Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Demak menyalurkan santunan kepada 4.355 anak yatim dalam rangkaian kegiatan Lebaran Yatim 1448 Hijriah/2026 Masehi. Program tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim di Kabupaten Demak.
Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Demak, Eisti’anah, berlangsung di Pendopo Kabupaten Demak, Kamis (25/6/2026), serta dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Demak, Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan, bendahara dari 14 kecamatan, dan Ketua Baznas Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto.
Ketua Baznas Kabupaten Demak, H. Bambang Soesetiarto, menjelaskan bahwa Lebaran Yatim merupakan agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim di Kabupaten Demak.
Pada tahun ini, Baznas Kabupaten Demak menyalurkan bantuan dengan nominal yang disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan. Siswa SD/MI menerima santunan sebesar Rp200 ribu, siswa SMP sebesar Rp250 ribu, sedangkan siswa SMA memperoleh bantuan Rp300 ribu per anak.
Secara keseluruhan, nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp895,3 juta dan menjangkau sekitar 4.355 penerima manfaat di berbagai wilayah Kabupaten Demak.
Bupati Demak, Eisti’anah, mengapresiasi konsistensi Baznas Kabupaten Demak yang terus menghadirkan berbagai program sosial untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak yatim.
Menurutnya, Baznas memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program kesejahteraan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kemanusiaan, hingga dakwah.
Momentum bulan Muharram, lanjut Bupati, menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat solidaritas antar sesama, khususnya terhadap anak-anak yatim. Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya berupa materi, tetapi juga bentuk perhatian, kasih sayang, dan dukungan moral agar anak-anak yatim dapat tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berakhlak mulia.
Ia menegaskan bahwa santunan yang diberikan bukan hanya memiliki nilai material, tetapi juga menjadi simbol perhatian, kasih sayang, serta dukungan moral agar anak-anak yatim tetap memiliki semangat dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengoptimalkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti Baznas agar penghimpunan dan pendistribusian dana sosial dapat dilakukan secara lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Eisti’anah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak yang secara rutin menyisihkan sebagian rezekinya melalui Baznas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap kegiatan santunan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan,” ujar Bupati.
Di hadapan ribuan anak yatim, Bupati juga memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar, bersabar menghadapi setiap ujian kehidupan, serta terus berusaha meraih cita-cita. Ia juga mengajak seluruh hadirin mendoakan para orang tua yang telah wafat agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Melalui kegiatan Lebaran Yatim 1448 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Demak berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan budaya berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga mampu memperkuat perlindungan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News






