Pemerintah Kabupaten Sumedang menerima kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) yang dilaksanakan Lektor Kepala, Lektor, Asisten Ahli, serta mahasiswa Program Studi Akuntansi Keuangan, Jurusan Akuntansi  di Gedung Sumedang Creative Center (SCC), Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, jajaran dosen PNJ, pelaku UMKM, serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan dan  Kepala Bapenda, dan Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Sumedang.
Bupati Dony menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Sumedang sebagai lokasi pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi peningkatan kapasitas pelaku UMKM. “Saya yakin kegiatan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Mahasiswa dan para dosen datang untuk bekerja dengan hati, mentransfer ilmu, dan meninggalkan jejak kebaikan yang akan terus dirasakan oleh para pengusaha UMKM di Kabupaten Sumedang,” ujar Dony.
Ia berharap ilmu yang diberikan, khususnya di bidang penyusunan laporan keuangan dan perpajakan, dapat membantu UMKM berkembang lebih profesional sehingga mampu meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja, hingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Menurut Dony, keberhasilan program pengabdian tidak berhenti saat kegiatan selesai, tetapi harus diikuti dengan pendampingan berkelanjutan agar ilmu yang diberikan benar-benar diterapkan. “Indikator keberhasilan kegiatan ini adalah adanya perubahan pada pengusaha UMKM, baik dari sisi pemahaman maupun praktik. Karena itu saya berharap setelah kegiatan ini tetap ada komunikasi dan pendampingan, misalnya melalui grup WhatsApp untuk konsultasi,” katanya.
Bupati juga mengajak para pelaku UMKM memiliki pola pikir terbuka terhadap ilmu dan teknologi baru. Ia menilai kemajuan usaha hanya dapat dicapai jika pelaku usaha terus belajar dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan. “Open mind, open heart, lalu open will. Pikiran terbuka untuk menerima ilmu, hati terbuka untuk belajar, kemudian memiliki kemauan untuk mengeksekusinya. Jangan berhenti bertumbuh,” katanya.
Dony turut menyinggung pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT sebagai alat bantu dalam menyusun laporan maupun mencari informasi. Namun menurutnya, teknologi tetap membutuhkan arahan dan keputusan dari manusia.
Selain memperkuat kompetensi keuangan dan perpajakan, Dony mengingatkan pentingnya membangun empat modal utama untuk meraih kesuksesan, yakni pengetahuan, pengalaman, jaringan, dan integritas. “Teruslah belajar, perbanyak pengalaman, bangun jaringan seluas-luasnya, dan yang paling penting jaga integritas. Itulah modal utama untuk berkembang,” tegasnya.
Bupati memperkenalkan berbagai inovasi digital Pemerintah Kabupaten Sumedang, mulai dari layanan Command Center, Virtual Tour Sumedang, hingga layanan WAKEPO (WhatsApp Kepo) yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai informasi pemerintahan secara transparan.
Ia juga mengajak mahasiswa PNJ menjadi duta promosi Kabupaten Sumedang dengan memperkenalkan potensi wisata, produk UMKM, serta transformasi digital yang telah dikembangkan daerah. “Selamat menjalankan pengabdian di Sumedang. Jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran berharga dan mari bersama-sama memajukan UMKM agar semakin naik kelas,” katanya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






