Jazuli Juwaini resmi memimpin Pengurus Besar (PB) Mathla’ul Anwar masa khidmat 2026–2031 dengan membawa visi besar untuk meningkatkan peran organisasi dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.
Dalam pernyataannya, Jazuli menegaskan bahwa kepemimpinannya akan diarahkan untuk memperkuat kontribusi Mathla’ul Anwar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus mendorong kemandirian umat.
“Mathla’ul Anwar harus semakin kokoh perannya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami ingin memastikan seluruh potensi organisasi diarahkan untuk kemajuan pendidikan dan kemandirian umat,” ujarnya.
Jazuli juga menekankan pentingnya konsolidasi internal sebagai fondasi utama organisasi. Hal ini tercermin dari komposisi kepengurusan baru yang didominasi oleh kader internal, sebagai upaya memperkuat soliditas dan kesinambungan visi organisasi.
Di bawah kepemimpinannya, Mathla’ul Anwar akan mengoptimalkan potensi besar yang dimiliki, termasuk jaringan sekitar 3.000 lembaga pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Ia menargetkan lembaga-lembaga tersebut mampu mencetak generasi unggul yang tidak hanya kompetitif secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan kemandirian ekonomi.
Selain itu, Jazuli berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta, guna meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas dampak program sosial organisasi.
Ia juga mendorong peran aktif kader Mathla’ul Anwar yang berada di berbagai sektor, termasuk legislatif, untuk ikut berkontribusi dalam memperkuat kebijakan yang berpihak pada pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan pendekatan kepemimpinan yang kolaboratif dan berorientasi pada hasil, Jazuli optimistis Mathla’ul Anwar dapat naik ke level yang lebih tinggi sebagai organisasi modern, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)

















