Pemerintah resmi membuka jajak pendapat untuk memilih logo resmi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Melalui mekanisme ini, masyarakat diberi kesempatan untuk berpartisipasi langsung dalam menentukan identitas visual yang akan digunakan pada peringatan kemerdekaan tahun depan.
Peluncuran jajak pendapat tersebut dilakukan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/6/2026), sebagai hasil kolaborasi antara Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf), dan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom). Langkah ini menjadi yang pertama kalinya pemerintah melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses penentuan logo resmi HUT Kemerdekaan RI.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, logo HUT RI memiliki makna lebih dari sekadar identitas visual. Menurutnya, logo menjadi simbol kebangsaan yang akan hadir di berbagai ruang publik sehingga proses pembuatannya harus dilakukan secara kolaboratif dan profesional.
“Logo HUT RI bukan sekadar elemen visual, tetapi simbol kebangsaan yang hadir di ruang publik. Karena itu proses pembuatannya dirancang secara kolaboratif, profesional, dan kini atas arahan Bapak Presiden, proses pemilihan logo semakin partisipatif melalui keterlibatan masyarakat secara langsung,” ujar Riefky.
Menurut Riefky, tahun ini menjadi momentum baru dalam penentuan logo HUT RI karena untuk pertama kalinya masyarakat diberikan kesempatan untuk ikut menentukan logo melalui jajak pendapat publik. “Keterlibatan publik ini penting sebagai ruang partisipasi nasional yang insyaallah akan membangun rasa memiliki sehingga logo terpilih nanti benar-benar menjadi simbol kebanggaan seluruh rakyat Indonesia,” lanjut Riefky.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa selain pengumuman peluncuran jajak pendapat pemilihan logo, pemerintah juga secara resmi menetapkan tema peringatan HUT RI ke-81 sebagai identitas utama dalam perayaan kemerdekaan tahun 2026.
“Kami juga ingin menyampaikan bahwa tema peringatan HUT RI ke-81 adalah Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Nanti tema ini akan menjadi satu kesatuan dengan logo yang akan dipilih dan kemudian ditetapkan sebagai logo resmi Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Juri.
Lebih lanjut, Juri menyampaikan bahwa sebagai bentuk apresiasi terhadap keterlibatan masyarakat, telah disiapkan 300 hadiah bagi masyarakat yang berpartisipasi dalam jajak pendapat. “Berupa 100 undangan untuk hadir di upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi. Kemudian 100 lagi adalah souvenir yang biasa diterima oleh peserta undangan upacara peringatan kemerdekaan dan dikirim kepada yang bersangkutan. Kemudian juga kita menyediakan 100 bantuan pendidikan untuk masyarakat yang terpilih,” jelas Juri.
Selaku panitia, Deputi I Bakom Pemerintah Republik Indonesia Fahd Pahdepie menjelaskan teknis jajak pendapat yang dapat diakses oleh masyarakat. Melalui portal https://logohutri.istanapresiden.go.id/ , masyarakat dapat melihat dan memilih lima kandidat logo yang telah melalui proses kurasi dan penjurian oleh pihak terkait.
“Melalui portal ini, masyarakat bisa memilih lima logo yang sudah dikurasi dan juga sudah melalui proses penjurian. Petunjuknya juga sudah lengkap di sini, ada filosofinya, ada contoh-contoh visual penerapannya di berbagai bidang, sehingga masyarakat bisa membayangkan logo ini nanti kalau diimplementasikan seperti apa,” ujar Fahd.
Ungkap proses seleksi logo, Direktur Pengembangan Usaha dan Kemitraan ADGI David Irianto menyampaikan bahwa proses perancangan logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 diawali melalui mekanisme open call yang terbuka bagi seluruh desainer grafis di Indonesia.
“Tahun ini proses awalnya adalah open call di mana kami membuka open call kepada seluruh desainer grafis di Indonesia. Jadi yang ikut itu bukan cuma member dari ADGI, tetapi banyak desainer juga ikut terlibat, makanya sampai 124 (peserta),” ujar David.
Dengan adanya peluncuran ini, jajak pendapat pemilihan logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 resmi dibuka mulai 24 Juni hingga 28 Juni 2026 pukul 23.59 WIB. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan memilih salah satu dari lima kandidat logo yang telah melalui proses kurasi dan penjurian melalui portal resmi https://logohutri.istanapresiden.go.id/
Pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut mengambil bagian dalam proses penentuan logo HUT ke-81 RI sebagai bentuk partisipasi publik dalam menyambut peringatan kemerdekaan. Melalui keterlibatan masyarakat, logo terpilih diharapkan dapat menjadi simbol kebanggaan bersama yang merepresentasikan semangat Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News






