaman.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah memastikan bahwa pemahaman mendalam tentang esensi Empat Pilar ini dimiliki oleh para pendidik, mengingat peran vital mereka dalam mendidik generasi penerus.

Legislator PKS dari daerah pemilihan IX Jawa Tengah (Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes) itu menekankan bahwa dengan pemahaman yang kuat, para guru akan maksimal dalam mentransfer nilai-nilai luhur tersebut.

“Para guru adalah ujung tombak dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Apabila guru memiliki pemahaman yang kuat tentang Empat Pilar ini, maka transfer nilai kepada peserta didik akan maksimal,”kata Fikri.

Lebih lanjut, Fikri juga menambahkan bahwa pengamalan nilai-nilai Empat Pilar, yakni persatuan dalam keberagaman yang berlandaskan konstitusi dan ideologi Pancasila, tidak hanya memperkuat persatuan dan kesatuan di dalam negeri, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan citra positif Indonesia di mata dunia sebagai negara yang memiliki identitas nasional yang kokoh di tengah keberagaman.

Sosialisasi yang menyasar peserta guru di Yayasan Harapan Umat Brebes ini dirancang untuk mencapai sasaran ganda, yaitu memberikan pemahaman mendalam dan mendorong pengamalan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai landasan kuat demi keberlanjutan dan keutuhan NKRI.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru