Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Sesjen Kemdiktisaintek), Badri Munir Sukoco, mendorong lulusan perguruan tinggi siap hadapi perubahan global. Perkembangan teknologi, dan dinamika global yang kian cepat menuntut lulusan memiliki kemampuan adaptasi berkelanjutan.
Pesan tersebut disampaikan Sesjen Badri saat memberikan Orasi Ilmiah, pada Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) di Surabaya, Minggu (6/9).
Orasi ilmiah yang disampaikan mengangkat tema “Penguatan Perguruan Tinggi Swasta sebagai Fondasi Daya Saing Talenta Indonesia di Dunia Usaha dan Dunia Industri.” Dalam orasinya, Sesjen Badri juga menegaskan bahwa wisuda merupakan awal memasuki fase yang jauh lebih dinamis.
Pertanyaan utama yang perlu dijawab oleh setiap lulusan adalah kepemilikan dynamic capability, yaitu kapabilitas untuk terus belajar dan beradaptasi guna berkontribusi mewujudkan Indonesia Maju 2045.
Sesjen Badri juga mengingatkan para wisudawan agar tidak menjadikan gelar akademik sekadar formalitas, melainkan modal untuk membangun kompetensi dan menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Gelar akademik harus memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat, bukan sekadar kualifikasi formal demi status. Pendidikan tinggi harus membentuk kerangka berpikir yang kuat untuk melahirkan inovasi dan menjawab tantangan teknologi masa depan,” jelas Sesjen Kemdiktisaintek.
Lebih lanjut, Sesjen Badri menekankan pentingnya memperkuat keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman, termasuk kemampuan memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI). Perkembangan AI yang telah masuk ke berbagai fungsi pekerjaan harus direspons dengan meningkatkan kemampuan diri agar tetap relevan, bukan dengan ketakutan.
Selain itu, Sesjen Badri mengingatkan bahwa bonus demografi Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal. Generasi muda dan lulusan perguruan tinggi perlu menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai tambah ekonomi agar tidak terus bergantung pada sumber daya alam.
Lebih lanjut dikatakan Sesjen Badri bahwa perjalanan Indonesia menuju negara maju, membutuhkan penguatan kapabilitas transformasi nasional. Dalam konteks ini, perguruan tinggi termasuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) memiliki peran strategis sebagai sumber utama pengetahuan, riset, dan inovasi. Kemdiktisaintek terus mendorong penguatan PTS sebagai bagian integral dari sistem pendidikan tinggi nasional untuk mendukung daya saing bangsa.
Pada kesempatan yang sama, Kepala LLDikti Wilayah VII Jawa Timur, Dyah Sawitri mengapresiasi kontribusi Unitomo dalam melahirkan 1.059 lulusan yang siap kerja dan berdampak bagi masyarakat. Selain itu, para wisudawan juga diingatkan untuk memastikan keabsahan data kelulusan di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) serta aktif berpartisipasi dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi.
“Lulusan yang dihasilkan Unitomo adalah lulusan yang siap kerja, mampu mencetak lapangan kerja, dan berdampak bagi masyarakat. Namun, para wisudawan juga harus pandai melakukan kolaborasi sebagai modal dan peluang baru untuk melangkah di masyarakat, menjadi aset strategis dalam mewujudkan SDM Unggul Indonesia Emas,” ujar Kepala LLDIKTI Dyah Sawitri.
Menyambung hal tersebut, Rektor Universitas Dr. Soetomo, Siti Marwiyah melaporkan berbagai capaian strategis kampus. Guna merespons tantangan pasar kerja global, Rektor Unitomo menegaskan bahwa Unitomo telah melangkah maju dengan membentuk Migrant Center untuk membekali lulusan dengan kompetensi bahasa asing, keahlian khusus, dan kesiapan karir internasional. Langkah ini diambil agar lulusan mampu menembus peluang kerja profesional di berbagai negara sekaligus membawa pulang ilmu untuk membangun bangsa.
Momentum wisuda ini diharapkan menjadi awal perjalanan baru bagi lulusan Universitas Dr. Soetomo untuk mengimplementasikan ilmu dan keterampilannya. Dengan semangat untuk terus belajar dan beradaptasi, para lulusan diharapkan dapat menjadi bagian dari talenta unggul Indonesia yang mampu menghadapi perubahan sekaligus ikut mewujudkan cita-cita Indonesia Maju 2045.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






