Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongkojajar Kabupaten Pasuruan selama hampir 70 tahun, terus melayani kebutuhan susu segar bagi Industri Pengolahan Susu (IPS) berskala besar hingga kebutuhan rumah tangga.
Sampai saat ini, koperasi yang berdiri di wilayah Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan ini memasok susu segar ke 7 industri besar seperti PT Indolakto, Cimory Indonesia, Frisian Flag, Diamond Fair, Sari Husada dan lainnya.
Dalam siaran tertulisnya Pemkab Pasuruan, Minggu (26/7/2026), Ketua KPSP Setia Kawan Nongkojajar, Sulistiyanto menjelaskan, dalam sehari, produksi susu yang dikelola mencapai 110 ton. Jumlah tersebut berasal dari 12 ribu sapi yang dirawat oleh 11.300 peternak sapi perah di Kecamatan Tutur dan sekitarnya. Hanya saja, jumlah tersebut masih belum memenuhi permintaan pasar yang menginginkan pengiriman susu segar sehari sebanyak 160 ton.
“Kalau dari perusahaan, semuanya menginginkan 160 ton susu segar yang diproduksi dalam satu hari,” kata Sulis.
Untuk mencapai permintaan pasar, Sulis menegaskan bahwa hal penting yang harus dilakukan adalah penambahan jumlah sapi perah impor. Sebab output susu segar yang dhasilkan dari sapi impor terbukti lebih banyak bila dibandingkan sapi dalam negeri.
Lebih lanjut Sulis menegaskan bahwa KPSP Setia Kawan sampai saat ini mengembangkan tiga usaha besar, yakni unit susu yang meliputi peternakan sapi perah, simpan pinjam, dan perdagangan jasa dalam bentuk minimarket.
KPSP Setia Kawan juga memiliki anggota peternak yang gigih, sentuhan teknologi dan juga inovasi yang turut mendongkrak bisnis susu sapi itu. Tujuan lain penerapan teknologi dan inovasi untuk menjaga mutu dan kualitas susu sapi.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






