BerandaPemerintahTembus Rp131,6 Triliun! Kawasan Rebana Siap Jadi Pusat Industri Hijau dan Motor...

Tembus Rp131,6 Triliun! Kawasan Rebana Siap Jadi Pusat Industri Hijau dan Motor Ekonomi Jawa Barat

Pemerintah terus berkomitmen memperkuat tata kelola, kelembagaan, dan konektivitas infrastruktur guna mempercepat pengembangan Kawasan Rebana sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi terpadu di Jawa Barat. Langkah strategis ini ditandai dengan selesainya kerja sama Project for Rebana Area Development which is related to Patimban International Port antara Pemerintah Indonesia dan Japan International Cooperation Agency (JICA) melalui penyelenggaraan The Final Joint Coordinating Committee (JCC) Meeting di Jakarta, Selasa (29/09).

“Kawasan Rebana berpotensi besar menjadi kutub pertumbuhan sekaligus katalis percepatan ekonomi dari tingkat provinsi hingga nasional. Kerja sama dengan JICA ini bertujuan mendorong pembangunan ekonomi dengan memajukan industri dan infrastruktur di Kawasan Rebana, khususnya di sekitar Pelabuhan Internasional Patimban. Namun, keberhasilan pengembangan kawasan ini tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi perlu didukung oleh koordinasi lintas lembaga yang optimal, komitmen Pemerintah Daerah, serta konsistensi kebijakan dalam implementasinya,” tegas Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dida Gardera.

- Advertisement -

Kemitraan strategis yang berjalan selama dua tahun tersebut berhasil menorehkan capaian penting melalui penyusunan dan pemutakhiran Rencana Induk (Master Plan) Kawasan Rebana yang berfokus pada integrasi industri dan konektivitas logistik. Selain dokumen induk, kolaborasi ini juga menghasilkan Rencana Spesifik Pengembangan Pusat Industri Hijau (Green Industry Hub) serta Pedoman Eco-Industrial Park sebagai landasan utama dalam mengakselerasi transformasi kawasan industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Penguatan kelembagaan dan strategi promosi investasi juga menjadi fokus utama dalam kemitraan ini. Formulasi strategi berbasis keberlanjutan lingkungan disiapkan untuk meningkatkan daya tarik Kawasan Rebana bagi para investor domestik maupun global, khususnya yang mendukung ekosistem industri masa depan.

Selain itu, kesiapan Kawasan Rebana sebagai kawasan ekonomi terpadu turut ditopang oleh percepatan pembangunan infrastruktur dasar melalui keberadaan 12 Proyek Strategis Nasional (PSN). Hingga saat ini, sebanyak 8 PSN telah berhasil diselesaikan, mencakup pembangunan bendungan, akses jalan tol, hingga pengembangan kawasan industri strategis.

Dukungan infrastruktur tersebut terbukti memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan investasi daerah. Capaian realisasi investasi di Kawasan Rebana pada periode 2021 hingga Semester I-2026 berhasil menembus Rp131,62 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 320.446 orang. Ke depan, transformasi menuju industri hijau akan semakin terakselerasi seiring dengan penyusunan RUU Kawasan Industri.

Dalam pertemuan penutup tersebut, seluruh anggota JCC secara resmi menyepakati hasil proyek (Project Completion Report) dan Rencana Aksi (Action Plan) pascaproyek. Kemenko Perekonomian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Jepang melalui JICA, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Badan Pengelola (BP) Rebana, dan Pemerintah Daerah setempat, serta berkomitmen untuk terus mengawal implementasi Master Plan Kawasan Rebana demi terwujudnya pertumbuhan ekonomi nasional yang maju, inklusif, dan berdaya saing.

The Final JCC Meeting tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Kepala Badan Pengelola (BP) Kawasan Rebana, perwakilan Kementerian/Lembaga teknis terkait, perwakilan JICA Indonesia Office, serta anggota JCC dari Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah se-Kawasan Rebana.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM