Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Gorontalo, Jasin U. Dilo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (17/07). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari agenda Reses Masa Sidang V Tahun Sidang 2025–2026 sekaligus menjalankan fungsi pengawasan DPD RI terhadap implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi besar bangsa dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Karena itu, pelaksanaannya harus benar-benar memenuhi standar gizi, higienis, serta tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh peserta didik,” ujar Jasin.
Dalam kunjungan tersebut, Senator asal Gorontalo meninjau secara langsung proses penyajian makanan di sejumlah sekolah. Didampingi tenaga pendidik dan pengelola program, Jasin memeriksa menu makanan yang disiapkan bagi para siswa, mulai dari komposisi lauk, sayuran, buah-buahan, hingga kebersihan wadah makanan dan kelayakan konsumsi sebelum didistribusikan kepada peserta didik.
Menurut Jasin, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas makanan yang diterima setiap hari. Oleh sebab itu, seluruh tahapan pelaksanaan program harus dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke sekolah.
Ia juga menaruh perhatian terhadap tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai ujung tombak pelaksanaan program di daerah. Menurutnya, penyedia layanan memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahan pangan yang digunakan berasal dari produk lokal yang segar dan berkualitas, diproses secara higienis, serta didistribusikan tepat waktu agar kualitas makanan tetap terjaga saat diterima peserta didik.
“Jangan sampai niat baik negara dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak terhambat karena lemahnya tata kelola. Setiap tahapan pelayanan harus berjalan sesuai standar sehingga tujuan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar tercapai,” tegasnya.
Selain melakukan pengawasan terhadap aspek teknis pelaksanaan program, Jasin juga mengajak pihak sekolah untuk terus memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi di lingkungan sekolah. Menurutnya, kebiasaan tersebut tidak hanya menjaga kualitas makanan yang disediakan, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan pola hidup sehat sejak usia dini.
Seluruh hasil pengawasan yang diperoleh selama kunjungan di Kecamatan Bone akan dihimpun dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) sebagai bahan evaluasi Komite III DPD RI bersama kementerian terkait dan Badan Gizi Nasional. Evaluasi tersebut meliputi aspek rantai pasok bahan baku, kelayakan dapur pengolahan, efektivitas distribusi, hingga kepatuhan terhadap standar pelayanan.
“Temuan yang kami peroleh di lapangan akan menjadi masukan penting untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara nasional. DPD RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi anak-anak Indonesia, termasuk di Provinsi Gorontalo,” jelas Jasin.
Melalui pengawasan langsung di lapangan, Jasin menegaskan komitmen DPD RI dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program strategis nasional. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyelenggara program, dan satuan pendidikan dapat terus diperkuat sehingga program ini mampu meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus menjadi fondasi dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






