BerandaSerba-SerbiMulai Januari 2026, Jalur Thamrin–Sudirman Alami Rekayasa Lalin Akibat Pengecoran MRT

Mulai Januari 2026, Jalur Thamrin–Sudirman Alami Rekayasa Lalin Akibat Pengecoran MRT

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas terkait pekerjaan pembangunan MRT Jakarta Fase 2 Segmen CP-205. Rekayasa dilakukan untuk mendukung proses pengecoran Thamrin Entrance 4 di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Kebijakan pengaturan lalu lintas ini berlaku mulai Januari hingga Oktober 2026, setiap hari pada pukul 22.00–04.00 WIB. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan pada malam hingga dini hari.

- Advertisement -

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa rekayasa diterapkan karena adanya aktivitas truk mixer yang keluar-masuk area proyek di sekitar Entrance 4 MRT Fase 2 CP-201 di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Hotel Sari Pacific.

“Pekerjaan pengecoran ini membutuhkan pengaturan lalu lintas karena adanya aktivitas keluar-masuk truk mixer di sekitar lokasi pekerjaan,” ujarnya, Selasa (27/1).

Sebagai bagian dari pengaturan tersebut, Dishub menyiapkan area tunggu dan antrean truk mixer di kawasan Thamrin 10. Truk tidak diperbolehkan parkir di badan jalan demi menghindari hambatan arus lalu lintas.

Syafrin menambahkan, jadwal pekerjaan pengecoran telah disesuaikan agar tidak mengganggu pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang rutin digelar di sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Jalan Jenderal Sudirman.

“Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan selama melintas di sekitar lokasi pekerjaan,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM