spot_img

BERITA UNGGULAN

Percepatan KDMP di Jawa Tengah, Sragen Sudah Bangun 94 Koperasi Desa

Percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), terus dilakukan di wilayah Jawa Tengah. Termasuk, di Sragen dan Kota Magelang.

Hal itu tampak saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), secara hybrid. Di Sragen, peresmian dipusatkan di KDMP Desa Sepat, Kecamatan Masaran.

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas menyampaikan, percepatan pembentukan KDMP merupakan langkah besar dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

“Bapak Presiden telah meresmikan operasionalisasi 1.061 KDMP. Jumlah yang besar dalam waktu yang singkat, ini sebuah ikhtiar luar biasa yang dikawal dengan sepenuh hati,” ujar bupati.

Menurutnya, pembentukan KDMP merupakan implementasi amanat Pasal 33 UUD 1945, yang menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.

“Tujuan Presiden dengan adanya KDMP ini adalah melaksanakan amanah konstitusi, bahwa soko guru perekonomian adalah koperasi,” beber Sigit.

Dijelaskan, di Kabupaten Sragen, sebanyak 94 KDMP telah menyelesaikan pembangunan gedung secara penuh, sementara 20 KDMP di antaranya telah mulai menjalankan kegiatan usaha.

“Jenis usahanya sangat variatif, mulai dari jual beli benih padi, simpan pinjam, sembako, pupuk, gas LPG, layanan pertanian, layanan laku pandai, hingga layanan Samsat. Variasi ini menunjukkan insting bisnis yang mulai tumbuh di tingkat desa,” jelasnya.

Bupati Sigit optimistis KDMP mampu berkembang menjadi penggerak ekonomi desa, dengan dukungan dan pendampingan dari pemerintah.

“Semoga sejarah yang kurang baik terkait koperasi bisa dihindari, dan KDMP ke depan benar-benar berjalan baik untuk kesejahteraan masyarakat desa,” ungkapnya.

Ditambahkan, keberadaan KDMP diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi agar lebih banyak terjadi di desa, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sigit menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan koperasi, guna membangun kepercayaan masyarakat, sekaligus membuka ruang pengawasan bersama.

“Transparansi penting untuk menciptakan trust masyarakat, sehingga masyarakat juga bisa ikut mengawasi. Saya juga meminta KDMP yang sudah berjalan agar bisa menjadi contoh yang baik bagi koperasi lainnya,” pungkasnya.

Sementara, ​Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyampaikan, pihaknya mendukung program KDMP dalam upaya memperkuat ekonomi kerakyatan.

Hal itu diwujudkan dengan telah selesainya pembangunan KDMP Wates, di kompleks Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Wates, Kecamatan Magelang Utara.

Dia menilai, pemilihan lokasi koperasi di Kelurahan Wates tersebut sangat strategis, karena berada di tengah pemukiman penduduk serta kawasan rusunawa.

Damar berharap, kehadiran KDMP ini mampu membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat setempat.

​”Kami berharap koperasi ini bisa berjalan dan bisa meningkatkan kesejahteraan. Dan juga roda ekonomi di sekitar KDMP ini bisa bergerak lebih maju dan tentunya membawa kemanfaatan bagi kita semua,” ujarnya.

​Terkait pengembangan ke depan, Damar mengakui, pembangunan gedung baru KDPM di Kota Magelang menghadapi tantangan keterbatasan lahan. Kendati demikian, Pemkot Magelang terus berupaya mencari solusi agar program ini bisa menyentuh wilayah lain, melalui pemanfaatan lahan-lahan kosong yang tersedia.

​Ia menambahkan, wilayah Magelang Tengah dan Magelang Selatan akan segera menyusul untuk pembangunan unit koperasi baru, salah satunya memanfaatkan tanah kosong seperti di Kelurahan Magersari.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru