spot_img

BERITA UNGGULAN

Novita Hardini: Momentum Piala Dunia 2026 Harus Berdampak pada Ekonomi Masyarakat

Penyelenggaraan siaran Piala Dunia FIFA 2026 perlu dimanfaatkan lebih jauh sebagai pengungkit ekonomi rakyat, tidak bisa berhenti sebatas agenda penyiaran olahraga saja. Momentum turnamen sepak bola terbesar dunia itu dipandang memiliki potensi besar menggerakkan aktivitas ekonomi daerah melalui keterlibatan UMKM, industri kreatif, kuliner, hingga promosi pariwisata lokal.

 

Pernyataan ini disampaikannya dikutip dari Parlementaria di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (9/7/2026). Perlu diketahui, TVRI sebagai pemegang hak siar nasional diketahui akan menyiarkan seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026 secara gratis kepada masyarakat, termasuk hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

 

Besarnya jangkauan tersebut dinilai dapat membuka ruang tumbuhnya berbagai aktivitas ekonomi berbasis komunitas selama turnamen berlangsung. Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menilai Piala Dunia dapat menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah apabila dikelola secara kreatif melalui program nonton bareng (nobar), festival UMKM, industri kuliner, ekonomi kreatif, hingga promosi destinasi wisata lokal.

 

“Jangan sampai hak siar sudah dimiliki negara, tetapi multiplier effect ekonominya tidak maksimal dirasakan masyarakat. Momentum ini harus menjadi pesta rakyat, bukan hanya agenda siaran televisi,” kata Novita

 

Lebih lanjut, menurut politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu, perhelatan Piala Dunia bukan sekadar tayangan olahraga, melainkan momentum nasional yang mampu menciptakan ruang kebersamaan sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat apabila dipersiapkan secara optimal. “Piala Dunia bukan sekadar siaran olahraga. Ini adalah momentum nasional yang mampu menggerakkan ekonomi rakyat, industri kreatif, UMKM, hingga ruang-ruang kebersamaan masyarakat,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 semestinya tidak hanya diukur dari jumlah pertandingan yang ditayangkan, tetapi juga dari sejauh mana momentum tersebut mampu menciptakan manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat di berbagai daerah. Menurutnya, keterlibatan UMKM, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, hingga pemerintah daerah menjadi penting agar perhelatan olahraga global tersebut dapat berkembang menjadi ruang kebersamaan sekaligus penggerak ekonomi lokal.

 

Dengan jangkauan siaran yang luas melalui TVRI, ia berharap Piala Dunia 2026 dapat menjadi momentum yang tidak hanya memperkuat semangat publik terhadap sepak bola, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru